
Di Jakarta,
Di perumahan Villa Abadi, Markas organisasi The Bluss. Setelah mengenalkan beberapa petinggi organisasi, dan memberi tau peraturan organisasi... Lady ketua organisasi The Bluss berkata,
"Jessy..! Karena kamu mengusai wilayah Timur.. Aku beri julukan diri mu Naga Timur.
Kamu lindungi semua aset dan bisnis organisasi yang berada di wilayah Timur.
Besok kamu ambil alih semua sistem keamanan 4 hotel milik Hong Shi Group.
Untuk sementara... Kamu akan di bantu oleh Naga Selatan dalam pengambil alihan.
Saat ini... 100 senjata api peredam suara dan granat sedang di kirim, dan masih dalam perjalanan."
"Ketua..!
Sistem keamanan bisnis di Bali telah di kuasai oleh kelompok Han dengan di bantu oraganisasi The Tiger, organisasi Kaisar juga The DRAGON.
Jika kita mengambil alih sistem keamanan mereka... Kemungkinan besar kelompok kita mau tidak mau akan terlibat perang terbuka dengan kelompok mafia dan kelompok kartel pengedar narkoba wilayah Timur.
Apakah kita mampu melawan mereka..? Sedangkan jumlah kelompok kita sedikit," ujar Jessy,
"Ketua..!
Di Bali dengan Jakarta itu berbeda.
Sebagai pulau pariwisata... Para turis itu bebas keluar masuk Bali.
Dan saat ini... Banyak petinggi organisasi The Dragon dari Manca negara banyak berada di bali sebagai turis. Mereka bebas keluar masuk bali kapan saja."
"Bagaimana pendapat mu sekretaris Iwan, tentang masalah ini," tanya Lady.
Setelah menyulut rokok... Sekretaris Iwan tertawa kecil,
"Itu mudah ketua, saya sekarang mengerti, mengapa Tuan Godfather menyuruh ku membeli senjata api peredam suara.
Itu maksudnya kita akan menggunakan taktik perang dingin atau melakukan pergerakan senyap.
Kita menyerang mereka secara acak dan berkelompok."
"Ketua..!
Saya punya teman pembunuh berdara dingin, nama nya Willy. Dia ketua kartel pengedar Narkoba yang menguasai wilayah utara kota Semarang dan jawa tengah keseluruhan.
Kabar terakhir yang saya dengar... Willy berada di penjara setahun yang lalu. Mereka juga di jebak oleh kelompok Han dan The Tiger. Banyak anak buahnya hilang di culik dan tak pernah kembali lagi," ujar Jessy,
"Jika Willy bisa bergabung dengan organisasi The Bluss... Maka organisasi The Bluss telah memiliki 4 Naga, dan itu akan dengan mudah bisa melindungi aset dan bisnis kelompok kita di Jawa, Bali dan Mataram."
"Sekretaris Iwan..!
Pergilah ke Semarang sekarang juga. Gunakan kekuatan uang untuk membebaskan Willy si Naga Barat," perintah Lady.
"Baiklah ketua."
"Tuan Youri..!
Tarulah orang - orang mu di wilayah Timur, selatan dan utara, untuk mencari informasi yang lebih akurat, untuk keselamatan anggota juga untuk melindungi Bisnis organisasi," perintah Lady alias Linda.
"Baiklah ketua," setelah itu Youri menelpon kantor bawah tanah informasion.
Setelah tersambung,
"Sara..!
Cari informasi rentang Willy ketua kartel Narkoba wilayah utara sekarang juga."
"Baiklah Tuan, jangan di matikan telpon nya,
Sebentar Pak.
Hemmm... Willy Abraham, lahir di kota Semarang. Sejak remaja telah bergabung dengan kartel Narkoba. Menjadi ketua kartel setelah berhasil membunuh bos nya sendiri.
Menguasai jaringan wilayah Barat Jawa Tengah, mempunyai hubungan baik dengan beberapa kelompok Mafia Asia dan Eropa.
Sebagai pembunuh bayaran di Amerika dan Eropa.
Saat ini berada di tahanan Narkoba dengan hukuman 6 tahun.
Semua usahanya bangkrut di ambil alih oleh lawan nya."
"Tolong sadap semua nomer telpon yang berhubungan dengan Willy di masa lalu, aku ingin tau siapa musuh - musuhnya," perintah Youri.
"Baiklah Tuan, nanti malam semua akan saya laporkan," kata Saran anak buahnya Youri.
"Sekretaris Iwan..!
Willy berada di tahanan narkoba kota Semarang," ujar Youri.
"Baiklah."
***
Di sebuah cafe di kota Bekasi,
"Aku wakil sekretaris Organisasi The Bluss, aku di tugaskan untuk menemui mu.
Ada hal penting yang harus kita bicarakan," kata Ririn.
"Ada masalah apa Nona..?
Kamu tau berhadapan dengan siapa..!Aku Rudi bos ketua organisasi KAISAR."
"Mulai hari ini... Semua orang mu yang berada di hotel milik Hong Shi Group tariklah, semua sistem keamanan Hong Shi Group akan kami ambil alih."
"Hahaha..!" Jefri tertawa dengan penuh amarah, tiba - tiba,
"Plaaak..!" telapak tangan Jefri menampar Ririn dengan keras, hingga sekretaris Ririn hampir jatuh.
"Tamparan ini seharga nyawa mu," ujar Ririn.
"Siapa di belakang mu hingga kamu berani kepada ku ha..!" bentak Bos Heri kemudian,
"Plaaak..!" untuk kedua kalinya sekretaris Ririn di tampar.
"Tamparan ini, akan aku tukar dengan kaki kanan mu," ujar Ririn.
"Lusa sistem keamanan perusahaan PT Hening kalian ambil, aku bisa memaafkan. Tetapi... Sistem keamanan Bali... Tidak akan aku maafkan," ujar Rudi kemudian mengeluarkan pistol di arahkan ke wajah Ririn,
"Apa cari mati kalian..!"
"Rudy..!
Simpanlah senjata api mu," ujar Naga Barat,
"Kita sama & sama Mafia, siapa yang kuat itulah pemenangnya."
"Naga Barat..!
Rupanya kamu orang di belakang semua ini," ujar Rudi.
"Bukan aku.
Aku hanya seekor anjing buldok yang setia kepada majikan," kata Naga Barat.
"Siapa yang menyuruh mu!" bentak Bos Rudi.
"Yang memberi ku makan adalah Lady ketua organisasi The Bluss," ujar Nagal Barat.
Dari belakang beberapa pria bersenjata,
"Jangan bergerak," ujar anak buah Naga Barat, kemudian mengambil senjata api milik bos Rudi juga Jefri dan beberapa anak buahnya.
"wakil sekretaris..!
Mari kita pergi," ajak Naga Barat,
"Beri hadiah satu kaki kiri untuk tamparan wakil sekretaris, dan beri hadiah satu tangan untuk dia."
Lalu jtefri pergi melangkah keluar cafe sambil memberi kode kepada anak buahnya.
"Slup slup!"
Toti anak buah Naga Barat menembak lutut bos Rudi dengan senjata api peredam suara 2x.
Tanpa terdengar suara letusan... Bos Rudi terjatuh sambil berteriak kesakitan memeganggi lutut kirinya yang pecah penuh darah.
Begitu juga Jefri jatuh bergulingan setelah Toti memukul lengan juga siku kirinya dengan sepotong pipa besi hingga remuk.
Setelah itu... Beberapa orang anggota inti organisasi The Bluss berkacamata hitam dengan jas dan sepatu Fantovel berjalan santai keluar dari ruang VIP, lalu pergi dengan 4 mobil.
***
Sore Di Rutan Narkoba kota Semarang,
"Jessy Naga Timur, angin apa yang membawah mu kesini menjenguk aku? Lama kita tidak bertemu, bagaimana kabar mu," kata Willy.
"Aku baru saja mengalami mimpi buruk," jawab Jessy,
"Aku mengantar seseorang untuk menemui mu."
"Siapa lelaki ini , dan ada kepentingan apa mencari ku," tanya Willy.
"Aku sekretaris Organisasi The Bluss," ujar Iwan,
__ADS_1
"Willy Naga Utara...
Aku tau semua sepak terjang mu di dunia hitam.
Apakah kamu tidak ingin hidup tenang, sejahtera dan bahagia bersama anak istri mu..?"
"Apa maksud mu, kata kan saja tidak usah bertele - tele," ujar Willy.
"Aku ingin membebaskan mu dari sini, tetapi dengan syarat," kata Iwan.
"Apa syaratnya..?"
"Kamu dan anak buah mu harus bergabung dengan organisasi The Bluss, dan kamu harus setia kepada ketua juga mau menaati peraturan organisasi The Bluss," ujar Iwan
"Hahahaha..!
Apa kompensasi nya jika aku bergabung dengan kelompok mu," kata Willy.
"Kamu akan menjadi anggota inti sebagai pelindung bisnis dan aset organisasi, dan juga melindungi anggota organisasi," ujar Iwan.
"Jabatan itu terlalu rendah buat ku. Jika aku tidak mau bagaimana," kata Willy.
"Kalau kamu tidak mau ya tidak apa - apa, hanya saja aku akan membawa istri dan anak mu ke Jakarta," ancam Iwan.
"Jangan macam - macam dengan ku," bentak Willy marah.
"Tunggu sebentar, aku belum selesai bicara. Aku beritahu... Jangan galak - galak di depan ku, aku bisa kejam pada mu," ujar Iwan,
"Aku beri kesempatan sekali lagi. Apakah kamu pilih bergabung dengan organisasi The Bluss, apa kamu ingin istri dan anak mu aku bawah ke Jakarta, kemudian aku akan membuat kedua kaki mu lumpuh seumur hidup.
Aku tidak main - main dengan masalah ini, karena aku datang jauh - jauh dari Jakarta.
Dan aku tau, saat ini kamu miskin dan tidak berbuat apa - apa."
Mendengar ancaman sekretaris iwan tidak main - main... Willy ciut juga nyalinya.
Karena Willy faham orang model sekretaris Iwan ini bisa berbuat apa saja dengan kekuatan uangnya.
"Baiklah, baiklah, aku menyerah dan akan bergabung dengan organisasi The Bluss," kata Willy.
"Aku sudah siapkan orang untuk mengantikan mu di penjara, sekarang aku akan urus kebebasan mu dengan oknum lapas yang nakal doyan uang," ujar sekretaris Iwan kemudian berdiri,
"Berkemas lah, malam ini kita langsung terbang ke Jakarta."
"Baiklah."
Kabar ketua organisasi Kaisar dan Jefri tangan kanannya yang berada di rumah sakit, sudah tersebar di kalangan kelompok mafia, dan banyak petinggi mafia yang juga mempertanyakan keberadaan organisasi The Bluss dan siapa ketua organisasi nya.
Di kediaman keluarga Markus konglomerat terkaya nomer 2 di Indonesia,
"Tuan Markus,
Hasil dari penyelidikan... Tuan muda Dea telah di tabrak dari belakang, dan luka yang di derita Tuan muda itu akibat pukulan benda keras yang di sengaja," kata Mikel sekretaris asisten keluarga Markus.
"Apakah kamu telah menemukan pelakunya," tanya Tuan Markus.
"Pelakunya belum di ketemukan Tuan. Karena bukti - bukti tidak ada," ujar Mikel,
"Hanya saja... Beberapa bulan sebelum kecelakaan... Tuan Dea dan teman - temannya telah membuliy seorang murid bernama Linda. Tuan Dea dan teman - temannya memukuli Linda hingga terluka parah dan harus okmane rawat inap.
Menurut beberapa temannya Tuan Dea... Tuan Dea telah menyuruh orang untuk memutus kabel rem mobil milik Linda, hingga Linda kecelakaan dan supirnya meninggal dunia.
Pada saat kecelakaan Tuan Dea... Linda masih di rawat di rumah sakit.
Tetapi... Saat ini Linda di keluarkan dari sekolah karena berkelahi dengan teman yang membuly nya."
"Tio..!
Coba kamu cari tau di mana Linda sekarang, kamu selidiki dia," Perintah Markus,
"Bisa saja Linda membayar orang untuk melukai cucu kesayangan ku.
Aku ingin kedua kaki dan kedua tangan pelakunya dan orang yang menyuruhnya lumpuh selamanya."
"Baiklah Tuan Markus, saat ini juga akan aku perintahkan anak buah ku untuk menyelidiki," ujar Tio ketua organisasi The Dragon indonesia.
Di Villa Abadi markas The Bluss,
Melihat ketua organisasi The Bluss seorang gadis masih remaja, Naga Utara sangat terkejut sekali.
tidak seperti yang di bayangkan saat berada di pesawat.
"Di dalam tas ini ada senjata api peredam suara 26 buah, ambillah. Bagikan pada orang intimu.
Ini ada Hp satelit juga uang 200 juta.
100 juta untuk mu, 100 juta untuk operasional.
Besok sore kamu pergi Ke pulau Bali bersama Naga Timur. Bantu Naga Timur untuk mengmbil alih sintem keamanan di 4 hotel," ujar Lady.
"Kalian akan di pandu oleh sekretaris Iwan," kata Lady.
Sementara...
Panji dan Aini sedang menikmati malam di sebuah cafe hotel di tepi pantai berdua.
"Jeje..!" panggil Panji.
"Iya Tuan Godfather, apa yang harus saya kerjakan..?" ucap Jeje Asisten Aini.
"Duduk lah dengan santai, minum dan merokok lah, jangan sungkan - sungkan dengan ku, anggap saja aku adalah suadara mu," ujar Panji.
"Tidak Tuan Godfather, itu menyalahi aturan pekerjaan, dan sangat tidak sopan sekali," kata Jeje.
"Baiklah, aku tidak memaksa mu kalau begitu.
Berapa usia mu?"
"30 tahun Tuan.*
"Apa sudah punya istri dan anak?"
"Sudah Tuan, putra saya satu dan satu putri."
"Sudah berapa lama kerja di keluaga Hong Shi?
"10 tahun Tuan."
"Apakah kamu hafal wilayah Asia..?"
"Hafal Tuan, karena saya sering bepergian ke Malaysia, Singapura Hongkong, Vietnam, Thailand juga Cina dan negara Asia lainnnya".
"Dalam rangka apa kamu sering bepergian ke beberapa Negara di Asia..?"
"Dalam rangka kerja sebagai Asisten membantu masalah bisnis Tuan."
"Siapa yang mengawal mu juga Bos Hong Shi ketika berada di Luar Negeri..?"
"Bos Rudi dan kelompok organisasi Kaisar Tuan."
"Apakah pengawal mu kelompok Kaisar pernah bentrok dengan kelompok lain..?"
"Sering terjadi Tuan, bahkan sering ada korban jiwa dari kedua bela pihak."
"Kelompok mana mereka..?"
"Mereka adalah kelompok organisasi The Dragon yang di pimpin oleh seorang wanita bernama Orly.
Orly adalah Bos besar yang membawahi semua anggota yang tersebar di wilayah Asia hingga Eropa."
Setelah menyulut rokok... Panji berkata,
"Besok pagi pergilah liburan jalan - jalan ke beberapa Negara di Asia, ajaklah istri dan anak - anakmu."
"Baiklah Tuan Godfather, terimakasih banyak atas kebaikan nya juga pengertian nya," kata Jeje.
"Sama - sama Jeje.
Tolong belikan rumah di setiap ibu kota di Asia, rumah di perumahan Elit ya..? Gunakan uang nya presiden Direktur Aini," ujar Panji.
"Baiklah Tuan.
Tetapi... Di setiap ibu kota negara di Asia, keluarga Hong shi sudah memiliki rumah," kata Jeje.
"Belikan saja rumah yang baru, jangan cerewet," ujar Aini,
"Sekalian beli perabotan rumah, kamu bisa memerintahkan meneger - meneger di sana."
"Baiklah presiden Direktur."
"Godfather... Mari kita istirahat di kamar hotel," ajak Aini kemudian mendekati Panji lalu memeluk nya."
***
Malam jam 10, Maya duduk di atas Trotoar depan Hotel Atlanta.
Setelah memencet tombol telepon dan tersambung,
"Assalamualaikum kak..."
"Waalaikumsalam Maya,
Tumben kamu uluk salam dengan lembut. Biasanya langsung ngegas kalau bicara," ujar Panji kemudian pergi duduk di balkon Hotel.
"Iya kak, sekali - kali lembut sama calon suami.
__ADS_1
Kamu itu repot baget sih, kalau bicara lembut kamu bilang tumben, kalau bicara ngegas kamu bilang crewet," kata Maya,
"Kak... Aku kemarin lusa pergi ke rumah kytai Imron, aku mengucapkan dua kalimat syahadat, sekarang aku sudah memeluk agama islam.
Bagaimana menurut mu..?"
"Yaa... Alhamdulillah.
Apa kamu sudah bisa solat..?"
"Ya ini yang akan aku obrolkan sama kakak.
Kak... Bagaimana kalau aku belajar di pondok pesantren nya Kyai irmron..? Boleh gak..?!!
Setelah pulang sekolah, aku langsung ke pesantren untuk belajar ngaji Al qur'an dan belajar solat.
Sehabis Isak aku balik kos - kossan.
Tempat nya gak jauh kok, jalan kaki paling seperempat jam."
"Iya gak apa - apa, biar kamu banyak teman, ada kegiatan dan biar kamu alim," ujar Panji,
"Besok aku suruh Iwan untuk mengantar sepeda motor untuk Tranportasi."
"Baiklah kak. Oh iya... Uang ku habis, kapan kakak transfer," kata Maya.
"Besok biar Iwan yang transfer," jawab Panji.
"Kamu itu apa - apa Iwan Iwan..!
Calon suamiku itu kamu apa Iwan sih.!!" kata Maya.
"Jangan cerewet, besok aku sendiri yang transfer," ujar Panji.
"Ya udah kak, jaga diri baik - baik ya, jaga kesehatan dan jangan lupa makan," kata Maya,
"Satu lagi, jangan selingkuh."
"Iyaaa siap gerak," ujar Panji.
"Lelaki itu...
Walau dia mempunyai istri yang cantik, dia masih ingin merasakan kehangatan tubuh wanita lain.
Ibarat orang makan Nasi ikan telor... Dia juga kepinggin makan ikan daging, kepinggin makan ikan ayam dan lain - lain.
Sensasi rasanya berbeda - beda setiap ikan itu.
Begitu pun rasa tubuh seorang wanita, ibarat wanita itu seperti mobil.
Naik truk sama naik sedan itu beda Naik angkutan umum dengan naik mobil mersi itu juga beda.
Yaa... Beda rasanya, beda nyamannya beda suasana hati nya juga beda suara mesinnya dan beda juga kelembutan tempat duduk nya, sandaran nya dan beda kebanggaan saat menyetir mobil," ujar Mbah Wali Dirjo yang duduk di bawah pohon tak jauh dari Maya.
Mendengar dan melihat Mbah Dirjo... Maya terkejut dan heran.
"Orang perempuan...
Jika mempunyai suami ganteng, itu membuat hati tidak tenang, gelisah resah, dan selalu curiga.
Kadang suami ganteng itu juga bisa sakit hati, karena suami yang ganteng itu, di mana - mana selalu jadi perhatian, jadi rebutan dan jadi kebanggaan para wanita, dan lelaki ganteng itu juga bisa di pamerkan di acara hajatan.
Yang menyakitkan hati itu, suami nya ganteng tetapi punya wanita simpanan, hahahaha..!" ujar Mbah Wali Dirjo.
"Benar juga apa yang di katakan oleh orang gila ini," kata Maya dalam hati.
"Ya jelas benar lah, hahaha," sahut Mbah Wali Dirjo.
"Ternyata orang gila ini mengetahui isi hati ku.
"Mbah... Siapa namanya..?"
"Panggil saja aku Mbah Dirjo.
Makanlah, ini ada bungkusan nasi pecel ikan ayam bakar kesukaan mu, aku baru beli, masih hangat.
ini sebungkus es jeruk kesukaan mu juga.
Ayo makan bareng aku, kamu kan belum makan dari siang tadi."
"Baiklah Mbah, terimakasih banyak," kata Maya,
"Ya Allah... Mbah Dirjo ini tau saja kalau nasi pecel ikan ayam bakar dan es jeruk kesukaan ku."
Sambil makan,
"Kamu siapa namanya..?"
"Nama ku Maya mtbah, aku kos di belakang Hotel Atlanta ini."
Sambil makan Mbah Dirjo terseyum lembut lalu berkata,
"Maya, artinya Khayalan atau angan - angan. Ada tetapi tidak nyata.
Menurut ilmu Tafsir... Kamu orang yang cerewet, tetapi cerdas.
Kamu akan menjadi orang yang pandai mengarang cerita, seperti nulis cerpen, novel.
Dan kamu akan pandai merancang bangunan gedung apa saja."
"Bagaimana Mbah caranya, supaya menjadi wanita yang solehah," tanya Maya.
"Caranya kamu harus punya nama panggilan," ujar Mbah Dirjo.
"Nama panggilan apa ya Mbah..?"
"Mulai saat ini kamu akan aku kasih nama panggilan Fatimah Az zahra. Biar kamu mendapatkan berkah atau barokah nya sebuah nama," ujar Mbah Dirjo,
"Karena nama adalah sebuah doa."
Terimakasih Mbah atas pemberian namanya, bagus sekali nama itu Mbah," kata Maya.
"Itu nama putri junjungan kita Baginda Nabi Muhammad SAW hasil pernikahan istri pertama bernama Khadijah," ujar Mbah Dirjo,
"Lahir di Mekkah Arab Saudi
Wafat di Madina Arab Saudi
Syarifah Fatima bersuamikan Sayyidina Ali bin Abu Thalib.
Syarifah Fatima Az zahra adalah wanita solehah dan sangat alim sekali.
sewaktu masih dalam kandungan... Syarifah Fatimah bisa ngobrol dengan ibunya.
Semoga dengan nama panggilan Fatimah, kamu bisa menjadi wanita solehah dan alim."
"Aamiin, Aamiin Aamiin," sahut Maya.
"Mbah Dirjo...
Khadijah itu istri pertama Nabi Muhammad, lalu... Berapa istri kanjeng Nabi itu," tanya Maya.
"Kanjeng Nabi memiliki istri 13," jawab Mbah Dirjo.
"Apa..! Tiga belassss.!!
Banyak sekali Mbah istrinya kanjeng Nabi."
"Hampir semua istri kanjeng Nabi itu adalah janda.
Jadi sifatnya menolong.
Besok... Jika suami mu punya istri banyak boleh tidak," kata Mbah Dirjo.
"Gak boleh Mbah, karena calon suamiku bukan Nabi," sahut Maya.
"Istri yang benar - benar mencintai suaminya... Dia rela berkorban demi kebahagian suaminya, termasuk mengijinkan suaminya beristri banyak," ujar Mbah Dirjo.
"Aku tidak akan mengijinkan suami ku kelak nikah lagi Mbah," sahut Maya.
"Memang sulit bagi seorang istri mengijinkan suaminya menikah lagi dengan perempuan lain.
Karena... Wanita itu belum mengerti yang Haq.
Dan wanita itu tidak mau cintanya di bagi dua atau tiga.
Karena... Yang sebenarnya wanita itu tidak mau di madu," ujar Mbah Dirjo,
"Tetapi...
Jika wanita itu sudah mengerti dan ada di Makom Mujahadah... Maka, suami ibarat patung tidak ada gunanya.
Itu baru Mujahadah, belum ke Makom Mahabbah.
Fatimah... Setelah solat, jangan lupa membaca wirid Dzikirullah 100x solawat 100x, dan istiqfar 100x ya..?"
"Baiklah Mbah.
Kalau begitu Fatimah mau balik ke kos - kossan, ngantuk Mbah.
Besok sekolah.
Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
__ADS_1