Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain

Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain
Kekuatan Baru dan Class Baru


__ADS_3

Keesokan harinya dimana kami harus berangkat menuju ke akademi petualang terlebih dahulu menghadiri kelas dan juga untuk meminta ijin bahwa besok kami akan berangkat bersama raja ke ibukota untuk mendatangi kakaknya..


Pak Demark setuju akan hal itu dan juga dia bertanya tentang apa yang terjadi kemarin..


Sepertinya kabar kami mengalahkan serigala api tersebut sampai ke telinganya..


Rian pada akhirnya menceritakannya yang sebenarnya karena dia tidak ingin menipu Pak Demark..


Pak Demark mengangguk mengerti dan tidak megungkit hal tersebut lagi..


Semua orang yang berada di kelas melihat kami dengan mata kagum sekarang..


Namun sayangnya Rian tidak begitu senang akan hal itu.. tidak seperti biasanya..


Kami mendengarkan penjelasan di kelas dan tidak terasa waktu telah berlalu..


Kami bertiga mengajak Yuina, Kina dan Lisa untuk makan di kantin seperti biasa ini adalah keseharian kami..


Namun aku menyadari sesuatu dengan Kina dan Rian..


Mungkin ini bukan hanya aku saja yang menyadari ini..


Kina terlihat begitu malu malu dan wajahnya begitu memerah saat berada di dekat Rian..


Kina juga tiba tiba memiliki klip rambut berbentuk bunga berwarna putih yang dia kenakan..


Sepertinya itu hadiah yang diberikan Rian kepadanya..


Aku dan Iwan saling menatap dan mengangguk mengertinya..


Sepertinya musim semi Rian sudah tiba..


Walaupun itu hanya seorang Rian..


Tidaklah tampan layaknya Ceo dan Pangeran.


Namun perjuangannya hingga mendapatkan Kina sepertinya tidak dapat di remehkan..


Aku dan Iwan hanya mengangguk dengan dalam..


Rian hanya bingung dengan tingkah kami..


Setelah makan siang dan pelajaran telah selesai seperti biasa kami akan melakukan kegiatan Klub kami yaitu pelatihan..


Kina yang bersama Rian terus terusan berbicara dengan gagap dan wajahnya terus memerah..


Sedangkan Rian hanya bisa tersenyum akan hal itu..


"Hei kalian tahu apa yang terjadi"


Yuina yang berada di sampingku berbisik dengan pelan..


Aku merasa telingaku terasa geli karena aku orangnya tidak terbiasa dengan berbisik seperti ini apalagi hal tersebut di lakukan di dekat telingaku..


"Aku tidak tahu apa apa.." Jawabku dengan pelan.. "Bukankah kau seharusnya tahu karena kau adalah tuan mereka" Tanyaku kembali kepadanya..


"Hei jangan berbicara seolah mereka itu pelayanku.. mereka sudah aku anggap seperti keluargaku sendiri"


"Maaf" Balasku..


"Bukan itu yang kita bahas sekarang.. ini tentang Kina.. dia tiba tiba menjadi tidak seperti biasanya"


"Bukankah kau sudah tahu hanya dengan melihat itu"


"Apanya ?"


Aku hanya menatapnya dengan diam..


Yuina langsung merasa risih dengan tatapanku..


"Kenapa kau menatapku seperti itu"


Sepertinya tuan putri ini tidak tahu bahwa Kina sedang jatuh cinta dengan Rian..


Tuan putri ini sungguh polos akan hal ini..


"Kina sedang jatuh cinta"


Yuina langsung terkaget akan pernyataanku..


"Tunggu apakah itu benar..tapi itu mungkin benar karena pagi tadi dia seperti memperhatikan penampilannya tapi.."


Yuina kebingungan dengan hal itu dan aku hanya meninggalkan diri yang sedang bingung untuk berlatih sendiri..


Aku langsung melakukan hal yang biasa aku lakukan yaitu praktek sihir..


Namun aku sedikit penasaran dengan statusku sekarang..


[Open Status]

__ADS_1


Nama : Reyhan Naim


Main Class : Mage


Sub Claas : Assasin, Knight, Archer, Guardian


Level : 32


MP : 960


HP. : 3200


Kekuatan : 736


Pertahanan : 384


Kelincahan : 576


Skill : [Sihir Element]


Skill Unique : 2


[Belajar semua bahasa] Pasif


[Tiga orang idiot] Pasif


[Pemberitahuan sekarang anda bisa mengganti Class yang ada di sub class]


[Pemberitahuan Sihir Api, Air, Es, Tanah, Angin sekarang di ubah menjadi Sihir Element agar lebih mudah digunakan dan tidak memenuhi ruang skill]


Aku terperangah kaget melihat pemberitahuan ini dan juga aku melihat levelku naik dari level 0 ke level 32.


Apakah Monster Serigala tersebut begitu kuat hingga mendapatkan level sebanyak ini..


Lalu apa ini ?


Mengganti Class ?


Aku mencoba menekan layar yang ada di depanku dimana itu adalah Sub Class..


Aku menekan Class Assassin..


[Pemberitahuan anda telah mengganti class anda dengan Assassin]


Aku melihat statusku lagi..


Nama : Reyhan Naim


Sub Class : Mage, Knight, Archer, Guardian


Level : 0


MP : 30


HP. : 100


Kekuatan : 23


Pertahanan : 12


Kelincahan : 18


Skill : 0


Skill Unique : 2


[Belajar semua bahasa] Pasif


[Tiga orang idiot] Pasif


Hah ?


Tunggu dulu status dan levelku sebelumnya menghilang..


Apa ?


Aku menjadi panik dan menekan Class Mage..


[Pemberitahuan anda telah mengganti class anda dengan Mage]


Nama : Reyhan Naim


Main Class : Mage


Sub Claas : Assasin, Knight, Archer, Guardian


Level : 32


MP : 960

__ADS_1


HP. : 3200


Kekuatan : 736


Pertahanan : 384


Kelincahan : 576


Skill : [Sihir Element]


Skill Unique : 2


[Belajar semua bahasa] Pasif


[Tiga orang idiot] Pasif


Setelah melihat itu aku bernapas lega..


Sepertinya saat mengganti Class itu akan menjadi level nol dan sistem yang dimana level tersebut akan berbeda sesuai dengan Main Class kita ganti..


Lebih mudahnya jika aku ingin menaiki Class Assassin maka aku harus menggunakan Class Assasin tersebut untuk berburu monster untuk menaikan level..


Lalu Level tersebut akan berbeda sesuai class nya sendiri..


Sekarang aku paham..


"Rei apa yang sedang kau lakukan ?"


Aku langsung kaget saat Yuina berbicara kepadaku..


Sepertinya dia melihat diriku yang sedang melakukan hal aneh saat melakukan eksperimen dengan statusku sendiri..


"Ya bukan apa apa" Jawabku sambil tersenyum..


Yuina hanya menatapku dengan heran..


Aku hanya menghiraukannya dan langsung mengeluarkan sihir elemen api..


Aku merasa sekarang ini lebih mudah dikontrol daripada sebelumnya..


Bahkan api tersebut dapat aku buat seperti sedang menari di tanganku..


"Woah bukankah kau semakin hebat aja" Ucap Yuina dengan kagum..


"Hehe.."


"Hmm.. bagaimana jika kita berlatih tanding"


Aku yang mendengar pernyataan Yuina menjadi terkejut..


Karena selama ini kami berlatih bersama namun tidak pernah sekalipun untuk berlatih tanding.


Pak Demark yang kebetulan mendengar hal itu langsung bersemangat.. "Bagaimana jika aku yang menjadi wasit"


Aku tidak mempunyai pilihan selain menyetujui hal itu..


Lalu aku dan Yuina telah memilih tempat yang agak luas untuk latih tanding..


Entah ini membuatku sedikit gugup..


Yuina juga terlihat seperti itu..


Pak Demark menatap kami berdua untuk melihat kesiapan kami lalu langsung mengangguk..


"Kalau begitu mulai" Ucap Pak Demark dengan semangat..


Bersambung..


Maaf agak pendek kali ini.. Aku agak kurang semangat akhir akhir ini..


Walaupun aku tahu masih ada yang baca cuman gimana yah..


Rada rada jenuh..


Yah namanya nulis pasti ada fase jenuh..


Jadi sepertinya aku berada di fase tersebut..


:3


Btw aku bikin cerita baru lagi judulnya "Fake World Online" Bukan baru sih sebenarnya :3


Aku harap kalian suka dengan cerita itu juga


:3


Karakternya hampir sama dengan Rei cuma yang di sana agak mesum aja.. namanya juga hampir sama.. namanya Ren..


Rei dan Ren :v

__ADS_1


Oke sampai jumpa next episode.. :)


__ADS_2