
Malam itu juga Xana dengan ketiga Kakaknya pergi ke Butik Terbesar di kotanya.Mereka akan memiluh baju untuk ke Pesta pertemuan besok.
"Ah,aku akui pangeran Inggris itu tampan tetapi aku terlanjur suka dengan Cowok yang udah selametin aku,"keluh Xana.
"Hei,jika pria itu sudah meninggoy kau masih mau dengannya?kau ingin jadi perawan tua?"Petra ketus.
"Dia masih hidup!aku yakin dia hidup!"tegas Xana.
"Xana pergilan ke bagian Gaun Wanita,pilihlah baju yang cantik,aku akan membayarnya,"ujar Kak Sean sambil menunjuk bagian desain Gaun.
"Hufftt~ mana pisah lagi tempat milihnya,"Xana mengeluh.
"Dia cerewet,ya jika kesal."Kak Albert menggumam sambil masuk ke toko khusus pria.
Xana melihat-lihat baju di sana.Ia perhatikan semuanya sudah kuno dan tidak bagus.Entah selera bagaimana yang ia sukai.Setelah keliling berjam-jam seorang pelayan menghampirinya dan menanyainya ingin baju yang seperti apa.
"Aku ingin baju bergaun cukup megah dan mewah sedikit mekar,tapi tidak terlalu mekar,ada?"tanya Xana.
"Sebentar Nona,"pelayan itu pergi dan mencari.
Pelayan itu datang lagi dengan segeret Patung dengan baju sesuai permintaan dengan berbagai motif,model,dan style.Xana melihat satu persatu.Tiba-tiba matanya tertuju dengan satu gaun putih dihiasi Oleh Mawar merah di pundak sebelah kanannya.Dengan disertai aksesoris kepala berupa bando berbentuj permata dan anting anting panjang bermotif bunga.Gaunnya sedikit mekar dan di kelilingi oleh bunga mawar merah ditambah dengan kerlap kerlip gliter.Gaun itu tambah cantik dengan disertai sarung tangab warna Merah muda.
"Aku mau yang ini!"Seru Xana kepada pelayan itu.
"Baik,mau diantar kerumah dengan patungnya atau bungkus?"tanya pelayan itu.
"Ke rumah saja,"pinta Xana.
"Nona,tadi juga ada yang membeli baju pasangan dari gaun mahal ini,kurasa dia sangat cocok dengan nona yang cantik ini,"Ujar pelayan itu sambik memberi bill.
"Benarkah?bagaimana bentuk baju itu?"tanya Xana penasaran.
"Baju itu memiliki bunga merah di sakunya dengan tiga tangkai daun disertai jas dan celana warna hitam.Kemejanya berwarna merah seperti bunga ini.Pria itu tinggi dan tampan,benar-benar cocok dengan dirinya!"Cerita pelayan itu.
Selesai membayar,Xana menghampiri Kakaknya yang sedari tadi menunggu berjam-jam.Mereka tahu bahwa Xana adalah cewek paling payah dalam bergaya Feminim.
__ADS_1
"Astaga,kau sedari tadi hanya membeli sesetel baju?"Kak Petra melongo mendengar cerita Xana.
"Cih!memangnya kau beli berapa dan berapa harganya?!"ketus Xana.
"Aku?Aku beli 3 setel baju keren seharga 18 juta."jawab Petra sombong.
"Oh,murah banget."Xana meremehkan.
"HEH!!Apa-apaan itu?! Kau tahu bahwa Kak Sean membeli Dua setel baju seharga 50 juta?! Hah baju sesetelmu tidak akan semahal itu!"judes Kak Petra.
"Kak Albert?bagaimana?"tanya Xana lalu duduk dengan ketiga kakaknya.
"21 juta!"jawab Kak Petra.
"Dengar ya,mungkin aku paling murah tapi tidak semurah baju ratusan ribumu itu!huh!"Kak Petra tampak kesal akan Sifat Xana yang suka meremehkan.
"Kak Sean!nih kartu atm nya.hihi tadi kepakek beli Gaun 1 set dengan aksesoris totalnya 245 juta.Hehe~"Xana memberikan ATM milik Kak Sean.
Ketiga kakaknya langsung melihat kepada Xana yang sedang tersenyum lebar tanpa rasa bersalah.Mereka seakan tak percaya bahwa Xana menghabiskan uang sebangak itu hanya untuk sebuah Gaun mewah.
"Sebentar..."Xana mengeluarkan cek dan memberikannya kepada Kak Petra.
Ekspresi terkejut mereka benar-benar lucu.Kak Albert yang dingin benar-benar akan kehilangan matanya karena melotot melihat cek terserbut.Kak Petra menjatuh makanan yang ia pegang sedari tadi.Dan Kak Sean yang memegang cek sekaligus melihatnya ikut terpelongo karena ini pertama kali baginya menghabiskan uang dengan jumlah sebanyak ini.
"GILA!! KAU PESAN BAJU APA,DEKK!!!"
Kak Petra menepok jidat nya.
"Gaun doang aelah cuma satu set baju,kakak tuh banyak banget 3 set,"Xana membalas santai.
"Ta-tapi punyaku ga semahal itu,gilaa."Kak Petra masih tidak percaya.
Xana jarang ke toko membeli baju.Sejak kecil ibunya lah yang membelikannya baju dan mendandaninya.Singkat cerita Xana sangat jarang ke mall untuk beli baju.Dan sekalinya ke mall untuk baju adalah harganya yang mahal.
"Ayo,pulang udah mau sore.Nanti ayah marah kita kena lagi,"ujar Xana berdiri.
__ADS_1
Kak Albert dan Kak Sean masih menatapi cek itu.Xana menarik mereka yang kaku.Astaga lebay banget,deh.Ibu mengajari Xana membeli baju yang ia butuhkan dan sekaligus cantik meski mahal.
"Dengar,aku begini juga ajaran dari Mama tahu!"Kata Xana kepada ketiga kakaknya.
Kak Petra menyetir.Kak Albert duduk di samping Kak Albert dengan cek yang masih ditatapinya.Kak Sean di sampingku dan masih terdiam.Apa aku membuat masalah?padahal cuma baju Gaun doang,astaga lebay banget!
"Kak,mau beli cemilan ga? Xana laper~"Xana membujuk Kak Sean.
"Ga,Baby Xana cantik dah abisin banyak banget duit hari ini,gila.Bisa-bisanya masih mau jajan,"Ujar Petra menegur Xana.
"Hah~kalian begitu seolah aku ini bukan anak Mama saja.Kalian tahu imsms kita bagaimana?"jawab Xana.
"Benar,juga.Xana dengan ibu mirip sekali dalam memilih baju.Mereka tetap akan melihat-lihat berulang kali dalam toko hingga dapat baju yang ia sukai,"tukas Kak Albert.
"Hey!ayo berswab foto!pasti seru!"Seru kak Petra.
"Ayo,aku akan memotonya,"Kak Sean sudah memegang Handphone ditangannya.
"Hey!jangan gitu kak,ayo kita pinta orang lain saja untuk memotonya."pinta Xana.
Akhirnya mereka dapat target sasaran.Ada seorang wanita lewat dan mereka meminta tolong pada wanita itu.Wanita itu memoto dan sedikit terkejut melihat hanya satu orang cewe di tengahnya.Wanita itu tampak cemburu akan keakraban mereka.Ditambah Para cowok-cowok tinggi itu sangat tampan.
"Beruntung sekali cewe ini,dikelilingi oleh banyak cowok," batin gadis itu.
Selesai meminta difoto Kak Sean berterima kasih dan memberi uang.Gadis itu menghitungnya ketika berjalan,Apa?! Uang sebanyak itu hanya karena ia memoto orang-orang tadi?!.Gadis itu kaget karena jumlah uang yang diberikan sebesar 7 juta.Dia langsung tahu bahwa mereka adalah orang kaya.
"Ah,Kak besok malam jangan jauh-jauh dariku,ya!"Xana merangkul tangan Kak Sean.
"Iya,tahu kok,"jelas Kak Sean.
Mereka kemudian pulang.Gaun pesanan Xana akan diantar oleh kurir pribadi Toko itu.Xana memang jarang berbelanja ke butik atau apapun mengenai sepatu dan baju,tapi ia tahu segala motif yang cocok untuknya.
--Bersambung
PERHATIAN!!!
__ADS_1
Yuk,dukung penulis dengan like,Favorite dan Vote agar oenulis semangat!