Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Kagum


__ADS_3

Sudah hampir jam 6 sore


Kevin terbangun dari tidurnya dan mendapati Lily sudah tidak memeluknya lagi


Bahkan Lily tidak ada didalam kamar


"Ly....Lily sayang... ". Panggil Kevin


Kevin pun beranjak dari ranjang berjalan ke kamar mandi untuk mencari Lily


"Lily kemana sih" . Batin Kevin


Kevin pun baru ingat, mungkin Lily sedang dikamar ayah mertuanya


Kevin pun berjalan menuju kamar sang ayah


ceklek


Kevin membuka pintu membuat Lily dan Rama kompak menoleh ke arah Kevin


Ternyata Lily sedang memijat kaki sang ayah


"Vin, udah bangun? ". Tanya Lily


"Hehe iya, aku nyariin kamu". Jawab Kevin sambil berjalan masuk kedalam kamar Rama


"Kamu udah sembuh nak?". Tanya Rama pada Kevin


"Iya yah, udah enakan badan Kevin".


Lily pun tersenyum


"Syukurlah".


"Yaudah sayang, kamu temani suamimu,mungkin ada yang Kevin butuhkan". Ucap Rama


"Iya yah. Lily ke kamar dulu ya". Ucap Lily


Lily dan Kevin pun keluar kamar Rama dan berjalan kekamar mereka


--


Dikamar


"Udah sembuh Vin?". Tanya Lily


"Belum". Jawab Kevin


"Masa sih, tadi katanya udah enak badannya. Coba sini".


Lily pun mendekat dan menempelkan telapak tangannya di kening Kevin


"Yehh ini sih udah sembuh,udah gak panas". Ucap Lily


"Hehe kalo gue sembuh gue gak dimanja lagi dong sama lu". Ucap Kevin


"Terus lu maunya sakit-sakitan terus gitu? ". Tanya Lily


Ctik


Kevin menyentil kening Lily


"Kebiasaan kan ngomongnya". Ucap Kevin


"Ya kan gue cuma nanya. Abisnya lu kayak gak mau sembuh".


"Udah ayok kita sholat, udah maghrib". Ucap Lily


"OK sayang". Ucap Kevin


Mereka pun secara bergantian mengambil wudhu


Dan segera melaksanakan sholat maghrib berjamaah.


--


Malam hari


Lily sedang santai membaca novel barunya yang kemarin lusa baru ia beli di mall


Sementara Kevin seperti biasa, bermain game online di sofa


"Tumben lu gak belajar?" Tanya Kevin sambil terus memainkan ponselnya


"Ah elu, kalo gue belajar lu komen,kalo gue gak belajar lu juga komen, lagian kan tadi gue gak masuk, jadi gue gak ada tugas lah". Jawab Lily


"Oh iya, besok kan libur. Jalan-jalan yuk . mau gak? ". Ajak Kevin yang kini menghentikan aktifitas di ponselnya.

__ADS_1


"Ly mau gak? Malah diem". ucap Kevin lagi


Kevin pun menghampiri Lily di ranjang


"Lyyy.... ". Ucap Kevin sambil merebut novel Lily


"Iihh iya iya.. Kemana?". Tanya Lily


"Hmm Dufan? Gimana". Usul Kevin


"Hmm oke deh. Gue ajak Adel sama Hana ya" . Usul Lily


"Nggak nggak. Kita tu mau kencan, ngapain sama mereka. Ntar ganggu". Ucap Kevin


"Kencan kencan". Ucap Lily


"Pokoknya kita berdua aja. Ok sayang ?". Tanya Kevin


"Hmmm". Ucap Lily yang kembali fokus pada novelnya


"Kenapa ya setiap dia ngomong 'sayang' tuh rasaya deg-degan. Gue seneng. Apa gue udah mulai cinta sama dia". Batin Lily


SKIP


--


Pagi hari.


Jam menunjukkan pukul 5 subuh. Seperti biasa Lily dan Kevin sholat bersama


Setelah itu Lily bersiap kebawah untuk melihat apakah sarapan sudah selesai atau belum


Sementara Kevin segera mandi dan setelah itu bermain game di ponselnya.


"Mbok.. Ada yang bisa Lily bantu?". Tanya Lily menghampiri mbok Minah yang terlihat sibuk di dapur


"Eehh non,nggak usah non,biar mbok aja". Sanggah mbok Minah


"Gak apa-apa mbok. Mbok bikinin Kevin susu putih hangat aja Mbok,trus anterin ke kamar. Ini biar Lily aja". Ucap Lily


"Ehh..baik non".


Mbok Minah pun segera membuat susu sesuai perintah Lily dan mengantarnya ke kamar


Tok tok tok


Kevin menghampiri pintu dan membukakan pintu


"Ada apa mbok?". Tanya Kevin


"Maaf den,ini non Lily menyuruh mbok mengantar ini untuk den Kevin". Mbok Minah menyodorkan nampan kearah Kevin


Kevin pun mengambil gelas susu tersebut


"Makasih ya mbok".


"Iya den, mbok pamit dulu". Ucap mbok Minah menunduk dan pergi dari depan pintu kamar


Kevin pun menutup pintu dan kembali berjalan menuju sofa


"Tumben ni Lily" . Batin Kevin.


Kevin pun menyesap susu tersebut sambil meneruskan aktifitas dengan ponselnya.


--


"Udah selesai". Ucap Lily


Lily baru saja menyelesaikan masakan untuk menu sarapan


Lily membereskan peralatan masak yang kotor dan membawanya ke wastafel cucian piring


"Non non jangan non, biar mbok aja. Mbok takut den Kevin marah kalo liat non mencuci piring". Ucap mbok Minah


"Ya ampun mbok, Kevin gak bakal marah. Tenang aja". Ucap Lily yang sudah memulai mencuci piring


"Tapi mbok jadi gak enak sama non". Ucap mbok Minah Lily


"Jangan gitu mbok, mbok kaya gak tau Lily aja". Ucap Lily sambil tersenyum dan melanjutkan aktifitasnya


Sementara mbok Minah membersihkan sisa-sisa minyak dan bumbu-bumbu yang sedikit berceceran di sekitar kompor


"Oh iya mbok, kabar suami mbok gimana, udah sehat? ". Tanya Lily


Yang Lily tau, suami mbok Minah sedang sakit di kampung


"Alhamdulillah sudah membaik non. Ini berkat non Lily". Ucap mbok Minah

__ADS_1


Lily pun menghentikan aktifitasnya dan menoleh ke mbok Minah


"Kok berkat Lily. Lily kan gak lakuin apa-apa mbok".


"Karena non Lily yang sudah memberikan bantuan kepada mbok, jadi mbok bisa membawa suami mbok kerumah sakit dan mendapatkan pengobatan yang bagus". Ucap Mbok Minah


"Yang sudah non berikan sangat berarti buat keluarga mbok di kampung. Terima kasih banyak non".


Ucap mbok Minah sambil berkaca-kaca


"Non Lily sangat baik. Tuan Rama sangat beruntung memiliki putri sebaik non Lily. Dan den Kevin juga beruntung memiliki istri setulus non Lily".


Lily yang mendengarnya pun terharu dan mengusap-usap bahu mbok Minah


"Mbok kalau butuh apa-apa jangan sungkan buat bilang ke Lily ya mbok". Ucap Lily


"Terimakasih banyak non". Ucap mbok Minah


Lily pun hanya mengangguk dan tersenyum lalu melanjutkan aktifitasnya.


--


Sementara di sisi lain


Kevin yang sudah cukup lama berdiri dibalik tembok dapur pun merasa ter-enyuh mendengar obrolan Lily dan mbok Minah


"Bener-bener sebaik itu Lily sama art nya? ". Batin Kevin


"Lu bikin gue kagum Ly". Batin Kevin lagi


Lily yang sudah selesai mencuci piring pun segera berjalan menuju tangga untuk mengajak ayah dan suaminya sarapan


Tetapi Lily terkejut saat melihat Kevin di balik tembok


"Aahh". Teriak Lily


"Berisik ih" . Ucap Kevin


"Ya lu ngapain disini?". Tanya Lily dengan pelan dan penuh selidik


"Nih, gue mau nganterin gelas". Ucap Kevin


"Oohh yaudah taro". Ucap Lily langsung meninggalkan Kevin dan menaiki tangga


Kevin pun kembali menyusul Lily keatas


Dikamar


Kevin memasuki kamar dan mendengar suara air dari dalam kamar mandi


"Mandi kali ya?". Batin Kevin


15 menit Lily keluar kamar mandi sudah memakai kaos santai dan celana se-lutut .


Lily pun mengeringkan rambut dengan hair dryer nya


"Kevin. Kok disini lagi. Kenapa gak sarapan dibawah?". Tanya Lily


"Bareng ah". Ucap Kevin


Lily pun mendengus dan menyisir rambutnya.


Setelah selesai, Lily dan Kevin keluar kamar


"Lu duluan,gue manggil ayah dulu." Ucap Lily


Kevin pun hanya mengangguk dan menuruni tangga .


--


Mereka bertiga pun sedang menikmati sarapan pagi mereka


"Oh iya yah,Lily sama Kevin izin mau jalan-jalan yah. Boleh ngga?". Tanya Lily


"Boleh sayang. Kalian belum pernah menghabiskan waktu berdua kan. Jadi pergilah". Ucap Rama


"Tapi ayah gak apa-apa sendiri?". Tanya Kevin


"Gak apa-apa nak. Nanti papa dan mama kamu juga akan kesini". Ucap Rama


"Loh ngapain yah". Tanya Lily


"Bahas bisnis". Ucap Rama


Lily dan Kevin manggut-manggut.


Setelah selesai sarapan Lily dan Kevin kembali ke kamar untuk bersiap.

__ADS_1


--


__ADS_2