Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain

Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain
Jack dan Frey #2


__ADS_3

Jack mengambil kembali belati yang dia lemparkan kepada monster yang telah dia bunuh.


Ini dia lakukan agar menghemat biaya pengeluaran belati yang dia miliki.


Tidak ada yang tahu berapa jumlah belati yang dia punya namun dapat dipastikan hanya dia dan tuhan yang tahu jumlahnya.


Frey bersandar di pohon menunggu Jack untuk mengambil semua belatinya.


Frey sekilas terlihat sedang bersantai namun kenyataannya tidak sama sekali.


Dia sedang memperhatikan daerah sekitar untuk berjaga-jaga jika ada monster yang datang.


Semua orang di desa pembunuh dilatih untuk tidak lengah ketika sedang misi.


"Aku sudah selesai"


Suara Jack menyadarkan Frey yang sedang memperhatikan daerah sekitar.


Frey bangkit dari tempatnya dan berjalan mendekati Jack.


"Jadi kemana kita harus pergi ?"


"Tentunya bertemu dengan dalang semua ini"


Frey melihat kearah mata Jack yang sedang menyala di balik topengnya.


"Entah kenapa setiap kali aku melihatmu terlihat keren menggunakan topeng"


"Oh akhirnya kau tertarik.. aku mempunyai banyak topeng yang bisa kau pilih"


Jack dengan antusias menunjukkan topeng yang dia miliki dari kantong penyimpanannya.


Frey hanya tersenyum kecut melihat berapa banyak topeng yang dia keluarkan.


"Maaf.. aku masih suka dengan wajah tampanku"


"Sayang sekali.. aku pikir kita akan menjadi duo topeng sesekali"


...


...


...


Ular yang kabur tersebut mendatangi suatu tempat yang jauh dan tersembunyi dari permukaan tanah.


Tempat ini adalah dungeon bawah tanah yang disembunyikan oleh semak-semak dan rerumputan.


Mata orang normal tidak akan menyadari kamuflase dari dungeon ini.


"Sshh.."


Ular itu berdesit dengan keras hingga membuat orang yang ada di sana terkejut.


Orang itu adalah lelaki yang terlihat lemah lembut seakan tidak terlihat kuat sama sekali.


Di sisinya juga ada seorang perempuan cantik dengan rambut putih yang panjang.


Lelaki itu mendengar suara ular itu seakan mengerti bahasanya.


"Sepertinya kita ketahuan" Lelaki itu dengan lemah berbicara kepada gadis cantik itu.


"Leon kau harus pergi dan biarkan aku yang akan menahan mereka"


"Aku tidak bisa melakukan itu kepadamu, Serlia"


Leon menatap kearahnya dengan marah.


Namun kemarahannya hanya sebentar dan dia langsung menunjukkan senyum lembutnya.


"Kita masih bisa kabur bersama kau tahu"

__ADS_1


"Sayangnya kalian tidak bisa melakukan itu!"


Suara itu datang dari atas dungeon yang dimana Jack langsung masuk ke dalam dungeon persembunyian mereka dengan mudah.


Frey juga ikut turun di belakang Jack dengan santai..


"Bagaimana bisa ?" Ucap Leon dengan kaget.


Dia cukup percaya diri dengan tempat persembunyiannya namun siapa sangka musuh dapat menemukannya dengan waktu yang singkat.


"Itu mudah.. jejak darah dari ular berceceran dan dengan mataku semua menjadi mudah" Balas Jack dengan tersenyum dari balik topengnya.


Serlia dan Leon mundur ke belakang dengan cepat dan seketika sepuluh monster tikus tanah dengan kulit trenggiling dan cakar yang begitu besar muncul dari tanah.


Leon dan Jack langsung melangkah maju dan tidak membiarkan mereka kabur dengan mudah.


"Sang ilahi berikan kekuatan pada hamba yang lemah ini kekuatan dan kelincahan [Agility and Strength]"


Frey sudah merapal sihir supportnya dengan cepat membuat dirinya dan Jack mengalami peningkatan dalam segi kekuatan dan kelincahan.


Jack dengan cepat melempar banyak belati kepada mereka yang dimana semua belati tersebut telah menancap di mata mereka.


Jack langsung datang mengiris musuh yang ada di depannya dengan menghindari cakar yang datang.


Walaupun dungeon ini begitu gelap namun dengan mata yang dimiliki Jack dia dapat melihat semuanya seperti siang hari.


Namun kekuatan ini tidak dapat dia pertahankan cukup lama karena kekuatan matanya akan melemah karena kelelahan.


"Dewa cahaya tolong berikan cahaya untuk menerangkan hamba yang tersesat ini.. Light"


Cahaya terang muncul dari tubuh Frey yang dimana membuat dia dapat melihat daerah sekitar.


Dengan ini dia juga dapat membantu Jack yang telah maju di depan.


Frey mengambil langkah cepat dengan meluncurkan badannya ke depan dan langsung mengiris pergelangan tangan monster yang hendak menyerang Jack dari belakang.


Jack dapat dengan tenang menyerahkan bagian punggungnya kepada Frey.


Karena duo ini sudah terbiasa untuk saling melindungi satu sama lain.


Semua monster telah musnah dan hanya menyisakan dua orang yang berdiri dengan takut melihat betapa cepatnya mereka mengalahkan semua monster.


Jack memberikan tatapannya kepada mereka dengan tajam dari balik topengnya.


Rasa takut datang kepada mereka.


Melarikan diri sudah mustahil karena dungeon ini tidaklah besar untuk mereka kabur.


"Leon larilah!"


"Serlia apa yang kau lakukan"


Serlia berdiri di depan Jack dengan merentangkan tangannya.


"Dengan kekuatan dewa ilusi tolong pinjamkan kekuatanmu.. [Fog]"


Dia merapalkan mantra ilusi untuk membuat seisi ruangan berkabut untuk membuat jalan perlarian.


Namun ini usaha yang tidak berguna.


Jack dapat melihat mereka dengan jelas.


Dia bergerak dengan cepat menangkap


mereka berdua dan memegangi leher mereka dengan erat.


"MARI KITA BICARAKAN APA YANG HARUS AKU LAKUKAN DENGAN KALIAN"


Jack sangat marah saat ini.


Dia masih teringat bagaimana desa mereka dihancurkan dengan mudah oleh jumlah monster yang begitu banyak.

__ADS_1


Membiarkan tetua yang baik kepada mereka mati mengorbankan diri untuk mengulur waktu agar mereka dapat kabur.


Mengingat itu membuat dirinya menjadi kesal.


Rona wajah dari keduanya perlahan berubah menjadi pucat akibat kerasnya Jack mencengkeram leher mereka.


"Jack!" Ucap Frey untuk menyadarkan Jack.


Jack langsung melepaskan mereka berdua.


Mereka terjatuh ke tanah dengan berat hingga membuat bunyi keras di lantai.


Mereka berdua batuk untuk mencari udara di paru-paru mereka yang kosong.


"Aku yang membuat dirinya untuk menyerang manusia"


Serlia bersuara dengan cepat agar Leon terhindar dari masalah yang dia sebabkan.


"Tidak itu salahku!" Ucap Leon menyangkal perkataan Serlia.


Namun itu malah membuat Jack kesal dengan mereka berdua seakan pasangan bodoh yang merebutkan makanan terakhir.


"Diam atau aku akan membunuh kalian berdua!"


Jack melihat kearah Serlia dengan wajah yang marah.


"Bisa kau jelaskan.. gadis setengah iblis dan manusia"


Serlia terkejut melihat Jack yang dapat membuka penyamaran dirinya yang saat ini terlihat seperti manusia pada umumnya.


Jack memiliki mata yang dapat melihat segala sesuatu dengan detail hingga dia dapat melihat perbedaan kulit yang menutupi wajah orang itu.


Serlia akhirnya memutuskan untuk menceritakan semua yang dia tahu.


"Raja iblis telah bangkit dan dia memiliki seseorang yang kuat di sisinya"


"Mereka juga sudah bersiap untuk menyerbu manusia melalui portal yang ada di celah hutan berkabut"


"Selain itu mereka juga telah bersiap untuk melakukan pelayaran besar mengelilingi lautan menuju sisi lain dari daratan benua manusia"


Jack mengerutkan dahinya dengan banyak hingga topeng yang dia pakai sedikit tergeser dari wajahnya.


Mendengar cerita Serlia membuat dia takut apa yang akan terjadi pada umat manusia namun dia masih punya satu pertanyaan lain.


"Kau berada di pihak mana ?"


Bersambung...


Ini sekilas gambaran tentang dunia mereka.


Ada gambar peta sebelumnya yang aku tunjukkan kepada kalian lupakan saja.


Itu tidak jelas jadi ini yang lebih jelas.



Miringkan hp kalian dan lihat..


Warna merah itu adalah Benua Iblis


Warna hijau adalah Benua Manusia


Warna Kuning adalah Benua Demi Human


Lalu ada yang berwarna kuning di ujung Benua Demi Human itu adalah hutan berkabut.. alasan kenapa iblis tidak bisa mendarat di benua itu karena kabut tersebut.


Lalu ada yang berwarna biru tua itu adalah lautan yang berisi monster laut yang berbahaya membuat berlayar menjadi berbahaya.


Namun tempat dunia ini bulat layaknya bumi jadi istilah berlayar dari sisi lautan lain itu berarti mengelilingi daerah lautan yang berbahaya yang dimana itu menjadi perjalanan jauh dan lama..


Moga aja ini tidak membingungkan tentang topografi tempat mereka..

__ADS_1


Itu saja..


Jangan lupa like ya ;)


__ADS_2