
Di Perjalanan menuju rumah sakit
"Kak kok lu bisa kenal sama Vicky sih?". Tanya Rian
"Kok tau?". Tanya Lily
"Nih yang ngomong". Ucap Rian sambil melirik Kevin
"Ooh, temen SMP". Jawab Lily
"Lu gak tau dia musuhnya Kevin? musuh anak-anak gue sih". Ucap Rian
"Ya trus kenapa? Kan gue temenan sama dia jauh sebelum kalian musuhan kan". Ucap Lily
"Iyaa sih, tapi lu tau kan dia yang bikin Tommy celaka, kalo dia apa-apain lu gimana?".
"Udah udah percuma, Lily bakal belain temennya". Ucap Kevin
"Bukan gitu, tapi kan itu urusan kalian sama dia, sama temen-temennya, lagian aslinya dia baik kok..."
"Kenapa sih pada gak suka". Ucap Lily
"Ya jelas lah kak-"
"Diem!". Ucap Kevin
Seketika suasana didalam mobil menjadi hening sampai mereka tiba dirumah sakit.
"Ayo turun". Ajak Kevin pada Lily
"Nggak!". Ucap Lily
"Turun, mau ngapain disini?".
"Bodo amat, sana masuk, aku disini aja".
"Terserah". Ucap Kevin lalu berjalan bersama Rian masuk kedalam rumah sakit.
Lily pun memilih untuk membuka ponselnya, mengecek persiapan kejutan yang sudah hampir selesai.
Sudah 5 menit Lily berada didalam mobil, dirasa mulai bosan, Lily memutuskan untuk turun dari mobil dan menyusul Kevin ke ruangan Tommy.
"Lily". Terdengar ada suara seseorang yang memanggil Lily. Lily pun sontak menoleh ke sumber suara
"Eh Vicky". Ucap Lily dan langsung mengedarkan pandangannya, takut Kevin melihat dirinya bersama Vicky
"Kenapa sih?". Tanya Vicky
"Gapapa".
"Lu mau jenguk Raffa?". Tanya Vicky
"Eumm engga, gue jenguk..Tommy".
"Oh, ada Kevin dong? Mana dia?". Tanya Vicky
"Duluan..sama Rian".
__ADS_1
"Oooh, lu beneran gak mau jenguk Raffa? Dia udah sadar".
"Hah? Lu serius? Alhamdulillah". Ucap Lily dengan wajah berseri
"Iyaa, ayo ikut gue".
"Ngga bisa Vic, gue takut Kevin marah..."
"Gue duluan ya, sorry". Ucap Lily dan langsung meninggalkan Vicky
"Segitu takutnya lu sama Kevin Ly". Batin Vicky
Lily pun segera berjalan menuju ruangan Tommy
Ceklek
Semua yang ada diruangan Tommy kompak menoleh kearah Lily
"Katanya gak mau kesini?". Tanya Kevin
"Bete sendirian". Jawab Lily
"Duduk tuh". Ucap Kevin sambil berpindah ke sofa, menyuruh Lily duduk di kursi sebelah Tommy
"Hai Tom, udah sembuh?". Tanya Lily
"Dikit lagi hehe". Jawab Tommy sambil tersenyum
"Syukur deh".
"Oh iya Ly, lu ada hubungan apa sama Vicky?". Tanya Tommy
"Temen Tom, iyaa gue tau dia yang bikin lu kaya gini, tapi gak ada hubungannya sama pertemenan gue kan...capek gue ditanya-tanya mulu". Ucap Lily dengan wajah cemberut
"Hahaha apaan sih Ly gue cuma nanyaaa". Ucap Tommy
"Hmmm, gak elu, gak Rian, gak Kevin sama ajaaa". Ucap Lily
"Hahaha yaudah sorry". Ucap Tommy
"Kamu mau makan ngga?". Tanya Kevin pada Lily
"Engga, aku aus".
"Yaudah tunggu ya, aku beli minum dulu". Ucap Kevin
"Gue ikut Vin". Ucap Rian
Kevin mengangguk dan mereka pun keluar dari kamar Tommy
"Ly".
"Hmm??".
"Kemarin lu sama Vicky ngapain disini?". Tanya Tommy
"Hmm..gue..gue-"
__ADS_1
"Cerita aja, gue gak bakal bilang ke Kevin". Ucap Tommy
"Gue..jenguk mantan gue".
"Hmmm, dia kenapa?". Tanya Tommy
"Koma Tom".
"Anjiirr, kasian amat".
"Tom, Kevin gak tau kalo gue jenguk mantan gue, gue bilangnya abis jenguk nyokap nya Vicky..gue boongin Kevin, soalnya gue gak mau dia marah". Ucap Lily seperti orang ketakutan
"Tapi kalo dia tau lu boongin dia, dia bakal lebih marah". Ucap Tommy
"Ya terus gimana? Gue gak mau jujur, gue takut".
"Hmmm, lu harus jujur Lily, kalo gak mau jujur lu harus pinter-pinter nyembunyiin ini terus".
"Iya, tapi menurut lu gue salah ngga sih jenguk mantan gue?". Tanya Lily
"Engga sih, cuma sekedar nunjukin empati aja kan? Atau lu masih ada rasa sama dia?". Tanya Tommy
"Engga, sama sekali ngga ada, jujur gue emang nangis banget liat keadaan dia, ya karna gue shock, gak ada maksud lain..."
"Gue gak nyangka bakal liat keadaan dia semiris itu, karna gimana pun juga dia pernah ada dihidup gue Tom, hampir 4 tahun, gimana gue gak ancur coba, gak mungkin gue biasa aja".
Ceklek *pintu ruangan Tommy terbuka
Terlihat Kevin dan Rian yang masuk kedalam ruangan, membuat Lily dan Tommy kompak terdiam.
"Pada tegang banget mukanya". Ucap Rian
"Ini sayang". Ucap Kevin sambil memberikan botol minum pada Lily
"Makasih".
Setelah hampir setengah jam mereka dikamar Tommy, Lily dan Kevin pun pamit untuk pulang
"Cepet sembuh ya Tom, biar bisa sekolah lagi". Ucap Lily
"Thanks Ly". Jawab Tommy sambil tersenyum
"Paling Senin udah sekolah ni anak". Sambung Rian
"Yaudah gue cabut Tom". Ucap Kevin
"Yoi, hati-hati".
Sebelum keluar dari kamar Tommy, Lily menoleh dan memberikan isyarat untuk menutup mulut. Tommy hanya mengangguk dan menahan tawanya.
--
Bersambung..
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya~