
Keesokan Harinya, Hari kelulusan Lily
Pagi hari, jam menunjukkan pukul setengah 7 pagi, Lily sudah bersiap dengan kebaya berwarna merah maroon dan rok batik berwarna coklat gelap serta heels dengan warna yang senada dengan kebayanya
Lily memakai riasan yang tidak terlalu tebal diwajahnya, yang membuatnya terlihat sangat cantik dan segar, serta rambutnya yang ia konde ala modern yang ia tiru di internet membuat dirinya semakin cantik, tak lupa juga aksesoris simple untuk mempermanis penampilannya
"Masya Allah, sungguh indah ciptaan-Mu". Ucap Kevin sambil memperhatikan Lily dari kaca meja riasnya
"Hahaha kenapa sih".
"Sini bangun". Kevin menarik tangan Lily agar berhadapan dengannya
"Ya Allah....cantik banget, aku gak rela kecantikan istri aku diliat sama orang lain". Ucap Kevin
"Terus. Aku harus pake helm? Di tutupin kacanya?". Tanya Lily
"Hahaha kocak, tapi serius aku pangling banget".
"Hmm lebay...ayo berangkat".
"Tunggu dulu".
"Apa".
"Izinkan aku untuk mencium keningmu". Ucap Kevin
"Hahaha biasanya asal cip*k ngapain izin segala". Ucap Lily
"Hehehe"
Kevin menangkup wajah Lily dan mencium kening Lily dengan lembut dan beralih mencium bibir Lily dengan cepat
"Ih curang". Ucap Lily
"Hehe bonus...ayo turun".
Seperti biasa Lily melingkarkan tangannya di lengan Kevin, dan mereka pun berjalan menuruni tangga
"Duh anggun banget deh istri aku, gimana gak pada naksir". Ucap Kevin
"Hehe udah dong, nanti terbang dipuji terus". Ucap Lily
***
Disekolah
Lily dan Kevin sudah tiba disekolah, disana sudah terlihat banyaknya murid kelas tiga yang datang dengan didampingi keluarga maupun saudara mereka
"Mama sama papa lagi siap-siap, nanti nyusul". Ucap Kevin
"Hehe makasih ya".
"Iya sayang...tunggu".
Kevin turun dari mobil dan berlari kecil ke arah pintu Lily
"Silahkan tuan putri". Ucap Kevin sambil memberikan tangannya untuk Lily pegang
__ADS_1
"Makasih suamiku".
Mereka pun berjalan menuju aula sekolah tempat acara dilaksanakan
"LILY!!". Teriak Hana dan Adel secara kompak
Lily pun menoleh kearah kedua sahabatnya, mereka pun berlari dan saling berpelukan
"Aaah Lily gue kangen banget sama lu". Ucap Hana
"Sama, sumpah gue juga kangen banget sama kalian, kangen banget". Ucap Lily
"Btw lu cantik banget deh, pangling gue, kalo gue gak liat Kevin gue gak bakal tau kalo ini elu". Ucap Adel
"Haha bisa aja, lu juga cantik Del, ilang aura galaknya,". Ucap Lily
"Haha sial".
"Ke aula yuk, abang gue nungguin disana". Ucap Hana
"Iya bokap gue juga". Ucap Adel
"Ayo Vin, duh lu juga kenapa ganteng banget sih". Ucap Hana pada Kevin
"Heh Hana, gak usah diomongin juga lah". Ucap Adel
"Hehe maksud gue tuh Lily cantik, Kevin ganteng, udah pasti dede nya bibit unggul". Ucap Hana
"Ngeles". Ucap Adel
***
Acara pun sudah dimulai, setelah melewati beberapa rangkaian acara, kini saatnya pengumuman untuk nama siswa siswi yang mendapat nilai terbaik dan tertinggi pada ujian kemarin
"Lagi-lagi, saya tak henti-hentinya kagum dengan murid saya yang satu ini, pernah juara 2 olimpiade sains tingkat SMA, juara 3 olimpiade matematika tingkat nasional, dan juara 1 lomba cerdas cermat tingkat SMA, tentunya ini membuat sekolah bangga karna murid ini telah mengharumkan nama sekolah".
"Ly, kayaknya lu tuh yang dimaksud". Bisik Hana
"Haduh jangan sampe disuruh maju". Ucap Lily
"Dan kali ini, murid tersebut kembali menorehkan prestasinya dengan meraih nilai ujian sekolah tertinggi pada tahun ajaran kali ini". Ucap pak Herman, selalu kepala sekolah
Prok prok prok
Terdengar suara riuhan tepukan tangan yang bergemuruh di aula
"Siapa sih maksudnya?". Tanya Kevin pada Lily
"Hmmm...aku gak tau". Jawab Lily
"Dan pada kesempatan kali ini, saya ingin memberikan penghargaan atas pencapaian murid tersebut dalam mengharumkan nama sekolah..."
"Tanpa berlama-lama lagi, saya persilahkan untuk Lily Florensia Atmaja dari kelas 12 Ipa 1 agar segera naik ke atas panggung". Ucap pak Herman
"Hmmm mampus". Batin Lily
"Widiihh"
__ADS_1
"Lilyyy"
"Cieee cieee".
Suara cuitan murid-murid pun mulai ramai terdengar di telinga Lily, hingga membuat Lily menunduk malu
"Hah. ternyata kamu, aku baru tau". Ucap Kevin
"Hahaha bukan, kayaknya salah sebut deh". Ucap Lily
"Lily, maju sana". Ucap Adel
"Tuh kan". Ucap Kevin
"Hehe aku ke depan dulu".
Lily menghela nafasnya dan segera menuju panggung acara
"Woy kok gue tau Lily pernah juara olimpiade?". Tanya Kevin pada Adel dan Hana
"Wah parah lu, istri sendiri lu gak tau". Jawab Hana
"Gue tau Lily emang pinter, tapi menang olimpiade gue baru tau, keren banget". Ucap Kevin
"Silahkan nak, berikan sepatah atau dua patah kata". Ucap pak Herman
Lily tersenyum dan melangkah kehadapan standing mic
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Lily Florensia Atmaja dari kelas 12 ipa 1, ingin mengucap rasa syukur alhamdulillah karna saya bisa bersekolah di sekolah yang sangat membanggakan ini, saya hanya ingin mengucapkan terimakasih kepada seluruh bapak dan ibu guru yang sudah mengajarkan ilmu pengetahuan kepada saya, tanpa kalian saya tidak akan menjadi seperti saat ini, dan tidak akan berhasil meraih semua pencapaian ini...."
"Semoga semua ilmu yang saya terima dapat bermanfaat untuk saya dan dapat saya pergunakan sebaik-baiknya, saya berharap semoga setelah ini semakin banyak generasi cerdas dan pintar yang terlahir dari sekolah SMA Nusa Bangsa...."
"Mungkin hanya ini yang bisa saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih, wassalamu'alaikum warohmatullaahi wabarokaatu".
Lily mengakhiri pidatonya dengan membungkuk kearah barisan kursi para guru yang berada disamping panggung
"Lily, ada sesuatu buat kamu nak". Ucap Pak Herman
Pak Herman mengalungkan medali, memberikan buket bunga serta piala untuk Lily
"Alhamdulillah, terimakasih banyak pak". Ucap Lily sambil meraih tangan pak Herman dan menciumnya,
Dan pak Herman membalasnya dengan usapan di kepala Lily
Banyak yang mengabadikan momen ini termasuk Kevin, ia memotretnya sebagai kenang-kenangan untuk Lily.
"Semoga diluar sana kamu menjadi orang sukses ya".
"Aamiin, terimakasih pak".
Sekali lagi Lily membungkuk hormat sebelum menuruni tangga
Masih terdengar suara riuh dari tepukan tangan dan sorak sorai serta ucapan selamat untuk Lily saat Lily berjalan kembali ke kursinya, Lily hanya bisa membalasnya dengan senyum termanisnya sambil sesekali mengucap terima kasih
****
Bersambung
__ADS_1