Aku Dan Ketiga Kakakku

Aku Dan Ketiga Kakakku
Wejangan Ayah


__ADS_3

Setelah menghabiskan waktu hampir tiga jam bersama, Raja mengantar Putri pulang karena hari semakin larut. Setelah berpelukan, Putri melangkah masuk ke gerbang rumahnya sementara Raja segera pergi dengan mobilnya


"Putri, baru pulang nak?". Tanya Ibrahim dari arah meja makan


"Iya Yah. Eum, ayah ngapain disini? Ngga tidur?". Tanya Putri


"Ayah nunggu kamu, sini, duduk". Ucap Ibrahim sambil menarik kursi disebelahnya, meminta Putri duduk disana


"Kayaknya mau di ceramahin lagi".


"Masih sering jalan berdua sama nak Raja?". Tanya Ibrahim


"Iya Yah". Jawab Putri


"Kenapa?".


"Karna, karna Putri masih pacaran sama Raja".


"Astaghfirullah, udah berapa kali ayah bilang, putusin nak Raja".


"Ngga sekarang Yah, ayah harus ngertiin Putri juga, gak gampang tiba-tiba putusin Raja gitu aja".


"Alasannya?".


Ya...sebenarnya Putri gak tega putusin Raja".


"Terus? Kamu akan tetap menikah sama nak Raja? Dan punya dua suami?".


"Engga Yah, ngga gitu".


"Jadi mau kamu gimana? Semakin lama kalian berhubungan, nak Raja akan semakin susah ngelepasin kamu. Putusin sekarang, sebelum terlambat".


"Maksud ayah?".


"Ya mau nunggu sampai kapan? Sampai hari H pernikahan kalian baru kamu putusin? Apa gak bikin nak Raja makin sakit hati?..."


"Dia sudah menyiapkan semuanya, sudah keluar dana yang sangat banyak, bahkan sudah beli rumah untuk kamu. Tapi kamu hancurkan impiannya untuk menikah sama kamu di hari bahagianya? Begitu mau kamu?".


"Jujur iya Yah, Putri mikir begitu".


"Jangan dong sayang. Lebih baik kamu jujur sekarang, jangan berpura-pura terus seolah tidak terjadi apa-apa. Nak Raja itu anak baik, jangan dibohongi terus".


"Putri harus gimana Yah? Gimana cara ngomong sama Raja? Putri takut".


"Besok panggil nak Raja kesini. Biar ayah yang bicara, ayah akan tanggung jawab karna bagaimana pun juga ayah yang menikahkan kamu sama nak Tahta".


"Yaudah Yah, nanti Putri kabarin Raja".


"Ya sudah, ke kamar sana, istirahat".


"Iya Yah".


Dengan langkah gontai, Putri berjalan menaiki tangga menuju kamarnya, setibanya didalam, Putri langsung menjatuhkan tubuhnya secara kasar diatas ranjang,


"Pelan-pelan kali, untung kena tempat tidur, kalo ke lantai apa gak benjol tuh kepala kamu". Ucap Tahta dari arah meja belajar


"Haaaah pusing abis di ceramahin ayah".


"Sudah ku duga hahaha tadi aku pulang kerja juga dipanggil sama ayah".


"Kenapa?".


"Gara-gara aku izinin kamu pergi sama Raja".

__ADS_1


"Hmm. Kakak tau ngga, besok ayah mau ngasih tau rahasia kita ke kak Raja".


"Iya aku tau. Yaudah mungkin baiknya begitu".


"Kakak biasa aja? Ngga panik? Ngga takut ada perang dunia ketiga?".


"Ck, lebay banget. Emang yang ada dibayangan kamu tu apa sih? Kakak ribut sama Raja?".


"Ya pasti ribut".


"Hahaha emang anak kecil apa-apa pake ribut. Tapi kalo aku sih tergantung Raja, kalo dia ngajak ribut ya aku ladenin".


"Jangan dong".


"Terus aku diem aja gitu? Emang mau suami kamu bonyok? Ngga ganteng lagi dong".


"Pfftt, pede banget".


"Hahaha, apapun yang terjadi besok, selamanya kamu akan jadi istri aku". Ucap Tahta sambil tersenyum


"Hahahahaha". Putri tertawa geli


"Dih ketawa?". Tahta bangun dari duduknya dan menghampiri Putri di ranjang


"Tadi dicium ngga sama Raja?". Tanya Tahta


"Iya". Jawab Putri


"Apanya yang di cium?".


"Bibir, kita ciuman".


"Sayang? Kamu serius masih ciuman sama Raja?".


Seketika Tahta mencium bibir Putri, ia tekan tengkuknya agar ciuman mereka semakin dalam


"Haha cemburuan banget, padahal cuma bercanda tapi kakak percaya hahaha".


"Bercanda? Kamu ngga ciuman sama Raja?".


"Ya ngga lah sayang, i'm yours". Ucap Putri sambil mengusap pipi Tahta


"Dia cuma cium pipi, tapi sorry, aku juga cium pipi dia-"


"Apa? Kamu cium dia?".


"Eum, iya, janji tadi yang terakhir, janji".


"Yaudah lah, toh besok semuanya bakal berakhir, ngga mungkin juga kamu sama dia masih sama-sama lagi".


"Hehe iya".


---


"Gue disuruh Raja nganter Putri ke kantor"


"Lah ngapain? Mending Mput sama gue, daripada lu jemput kesini trus lu anter ke kantor? Apa ngga bolak-balik?"


"Iya sih, tapi Raja ngga mau Putri dianter sama lu"


"Bodo amat, udah lah biar gue yang nganter, kalo dia ngamuk suruh temuin gue"


Tahta memutus sambungan telfonnya

__ADS_1


"Siapa kak?". Tanya Putri


"Bang Dewa, hari ini Raja ngga jemput kamu?". Tanya Tahta


"Engga, dia buru-buru ke kampus, mau ngurus persiapan wisuda, tapi katanya kak Dewa yang jemput aku".


"Ngga usah, aku aja yang nganter kamu".


"Kalo kak Raja marahin kak Dewa gimana?".


"Ngga bakal sayang, tenang aja. Ayo jalan".


"Hmm, yaudah".


Dua puluh menit perjalanan, Putri sudah tiba di gedung perusahaan tempat ia magang. Setelah berpamitan dengan Tahta, Putri turun dari mobil lalu berjalan menuju gedung tersebut


"Ke kantin dulu deh..."


"Masih ada dua puluh menit lagi". Batin Putri sambil melirik arlojinya


Brak


"Ah? Maaf pak, maaf". Putri membungkuk cepat sambil meminta maaf saat ia tidak sengaja menabrak seseorang, lalu ia berjongkok untuk mengambil tas berbahan kulit yang terjatuh didepan kakinya


"Ini pak tas nya, maaf..."


"Hah? Lu, lu kan, cowok-"


"Hahaha ngga nyangka bisa ketemu lu disini".


"Gawat, mending kabur".


Putri hendak beranjak dari posisinya, namun tangannya lebih dulu ditahan oleh pria tersebut


"Mau kemana? Ngomong-ngomong lu ngapain disini?- Astari Putri Lusiana, oh lu mahasiswa magang?". Ucap pria itu saat melihat ID Card yang dipakai Putri


"Hahaha jodoh ngga kemana ya". Ucapnya


"Jodoh apa maksud lu? Dia istri gue". Ucap Tahta sambil melepas tangan Putri dari tangan pria itu


"Kak Tahta"


"Lu siapa?".


"Gue suaminya. Ada perlu apa sama istri gue?".


"Haha, istri? Istri apa cewek bayaran yang lu sewa?".


Bugh, Tahta melayangkan pukulannya tepat di pipi pria itu


"Brengsek, kalo punya mulut di jaga". Ucap Tahta


"Udah, udah, lagian aku gapapa kok". Ucap Putri mengusap lengan Tahta


"Hahaha gue cabut dulu, ada meeting. Dan lu, urusan kita belum selesai". Ucap pria itu sambil menunjuk Putri sebelum beranjak dari posisinya


"Siapa cowok itu?". Tanya Tahta


---


Hayo siapa? Ada yang bisa tebak?


Bersambung dulu ya, besok aku lanjut lagi, byebye

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan hadiahnya readers ku yang ganteng yang cantik😘


__ADS_2