
Setelah rapat bulanan... Sore di sebuah cafe hotel di tepi pantai di Sanur, Presiden Direktur Aini duduk santai dengan beberapa direktur juga jajaran staf penting perusahaan Hong Shi Group wilayah timur Indonesia, bahkan direktur hotel yang berada di Mataram NTT turut hadir.
Tak lama kemudian Lady dengan pakaian glamor berjalan menuju cafe di ikuti sekretaris Iwan juga Naga Utara dan Naga Timur.
"Presiden Direktur... Ketua organisasi The Bluss ingin berbicara dengan Anda dan Tuan Godfather," ujar sekretaris Iwan.
"Baiklah, silahkan duduk," ujar Aini.
Ada masalah apa..?"
"Semua sistem keamanan bisnis Hong Shi Group telah kami ambil alih, dan sekarang organisasi The Bluss telah menguasai setidaknya separuh di wilayah timur indonesia.
Aku ingin pejabat tinggi di group Hong Shi bergabung dengan organisasi The Bluss. Maka dari itu... Aku minta izin kepada presiden Direktur.
Dengan pengaruh presiden direktur... Mereka akan mau mengikuti saran presdir."
"Masalah ini... Sebenarnya adalah masalah pribadi, dan tidak di paksakan, tetapi baiklah, demi persaudaraan di masa depan, aku akan bicara kepada mereka," kata Aini.
"Terimakasih presiden direktur,"ujar Lady The Bluss.
"Dengarkan, ada yang harus katakan kepada semua direktur dan staf penting Hong Shi Group di wilayah timur indonesia," ujar Aini,
"Santai saja, nikmati makan dan minum, karena masalah ini di luar perusahaan.
Aku umum kan, ini adalah Lady, ketua organisasi The Bluss yang telah mengambil alih sistem keamanan group Hong Shi di wilayah timur.
Kemungkinan... Sistem keamanan Hong Shi Group di Indonesia dan di wilayah negara di Asia, semua akan di ambil alih oleh organisasi The Bluss.
Saya harap... Semua direktur juga pejabat penting lainnya bergabung dengan organisasi The Bluss, dengan jaminan perlindungan diri juga aset kalian."
Mendengar pengumuman dari presiden direktur... Suasana santai di cafe tepi pantai menjadi riuh.
"Presiden Direktur...
Apakah presiden direktur juga bergabung dengan organisasi The Bluss," tanya salah satu direktur.
"Aku sudah bergabung dengan organisasi The Bluss untuk melindungi semua aset dan bisnis keluarga ku di seluruh Indonesia dan di beberapa kota di wilayah Asia," ujar Aini,
"Jika kalian ingin bergabung... Kalian bisa berhubungan langsung dengan Tuan Iwan sebagai sekretaris Organisasi The Bluss."
Tak lama kemudian, karena pengaruh dari Aini sebagai presiden Direktur... Semua direktur dan petinggi Hong Shi Group bergabung dengan organisasi The Bluss. Dan mereka rela memberi uang iuran perbulan untuk organisasi The Bluss.
Pada awal pertama, organisasi The Bluss telah merengrut para mafia lokal yang tangguh dan kelompok gangster juga preman untuk bergabung, dengan imbalan kesejahteraan hidup yang layak.
Kedua, organisasi The Bluss telah mengajak kalangan bawah rakyat biasa untuk bergabung.
Dan Ketiga... Organisasi The Bluss mengajak kalangan atas untuk bergabung, untuk membantu ke uangan organisasi.
Semua ini adalah atas perintah Godfather yang bermain di belakang layar.
Di Markas organisasi Kaisar,
Sambil mengendong tangan kirinya yang masih di perban... Jefri berkata,
"Bos Rudi... Kita harus balas dendam kepada Naga Barat dan anggota organisasi The Bluss."
"Iya Jef, kita harus balas dendam.
Untung saja bukan lutut ku yang di tembak, peluru nya mengenai betis, jadi aku masih bisa berjalan, walau saat ini aku duduk di kursi roda," ujar Rudi,
"Jefri... Aku mendapat laporan orang kita di wilayah timur pulau brali.
Semua sistem keamanan kita telah di ambil alih oleh organisasi The Bluss. Kelompok kita tidak bisa berbuat apa - apa, melawan pun percuma, karena... Jumlah kelompok The Bluss sangat banyak dan di lengkapi senjata api.
Bagaimana bisa tiba - tiba ada organisasi Mafia The Bluss..? Aneh..!
Senjata Api mereka juga sangat canggih keluaran terbaru dengan menggunakan peredam suara.
Siapa ketua organisasi The Bluss itu..?
Apakah kamu sudah melakukan penyelidikan..?"
"Sudah Bos, sejak pertama kita berada di rumah sakit, aku sudah menyuruh orang kita untuk mencari tau," kata Jefri,
"Hasilnya... Sangat mengejutkan sekali. Organisasi The Bluss di pimpin oleh seorang remaja perempuan yang masih umur 18 tahun bernama Lady. Dia masih duduk di bangku SMA."
"Apa..! alAnak SMA," ujar Bos Rudi terkejut,
"Bagaimana mungkin anak remaja memimpin organisasi sebesar The Bluss. Bagaimana bisa Jhony Naga Barat ketua gembong kartel narkoba menjadi anak buahnya..?
Tidak mungkin kalau tidak ada orang di belakang nya."
"Bos lebih akan terkejut lagi jika mengetahui kenyataan nya.
Sebenarnya Ledy itu adalah Linda, orangnya direktur Wilda," kata Jefri,
"Lady itu hanyalah nama gelar yang di berikan untuk ketua organisasi The Bluss."
"Kurang ajar sekali Wilda itu, makanya Wilda mengijinkan sistem keamanan beralih ke organisasi The Bluss.
Mulai saat ini, kita kibar kan bendera perang terbuka dengan kelompok The Bluss," ujar Rudi.
"Aku punya rencana akan menculik direktur Wilda nanti malam," ujar Jefri.
"Jangan melibatkan Tuan Panji, Dia anak sakti. Nanti bisa - bisa kita akan di bantai karena kita menculik Wilda kekasih gelapnya," ujar Bos Rudi.
"Tenanglah Bos... Akan aku atur semuanya, aku tidak akan menyakiti atau membunuh nya, aku hanya ingin mengorek keterangan darinya," kata Jefri,
"Aku juga akan membunuh Dea yang sekarang terbaring di rumah sakit, dan aku akan meninggal kan jejak petunjuk bahwa pelaku nya adalah kelompok The Bluss.
Dengan fitnah ini... Biarlah keluarga Markus yang di dukung The Dragon berperang dengan kelompok The Bluss."
"Baiklah, kerjakan dengan rapi, yang penting Tuan Panji jangan sampai tau," pesan Bos Rudi.
Di Kediaman Tuan Markus,
"Tuan Markus... Kami telah menemukan informasi yang sangat akurat.
Setelah luka parah dan hampir mati, Linda sembuh secara ajaib.
Setelah di keluarkan dari sekolah, Linda di percaya teman nya untuk menjabat sebagai direktur di salah satu perusahaan.
Linda juga mendirikan organisasi kekeluargaan bernama The Bluss.
Tujuan organisasi ini adalah untuk mengamankan aset dan jaringan bisnis keluarga besar organisasi The Bluss."
"Lalu?" tanya Tuan Markus.
"Yang mengejutkan adalah... Ada beberapa mafia jaringan kartel narkoba dan gengster juga preman ikut bergabung organisasi The Bluss.
Untuk wilayah jawa... Khususnya Jakarta, organisasi The Bluss sangat kuat Tuan, apalagi di dukung oleh perlengkapan senjata terbaru.
Jadi... Ada kemungkinan besar Linda telah menyuruh anggota nya untuk melukai tuan muda Dea.
Setelah menjadi ketua organisasi The Bluss... Linda mendapatkan julukan Lady The Bluss.
Semua anggota memanggil Lady.
__ADS_1
Itulah Tuan, identitas Linda saat ini," ujar Informan Markus.
Di Kamar VIP di rumah sakit di Jakarta,
Kiki tangan kanan Jefri dan beberapa orang masuk ke dalam kamar.
Tanpa banyak bicara, dengan cepat kiki dan kelompok nya menikam 4 anggota The DRAGON hingga terkapar, kemudian Kiki membunuh Dea dengan cara di cekik dan di pukuli dadanya.
Setelah itu kelompok Kaisar pergi keluar kamar dan meninggal kan rumah sakit.
Namun... Sebelum pergi informan anak buah Youri yang selalu mengawasi kamar Dea telah memfoto nya, kemudian melaporkan kejadian itu kepada youri sebagai ketua Devisi informasi organisasi The Bluss.
***
"Kring..!"
Hp Panji berbunyi, setelah tersambung.
"Assalamualaikum Godfather," ucap Youri.
"Waalaikumsalam Youri, ada informasi apa," tanya Panji.
"Malam ini, Dea cucu Tuan Markus barusan mati, pelaku nya adalah kelompok Kaisar.
Kelompok Kaisar telah meninggal kan jejak seakan akan pembunuhan Dea dan anggota The Dragon di rumah sakit pelakunya adalah kelompok The Bluss.
Kita di Fitnah Tuan.
Kelompok Kaisar ingin The Dragon berseteru dengan kelompok kita, karena Kelompok Kaisar sakit hati gara - gara beberapa bisnis keamanan nya kita ambil alih," ujar Youri.
"Kalau begitu kamu hubungi sekretaris Iwan, agar meningkatkan keamanan anggota," pesan Panji.
"Baiklah Godfather."
"Kring..!"
Hp Lady berbunyi.
Dengan rasa ngantuk Lady mengangkat Hp, setelah tersambung,
"Assalamualaikum Lady."
"Waalaikumsalam Godfather...
Mas... Kapan kita bisa jalan - jalan berdua kayak waktu di Wonogiri..?
Aku sangat rindu sekali kepada mu," ujar Lady sambil tiduran di dalam kamar.
"Nanti kalau ada waktu aku hubungi ya... Kita bisa berdua jalan - jalan," ujar Panji,
"Lady... Suasana saat ini sangat keruh, saat ini juga kamu pergilah ke Markas. Sepertinya akan terjadi sesuatu di rumah mu.
Dea teman mu barusan mati di bunuh oleh kelompok Kaisar, tetapi dia meninggalkan jejak bahwa pelaku nya adalah kelompok The Bluss.
Perintahkan sekretaris Iwan untuk meningkatkan keamanan."
"Baiklah Godfather."
Tak lama kemudian petinggi organisasi The Bluss berkumpul di Markas Villa Abadi Meyusun rencana sambil menunggu perkembangan.
Pagi di pemakaman umum khusus orang - orang kaya,
Mobil - mobil mewah berjejer terparkir di halaman makam.
keluarga besar konglomerat Markus dan juga beberapa petinggi organisasi The Dragon Indonesia menghadiri pemakaman Dea pewaris penerus kerajaan bisnis keluarga Markus.
Di halaman parkir makam, Tuan Markus berkata kepada asistennya dan Tio,
"Mikel..! Kamu tau, apa yang harus kamu perbuat..!"
"Mengerti Tuan," jawab Mikel.
"Tio...!
Balaskan dendam untuk almarhum Tuan muda Dea," ujar Tuan Markus kemudian masuk kedalam mobil.
"Baiklah Tuan," kata Tio sambil membungkukkan badan.
Di villa Bukit mas kediaman Lady,
dua mobil terpakir di pintu keluar perumahan... Sementara 4 mobil melaju pelan melintasi kediaman Lady.
"Bos... Rumah kediaman ketua The Bluss sangat sepi, hanya ada 4 orang penjaga," ujar anak buahnya Tio.
"Sergab mereka, dan periksa isi rumah nya, kalau melawan, habisi saja," perintah Tio kemudian melajukan mobilnya agak jauh.
4 orang anggota The Dragon berdiri di depan pintu gerbang yang tertutup, setelah mengedor pintu... Dua penjaga rumah Lady medekati pintu gerbang,
"Mencari siapa kalian..!!! Tidak sopan sekali mengedor pintu gerbang."
"Apakah Lady ketua kalian ada di rumah," tanya anak buah Tio.
"Ketua kami sedang berada di sirngapura.
Tinggalkan pesan nanti akan sampaikan," ujar penjaga rumah Lady.
Tanpa banyak bicara... Dari luar pagar yang terkunci salah satu anggota The Dragon menembak penjaga pintu,
"Dor dor dor..!" beberapa peluru mengenai besi pagar, dan satu peluru menembus dada penjaga.
Karena memakai rompi anti peluru... Penjaga itu lari dan melompat untuk berlindung.
Mendengar tembakan dari luar pagar... Beberapa penjaga rumah dengan cepat membalas tembakan kelompok The Dragon,
"Slup slup slup
Dor dor dor!"
Beberapa kelompok The Dragon roboh tertembus peluru, tak lama kemudian... Ke 4 anggota The Bluss tewas tertembus peluru dan bersimbah darah.
Setelah mengeledah isi rumah dan tidak menemukan siapa pun... Dengan marah salah satu orang The Dragon menyiram bensin yang di siapkannya ke ruang kamar dan ruang tamu, lalu membakar mereka.
Setelah mengambil senjata api milik 4 penjaga... Kelompok The Dragon pergi meninggal perumahan Villa Bukit Mas.
Tak lama kemudian beberapa polisi datang dan melakukan identifikasi dan olah kejadian perkara.
"Perwira Tony..!
Ada 4 mayat di dalam pagar dan 6 mayat di luar pagar.
Hanya ada satu senjata yang tertinggal di TKP.
Apakah kamu mengenal siapa pelaku penyerangan penjaga rumah ini," tanya kepala kepolisian setempat.
Di Jakarta ini ada 4 kelompok Mafia yang besar dan terkenal sadis dan kejam.
Kalau melihat gaya serangan model seperti ini... Pelaku nya adalah organisasi Mafia The Dragon.
__ADS_1
Tetapi mengapa mereka menyerang para penjaga dan membakar rumah," ujar Perwira Tony.
"Ketua..!
Rumah ini di sewa atas nama Pak Mantri, tetapi bukan Pak Mantri yang menghuni rumah ini.
Pak Mantri hanya di pakai atas nama saja.
Setelah kami interogasi... Pak Mantri tidak kenal dengan si penyewa, karena Pak Mantri hanya menerima imbalan uang dalam urusan bisnis saja.
Di dalam dompet 4 mayat itu ada kartu anggota yang terbuat persis seperti ATM berwarna Hijau muda. Hanya bertuliskan Nama anggota dan No urut anggota, berlebel kan Organisasi The Blus," ujar Aiptu Wina intel polisi.
"Organisasi The Bluss..?
Mengapa aku baru dengar nama organisasi ini..!
Sepertinya organisasi The Bluss ini adalah pendatang baru di Jakarta.
Jadi kesimpulan nya... Kelompok The Dragon berperang dengan kelompok The Bluss komandan," ujar Perwira Tony.
"Kalau begitu kita tangkap beberapa anggota The Dragon, kita mintai keterangan," perintah kepala Kepolisian.
Di kantor ruang bawah tanah markas informasion milik The Bluss,
"Tuan Youri..!
Ini beberapa foto penyerangan kelompok The Dragon di kediaman ketua.
Ini aku jepret dari depan rumah yang aku sewa beberapa bulan yang lalu.
*Sejak bergabung dengan organisasi The Bluss... Youri menjabat sebagai ketua Devisi informasi. Dengan dana operasional yang besar... Youri mengajak teman - temannya untuk bergabung ke organisasi The Bluss dan bekerja sebagai pencari informasi. Dalam beberapa bulan... Youri telah memiliki anak buah sebagai informasi kurang lebih 50 orang di Jakarta, dan 300 orang tersebar di jawa Bali dan Mataram. Pada saat bergabung dengan organisasi The Bluss... Kehidupan ekonomi anak buah Youri sangat mapan dan tercukupi. Makanya banyak anggota organisasi The Bluss sangat setia dan senang
Lain hal nya dengan organisasi Kaisar, The Dragon dan The Tiger.
Hanya ketua dan para petinggi organisasi saja yang kaya, hidup enak bergelimang harta dan uang.
Sementara... Anak buahnya banyak yang miskin dan susah, hanya di manfaatkan oleh ketua nya.
Bahkan untuk mendanai informasi saja... Masih kacau.
Perbedaan inilah yang membuat organisasi The Bluss lebih unggul.
"Kring..!"
"Hp Mikel berbunyi, setelah tersambung.
Siapa..?"
"Aku sekretaris Organisasi The Bluss."
"Ada perlu apa kamu menghubungi ku, apa kamu cari mati," ujar Mikel santai.
"Dalam permainan catur... Pion dan prajurit saling serang dan membunuh, itu hal yang lumrah. Sementara raja selalu di lindungi oleh panglima nya hingga titik penghabisan.
Siapa yang memiliki strategi dan pertahanan yang baik... Dialah pemenang nya.
Begitu pun dengan kita berdua.
Ada aturan dalam permainan ini yang tidak boleh di langgar.
Nanti jam 1 siang aku aku tunggu di cafe cendana," ujar sekretaris itwan kemudian mematikan telepon.
Di Cafe Cendana,
4 orang duduk saling berhadapan, mereka santai sambil menikmati secangkir kopi dan kepulan asap rokok.
"Mikel... Mengapa orang - orang mu menyerang dan membantai anggota ku," tanya sekretaris Iwan.
Dengan santai Mikel menjawab,
"Ini selembar kertas betulis organisasi The Bluss penuh darah.
Orang - orang mu telah menyerang anggota The Dragon dan membunuh Tuan muda Dea."
"Apakah kertas bertuliskan itu bisa menjadi bukti kuat untuk membatai anggota ku," tanya Iwan.
"Diam kamu..!
Jelas - jelas pelakunya adalah organisasi The Bluss," ujar Tio sambil mengeluarkan senjata api.
"Kamu juga diam," sahut Naga Barat yang juga mengeluarkan senjata api.
"Simpanlah senjata kalian, ini tempat umum. Jangan memancing polisi untuk datang," ujar Iwan,
"Mikel..!
Lihatlah foto ini, berikan kepada bos mu Tuan markus."
"Ketua..!
Lihatlah foto - foto ini, apakah kamu mengenalnya," ujar Mikel.
Setelah mengamati lembaran foto dengan teliti... Tio ketua organisasi The Dragon indonesia berkata,
"Bukan kah ini kelompok organisasi Kaisar..?!!
Aku mengenal salah satu dari mereka, dia adalah Daf orang kepercayaan Jefri.
Berarti kita telah di fitnah.
Kita di adu domba sama Jefri, agar kita berperang dengan kelompok The Bluss."
"Ya, benar. Pelaku pembunuhan itu adalah anak buah Jefri, bukan kami.
Karena kalian sudah membantai anggota ku, dan membakar rumah kediaman ketua The Bluss, itu berarti kalian telah mengibarkan bendera perang. Maka bersiap - siaplah untuk kematian kalian.
Nyawa di balas dengan Nyawa.
Ketua organisasi The Bluss telah menyatakan perang terbuka terhadap keluarga Markus dan organisasi The Dragon," ujar sekretaris Iwan kemudian berdiri sambil tersenyum lalu pergi meninggal kafe.
Siang itu... Setelah meresmikan PT Kontraktor Indonesia yang baru di dirikan... Wilda presiden direktur Jialing Grup hendak menuju ke sebuah Moll.
Ketika mobil melaju pelan di lantai tiga... Tiba - tiba sebuah mobil berwarna biru ngerem mendadak memotong laju mobil Wilda.
Sopir yang terkejut tidak sengaja menabrak mobil biru lalu terhenti.
Kemudian datang mobil merah berhenti di samping mobil Wilda, lalu 4 orang bersenjata api keluar dari mobil mendekati mobil Wilda.
Dari dalam mobil Wilda... Seorang pemuda langsung melepaskan tembakan ke arah lawan,
"Slup Slup Slup," tiga orang terkapar tertembus peluru.
Kemudian terdengar tembakan dari luar di arahkan ke jok belakang mobil Wilda.
Tiba - tiba dari arah depan datang sebuah mobil anggota The Bluss langsung melepaskan beberapa kali tembakan.
Tanpa di sadari anggota The Bluss... Anggota KAISAR berdatangan dan menembaki anggota The Bluss yang kalah jumlah.
__ADS_1
Tak lama setelah terdengar suara desingan peluru... Wilda di bawa kabur dengan mobil merah milik kelompok KAISAR.