Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas
Sekolah


__ADS_3

Kevin duduk dan meraih tangan Lily untuk membangunkan Lily


"Aawww". Lily meringis karena area in-timnya masih terasa sakit


"Sakit? aku gendong ya". Ucap Kevin


Lily mengangguk


Kevin segera bangun dan berjalan ketepi ranjang untuk menggendong Lily


"Vin,pake celana dulu kek".


"Lah kenapa".


"Itu tuh kemana-mana".


"Hahahaha biarin,siapa tau kamu pengen lagi".


"Hih enggak".


"Hahaha" .


Kevin menggendong Lily ala bridal kekamar mandi


Mereka pun melakukan mandi wajib berdua. Setelah selesai, mereka turun kebawah untuk mengisi perut mereka.


SKIP


--


Mereka telah selesai makan dan saat ini sedang duduk di sofa ruang keluarga sambil menonton TV


Tok tok tok *suara ketukan dari pintu utama


"Sayang ada orang". Ucap Kevin


"Aku buka dulu".


Lily membukakan pintu ternyata ada Anita bersama 1 orang perempuan yang terlihat masih muda


"Sayang"


"Mamaaa". Lily mencium tangan Anita dan memeluknya


"Ayo masuk ma". Ucap Lily kemudian melirik perempuan tersebut lalu memberikan senyum


Mereka pun masuk kerumah dan menuju ruang tamu


"Mama mau Lily bikinin minum?".


"Engga sayang,mama cuma sebentar, ini mama mau nganterin Dina, buat bantu-bantu kamu dirumah selama mbok pulang kampung...".


Kevin yang mendengar suara dari ruang tamu segera menyusul Lily kesana.


"Sayang, ada siapa".


"Oh mama". Ucap Kevin


"Nah Din, ini menantu saya Lily.


"Dan ini anak saya, Kevin. Suaminya Lily".


Dina menunduk sopan kearah Kevin dan Lily


"Yaudah mama langsung pergi ya, udah ditungguin temen-temen mau arisan hehe". Ucap Anita


"Oohh iyaa ma, makasih ya ma".


"Dina, saya tinggal ya".


"Baik nyonya".


Anita pun segera pergi dari rumah Lily


"Hmm Din, kalo boleh tau, umur kamu berapa?"


"Saya 21 non".


"Oohh, Lily manggilnya mbak aja kalo gitu hehe".


"Iya non"


"Ayo mbak Lily anter ke kamar mbak"


"Baik non".


"Sayang, aku anter mbak Dina dulu ya".


"Iya sayang,aku ke kamar ya".


Lily mengangguk dan berjalan menuju kamar Dina


"Mba Dina, ini kamarnya, yang disebelah itu kamar mbok Minah tapi mbok nya lagi pulang kampung. Mbak Dina disini buat bantu mbok Minah juga. Soalnya mbok Minah udah tua, Lily gak tega kalo mbok Minah ngerjain semua sendirian".


"Baik non,terimakasih". Ucap Dina sambil tersenyum dan menunduk


"Ayo mbak, taro tas nya dulu. Lily kasih tau ruangan-ruangan yang ada dirumah ini dan apa aja kerjaan mbak Dina".


"Iya non".


Setelah mengajak Dina berkeliling, Lily menyusul Kevin ke kamar


--


Di Kamar


"Udah sayang?". Tanya Kevin


"Udah".


"Sini boboan samping aku". Ucap Kevin

__ADS_1


"Engga ah... "


"Aku ada tugas, dari kemarin belum ngerjain gara-gara tragedi penculikan hahahah".


Lily berjalan menuju meja belajarnya sedangkan Kevin memainkan ponselnya di ranjang


"Sayang, jangan lama-lama belajarnya yaaa". ucap Kevin


"Kenapa?".


"Lanjutin yang tadi,ronde ke 2 hehe".


"Ih gak ada gak ada".


"Huuuu pelit".


"kkkk". Lily menahan tawanya sambil melanjutkan kegiatannya


SKIP


--


Sekolah


Hari ini adalah hari pertama class meeting dimulai.


Seluruh murid di kumpulkan dilapangan karena akan dilaksanakan apel dan ada sambutan dari guru dan ketua osis.


Setelah selesai, murid yang mengikuti class meeting hari pertama segera bersiap.


"Semangaatt yaaaa semuaaa". Teriak Hana menyemangati tim basket putri perwakilan kelasnya.


"Iyaa"


"Thaankkkss"


"Yuk ke lapangan". Ajak Hana pada Lily dan Adel


"Males". Jawab Lily


"Ih, ayo Del"


"Iya ayoo". Jawab Adel


Adel dan Hana menuju lapangan untuk menonton basket perwakilan kelas mereka, sedangkan Lily memilih untuk di kelas memainkan ponselnya.


15 menit bermain ponsel, Lily merasa jenuh dan ingin menyusul kedua sahabatnya di lapangan


"Sebelah mana sih". Batin Lily sambil celingukan mencari Adel dan Hana


"LILYY!". Adel berteriak memanggil Lily dan melambaikan tangan


Lily menoleh dan menghampiri mereka


"Bete dikelas". Ucap Lily


"Lagian diajak gak mau". Jawab Hana


"Belum, abis ini". jawab Adel


"Hmm". Lily mengangguk


"Oh iya Han gue lupa, kemarin Aldo bilang ke gue buat nyampein maafnya ke lu soal di kantin waktu itu. Yang....Airin tiba-tiba dateng".


"Ah telat lu, dia udah minta maaf tadi". Jawab Hana


"Hahaha masa sih, terus?". Ucap Lily


"Terus apaan?". Tanya Hana


"Gak ada perkembangan?". Tanya Lily


"Ada dooong, ya gak Del".


"Ih apaan?". Tanya Lily penasaran


"Dia ngajak gue jalan nanti malem aaaakkkk". Hana


"Wahh bagusss". Ucap Lily sambil tepuk tangan


"Kalo gue jadian sama Aldo, lu jomblo sendiri dong Del". Ucap Hana


"Yaelah jadian juga belum, lagian sekarang status itu ga penting buat gue". Jawab Adel


"Iya sih lagian siapa juga cowok yang mau deket sama lu, galak". Ucap Hana


"Bodo".


"Eh eh udah mulai tuh, maju yuk biar paling depan". Ucap Lily


Mereka bertiga segera maju ke pinggir lapangan untuk bersorak memberi semangat pada tim basket kelas mereka.


--


Di Kelas Kevin


"Vin, liat tuh temen lu". Ucap Rian pada Kevin sambil menunjuk kearah Tommy


Kevin menoleh kearah Tommy yang sedang memainkan ponselnya


"Tommy? Kenapa?".


"Di selingkuhin". Jawab Rian


"Sama Salsa? Kok bisa?". Tanya Kevin


"Kemarin si Salsa dilamar sama selingkuhannya, trus di terima hahaha kan tol*l,si Salsa gak tau kalo disitu ada Tommy". Ucap Rian


"Yang Lily liat waktu di restoran". ucap Kevin dengan suara pelan


"Hah apaan? Lily?". Tanya Rian

__ADS_1


"Oh iya kak Lily mana Vin, samperin yuk gue kangen". Sambung Rian


Kevin langsung menatap tajam mata Rian


"Kangen siapa lu?". Tanya Kevin


"Kak Lily.. yaelah kangen doang emang kenapa sihhh.."


"Ayooo samper kak Lily".


Rian berjalan lebih dulu meninggalkan Kevin dikursinya


"Bener-bener ni orang". ucap Kevin sambil memperhatikan kepergian Rian


"Tom, ayo". Tanpa berbicara Tommy pun segera bangun mengikuti Kevin


"Salsa kenapa lagi?". Tanya Kevin


Brak


Tiba-tiba Tommy menendang meja yang berada di barisan paling depan


Kevin tersentak melihat sikap Tommy


"Ih Tommy kenapa sih lu". Ucap seorang siswi yang ngomel karena mejanya di tendang oleh Tommy


"Tol*l, cewek murahan anji*g. Sana sini mau". Ucap Tommy


"Hahaha kasian, udah bucin, tetep aja". ucap Kevin


"Nah itu Vin, lu tau sendiri gue kaya apa. Gue nurutin semua kemauan dia kaya budak... "


"Arrghh anji*g kesel gue".


"Ini si Rian dimana". Ucap Kevin


"Emang dia kemana?". Tanya Tommy


"Nyamper Lily katanya".


"Lah ngapain...?"


"Mau nikung istri lu kali?". Ucap Tommy berbisik


"Gapapa kalo udah siap mati".


"Hahahaha sadis". Ucap Tommy


--


"YEAYY"


"AYOOO AYOO"


"SEMANGAATT"


"WUUUU"


Suara riuh supporter dari pinggir lapangan yang bersorak untuk kelasnya masing-masing


"Ekkhemm..aus gue teriak-teriak mulu". Ucap Hana


"Samaaa, gue juga. Kantin aja yuk. Bentar lagi juga selesai". Ucap Lily


"Iya, menang lah ini skornya aja beda jauh". Sambung Adel


Tiga serangkai meninggalkan lapangan dan berjalan menuju kantin.


"Hai kak".


"Eh Rian". Ucap Lily.


"Lu lagi? Mau ngapain?". Tanya Adel


"Yeee belum apa-apa udah galak ..."


"Gue mau ketemu kak Lily lah, mau kemana kak?". Tanya Rian


"Kantin". Jawab Lily


"Eh lu kan tau temen lu kaya apa". Ucap Adel


"Aman, Kevin di kelas".


"Yaudah kuy". Ucap Rian yang segera mengambil posisi di sebelah Lily menggeser Adel ke sebelahnya


Adel dan Hana hanya geleng-geleng


Sedangkan Lily tersenyum melihat sikap sahabat suaminya yang aneh


--


Kevin dan Tommy berjalan menyusuri lapangan mencari Rian yang katanya menghampiri Lily, tapi nihil.


"Coba ke kantin, kali aja disana. Berisik disini suaranya pada cempreng". Ucap Tommy


Mereka berdua pun berjalan menuju kantin,


--


Tiga serangkai dan Rian sudah tiba di kantin dan sedang duduk di warung es


Lily duduk bersebelahan dengan Rian, sedangkan Adel dengan Hana


"Oh iya,Kevin lagi ngapain di kelas?". Tanya Lily pada Rian


"Main hp".


"Hai Han". ucap seorang siswa yang menghampiri meja Lily dkk, ternyata itu adalah Aldo


"Eh Aldo, sini duduk". Hana menggeser duduknya agar Aldo bisa duduk di sebelahnya

__ADS_1


--


__ADS_2