
Seminggu telah berlalu,kini ia LDR dengan kekasihnya,Leon.Mereka harus saling menjaga cinta masing-masing dan saling setia.Xana tahu ini berat begitupun bagi Leon.Tapi mereka percaya ada saatnya mereka akan bersama untuk selamanya.
Pagi cerah mewarnai hari pertama Xana masuk ke Sekolahan asrama Elit khusus putri.Ia sengaja memilih sekolah asrama khusuh putri karena tidak ingin Leon berburuk sangka padanya.
Xana memasuki sekolah dan dunia lingkungan yang baru.Ia hanya akan pulang setahun sekali.Itupun tidak menentu kapan tepatnya.Xana harus menahan rindu kepada siapapun dan mulai berlatih mandiri.Ia akan belajar mulai dari bangun pagi,aktivitas-aktivitas terbaik saat pagi dan sore hari serta pelajaran lainnya yang bisa dipilih sesuai selera.Di sekolah elit ini,semua siswi boleh membawa handphone.Karena itulah Xana mau masuk sini,ia bisa tetap berkomunikasi dengan Melisa ataupun Pacarnya,Leon.
Xana melihat papan pembagian kamar.Xana melihat bahwa setiap kamar berisikan 2 orang siswi.Xana melihat ada namanya dengan seorang anak bernama Lea Julien Valentino.Nama yang panjang,Keluarga Valentino adalah pemilik perusahaan kebun anggur dan minuman yang terkenal diseluruh dunia.Bisa dibilang Xana sekamar dengan anak orang kaya di bawah standar Xana.Kali ini Xana menyembunyikan lagi identitas nya.Jadi di papan nama hanha tertulis Xana saja.
"Ah,Sial!siapa Xana?apa dia tidak punya keluarga yang berkedudukan tinggi?"Keluh seorang gadis dari belakang Xana.
Ia melihat seorang wanita sedikit pendek dengan rambut hitam kemerahan sedang bergerutu dengan ketiga temannya di belakang.
"Aku Xana,"Jawab Xana dengan mata dingin menatap Cewek itu.
"Oh,Kau Xana?!Kenapa kau menatapku seperti itu?karena aku pendek?CK CK!Aku adalah Lea Julien Valentino,teman sekamarmu!"Bentak Lea yang mengundang perhatian semua orang.
"Oh,begitu."Xana pergi dengan Koper hitamnya.
Xana begitu benci dengan Orang yang sombong tetapi ia juga sedang belajar mengendalikan diri.Ia tidak boleh bertengkar di hari pertama sekolah asramanya.
Pada saat jam makan siang,banyak mata tertuju pada Xana.Itu pasti karena Lea ribut dengannya tadi pagi sehingga mereka hafal akan wajah Xana.Xana mengeluarkan hp nya untuk memberi kabar,HP mahal Xana langsung menjadi keterkejutan siswi-siswi disana.
"Apa dia anak orang kaya?Gila hp nya mahal banget itu!"Bisik orang-orang.
Xana tetap diam dan menikmati makan siangnya.Xana kemudian menerima pesan lagi dari Melisa.
Melisa: [Hallo,Kak.Hari ini hari pertamamu di asrama!Aku sangat senang!]
Xana: [Oh,iya makasih.Bagaimana dengan kandunganmu?]
Melisa: [Jangan khawatir,Aku baik-baik saja!]
__ADS_1
Mereka menyudahi Chatnya karena sudah saatnya pengumuman.Semua siswi berkumpul di Aula.Para guru dengan pakaian seksi dan rok mini itu sedang menjelaskan tata tertib sekolah Asrama ini.Ya,itu seragam kerja mereka.
"Sekian terima kasih,kami harap kalian dapat menikmati sekolah kalian di Asrama ini."kata-kata terakhir itu mengakhiri ocehannya.
Semua siswa masuk ke kamar asramanya masing-masing.Xana sudah masuk dan langsung rebahan di kasur yang sudah ditata rapi olehnya.Kasurnya berada di dekat jendela.Ia menyukai pemandangan dari jendela samping dan atas kepalanya.Beberapa saat kemudian datanglah si pengacau Lea.
"Woi!Lu ngapain disini?!"Lea diikuti ketiga temannya mendobrak pintu kamar itu.
"Rebahan,"Jawab Xana tanpa menoleh.
"Lu yang beresin,ya.Gw mau jalan-jalan dulu!"Lea tersenyum jahat dengan teman-temannya.
"Caper banget,sih.Gw gak mau,gw mau istirahat,Bye!"Xana kembali tidur.
Lea kesal dan melemparkan Vas tidak berisi itu tepat mengenai punggung nya.
"Ouchh!!sial!kau cari mati denganku?!"Xana kesal dan berdiri.
"Makanya,kalo gak mau diganggu tuh harus nurut sama gue,Lo tuh-....."belum selesai Lea bicara Xana sudah memukul pipinya.
"ARRGHHH!!! Apa yang kau lakukan?! kau tidak lihat ada aku?!"Lea berteriakn kencang sembaru memegang pipinya yang sudah merah karena tinjuan Xana.
Xana tadinya sama sekali tidak ingin ribut dengan sekelompok anak-anak itu.Tetapi karena mereka melawan dan memulai duluan,Xana terpaksa membalas dan melukai mereka.
"Omongan doang gede,isinya ga ada,Tol*l!!!"Kesal Xana.
"Ini jadiin pelajaran buat kalian yang preman kampungan.Kalo mau lawan gua musti mikir dua kali,b*goo!!" bentak Xana.
Mereka kesakitan dan duduk di kasur Lea.Xana kembali istirahat dan tidur.Mereka takut akan membangunkan Xana lagi.Tapi Lea berbeda,bukannya sadar akan dirinya yang salah ia justru ingin menghancurkan Xana.Ia tidak terima dipukul seperti tadi,apalagi di depan teman-temannya,itu adalah hal yang memalukan!
"Xana,siapa kau sebenarnya?Hah?!"bentak Lea yang curiga pada Xana.
__ADS_1
"Cuma pelajar biasa,kok."Xana menjawab sambil rebahan.
"Gak,gw gak percaya.Lo bisa begini karena lo punya ilmu hitam biar jadi kuat! iya kan?!"Lea berteriak pada Xana.
Xana yang tadinya berpikir Lea akan curiga pada nama belakangnya justru menjadi bingung dan kesal.
"Dasar,Apa keluargamu mengajarkan bahwa mitos itu ada?"Xana duduk dan membalas perkataan Lea.
"Ga,Gw tahu semenjak lo mukul gw!Gua yakin,Lo punya ilmu hitam!"Jawab Lea kencang.
"Gausah kenceng-kenceng juga kali ngomongnya,santai aja.Tapi nih,ya buat apa coba gw melihara ilmu hitam?mending nyari pacar yang ganteng mapan nan kaya dari pada kek gituan Ck Ck!"Xana kesal dan kembali tidur.
"Oke,Fine."ujar Lea.
Xana masih tidak habis pikir oleh cewek itu.Kenapa dia menyangkut pautkan dengan Ilmu hitam bahkan pada kemampuan Xana.
"kurasa dia dikirim ke sini karena sudah gila," batin Xana dalam hatinya.
"Uhh Nona Lea,gimana nih.Kakiku keseleo dan aku takut patah.Aduuuhh ga mau kesini lagi deh gua,"Keluh salah seorang temennya.
"Aelah!Lu gituan doang lebay banget!"Ucap Lea keras.
"Kita juga begini demi lo,Lea."ucap teman lainnya.
"Udah udah! kaliam mau apa sih?!Duit?!sebuta aja angkanya."Sombong Lea yang sengaja di dekat Xana.
Xana tidak menggubris dan mendiamkannya.Ia malas ribut saat ini.Tetapi ia juga adalah tiep yang kalau kesal bisa marah besar.
"Tampaknya agak sedikit sulit menyamar dikelilingi oleh orang-orang begini." batin Xana lagi.
--Bersambung
__ADS_1
PEEHATIAN!!!
Ayok Dukung dukung author dengab Like,Favorite,dan Vote agar penulis semangat!♡(> ਊ <)♡