
Malam Hari..
"Ingat Kina ini adalah misi yang sangat penting" Ucap Lisa dengan pelan.
"Aku tidak akan mengacau kali ini" Jawabnya dengan tegas.
Kina dan Lisa menggunakan skill Assassin yaitu [Stealth] yang dimana itu akan menghilangkan hawa keberadaan mereka.
Mereka saat ini berada di dalam istana..
Mereka berhasil menyusup dengan baik melewati banyaknya penjaga istana..
Mereka cuma memiliki satu misi..
"Ini tempatnya" Ucap Lisa dengan suara rendah.
Mereka melihat sebuah pintu kamar dengan corak emas. Mereka membukanya secara perlahan dan suara pintu tersebut langsung mengaktifkan pertahanan otomatis yang dibuat oleh sihir.
Sebuah jebakan mekanis sihir air yang sudah disiapkan di atas pintu tersebut langsung jatuh tepat di kedua kepala Lisa dan Kina.
Suara tersebut langsung membangunkan Yuina yang merupakan gadis cantik yang menjadi target mereka.
Yuina memiliki rambut berwarna silver yang begitu indah terkulai panjang hingga ke pinggang walaupun rambutnya masih terlihat berantakan karena dia baru selesai bangun dari tidurnya namun tidak sedikitpun menghilangkan keindahannya.
Matanya yang berwarna biru memancarkan sebuah cahaya yang sangat indah seperti warna biru langit yang terang.
"Tidak bisakah kalian masuk ke dalam dengan normal" Ucap Yuina sambil mengucek matanya yang masih setengah tidur.
"Air apa ini sangat bau" Ucap Kina dengan menutup hidung.
"Kyaa!! kami sudah tidak mandi beberapa hari dan Tuan putri begitu tega menjebak kami seperti ini" Kata Lisa dengan wajah ingin menangis.
"Siapa suruh kalian menggunakan Stealth untuk masuk"
"Cih padahal kami cuma ingin mengejutkanmu" Balas Kina dengan tidak senang.
"Kalau begitu tidak usah berbasa basi cepat kalian mandi dan laporkan informasi apa yang kalian dapatkan"
Setelah itu Lisa dan Kina langsung melakukan apa yang diperintahkan. Lagipula mereka memang belum mandi dalam beberapa hari ini.
"Fiuh segar" Ucap Kina dengan gembira.
"Lalu apa informasi yang kalian dapatkan"
"Langsung ke inti nya.. Tidak bisakah kita bicara santai karena kita sudah tidak bertemu hampir sebulan" Jawab Kina dengan kesal.
Yuina sudah mengenal mereka berdua sejak kecil karena mereka berdua merupakan pelayan yang sudah menemaninya untuk waktu yang lama. Walaupun hubungan mereka seperti seorang pelayan dan tuan namun Yuina menganggap keduanya seperti keluarga.
"Aku senang kalian baik baik saja" Ucap Yuina dengan tersenyum lembut kepada mereka berdua.
Mereka berdua akhirnya melepaskan beban yang ada selama ini setelah itu mereka langsung memeluk Yuina.
""Tuan Putri""
Mereka menangis dengan terharu saat memeluk Yuina. Karena selama ini mereka sudah sangat tersiksa meninggalkan sisi Yuina beberapa waktu ini.
Yuina cuma bisa menepuk kepala mereka berdua.
Saat mereka sudah tenang lalu mereka membicarakan informasi yang mereka dapat.
"Sepertinya kerajaan Gainiver dan kerajaan Maister memiliki konflik antar keduanya tidak lama lagi akan terjadi perperangan melihat bagaimana kerajaan Gainiver mengambil wilayah mereka secara perlahan.. namun di permukaan mereka masih begitu tenang"
"Namun sepertinya mereka tidak menggelar perang dalam waktu dekat melihat bagaimana sulitnya medan pertempuran dan pertahanan dari masing masing kerajaan"
"Kemungkinan perang akan terjadi saat semua pimpinan kerajaan muncul saat Turnamen Pertarungan antara kerajaan yang akan diadakan 6 bulan dari sekarang"
"Menurut pandangan kami sepertinya mereka mengincar kesempatan ini untuk mengambil nyawa Raja masing masing kerajaan dan tidak terkecuali juga Raja Huinester"
"Jika hal ini terjadi maka konflik perang akan meluas dan ini juga akan berdampak kepada Kerajaan Huinester"
__ADS_1
Yuina berpikir begitu keras karena peperangan ini akan menjadi sebuah kerugian yang akan berdampak pada kerajaan Huinester baik secara perdagangan maupun politik.
Yuina mengerti bahwa manusia selalu serakah akan apa yang dimiliki oleh orang lain dan selalu menginginkan yang lebih.
Itulah mengapa manusia tidak akan bisa berhenti untuk melakukan apa saja demi kekayaan bahkan dengan cara perang sekalipun.
Bagaimana caranya menghentikan perperangan ini..
Mengirim utusan untuk menjalin kerja sama dan melakukan perdamaian.. Tidak mungkin akan diterima secara normal..
Tunggu bagaimana jika kita melakukan sesuatu dalam pertandingan dimana kita akan melakukan penjagaan yang ketat saat Turnamen.
Lagipula Turnamen yang akan datang diadakan di kerajaan Huinester dengan begitu kita dapat mengontrol keamanaan dari dalam dan luar dengan ketat.
Kita harus menemukan banyak orang dengan kekuatan yang sangat cocok untuk melakukan pekerjaan ini.
Dan itu akan dalam skala besar.
...
Yuina saat ini masih berumur 17 tahun dan dalam beberapa bulan akan memasuki umur 18 tahun.. Namun dia sudah menanggung beban keluarganya yang sangat berat.
Walaupun ayahnya merupakan raja di kota ini dia tidak dapat mengharapkan terlalu banyak dengan ayahnya karena ayah sudah lama sakit dan masih terbaring lemah di kamar.
Ibunya sudah lama meninggal saat dia kecil jadi tidak terlalu banyak kenangannya yang dia dapatkan dengan ibunya.
"Untuk sekarang aku akan mengabari paman untuk ini"
Yuina langsung mengambil sebuah pena dan menulis informasi yang dia dapatkan kepada Raja Huinester.
Raja Huinester merupakan pamannya jadi dia pasti akan percaya informasi yang dia berikan.
"Saat perjalanan kesini kami bertemu orang yang aneh dan idiot" Ucap Kina saat memecahkan keheningan.
"Tunggu menyebut mereka aneh dan idiot agak keterlaluan.. mereka sepertinya bukan dari dunia ini" Sambung Lisa menjelaskan.
"Kami tidak berbohong coba lihat bungkus ini" Kata Kina sambil mengambil sebuah bungkus snack singkong yang dia ambil dari Rian.
"Ini apa ?"
"Kami juga tidak tahu tapi, tempat ini mereka gunakan untuk menyimpan makanan mereka"
Bungkus ini sedikit aneh karena memiliki sebuah tulisan yang bukan berasal dari dunia ini dan juga bungkus ini lebih baik dari sebuah bungkus yang dibuat dari daun yang digunakan untuk menyimpan makanan.
"Aku sedikit penasaran dengan mereka sekarang"
"Mereka mungkin memiliki kekuatan untuk membantu kita" Balas Lisa.
Yuina mengangguk dengan dalam.. karena dia tahu bahwa seseorang yang berasal dari dunia lain merupakan utusan dewa untuk menyelamatkan dunia ini seperti buku dongeng yang sering dia baca. Namun dia tidak bisa berharap terlalu banyak pada cerita dongeng zaman dulu.
(Untuk sekarang aku harus beristirahat karena besok aku ingin bertemu dengan mereka yang berasal dari dunia lain.. seperti apa mereka ya ?)
.......
....
..
Sementara itu..
*Acho..
Aku bersin.. apakah ada orang yang membicarakanku ?..
Tunggu kenapa udaranya sedikit dingin..
Saat aku mencoba meraih selimut namun disana tidak apa apa..
Aku melihat selimutku sudah diambil mereka berdua.
__ADS_1
Aku langsung mengambil selimutku dari mereka dengan paksa..
Rian dan Iwan menjadi menggigil kedinginan..
Padahal mereka sudah memiliki dua selimut yang mereka gunakan dan itu masih belum cukup untuk mereka..
Sialan tidur bersama mereka berdua bikinku emosi..
Apakah aku akan terus emosi setiap saat aku tidur dengan mereka..
Setelah itu aku menutupi diriku dengan selimut namun.. sebuah tangan merayap mengambil selimut..
"Oi....."
Setelah itu aku menjauh dari mereka sedikit karena tempat kami menginap merupakan satu kamar dengan satu kasur..
Sialan kenapa juga disaat itu aku setuju untuk satu kamar dengan mereka...
Aku menghela napasku dengan panjang dan mencoba untuk tidur..
"zzzz"
"zzzz"
Sialan suara mereka mendengkur membuatku tidak bisa tidur.
.......
....
..
Bersambung...
Ruang curhat pemain..
"..."
"..."
"Kenapa kalian diam menatapku" [Rei]
"Aku sedikit penasaran.. sebenarnya siapa tokoh utama dalam novel ini" [Rian]
"Ya aku juga ingin tahu" [Iwan]
"Hei kenapa kalian bertanya denganku" [Rei]
"Bukankah aku menarik dan lucu kenapa tidak aku saja yang jadi tokoh utama" [Rian]
"Hei aku juga menarik dan selalu cool" [Iwan]
"Dimanakah kepercayaan diri kalian tersebut datang ? -_-" [Rei]
"Mari kita main hompimpa dan kita putuskan siapa yang akan jadi tokoh utama" [Rian]
Lalu mereka melakukan hompimpa dan pemenangnya ada Rei..
Suasana menjadi suram..
Begitulah yang terjadi.. Ini bukan keputusanku :v [Author]
...
Note Author : Btw apakah aku perlu untuk menjelaskan beberapa hal elemen rpg dalam novel ini..
Namun jika kalian sudah pernah baca novel isekai pasti familiar dengan ini jadi mungkin tidak usah ya :v..
gw mager masalahnya :v
__ADS_1