Aku Dan Ketiga Kakakku

Aku Dan Ketiga Kakakku
Buruk Sangka


__ADS_3

Putri menunduk sambil mere mas selimut dengan kencang, ia mencoba mengusir pikiran buruknya tentang Raja walaupun sangat susah


Ditambah dengan obrolan Raja dan Tahta yang mengatakan kalau ada beberapa perempuan panggilan yang datang ke tempat perkumpulan Raja dan teman-temannya. Membuat Putri semakin berburuk sangka terhadap Raja


"Sayang, kenapa?". Tanya Raja sambil menyentuh bahu Putri dan langsung di tepis kasar oleh Putri, membuat Raja terkekut dan duduk disisi ranjang


"Kenapa sih?". Tanya Raja


"Tadi ngapain aja di tongkrongan?". Tanya Putri


"Hah? Ya nongkrong sayang, kayak biasa". Ucap Raja


"Bohong". Ucap Putri


"Kok bohong? Aku jujur". Ucap Raja


Putri meraih ponsel Raja dan menunjukkan pesan singkat tersebut tepat di depan wajah Raja


"Ini apa?! Kok ada yang chat kayak gini?!". Tanya Putri membuat Raja terkejut bukan main


"Gak tau, aku gak tau ini siapa". Ucap Raja


"Bohong! Kamu selingkuh kan". Ucap Putri sambil memukul lengan Raja


"Ya Tuhan, aku berani sumpah aku ngga selingkuh, aku ngga tau ini siapa". Ucap Raja


"Tukang bohong. Bener ya feeling aku, aku gak tenang, gak bisa tidur mikirin kamu di tongkrongan..."


"Ternyata kamu lagi selingkuh, kamu tadi ngese*s kan sama mereka?". Tanya Putri


"Putri! Aku ngga suka kamu nuduh aku kayak gitu. Aku udah jujur sama kamu, aku gak tau ini siapa". Ucap Raja


"Gak usah bohong". Ucap Putri


"Buktiin aja, coba kamu telfon atau chat". Ucap Raja


"Buat apa, udah jelas dia chat ke kamu..."


"Tadi dibawah kamu bilang di tongkrongan ada cewek panggilan kan? Dan ini salah satunya. Dia chat begitu karna abis ngelayanin kamu". Ucap Putri


"Terus aja nuduh aku". Ucap Raja


"Arghh sialan...siapa sih yang chat begini". Gumam Raja sambil menatap ponselnya


"Masih pura-pura ngga tau?". Tanya Putri


"Terserah mau percaya apa engga, aku udah jujur..."


"Ck, tau gini mending aku dirumah". Ucap Raja sambil berjalan menuju kursi belajarnya, sementara Putri segera berbaring dan membelakangi Raja


"Raja beneran jujur apa engga sih. Kok rasanya sakit banget ya". Batin Putri

__ADS_1


"Dengerin baik-baik, aku mau nelfon temen aku yang bawa cewek-cewek itu ke tongkrongan". Ucap Raja dari arah meja belajar. Putri pun hanya terdiam tanpa menjawab dan berbalik kearah Raja


^^^"Ken?"^^^


"Oy? lu ngapa balik duluan?"


^^^"Ada urusan, lu ngasih nomer gue ke cewek-cewek tadi?"^^^


"Perasaan engga dah"


^^^"Yang bener, gue serius"^^^


"Eh bentar gue liat dulu di chat hahaha mabok nih gue kebanyakan nyu su"


^^^"Gobl*k, cepetan liat"^^^


"Iya ini lagi diliat"


^^^"Terus?"^^^


"Eh iya anjir, gue ngasih nomer lu. Gue kira nomer Raka"


^^^"Dih tolol...bikin ribut aja lu"^^^


"Hahaha sorry bro nama lu berdua mirip, atas bawah lagi haha gak fokus gue..."


"Emang napa sih? Si Putri marah?"


"Hahaha sorry sorry gue salah. Mana Putri nya? Gue mau ngomong. Mau minta maap"


^^^"Udah molor"^^^


Raja memutus sambungan telfonnya dan menghampiri Putri diranjangnya


"Denger sendiri kan?". Tanya Raja


"Hmmm". Jawab Putri


"Terus? Masih nuduh aku selingkuh? Nuduh aku se*s sama cewek lain?". Tanya Raja


"Maaf". Ucap Putri


"Sini, liat aku". Ucap Raja sambil membalikkan tubuh Putri


"Ngga mau". Ucap Putri sambil menahan tubuhnya


"Sini". Ucap Raja


"Ngga mau!". Ucap Putri


"Ih gregetan sama anaknya pak Ibrahim". Ucap Raja sambil mengangkat tubuh Putri dan mendudukannya di kedua pahanya

__ADS_1


"Liat aku Putri". Ucap Raja


"Gak mau". Ucap Putri sambil menunduk


Raja menghela nafas panjang lalu mengangkat kepala Putri dengan perlahan


"Bisa ngga kedepannya lebih percaya lagi sama aku?". Tanya Raja sambil menatap lekat kedua bola mata Putri


"Kamu keseringan negatif thinking seolah-olah aku laki-laki yang gampangan ke semua cewek". Ucap Raja


"Maaf". Ucap Putri dengan suara pelan


"Maaf mulu, gemes sendiri tau ngga ngadepin kamu". Ucap Raja sambil mencubit kedua pipi Putri


"Terus aku harus gimana?". Tanya Putri


"Lah, soal ginian sok polos, tapi soal ranjang jago banget". Ucap Raja


"Hmmm, aku serius". Ucap Putri


"Ya pikir lah sayang, gimana caranya biar gak negatif thinking mulu". Ucap Raja


"Aku udah berusaha, tapi gak tau kenapa pikiran aku kayak gitu terus tiap kamu gak di deket aku..."


"Apalagi sekarang aku tau temen-temen kamu kayak gimana, suka se*s bebas, aku takut kamu ikut-ikutan". Ucap Putri


"Udah dari dulu mereka kayak gitu, dari jaman masih Maba. Tapi aku gak ikutan..."


"Iman aku kuat, di depan kamu doang aku lemah, gak kuat nahan". Ucap Raja


"Serius napa". Ucap Putri


"Iya serius cinta". Ucap Raja sambil tersenyum


"Hmm, aku minta maaf ya udah nuduh kamu yang engga-engga". Ucap Putri


"Gapapa, udah biasa". Ucap Raja


"Iih jangan gitu dong. Maafin aku". Ucap Putri


"Haha iya sayangku. Aku maafin". Ucap Raja


"Beneran?". Tanya Putri


"Iya". Jawab Raja


"Hmm yaudah bobo yuk, udah jam satu". Ucap Putri sambil melirik jam dinding


"Aku ganti baju dulu". Raja menurunkan Putri dari pangkuannya dan segera berganti pakaian untuk beristirahat


---

__ADS_1


__ADS_2