Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain

Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain
Pertarungan..


__ADS_3

Pria itu berdiri dengan mantap di lapangan tanpa bergerak sedikitpun..


Terlihat dari wajahnya dia sedang menunggu untukku bergerak terlebih dahulu..


Raut wajahnya membuatku begitu kesal yang begitu ingin menonjoknya..


Tapi aku tidak ingin terburu - buru..


Ini adalah Class Assassin aku..


Aku sudah melatih beberapa skill dari buku yang aku baca..


Tapi aku masih tidak terlalu yakin..


Cuman aku sudah berjanji untuk menunjukkannya kepada mereka..


"Shadow Mode"


Bayangan muncul dari tempat aku berdiri menyelimuti diriku..


Kegelapan yang begitu pekat datang menyelam ke dalam diriku..


Seketika itu aku memasuki ranah yang berbeda..


Pandanganku menjadi hitam putih dengan berbagai garis kecil yang muncul menandakan sebuah objek..


Semua terlihat berbeda..


Ini adalah skill yang aku pelajari..


Begitu lama untuk memahaminya namun karena aku pernah membaca beberapa novel fantasy jadi aku bisa membayangkan hal ini menjadi kenyataan..


[Shadow Mode]


Memasuki ranah bayangan yang dimana sang penggunanya akan melihat pandangan hitam putih yang dimana berfungsi untuk menajamkan seluruh indranya untuk lebih fokus melakukan berbagai serangan dan hindaran..


Durasi : 1 menit.


Cooldown : 10 menit.


Ketika aku memasuki mode ini semua kelincahanku akan meningkat..


Aku memperhatikan orang yang ada di depanku memiliki sebuah pedang yang ada di tangannya..


Namun itu hanya pedang satu tangan..


Aku bergerak dengan cepat kearahnya dan dia begitu terkejut dengan perubahan yang terjadi..


Aku bergerak dengan cepat ingin melancarkan serangan tangan kosong tepat ke wajahnya..


Namun pria itu menggeser kepalanya dengan reflek yang hebat dan mengambil langkah mundur ke belakang.


Pria itu menggerakkan mulutnya dengan cepat mengeluarkan sihir es yang begitu dingin ke lantai dengan cepat membuat kakiku tidak bisa bergerak karena dinginnya es tersebut membekukan kakiku.


Itu terjadi begitu cepat..


Tunggu classnya bukan knight..


Aku memberikan tatapan kearahnya dengan marah.


Pria itu memberikan sebuah senyuman yang begitu licik..


"Kau pikir jika seseorang yang memegang pedang adalah knight ? kau tahu bahwa aku ini tidaklah sebodoh itu"


Semua orang yang menonton tertawa setelah mendengar perkataan pria itu..


Mereka begitu senang dengan situasi seperti ini..


Aku hanya bisa memberikan sebuah senyuman yang baru kepadanya..


"Kau pikir aku memiliki Class Assasin ?"


Kata yang dia berikan kepadaku sekarang aku mengembalikannya kepadanya..


Sepertinya dia menendang batu yang salah..


"Change Class.. Mage"


[Berhasil mengganti Class Mage]


"Firewall"


Dinding api menyelimuti diriku dan melepaskanku dari belenggu sihir es miliknya.


Aku menyebut mantra sihir tersebut dengan begitu mudah..


Class Mage adalah class utama milikku..


Tentu Class ini memiliki kemudahan yang begitu mengerikan dari Class lainnya..

__ADS_1


"Kau bisa sihir ? Tidak mungkin.. bukankah kau memiliki Class Assassin ?"


"Ice Sword"


Sebuah pedang muncul di tanganku dengan ketajamannya yang mengerikannya yang dimana ini terbuat dari es..


"Change Class Knight"


[Berhasil mengganti Class Knight]


Mengayunkan sebuah pedang dari Class Knight memiliki kekuatan dan kecepatan yang sangat berbeda..


Seperti ini rasanya jika menggunakan senjata pedang dari Class Knight..


Begitu ringan dan nyaman..


"Triple Slash"


Aku melancarkan tiga serangan cepat kearah pria tersebut namun dia dengan reflek menangkis seranganku dengan pedang yang dia pegang..


Pria ini begitu hebat dalam mengatasi perubahan yang cepat dipertarungan..


Jelas pria ini memiliki pengalaman yang bagus..


"Kau ? Kenapa kau memiliki Class Assassin, Mage dan juga Knight ?"


Dia masih mempertanyakan itu dengan bingung..


Tentu aku tidak menjawab pertanyaan..


Pria itu mendecak mulutnya dan membaca mantra sihir dengan pelan..


Aku tidak membiarkan dia menyelesaikan mantranya dengan mudah..


Aku langsung mengambil langkah maju ke depan dan mengulur tanganku ke depan untuk meraih lehernya..


Namun terlambat..


Dia tersenyum dengan ganas..


"Wind Blast"


Angin yang begitu kencang datang kearahku dengan begitu ganas..


"Change Class Guardian"


[Mengganti Class Guardian]


Perisai udara muncul di depanku untuk menahan angin yang datang..


Namun serangan sihir tersebut begitu kuat hingga perisai udara milikku menghilang..


Seperti yang diduga dari Class yang masih level 0 tidak dapat melakukan banyak hal..


Untungnya ini adalah Class tipe tank..


Jadi pertahanannya cukup tinggi untuk membuat tubuhku utuh tanpa luka..


"Ini.. Kau.."


Pria ini semakin terkejut dengan semua apa yang terjadi..


Aku memberikan sebuah senyuman kepadanya..


"Jujur kau memiliki pengalaman bertarung yang bagus.. jika ada kesempatan aku ingin menikmati ini lebih lama.. tapi maaf.. sepertinya ini harus cepat berakhir"


"Change Class Mage"


[Berhasil Mengganti Class Mage]


"Sand Field"


Ini adalah sihir yang aku buat sendiri dengan banyak percobaan..


Aku hanya sedikit membayangkan untuk merubah tanah dengan pasir kecil dan menjadikannya partikel debu..


Pria itu menjadi panik ketika dia menyadari tanah yang diinjak sekarang perlahan berubah..


"Tunggu.. jangan bunuh aku.. tolong.."


Pasir secara perlahan melahap dirinya ke dalam bawah tanah..


Seluruh penonton yang ada di sekitar menjadi terdiam melihat apa yang terjadi..


Aku tidak mengharapkan reaksi ini tapi yah..


Sepertinya aku sudah menjadi tokoh utama isekai yang layak..


Aku tersenyum kepada mereka dan melambaikan tangan secara perlahan..

__ADS_1


Namun anehnya mereka malah ketakutan..


"P-pertarungan selesai.. pemenangnya adalah Rei dari Akademi Petualang"


Wasit menyatakan kemenanganku dengan terlambat dan sepertinya dia menggigit lidahnya..


Aku mengembalikan tanah menjadi seperti semula dan memunculkan pria tersebut dengan perlahan..


Aku tidak membunuh pria itu tapi sepertinya dia benar-benar ketakutan sekarang..


Terlihat dari wajahnya yang begitu mengerikan ketika melihat diriku sebelum dia pingsan..


Aku melihat ke belakang yang dimana Rian dan Iwan terlihat menangis di sudut lapangan..


"Apakah aku masih bagian dari tokoh utama ?" Rian berkata dengan sedih.


"Apa ada gunanya kita di sini ?" Sambung Iwan dengan memainkan tanah di lantai..


Mereka berdua merengek dengan kecil di sana..


Aku hanya menatap mereka dengan heran karena bingung dengan apa yang mereka bicarakan..


Yuina melihat kearahku dengan mata yang berbinar..


"Apa itu tadi.. ?" Tanya Yuina dengan penasaran..


Tubuh dan wajahnya begitu dekat denganku hingga tanpa sadar aku mengambil langkah mundur sedikit.


"Ah.. yah itu adalah sihir baru" Balasku dengan menggaruk pipiku..


Terlihat Kina dan Lisa juga berada disituasi yang juga ingin tahu..


Pak Demark dan Bu Kiana juga terlihat sama..


Ini akan sangat sulit menjelaskannya..


...


Aku menjelaskan dengan singkat ketika dimana aku masuk ke dalam guild petualang yang dimana harus memilih salah satu class yang tersedia..


Lalu aku dengan percaya diri untuk memilih semuanya..


Tentu itu tidak bisa..


Aku memilih Class Mage seketika itu tapi..


Sepertinya aku mendapatkan sub class..


Istilah nyamannya ini adalah Class Cadangan..


Mereka hanya mengangguk memahami hal tersebut dan mempercayainya..


Lagipula bukan hanya aku yang memiliki Class lain..


...


"Aku hampir saja kencing di celana karena melihat tatapannya"


"Bukankah kekuatan itu sangat mengerikan"


"Aku belum pernah mendengar orang yang memiliki banyak Class"


"Dia kuat"


"Dia menakutkan"


Semua orang yang menyaksikan itu langsung terkejut dan memiliki kesan yang berbeda.


Sepertinya Rei akan menjadi titik acuan untuk Akademi Petualang..


Bersambung..


Maaf jika pertarungannya tidak cukup epic..


Tapi akan aku usahakan semaksimal mungkin ke depannya supaya bagus lagi.. Awaowkoakwok..


Jika kalian suka silahkan like oke..


Aku tidak meminta lebih dari kalian..


Setidaknya like itu agar aku tahu bahwa kalian baca itu aja kok ;)


...


Jika seandainya kalian mau promo novel kalian di lapak ini silahkan aja oke..


Tapi aku gk bisa janji untuk mampir ya..


Soalnya aku juga kadang sibuk sama dunia nyata..

__ADS_1


Oke itu aja..


Adios~


__ADS_2