Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Ghibah


__ADS_3

Suara adzan magrib berkumandang


Mereka segera melaksanakan sholat berjamaah


Setelah sholat magrib, akan di gelar pengajian dirumah Lily selama 3 hari berturut-turut.


Bastian, Anita dan Devan pun sudah tiba dirumah Lily untuk mengikuti pengajian


Sudah ada beberapa tetangga yang duduk di depan menunggu pengajian dimulai


Tidak berselang lama, pak ustad dan tetangga yang lain pun juga datang dan pengajian segera dimulai .


SKIP


--


Pengajian selesai pukul 8 malam. Setelah membagikan bungkusan makanan, para tetangga pun meninggalkan rumah Lily dan hanya tersisa satu keluarga saja


"Besok kalian sekolah?". Tanya Bastian


"Iya pa".


"Kamu berangkat sama Kevin? ". Tanya Devan pada Lily


"Engga bang, Lily biasa naik motor sendiri".


"Bareng abang aja, nanti abang jemput. Gimana? ".


"Sama gue aja gak mau,apalagi sama lu". Batin Kevin


"Gak deh bang. Makasih". Jawab Lily


"Hahaha usaha anda belum berhasil. Silahkan coba lagi". Batin Kevin lagi sambil terus memainkan ponselnya


Sepertinya Kevin sudah mulai jengkel melihat sikap kakak tirinya yang sedang berusaha mendekati istrinya


"Yaudah ayo Pa kita pulang". Ajak Anita


"Iya ayo, Vin, Lily papa pulang ya". Ucap Bastian

__ADS_1


"Mama juga pulang ya sayang ,kalo kamu kesepian kamu bisa main kerumah mama besok". Ucap Anita pada Lily


"Iyaa ma"


Lily dan Kevin mencium tangan Bastian dan Anita


"Adik ipar, abang pulang ya. Kamu baik-baik disini". Ucap Devan sambil mengusap kepala Lily


"Vin, jagain Lily". Ucap Devan


"Pasti, Lily kan istri gue". Jawab Kevin


Devan pun hanya tersenyum lalu berjalan keluar rumah.


"Gak Aldo,gak bang Devan. Sama aja". Batin Kevin


"Yuk sayang kita ke kamar". Ucap Kevin menggandeng tangan Lily


Lily hanya mengangguk


--


Lily mengganti baju panjangnya dengan kaos dan celana pendek.


Kali ini Lily sudah tidak malu lagi membuka bajunya di depan Kevin. Toh siang tadi Kevin sudah melihat tubuhnya dengan jelas,meski Lily masih memakai bra dan ****** *****.


"Vin,bang Devan tu kenapa ya?". Tanya Lily sambil berjalan menuju ranjang dan merebahkan dirinya disamping Kevin


"Kenapa apanya sayang". Kevin mendekat dan memeluk Lily


"Dia bener gak bisa move on dari pacarnya yang udah meninggal?. Tapi kalo aku liat-liat dia biasa aja tuh. Malah aku ngerasa dia kaya...deketin aku. Ya gak sih? Hahaha kok jadi kepedean ya". Ucap Lily


"Emang bener sayang, kaya yang pernah aku bilang, aku cowok, aku tau gimana sikap cowok kalo mau deketin mangsa nya. Sama kaya Aldo waktu itu". Ucap Kevin yang diakhiri dengan tatapan sinis ke Lily


"Udah deh gak udah mulaaaaiii". Ucap Lily


"Hahaha istri aku cantik sih jadi banyak yang deketin". Ucap Kevin yang kini. memeluk Lily erat


"Hmm ngomong-ngomong udah berani buka baju depan aku nih ceritanya?". Ledek Kevin pada Lily

__ADS_1


"Terus maunya aku buka baju depan siapa? bang Devan? ".


"Eh gak lah. Apaan sih".


"Tapi aku serius Vin, kamu biasanya marah kalo ada yang deketin aku".


"Kamu gak tau aja kalo sebenernya aku nahan emosi. Apalagi keadaanya kaya gini,masih berduka. Gak pantes lah kalo aku ngamuk ya kan".


"Apalagi dia itu abang aku, masa iya gara-gara cewek jadi berantem".


"Jadi mendingan diem. Gak mau bikin ribut".


"Tapi beda lagi kalo diluar rumah. Tetep aku hajar kalo ketauan deketin kamu. Ini karena dirumah aja aku masih jaga etika. Asseekkk".


"Hahahhhaha". Lily tertawa mendengar ucapan Kevin


"Dewasa ya omongannya". Ucap Lily


"Tapi muka aku gak dewasa kan?. Masih lucu kan? ". Tanya Kevin


"Iya iyaa lucu". Jawab Lily


"Yaudah tidur yuk. Ghibah mulu. Sini biar aku peluk".


"Kan daritadi kamu udah peluk aku Vin".


"Oh iyaa hahahaha".


Cup


Kevin mencium kening Lily


"Goodnight sayang". Ucap Kevin


"Goodnight".


Lily dan Kevin pun memejamkan matanya


--

__ADS_1


__ADS_2