Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Suami Bocah


__ADS_3

Brak


Lily menjatuhkan tubuhnya secara asal diatas ranjang


"Aaw".


"Heh jangan gitu, enak banget asal tengkurep aja nanti sakit dedenya". Ucap Kevin


"Maap lupa". Lily pun segera membalikkan badannya


"Oh iya aku udah punya supir pribadi lohh". Ucap Lily sambil memandang langit-langit kamarnya


"Masa sih? Siapa yang nyari?". Tanya Kevin


"Gak tau, pokoknya ada, Senin udah mulai anter jemput aku". Jawab Lily


"Kenapa gak nolak? Aku kan bisa".


"Kamu suami aku bukan supir aku".


"Ya gapapa, sama aku lebih terjamin, kalo sama orang lain aku gak yakin".


"Gapapa lah, kalo kamu udah mulai sekolah aku gimana? Gak mungkin kan kamu anter jemput aku".


"Lah iya baru inget, aku kan sekolah".


"Hahaha kamu kan adik kelas aku, ya masih sekolah dong, masih kelas tiga hahaha bocah".


"Dih".


Kevin segera menaruh ponselnya dan menghampiri Lily, mengukung Lily dibawahnya dengan kedua tangannya


"Apa kamu bilang? Aku bocah?". Tanya Kevin


"Hehe engga kok, kamu salah denger".


"Masa? Emang ada bocah yang bisa bikin bayi?".


"Heh apa sih...bangun ngga". Ucap Lily sambil mendorong bahu Kevin


"Gak mau, aku mau tunjukkin ke kamu gimana bocah kalo udah diranjang".


"Hahaha iyaa iyaa aku udah tauu...banguunn".


"Iyaa ini udah bangun, kamu mau pegang?".


"Astagaa punya suami gini amat".


"Suami bocah mu ini yang bikin kamu ngede-sah, yang bikin kamu lemes, yang bikin kamu basah".


"Woyy istigpar". Ucap Lily sambil menutup mulut Kevin


Kevin tersenyum dan menaikkan kaos Lily serta bra nya, Lily terkejut bukan main dengan perlakuan Kevin

__ADS_1


"Kan kata kamu aku bocah, jadi boleh dong aku nyusu? Bocah kan nyusu". Ucap Kevin


"Aaaa tidaaak". Ucap Lily sambil menyilangkan tangan didadanya


"Minggir". Kevin menyingkirkan tangan Lily dan langsung melahap dada Lily secara bergantian hingga membuat sang empunya mendesah tak karuan


"Udaahh...aahhh....


"Aamm..puunnn ssh".


Setelah merasa puas bermain dan sudah memberikan banyak tanda merah disana, Kevin pun menghentikan aktifitasnya dan berbaring disamping Lily


"Hahaha masih bocah udah bikin kamu merem melek, apalagi udah dewasa". Ucap Kevin


"Iyaa ampun suhu". Ucap Lily


Lily segera merapihkan bajunya dan membenarkan posisi tidurnya,


"Gimana? Pasti becek ya?". Tanya Kevin


"Aaaa jangan diomongin dong". Ucap Lily


Kevin terkekeh dan menarik Lily kedalam pelukannya, mengusap-ngusap punggungnya dengan lembut sampai sang istri tertidur.


--


Malam harinya.


Entah apa yang harus dilakukan Lily kali ini, biasanya setiap malam ia mengerjakan tugas dan belajar. Tapi kali ini ia hanya membolak-balikkan novel yang sebenarnya tidak ia baca


"Ah bosen". Ucap Lily sambil melempar novelnya


"Hahaha bingung ya mau ngapain, biasanya kan pulpen sama buku mulu yang di pegang". Ucap Kevin


"Hmm keluar yuk sayaaang". Ajak Lily


"Kemana?". Tanya Kevin


"Temenin aku ke mall, mau beli heels buat ngantor". Jawab Lily


"Bukannya udah punya banyak?".


"Ya beda lah heels buat ke acara sama buat ngantor, ayoo".


"Hahaha aku mana ngerti, yaudah ganti baju dulu".


"Gak mau, kaya gini aja".


"Dih apaan sih, liat tuh celana udah kaya semp*k pendek banget". Ucap Kevin


"Hahaha semp*k, yaudah aku ganti baju dulu".


Setelah mereka bersiap, mereka pun segera berangkat menuju mall tujuan mereka.

__ADS_1


--


Setibanya di mall, mereka langsung memasuki toko sepatu wanita.


Lily memilih dan mencoba-coba heels yang menurutnya bagus dan nyaman dipakai, sementara Kevin hanya duduk sambil memperhatikan istrinya yang terlihat sibuk bersama satu karyawan toko mengitari rak sepatu


"Kalo yang ini bagus ngga?". Tanya Lily pada Kevin sambil menunjukkan kaki mulusnya yang sedang memakai heels


"Baguuss sayaaaang". Jawab Kevin


"Ih kamu mah bagus-bagus mulu". Ucap Lily


"Lah terus aku harus jawab apa, jelek gitu? Nanti kamu marah". Ucap Kevin


"Yaudah deh sama yang ini mbak!". Ucap Lily pada karyawan toko sepatu


"Dih kok sewot sih ngomongnya". Ucap Kevin


"Gak!".


"Ini aja? Gak ada lagi?". Tanya Kevin


"Gak".


"1..2..3..4..5.. 5 pasang?". Tanya Kevin


"Iya lah, sehari ganti". Jawab Lily


"Hahaha nanggung 2 lagi biar pas seminggu". Ucap Kevin


"Sabtu Minggu gak ngantor".


"Ohh iyaa hahaha, yaudah aku bayar dulu".


Kevin pun menuju kasir dan membayar sepatu-sepatu milik Lily


"Udah yuk". Ucap Kevin


"Hehe makaci papa ganteng". Ucap Lily


"Iyaaa..."


Lily menggandeng tangan Kevin keluar dari toko sepatu dan kembali mengitari mall


"Beli apa lagi?". Tanya Kevin


"Gak tau, makan aja yuk, disitu". Ucap Lily sambil melirik restoran makanan Jepang


"Hahaha gak jauh-jauh pasti makan". Ucap Kevin


"Hehehe aku laper mulu".


Mereka berdua pun segera memasuki resto tersebut dan memesan makanan, setelah hampir setengah jam berada didalam, mereka memutuskan untuk pulang karna Lily mulai di landa rasa ngantuk

__ADS_1


--


Bersambung..


__ADS_2