
"Yang benar kamu, apa kamu menikah diam - diam dengan sampah itu ha," teriak Mama aini.
"Mama... Jangan berkata sampah lagi sama Mas Panji.
Iya aku sudah menikah diam - diam sama Mas Panji," jawab Aini.
Mendengar ucapan Aini putri tunggalnya... Mama aini langsung pingsan.
"Gus... Apa benar kamu telah menikah dengan Aini putri ku," tanya Papanya Aini yang duduk tak jauh dari istrinya.
"Benar Pa, aku dan Aini sudah menikah," jawab Panji.
"Baguslah, syukur kalau begitu. Papa juga ingin punya cucu.
Papa khawatir Aini tidak mau Nikah," ujar Pak Hong Shi.
"Papa menyetujui Panji menikah dengan Aini," tanya Panji.
"Yaa Papa setuju saja, dari pada Aini tidak menikah," ujar Pak Hong Shi,
"Dulu waktu marah... Aini bersumpah tidak akan menikah kecuali dengan mu, dan ingin membujang seumur hidup.
Tetapi...
Mama sepertinya tidak setuju dan tidak menyukai ku."
"Ah itu sudah biasa, lama - lama kalau sudah punya cucu kan berubah pikirkan nya," kata Panji.
"Pa... Aini mengikuti agama kepercayaan ku, apa Papa setuju," tanya Aini.
"Masalah agama itu kan masalah hati, Papa sendiri beragama Kong Hu Cu, tetapi di KTP di tulis Kristen. Karena Kong Hu Cu tidak di akui oleh pemerintah Suharto.
Mamanya Aini beragama Kristen, sekarang Aini puteri ku beragama Islam, Hahahaha," ujar Pak Hong Shi,
"Setahun kita sekeluarga merayakan hari raya 3x ya Gus..? He he he."
"Iya Pa," jawab Panji ikut tersenyum.
"Mas... Mari kita makan siang dulu, Papa... Ayo kita makan siang bareng," ujar Aini.
"Baiklah."
Di meja makan tersaji beberapa menu makanan. Ada udang windhu goreng saus tomat, stiek daging babi, ayam opor dan ikan gurami sambel tomat.
"Ayo makan Mas," ujar Aini sambil menuangkan nasi di piring Panji.
Tanpa rasa sungkan... Panji mengambil ikan gurami sambel tomat, kemudian makan dengan ke lima jarinya.
Melihat cara makan Panji dengan kelima jari... Mamanya Aini berkata, "Punya menantu jorok banget, ada garbu sendok masih saja pake tangan, dasar kampungan. Tidak tau malu."
"Mama bicara apa sih," bela Aini,
"Mana nikmat makan ikan bakar sambel pakai sendok..?
"Sudahlah Ma... Mungkin menantu mu belum terbiasa," sahut Pak Hong Shi.
"Itu menantu mu Pa," kata Mama Aini.
Dengan cuek Panji menikmati makan siang dengan lahap tanpa menghiraukan ibu mertuanya.
Selesai makan siang.
"Kring..!"
Hp Panji berbunyi. Setelah tersambung,
"Godfather... Aku dengar kabar katanya kamu di Jakarta.*
"Iya Lady, ini baru datang."
"Apa kamu gak kangen aku," goda Lady.
"Baiklah, habis ini kita ngopi di lobi cafe hotel Shangrila.
Ajak sekretaris Dafa dan sekretaris Iwan dan Youri ya," ujar Panji.
"Baiklah Mas, sekarang juga aku meluncur."
"Baiklah," jawab Panji kemudian mematikan telepon.
"Istriku... Aku mau keluar dulu, kamu istirahat lah," kata Panji.
"Baiklah Mas, jangan malam - malam ya pulangnya," ujar Aini.
"Papa... Ma... Panji keluar dulu."
"Jangan pulang sekalian, aku muak melihat mu," sahut Mama nya Aini.
Hotel sShangrila.
Melihat Panji... Lady langsung mencium tangan Panji kemudian memeluk erat tubuh Panji.
"Selamat sore Godfather," kata anggota The Bluss lalu berjabat tangan.
"Selamat sore juga, bagaimana kabar kalian semua."
"Alhamdulillah baik - baik saja."
"Lady... Tambah cantik saja dirimu," goda Panji,
"Nanti malam temani aku ya."
"Siap Godfather," jawab Lady tersenyum senang.
"Sekretaris Dafa...
Bagaimana keuangan organisasi," tanya Panji.
"Beberapa bulan ini, uang kas organisasi bertambah banyak Tuan.
Beberapa transfer uang masuk dan sumbangan dari para pengusaha di wilayah Timur pulau Bali NTT dan jawa mencapai milyaran," ujar Sekretaris Dafa.
"Bagaimana dengan kesejahteraan anggota," tanya Panji.
"Setiap bulan kami transfer sejumlah uang ke petinggi organisasi dan anggota bawah dengan lebih dari cukup Tuan.
Biaya sekolah pengobatan gratis itu termasuk.
Kami juga telah merencanakan pemberian rumah Ber tahap bagi anggota inti dan petinggi organisasi," ujar sekretaris Dafa.
"Bagaimana dengan Bisnis organisasi kita," tanya Panji.
"Kami telah membuka usaha toko, cafe dan rumah makan.
Tetapi semua ini baru di mulai, masih tahap pembangungan Tuan.
Dan untuk pekerja....Kami akan mempekerjakan anggota kalangan bawah, juga keluarga putra - putri anggota kita.
Biar mayoritas karyawan itu orang kita sendiri," ujar sekretaris Dafa.
"Baiklah, terimakasih atas kerja kerasnya," kata Panji,
"Skretaris Iwan...
Berapa jumlah anggota organisasi The Bluss saat ini..?"
"Anggota inti ada 104 Tuan, anggota biasa di Jakarta mencapai 300 san. Belum yang tak terhitung ada di Bogor, Sukabumi Bandung, Jogjakarta, Solo, Semarang, Surabaya malang, Bali dan NTT," jawab sekretaris Iwan.
"Sekretaris Dafa...
Apa cukup uang kas organisasi buat transfer anggota segitu banyaknya," tanya Panji.
"Yang sudah bekerja tidak kami transfer Tuan, hanya bonus bulanan," ujar sekretaris Dafa.
"Godfather...
Naga Barat telah menjadi ketua di Jawa Barat. Naga Utara menjadi ketua di Jawa Tengah, di jawa Timur Naga Selatan dan di Bali dan NTT di pegang oleh Jessy Naga Timur.
Mereka semua di bawah perintah Lady ketua organisasi The Bluss," ujar sekretaris Iwan.
"Youri...
Bagaimana pekerjaan mu," tanya Panji.
"Lancar saja Bos, hanya saja... Aku butuh markas di Singapura dan Malaysia.
Lengkap dengan komputer mobil dan uang cas mata uang negara domisili," ujar Youri.
"Sudah aku siapkan, nati assisten ku akan menghubungi mu," jawab Panji,
"Karena... Informasi sangat penting sekali. Nyawanya organisasi.
Ada berapa orang mu..?"
"350 Bos."
"Apa..! 350..?
Banyak sekali," terkejut Panji.
"300 orang berada di jawa Bali, NTT dan Sumatra. 50 ada di Jakarta.
Rencananya... Akan aku suruh 50 orang untuk tinggal di Negara - Negara di Asia.
Karena... Ada indikasi perang terbuka antar Mafia Lintas Negara.
__ADS_1
Kalau kita ingin kuat dan menang... Informasi kita harus hebat bos.
Semua operasi yang di jalankan organisasi The Bluss bersumber dari informasi akurat," ujar Youri.
"Sekretaris Iwan... Aku ingin organisasi The Bluss mempunyai yayasan yatim piatu dan fakir miskin.
Dirikan yayasan lalu di depan yayasan di bangun masjid," pesan Panji,
"Datangkan ustadz untuk mengajar Al qur'an dan mengurus masjid.
Kalau bisa... Di kota - kota besar yang banyak anggota The Bluss, tolong dirikan yayasan dan masjid juga."
"Baiklah Godfather, segera akan kami dirikan."
"Sudah jam 9 malam, aku ingin santai di diskotik Rolex," ujar Panji.
Di dalam mobil sekretaris Iwan menelpon, setelah tersambung.
"Naga Barat..!
Ketua sekarang menuju diskotik Rolex.
Tolong kawal ketua secara diam - diam, agar tidak menganggu kesenangan ketua.
Di diskotik Rolex juga ada beberapa petinggi organisasi."
"Baiklah sekretaris, aku dan beberapa orang ku segera meluncur."
Di Dalam Diskotik.
Di pojok ruang VIP, Lady duduk sambil menyandarkan kepalanya di bahu Panji, dan tangannya menggenggam tangan Panji.
Hp Panji menyalah ada pesan SMS masuk, lalu Panji membaca pesan dari Aini,
"Mas... Sudah malam kok belum pulang..? Lagi di mana?"
"Lagi ngaji sayang, kayaknya aku pulang besok," tulis Panji berbohong.
Naga Barat dan anggota inti yang duduk agak jauh, melihat Lady lagi senang bersama seorang pemuda.
"Sekretaris... Siapa pemuda berkaos putih yang duduk di samping ketua," tanya Naga Barat.
"Pemuda itu adalah Godfather, Bos Besar pendiri organisasi The Bluss."
Ternyata masih remaja ya... Baru kali ini aku melihat nya. Sayang tidak jelas wajahnya, karena lampu remang - remang," ujar Naga Barat.
"Walau godfather masih remaja... Tetapi otaknya jenius, pemikirannya dewasa.
Dan Godfather pemberani juga sangat sakti dia kebal senjata apa saja.
Godfather tidak ingin identitasnya di ketahui banyak orang. Makanya banyak anggota tidak tau siapa Godfather dan di mana keberadaan nya," ujar Sekretaris Iwan.
Jam 02 dini hari.
"Lady, mari kita balik, aku ingin istirahat, badanku capek sekali," kata Panji.
"Kita istirahat di rumah ku saja," ujar Lady.
"Baiklah, nanti kamu pijitin ya," goda Panji.
*Iyaaa siap," jawab Lady sambil mengandeng Panji lalu berjalan keluar.
Begitu berada di tempat parkir di samping mobil....Tiba - tiba seorang pemuda memakai topi hitam bersenjata api langsung menembak punggung sekretaris Iwan,
"Dor Dor Dor," sekretaris Iwan merobohkan kan diri pura - pura mati.
kemudian di susul suara letusan dari jarak agak jauh,
"Dor Dor Dor"
Mendengar suara letusan berkali kali... Dengan cepat Panji menarik lengan Lady ke dalam mobil.
Sementara, petinggi Teh Bluss juga berlarian bersembunyi di antar mobil yang terparkir.
"Slup Slup Slup," beberapa kali tembakan anggota The Bluss melesat memecahkan kaca - kaca mobil yang terparkir.
"Lindungi ketua," teriak Naga Barat sambil merangkak mendekati sekretaris Iwan yang tergeletak,
"Sekretaris Iwan... Bertahanlah, aku segera membawamu ke rumah sakit."
"Aku tidak apa apa Jhon, aku pakai baju anti peluru, aku pura - pura mati.
Suruh pasukan inti membawah ketua pergi dari sini," ujar sekretaris Iwan.
"Baiklah,
"Rendy..! Ketua bawah pergi keluar, cepat," kata Naga Barat.
Tiba - tiba sebuah mobil meluncur dengan cepat lalu,
Dengan cepat sekretaris Iwan juga Youri dan beberapa pasukan inti mengejar 4 mobil itu.
Sementara... Naga Barat dan 4 anggota inti mengawal ketua untuk turun ke lantai bawah.
Sementara jasad Rendy di bawah oleh anggota inti lainnya untuk pergi.
4 mobil melesat sangat kencang, begitu pun 3 mobil anggota The Bluss mengejar dengan kecepatan tinggi,
"Slup Slup Slup," beberapa kali tembakan di lepaskan dari samping mobil. Ketika hampir dekat... Beberapa anggota The Bluss melakukan penembakan bersama - sama,
"Slup slup slup," hampir 50 peluru melesat ke arah mobil merah.
Kaca depan belakang pecah.
"Duaaar," mobil merah itu oleng karena panik menabrak trotoar, lalu bergulingan di jalan, kemudian terbakar.
"Asep..! Jangan kejar yang lainnya, di depan adalah kawasan polisi.
Pelankan mobil nya.
Kita putar balik, kita lihat keadaan mereka," ujar Naga Barat.
"Baiklah," ujar sang Driver kemudian membelokkan mobil pelan - pelan.
"Kayaknya mereka mati semua, tubuhnya terbakar.
Mari kita kembali ke markas.
Akan aku telpon yang lainnnya," ujar Naga Barat.
Markas The Bluss Villa Abadi.
Youri memencet Hp, setelah tersambung.
"Han..! Bagaimana kamu itu, sampai kecolongan informasi ha!!
Anggota kita mati lagi malam ini di diskotik Rolex."
"Maaf Bos, ada beberapa komunikasi dan penyadapan mengalami gangguan. Akun kita di retas dari Singapura dan Malaysia.
Saat ini masih dalam perbaikan," ujar Han anak buah Youri.
"Cari tau siapa yang meretas akun kita, nanti pagi harus ada laporan," perintah Youri.
"Baiklah Bos, jam 10 pagi kami akan mengadakan rapat darurat," kata Han.
Di kediaman Lady ketua organisasi The Bluss.
"Naga Barat... Kembalilah ke markas."
"Baiklah Godfather," ujar Naga Barat membungkuk kan badan kemudian pergi.
Setelah mandi dan memakai sarung... Panji merebahkan badannya di karpet ruang tengah sambil menonton Tv.
Setelah mandi Lady mengenakan baju tidur,
"Mas... Gak tidur di kamar?"
"Aku ingin santai merokok sambil nonton Tv," jawab Panji.
"Kalau merokok biar aku buka cendelanya," ujar Lady kemudian membuka cendela,
"Ayo Mas tengkurap, katanya minta pijit tadi?"
"Kamu gak capek," tanya Panji.
"Gak Mas, aku malah senang memijat mu," saambil memijit Lady berkata,
"Mas... Aku kangen sama Bapak Ibu ku di Wonogiri."
"Kalau kangen ya pulang saja besok.
Kamu naik pesawat saja turun Jogjakarta. Suruh Naga Utara menjemput mu," ujar Panji,
"Kamu kan punya banyak anak buah di mana - mana."
"Iya Mas.
Aku ini heran... Kok bisa aku menjadi ketua organisasi The Bluss..?
Beberapa bulan ini selalu berurusan dengan para Mafia.
Padahal tujuan ke jrakarta ini untuk sekolah," Kata Linda alias Lady.
"Itulah nasib, semua kejadian yang di alami manusia adalah takdir Tuhan.
__ADS_1
Manusia hanya bisa menjalani ketentuan yang Tuhan tetapkan atas dirinya," ujar Panji,
"Kalau orang itu ikhlas... Pasti Tuhan akan memberi jalan hidup terbaik.
Dunia ini hanya sandiwara, maka jadilah pemeran terbaik."
"Setelah aku pikir - pikir... Kmu itu bisa di katakan kyai muda di belakang layar, juga Bos Mafia di belakang layar.
Kamu mengendalikan semuanya dari belakang layar," kata Lady,
"Aku bilang kyai muda kamu itu ya tirakat lelaku, ya ngaji, ya solat, mendirikan banyak musollah, sekarang mau mendirikan yayasan dan masjid. Banyak membantu fakir miskin, menyekolahkan anak - anak anggota organisasi.
Tetapi...
Di sisi lain, kamu mengerakkan Mafia untuk membunuh mafia. Menyediakan senjata, tempat tinggal juga mobil dan memberi uang."
"Sudah jangan di pikir, kamu gak bakal tau maksud ku.
Sini tidur di samping ku," ujar Panji kemudian menarik tangan Lady,
"Eman ayu - ayu turu diwian."
***
Jam 10 pagi di Markas informasion.
"Hanri..! Jelaskan pada ku," ucap Youri
"Baiklah Bos.
Beberapa Hecker yang meretas akun kita bermarkas di Malaysia dan Singapura.
Yang di Singapura adalah orang suruhan keluarga Markus yang di ketuai oleh Mikel Asisten keluarga Markus. Mereka ingin mengacaukan sistem keamanan kita, dan ingin balas dendam atas kematian Dea.
Yang di Malaysia adalah kelompok organisasi The Dragon. Mereka memata - matai pergerakan organisasi The Bluss, ingin mengetahui kegiatan kita. Mereka telah mengetahui bahwa Tio di bunuh oleh orang kita," ujar Hanri.
"Selamat pagi bos."
"Selamat pagi juga Si, ada laporan apa," tanya Youri.
"Barusan ada Laporan dari wilayah Timur pulau Bali
Ada pergerakan kelompok Han dan The Tiger ke wilayah Timur Bos.
Mereka merasa terganggu oleh sistem keamanan kita.
Beberapa bisnisnya tidak sehat, akibat kelompok The Bluss telah mengambil alih beberapa sistem keamanan di wilayah Timur, jadi peredaran narkoba kelompok Han mengalami kerugian besar.
Mereka terusik kemudian mengirimkan banyak orang untuk membantai anggota The Bluss yang menghalangi bisnis narkoba mereka," ujar Si.
"Terimakasih atas informasi nya," kata Youri.
"Oh iya Bos, intelijen Negara telah mengirimkan orangnya untuk menyusup ke organisasi The Bluss.
Tetapi kami tidak bisa melacak siapa orangnya," ujar Hanri.
"Baiklah.
Henri..! Temukan alamat markasnya keluarga Markus di Singapura dan markas The Dragon Malaysia.
Aku butuh data yang akurat," perintah Youri.
"Baiklah Bos."
"Bram..! Bawa 4 orang dan pergilah ke Malaysia nanti sore.
Kamu Fii, bawah 4 orang juga pergi ke Singapura.
Nanti sore aku kabari tugas dan keberangkatan," ujar Youri.
"Baiklah Bos."
Di kediaman ketua organisasi The Bluss.
Pagi setelah solat Dhuha... Sambil sarapan Godfather berkata,
"Apa kamu sudah buat janji sama Willy si Naga Utara?"
"Sudah Mas, sekarang dia sudah berada di hotel di Jogja," jawab Lady.
Tak lama kemudian Godfather mengantar Lady pergi ke bandara yang hendak menjenguk orang tuanya di kabupaten Wonogiri.
Setelah itu Godfather pulang menemui Aini istrinya.
Di Denpasar Bali.
"Kring,"
Hp Jessy Naga Timur berbunyi, setelah tersambung.
"Naga Timur..! Aiapkan orang orang mu dan kamu harus hati - hati.
Ada informasi orang - orang Han dan The Tiger telah bergerak ke Bali dan NTT.
Kamu hubungi black informan wilayah Timur."
"Baiklah Tuan Youri, terimakasih atas informasi nya."
Sekretaris iwan yang lagi menikmati sarapan dengan kekasih nya di sebuah cafe, mendengar Hp nya berdering, lalu mengangkatnya,
"Iya Tuan Youri."
"Sekretaris, nanti sore aku mengirim orang ku ke Malaysia dan Singapura. Aku ingin ada orang yang mengurus disana.
Tolong di kondisi kan," ujar Youri.
"Baiklah, Habis ini akan aku hubungi Asisten Godfather, kemarin Godfather bilang... Jeje Asistennya yang mengurus segala keperluan di Luar Negeri," Jawab sekretaris Iwan lalu mematikan telepon.
Di kediaman keluarga Hong Shi.
"Dari mana Mas kok gak pulang semalam," tanya Aini.
"Dari jalan - jalan saja.
Di mana papa sama Mama kok sepi sekali," ujar Panji.
"Ada lagi di kamar."
"Aini... Aku mau pergi ke Bali, aku mau melanjutkan lelaku ku," kata Panji.
"Nati sore ya... Berangkat nya, aku ingin bersama mu dulu," bujuk Aini.
"Baiklah."
***
Jam 7 Malam Di pantai Kuta Bali.
Setelah pesawat lending, Godfather naik taxi dan turun di area Pantai Kuta yang ramai, setelah berjalan beberapa langkah... Panji melihat cafe End Bar DODO, lalu Panji masuk bar dan duduk di pojok kemudian memesan secangkir bir bintang dan sebungkus rokok.
Sambil mendengar kan Musik Blus.
"Tuan... Ini bir dan rokoknya, selamat menikmati," kata pelayan cafe.
"Nona... Ini uang tips untuk mu, aku ingin Request lagu Still God The Blues, Gary More," pinta Panji.
"Baiklah Tuan, akan saya sampaikan kepada pemimpin Band nya."
Tak lama kemudian lagu berjudul Still God The Blues Gary More terdengar.
Sambil menikmati alunan lagu... Godfather menikmati segelas bir bintang dan kepulan asap rokok.
Di saat santai sambil menghayati alunan musik... Datang 6 orang pemuda dan 2 orang setengah tua duduk di kursi samping Godfather.
Setelah memesan bir 8 gelas... Rmbongan orang ini berbincang - bincang santai sambil menikmati kepulan asap rokok.
"Via..! Kapan operasi di jalankan," tanya salah satu teman nya.
"Jam 12 malam kita serbu. Anggota The Bluss ada di beberapa titik menjaga beberapa cafe bar dan diskotik. Ada juga yang menjaga hotel di Sanur," ujar Via,
"Jadi... Kemungkinan kita agak lama di Bali.
Karena organisasi The Bluss, kabarnya memiliki banyak informan dan peralatan canggih. Organisasi The Bluss juga memiliki senjata api yang canggih, senjata api mereka memakai peredam suara.
Jadi... Dengan mudah mereka membunuh lawan tanpa suara dan tanpa mencurigakan.
Lain dengan kelompok kita. Di organisasi The Tiger, senjata kita senjata lama, dan bersuara. Letusan nya keras membuat orang lain dan polisi curiga.
Bos kita juga tidak seberapa memperhatikan senjata juga anggota nya. Informasi saja kita menyewa informan bayaran. Informasi yang kita dapat saat ini saja... Dari orang dalam The Bluss dengan bayaran tinggi."
"Jangan bicara keras - keras, nanti di dengar orang," ujar rombongan lainnya.
"Di sini hanya ada anak cecunguk itu saja, kecil - kecil tau apa dia," ucap Via sambil melihat Godfather.
"Siapa ketua organisasi The Bluss itu," tanya teman Via.
"Namanya Lady, tetapi rupa wajah nya tidak ada yang tau," ujar Via,
"Pengakuan anggota Kaisar yang kita culik... Orang di belakang organisasi The Bluss adalah seseorang mafia bernama Godfather.
Tetapi... Rupa wajah Godfather tidak ada yang tau. Kabar yang beredar... Godfather berada di Eropa."
Sambil mengoyangkan kepala dan menikmati sebatang rokok... Panji alias Godfather mendengar kan semua obrolan anggota The Tiger.
Bahkan Godfather tersenyum geli dirinya di bicarakan oleh anggota The Tiger, padahal dia berada di samping nya lagi duduk menikmati malam.
__ADS_1
Sambil menggeleng kan kepala dan menikmati rokok... Godfather mengirim pesan SMS kepada Youri, yang isi nya ada pengkhianat di devisi informasi dan mengirim pesan SMS ke Jessy si Naga Timur.