Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain

Tiga Orang Idiot Pergi Ke Dunia Lain
Keputusan Jack


__ADS_3

Serlia menatap kearah Leon dengan berat dan perlahan tersenyum kembali menatap Jack.


"Aku hanya ingin hidupku diterima oleh seseorang.. Hanya itu"


Leon yang mendengar hal itu tersenyum menatap kearah Serlia.


Dia tahu bahwa kini tujuannya telah berubah dari sebelumnya dan itu cukup membahagiakan baginya.


Jack yang mendengar jawaban dari Serlia menatapnya dengan wajah bingung (apa sekrup di otaknya rusak atau bagaimana ?).


Jack menghela napasnya dengan berat sebelum berbicara.


"Bukan itu pertanyaanku tapi aku akan bertanya hal yang sama padamu"


Jack menatap kearah Leon.


"Kau berada dipihak mana ?"


Leon menatap kearah Serlia dan dia tersenyum kepadanya.


"Aku hanya ingin hidup damai bersama seseorang yang aku cinta.. Hanya itu" Ucapnya dengan tulus.


Serlia begitu bahagia mendengar hal tersebut dan tanpa sadar mereka saling menatap wajah satu sama lain.


"Leon"


"Serlia"


Mereka saling menatap dengan aura berbunga-bunga di daerah sekitar mereka hingga Jack merasa ada yang salah dengan matanya.


Jack menatap wajah mereka berdua dengan tersenyum.


"Sudah aku duga aku membenci kalian"


Jack mengeluarkan belati miliknya.


Frey menjadi terkejut dan langsung menahan Jack dengan panik.


"Tunggu Jack.. kau tidak boleh kesal hanya karena iri dengan kemesraan mereka"


Frey menahan tubuh Jack agar tidak lepas kendali.


"Apakah kau tidak kesal!"


"Aku juga kesal!"


"Makanya mari kita hancurkan mereka"


"Tidak Jack kau harus sabar!"


Serlia dan Leon melihat tingkah laku keduanya perlahan tersenyum dan tertawa terbahak-bahak secara bersamaan.


"Apa yang lucu pasangan bodoh!"


Jack menghela napasnya dengan kesal ketika Frey berhasil menahan dirinya.


Frey bernapas lega karena berhasil menahan emosi temannya ini.


Jack memiliki emosi yang terkadang tidak bisa ditebak. Terkadang bersikap dewasa dan keren. Terkadang juga bersikap kanakan. Namun Frey cukup nyaman bersama dirinya yang seperti itu daripada bersama seseorang yang terlalu kaku setiap saat.


Frey kembali bersandar di dinding dungeon menatap kearah Jack untuk mendengarkan apa keputusannya.


"Orang mati tidak akan kembali hidup dengan balas dendam.. Aku juga tidak bodoh melihat satu titik hitam dari layar putih"


Jack menjadi teringat dengan ajaran masternya.


Balas dendam tidak mengembalikan orang yang sudah mati.


Lalu melupakan kebaikan hanya untuk satu kejahatan.


Juga tidak baik.


Kita dari desa pembunuh menerima permintaan membunuh dari orang ketika orang itu memang pantas dibunuh.. Namun jangan sampai kau juga terlalu fokus melihat kejahatannya namun tidak melihat kebaikannya.


Manusia seperti sisi koin..


Mereka juga baik.


Mereka juga jahat.

__ADS_1


Namun jangan lupakan koin juga bisa berubah dari sisi satu dengan yang lain dengan mudah.


Jack.


Hiduplah dengan prinsip ini maka hidupmu akan tenang.


Aku sudah tua jadi aku harap kau masih ingat dengan ajaran ini..


"Master"


...


Jack menutup matanya untuk cukup lama.


Serlia dan Leon saling memandang dengan rasa khawatir yang ada di hati mereka menunggu nasib apa yang akan menimpa mereka.


"Kalian akan aku bebaskan dari kematian"


Mendengar perkataaan Jack mereka berdua menjadi lega.


"Namun dengan syaratnya kalian harus membantu kami ketika iblis datang"


"Itu sudah pasti akan kami lakukan" Ucap Leon dengan memukul dadanya.


"Jika kehidupan damai kami terganggu tentu kami akan ikut membantu" Sambung Serlia.


Leon dan Serlia saling menatap dan tersenyum.


Mereka merangkul tangan satu sama lain dan perlahan wajah mereka saling mendekat.


"Kalian mulai bermesraan lagi aku akan berubah pikiran"


Mereka berdua menghentikan tingkah laku mesra mereka dan saling menjauh.


Mereka tertawa lemah ketika Jack berkata seperti itu.


Frey hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan senyum di wajahnya.


Jika seandainya saja Jack melepaskan topengnya. Frey sangat yakin akan banyak gadis yang akan menyukainya.


Sayangnya dia maniak topeng yang bodoh tidak menyadari itu.


"Tidak ada"


Frey hanya bisa berharap ada seseorang yang diluar sana menyukai dirinya yang memakai topeng ini..


...


...


...


"Hacih"


Suara lembut bersin miliknya membuat orang yang ada di ruangan menatap wajahnya.


"Maaf" Gadis itu meminta maaf dengan malu.


"Apa kau sedang sakit, Hena ?"


Hena menggelengkan kepalanya.


"Aku sehat saja"


"Mungkin seseorang sedang membicarakanmu"


"Apa yang kau katakan Heni"


Heni hanya tertawa melihat reaksi lucu Hena kepadanya.


Kedua gadis kembar ini memiliki hubungan yang harmonis satu sama lain.


"Bagaimana kondisi pasukan saat ini"


Liana yaitu tuan putri dari ibukota kerajaan Gainestar saat ini sedang mengatur pasukan baru miliknya yang terdiri dari desa pembunuh dan desa mata-mata.


"Kami telah mengatur orang dari desa kami menyamar diantara para penduduk untuk mengawasi jika adanya sesuatu yang mencurigakan terjadi" Ucap Hena dengan suara yang keras.


"Beberapa juga dikirim keluar dari benteng untuk memperhatikan jika adanya pergerakan monster susulan" Sambung Heni yang ada disampingnya.

__ADS_1


Liana mengangguk melihat itu.


Lalu matanya perlahan jatuh kearah dua perwakilan dari desa pembunuh.


"Celine dan juga Brad.. betul ?"


"B-benar tuan putri.. nama saya Celine" Ucap Celine dengan malu-malu.


"Nama saya Bred tuan putri.. bukan Brad" Balas Bred dengan tersenyum kecut.


Dua orang ini adalah pemimpin sementara dari desa pembunuh.


Karena saat ini Jack dan Frey tidak ada maka dua orang ini menjadi pemimpin sementara.


Celine adalah gadis dengan tubuh yang mungil dan imut namun memiliki kelebihan terhadap pertumbuhan dadanya seakan semua nutrisi tinggi badannya terserap oleh dadanya. Rambutnya pendek dengan berwarna merah dan matanya hijau seperti zamrud.


Sedangkan Bred adalah pria dengan perut yang buncit namun tidak gemuk hingga melebihi batas. Wajahnya yang bulat dengan rambut berwarna hitam dan mata berwarna coklat.


"Oke apa yang dilakukan oleh orang dari desa pembunuh ?" Tanya Liana kepada mereka berdua.


"Beberapa orang kami saat ini ikut membantu dalam perbaikan bangunan dan benteng yang hancur.. selain itu beberapa dari kami telah membuat sebuah jebakan parit diantara benteng untuk menanggulangi monster yang akan menyerang kembali di masa depan" Jawab Celine dengan lancar.


"Selain itu beberapa pasukan kami ikut dalam penjagaan baik di dalam benteng maupun di luar benteng" Sambung Bred yang ada disampingnya.


"Itu saja laporan kami.. tuan putri" Ucap Celine dengan tersenyum.


"Bagus.. jika ada sesuatu terjadi jangan sungkan untuk melaporkannya kepadaku"


""""Baik"""


Semua orang menjawab secara bersamaan kepada Liana.


Liana mengangguk dan memerintahkan semua orang untuk pergi.


Liana menatap kearah dokumen yang ditinggalkan oleh Rei kepadanya.


Ini terkait dengan pembangunan perumahan baru untuk para penduduk.


Selain itu ada sebuah surat yang datang dari elang pengantar surat yang dimana surat itu berisi pemberitahuan bahwa Ras Setengah Binatang meminta Aliansi untuk menangani tentang hutan kabut yang perlahan menghilang.


Ini membuat Liana menjadi khawatir keadaan mereka yang saat ini sedang menuju hutan kabut.


Apa yang akan terjadi jika hutan iblis mulai menghilang dan ternyata iblis telah tinggal di sana.


(Aku harap itu hanya pemikiran ku saja)


Karena saat ini Liana tidak memiliki ramalan tentang masa depan itu saat ini.


Karena kekuatan miliknya yang dapat melihat sekilas masa depan dari mimpinya


Namun kekuatannya hanya menunjukkan sedikit gambaran buram layaknya mimpi yang sulit untuk diingat ketika terbangun.


Oleh karena itu dia sering kali takut jika seandainya sesuatu yang buruk terjadi kepada mereka.


Jadi dia selalu berdoa kepada dewa untuk keselamatan mereka.


...


...


Bersambung..


Apakah ada yang lupa dengan kemampuan Liana ?


Sebenarnya aku juga lupa..


Tehe~


Namun jangan terlalu detail ya memikirkannya..


Takutnya nanti ada yang protes.. thor itu si Liana kekuatannya kok bisa lupa.. thor si Drian sebenarnya sudah berada di level berapa kekuatannya kok gak dijelasin.. thor Jack ini sebenarnya siapa kok punya mata elang apakah dia dari ras setengah hewan ... thor Hena dan Heni nanti pasangannya Jack sama Frey kah.. thor Celine dan Bred kok baru muncul..


Pasti tulisan diatas terbesit dipikiran kalian selama ini kan..


Tenang ini novel masih panjang..


Ni novel komedi jadi gak dipikirkan detailnya juga karena bukan novel detektif :'v.. akan dijelaskan sedikit demi sedikit kok.. (kalau ingat).


Jangan lupa likenya agar author selalu bersemangat nulisnya ;)

__ADS_1


__ADS_2