Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain

Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain
Selamat Tinggal..


__ADS_3

Seseorang dengan santai berdiri di balkon istananya menatap lurus kearah bawahnya yang terlihat banyak sekali pasukan yang memiliki persenjataan lengkap untuk pertempuran.


Mereka yang berdiri di sana bukanlah manusia melainkan iblis yang telah bersiap untuk menyerang wilayah manusia.


Seorang pemuda dengan santai memegang secangkir minuman di lengannya dan memainkan sebentar sambil tersenyum.


"Permainan apa yang akan menghiburku kali ini"


Dia berkata seperti itu seraya menumpahkan isi gelasnya ke lantai.


"Aku tidak sabar"


Dia membuang gelas tersebut dan berbalik ke belakang dimana semua petinggi menunduk memberikan hormatnya.


Dia hanyalah manusia namun kenapa para iblis menunduk kearahnya begitu hormat.


Pakaian dari pemuda ini kenakan adalah pakaian khas cina tradisional, Rambutnya panjang hingga ke pinggangnya, matanya sipit dan wajahnya tampan putih bersih berkilau.


"Tuan.. beberapa pil yang diberikan tuan ada yang tidak dapat menerimanya"


"Hmm.. mungkin karena kalian memiliki kekuatan dan kemampuan yang berbeda maka terjadinya penolakan.. dunia lain ini sungguh menarik"


"Lalu.. orang yang mati setelah mengkonsumsi pil tuan.. mereka semua--"


"Oh itukah.."


Belum sempat iblis tersebut menyampaikan laporannya. Dia sudah tertawa sembari menyipitkan matanya dengan tajam.


"Itu adalah hal yang menarik aku tambahkan"


...


...


...


...


...


Sebuah ledakan besar terdengar begitu keras hingga hempasan anginnya membawa seluruh pepohonan yang ada di sekitar.


Gelombang ledakan tersebut membuat tanah bergetar dengan hebat hingga sampai pada kerajaan yang jauh.


[Kerajaan Gainiver]


"Apa yang terjadi.."


Raja yang sedang berada dalam sebuah gereja berdoa tiba-tiba merasakan getaran yang sangat kuat.


Seluruh orang yang ada di kerajaan tersebut terkena imbas dari getaran tersebut.


Mereka sangat panik hingga mengira bahwa ini adalah hukuman tuhan mereka.


[Kerajaan Maister]


"Getaran apa ini.. entah kenapa getarannya sangat nyaman hingga punggungku yang sakit menghilang" Ucap Raja tersebut sembari tertawa ketika dia berbaring di kasur empuknya dengan beberapa wanita cantik di sebelahnya.


Raja ini sangatlah menyukai gadis cantik hingga apa yang terjadi dia tidak peduli selama banyak gadis di dekatnya.


Rakyatnya juga tidak terlalu takut akan hal ini dan merasa bahwa ini bukanlah hal aneh jika kerajaan mereka bergetar.


Karena kehidupan mereka semua cukup keras untuk bertahan hidup di kerajaan ini hingga orang yang tinggal di sini percaya diri akan kekuatan mereka.


[Kerajaan Huinester]


Seorang raja langsung berjalan keluar dari dalam kastil untuk menghindari terjadi hal yang buruk.


"Getaran ini"


Dia perlahan melihat orang-orang berlari keluar dari rumah mereka dan berkumpul di alun alun kerajaan.


Seluruh rakyat panik dan takut karena mereka berpikir bahwa serangan monster kembali datang.

__ADS_1


Mereka masih sangat takut jika terjadi lagi serangan monster yang telah menyerang mereka beberapa hari yang lalu.


Kejadian itu masih sangat segar di pikiran mereka.


Jika seandainya saja mereka tidak lari melewati jalan persembunyian raja.


Mungkin mereka sudah menjadi daging mati yang tergeletak di tanah sekarang.


"Tenang semua.. ini hanya gempa kecil.. bukanlah serangan monster"


Seorang gadis dengan rambut pirang, wajahnya yang cantik dan juga tegas, pakaian yang dia kenakan merupakan gaun cantik ditemani oleh pedang bermotif kerajaan di pinggangnya.


"Tuan putri Liana"


Mereka memanggil nama sosok gadis tersebut.


Liana dengan tenang membawa rakyatnya untuk berpikir positif.


Karena dia tahu bahwa mereka masih trauma dengan apa yang terjadi sebelumnya.


"Ini bukan serangan monster.. karena pasukan mata-mata telah melapor kepadaku" Ucap Liana dengan tersenyum kepada mereka. "Kalian dapat kembali ke rumah dan beraktivitas seperti biasa" Sambungnya dengan santai.


Mendengar hal itu semua orang menjadi tenang dan berjalan pergi ke rumah mereka melakukan aktivitas seperti biasa.


"Aku harap ini tidak ada hubungannya dengan mereka bertiga.."


...


...


...


Kabut mulai menghilang..


Pepohonan yang ada di sekitarnya telah lenyap.


Semua tanda kehidupan menghilang daerah ini..


Sebuah lingkaran yang terbuat dari kabut tebal yang berlapis-lapis hingga memiliki daya tahan yang sangat kuat..


Di sana berdiri tiga orang yang sedang kebingungan ketika kabut yang melindungi mereka mulai memudar.


Mata mereka melihat kearah seorang gadis yang secara perlahan keberadaannya mulai memudar.


Rei sangat terkejut dan mendekatinya dengan sangat panik.


"Kenapa ?"


Rei berusaha untuk menahan tubuhnya namun apa yang dia sentuh hanyalah kabut.


Rasa sakit di dadanya begitu berat hingga dia merasa udara yang ada di paru-paru tidak berkerja dengan benar.


Panas dimatanya mulai membuat pandangannya mengabur karena air mata yang keluar.


"Aku senang.. kalian baik-baik saja"


Senyum kecil yang dia berikan untuk terakhir kalinya..


Mulai memudar..


"Tidak.. kenapa ? kenapa ?.. Ini terjadi lagi..."


Rei berusaha untuk meraihnya namun tidak bisa..


"Jika takdir mengijinkan.. aku harap bisa bertemu lagi'


Suara lembut itu akhirnya hilang..


Keberadaan orang itupun sirna..


...


...

__ADS_1


...


Rian dan Iwan hanya berdiri diam tanpa berkata sepatah kata pun..


Mereka berdua hanya bisa kesal dengan sikap mereka yang selalu saja bodoh hingga akhir.


Mencengkram erat kedua lengan mereka hingga beberapa tetes darah keluar di sana.


Lagi-lagi..


Mereka tidak melakukan tugas mereka dengan benar..


...


...


...


Langit terguncang dengan erangan tangis Rei yang membuat seluruh dunia menjadi hitam putih..


Dia berhasil mendapatkan tanaman untuk menyembuhkan seseorang yang penting baginya.


Namun sebagai balasannya dia kehilangan orang yang penting baginya juga.


Walaupun pertemuan mereka hanya sebentar namun keberadaannya cukup besar untuk Rei hingga beberapa kata tidak cukup untuk menjelaskan perasaannya saat ini..


"Aku tahu telingamu memiliki pendengaran yang bagus dan gabut itu istilah gaji buta di tempatmu kan"


"Itu dari ingatanmu sendiri.. tunggu kau mengujiku ?"


"Kekuatanku untuk menjaga hutan ini tidak lama lagi akan hilang"


"Tanaman untuk menyembuhkan segala penyakit"


"Kalau begitu kau perlu membantuku terlebih dahulu untuk memulihkan kekuatanku"


"Aku perlu makanan milikmu"


"Apakah aku seperti itu di imajinasimu ?"


"Aku tidak sejahat itu kau tahu!"


"Kau sungguh tidak sopan ya mengajak seorang gadis setelah makan untuk berjalan"


"Aku juga tidak ingin menjadi hutan berkabut sejak awal.. kenapa pahlawan bodoh itu harus merubah diriku menjadi penjaga hutan.. aku hanya ingin hidup normal"


"Kau sudah punya perempuan lain dan masih menginginkanku.. sungguh lelaki itu memang mesum"


"Yah kau benar.. kau harus balas budi setelah semuanya"


Seluruh kenangan muncul satu persatu ketika Rei bertemu dengan Matia.


Hanya sebentar..


Itu cukup untuk membuat merasakan duka yang dalam..


(Maaf..)


(Janji itu..)


(Aku tidak bisa menepatinya..)


Bersambung...


...


...


...


Selamat tinggal..


...

__ADS_1


__ADS_2