
Karena keasikan bermain, mereka baru sadar kalau jam sudah menunjukkan pukul 10 malam
"Woy udah jam 10 anjiirr gak kerasa". Ucap Rian
Sontak semua yang ada disana kompak melirik ke arloji mereka
"Oh iya pulang yuk, udah malem. Hana mau istirahat". Ucap Lily pada semua
Mereka pun segera berpamitan pada Hana dan pulang kerumah masing-masing.
--
Di perjalanan
"Kamu ngantuk sayang?". Tanya Kevin
"Hmm sedikit....
"Tumben loh kita main sampe malem. Biasanya jam segini udah molor". Ucap Lily
"Dih kalo aku sih udah biasa pulang malem..."
"Sampe pagi malah". Ucap Kevin
"Iyaa sih, pas masih gila tawuran kan". Ucap Lily
"Hahahaha gila ngga tuh..."
"Eh tapi sekarang aku gak gila sama tawuran".
"Terus?".
"Gila sama kamu". Ucap Kevin sambil menoleh kearah Lily
"Hahahaha bisa aja bapak". Ucap Lily
"Oh iya sayang..aku mau nanya". Ucap Kevin
"Apa?".
"Soal Dina..."
"Mbak Dina".
"Kenapa?". Tanya Lily
"Kamu ngerasa ada yang aneh gak sih sama dia?". Tanya Kevin
"Hmm engga sih, biasa aja".
"Mau tau ngga, dia bilang ke aku kalo kemungkinan kamu emang selingkuh".
"Hah? Kok gitu?". Tanya Lily
"Iya sayang, aku gak tau tujuan dia apa, cuma aku ngerasa aneh sama dia".
"Yaudah lah mungkin dia percaya sama omongan Raffa..."
"Lagian Raffa pake ngomong kaya gitu". Ucap Lily
"Oh iya aku boleh tau ngga kenapa kamu sama Raffa putus? Katanya pacaran hampir 4 tahun?". Tanya Kevin
"Hmmm..."
"Gak direstuin hahahaha". Jawab Lily
"Kok bisa?".
"Biasalah persaingan bisnis".
"Antara?". Tanya Kevin
__ADS_1
"Antara ayah, bunda, sama orang tua nya lah sayang..."
"Mereka tuh saling benci, jadi hubungan aku sama Raffa yang kena..."
"Tapi jujur ya sayang, antara aku sama Raffa tuh gak ada kata putus...."
"Kan tiba-tiba aja Raffa kecelakan trus meninggal. Jadi aku anggapnya kita udah gak ada hubungan. Tapi bagi Raffa masih. Soalnya gak pernah ngucap putus". Ucap Lily
"Pantes aja dia ngotot dapetin kamu lagi". Ucap Kevin
"Tapi itu udah gak penting sih...."
"Aku udah punya kamu, suami kesayangan aku". Ucap Lily sambil memandang kearah depan
Ucapan Lily membuat Kevin menoleh seketika sambil tersenyum
"Apa apa? Gak denger?". Tanya Kevin
"Gak ada replay hahaha". Ucap Lily
"Uuhh gemeesss". Ucap Kevin sambil mencubit pipi Lily
"Emang sesayang apa sih sama aku?". Tanya Kevin
"Hmmm kalo aku udah ngasih semuanya ke kamu berarti aku sayang banget sama kamu". Ucap Lily
"Coba ngomongnya sambil liat aku dong". Ucap Kevin sambil meraih wajah Lily
"iihh gak mau, maluuu". Ucap Lily sambil terkekeh.
"Masih aja maluu".
Braakkkk
"Aarghhh". Lily menjerit didalam mobil
Tiba-tiba ada yang menabrak mobil Kevin dari belakang saat mereka sedang asik mengobrol
Membuat mereka terkejut bukan main karena terdorong cukup kencang ke arah depan
Lily pun juga segera turun untuk menyusul Kevin
Kevin melihat kerusakan pada bagian kanan bemper mobilnya yang penyok dan kaca lampunya yang pecah
"Astagaaa". Ucap Kevin lalu menghampiri mobil tersebut
Tok tok tok *Kevin mengetuk kaca mobil tersebut
"Keluar lu". Ucap Kevin
Tok tok tok
"Buka". Ucap Kevin
"Sayang jangan marah-marah". Ucap Lily
"Bukaa". Ucap Kevin sekali lagi
Namun seseorang yang didalam mobil tersebut malah menurunkan kaca mobilnya
"Sorry bang..."
"Kepala gue sakit banget". Ucap orang itu yang ternyata adalah seorang pria yang sedang menyandarkan kepalanya di setir mobil
Kevin melirik ke kursi sebelahnya ternyata ada 2 botol alkohol
"Lu kalo mabok gak usah bawa mobil, masih untung lu cuma nabrak, kalo kecelakaan gimana".
"Hah mabok". Ucap Lily
"Sorry bang, gue ganti kalo mobil lu rusak". Ucap pria tersebut dengan mata yang sayu
__ADS_1
"Ya rusak lah lu liat aja".
"Sorry..."
"Gue ganti..."
Pria itu berusaha meraih dompet di saku celananya namun Kevin lebih dulu pergi meninggalkannya
"Ayo sayang". Kevin menggandeng Lily menuju mobilnya dan segera meninggalkan mobil tersebut
"Sayang dia kayaknya mau ganti rugi deh". Ucap Lily
"Udah biarin...."
"Besok benerin dulu, kita pake motor aja okeeyy". Ucap Kevin
"Pake mobil ku aja". Ucap Lily
"Katanya mau naik motor".
"Tapi kan motor kamu dirumah Papa..."
"Kita kesana naik apa kalo mobil kamu dibawa ke bengkel".
"Udah ntar aku yang atur".
Cup . Kevin mencium tangan Lily lalu tersenyum
Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan pulang
--
Jam sudah menujukkan pukul 22.30 Lily dan Kevin baru sampai dirumah
Mereka segera menuju kamar untuk membersihkan diri setelah itu ganti baju lalu tidur
SKIP
--
Pagi hari
Jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi. Lily dan Kevin sudah selesai melaksanakan sholat subuh.
Setelah sholat Kevin memilih untuk kembali tidur, sementara Lily pergi ke dapur untuk membuat teh manis hangat.
"Selamat pagi non". Ucap Mbok Minah
"Pagi mbok".
"Mau mbok bikinin susu coklat non?".
"Eumm teh anget aja mbok". Ucap Lily
"Yaudah, mbok bikinin dulu ya".
Lily mengangguk dan menunggu di meja makan
"Mbak Dina kemana mbok?". Tanya Lily
"Di depan non, nyapu taman".
"Oohh".
"Non, maaf. Mbok mau ngomong sesuatu soal nak Dina".
--
Bersambung..
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahya~