Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 101 ( Terkuak)


__ADS_3

Ardiya mengetuk pintu rumah itu dengan cukup tenang, dan tak lama kemudian ada seorang perempuan yang pernah Ardiya sayangi dan hormati terlihat membuka pintu rumahnya. Wajah Sherly nampak terkejut tapi juga tersenyum bahagia. karena memang tidak bisa dipungkiri kalau Sherly memang merindukan Ardiya, anak tirinya itu. Sekian tahun Sherly memendam perasaan rindu itu, meskipun mereka tidak terlalu lama bersama tapi Sherly memang sudah menyayangi Ardiya. Apalagi Ardiya adalah anak dari sahabatnya.


"Ardiya, Mama senang kamu datang kesini, mama rindu sama kamu! " Ucap Sherly girang.


"Saya kesini karena ada hal penting yang ingin Saya bicarakan pada anda dan anak anda! " Ucap Ardiya dengan wajah yang tegas.


"Ada apa ini Ar? " Tanya Sherly kebingungan.


"Em.. ya uda kamu masuk dulu ya, mama kasih tahu adik kamu dulu! " Ajak Sherly.


Ardiya lalu masuk ke dalam rumah itu, dia lalu duduk di sofa ruang tamu, dan sesekali dia melihat ke sekelilingnya. Dan tak lama dari kejauhan terdengar suara derap kaki yang melangkah mendekati Ardiya. Dan itu adalah langkah kaki Sherly dan Rafandra.


"Ngapain lo kesini? " Ketus Rafandra.


"Rafandra yang sopan itu kakak kamu! " Ketus Sherly pada Rafandra.

__ADS_1


Sherly dan Rafandra lalu duduk berseberangan dengan Ardiya. Rafandra meyorot tajam mata kakak tirinya itu. Ada tatapan kebencian dan sakit hati yang jelas tersorot di mata Rafandra.


"Oke tanpa perlu basa basi lagi ya, untuk Rafandra Saya berterimakasih karena uda membantu Saya untuk menjelaskan tentang masa lalu kita ke istri saya, masa lalu dimana kalian berdua menghancurkan kehidupan saya dan papa saya. Jadi tanpa saya repot-repot menjelaskan ke istri saya, kini dia sudah tahu, sekejam apa kalian di masa lalu kepada keluarga saya. Dan saya ingatkan juga sama kamu Rafandra, jangan suka ganggu istri orang ya, kamu masih muda dan saya yakin banyak kok yang suka sama kamu, jadi stop kejar-kejar istri saya lagi! "


Mendengar perkataan Ardiya yang begitu santai dan tanpa emosi itu malah membuat Rafandra kebakaran jenggot, hatinya semakin sakit dan ingin sekali marah. Tapi sekuat tenaga dia juga mencoba untuk menahan emosi nya.


"Untuk dendam saya kepada kalian itu, saya rasa kalian sudah sadar sejak lama ya kalau kalian punya banyak salah sama saya Dan papa saya, sampai kalian berfikir saya sangat menyimpan dendam pada kalian? Coba sebutkan deh apa yang membuat kalian berfikir kalau saya punya dendam sama kalian! " Ucap Ardiya dengan sorot mata yang tak kalah tajam.


"Apalagi kalau bukan karena kami meninggalkan kamu Dan papa kamu, itu kan yang membuat kamu menyimpan dendam hingga sekarang? " Ucap Rafandra dengan nada sedikit meninggi.


"Kalau saya mau nyimpan dendam sepertinya bukan karena masalah itu sih! "


Ardiya lalu menaikan ujung bibirnya, lalu mengambil sesuatu dari kantong jas yang dia kenakan.


Ardiya terlihat mengeluarkan sebuah foto, lalu Ardiya meletakan foto itu di atas meja. Dengan cepat lalu Rafandra mengambil foto yang Ardiya letakan di atas meja. Dan saat melihat foto itu Rafandra awalnya sedikit kebingungan tapi saat dia mengamati foto itu lagi wajahnya langsung memerah dan matanya berkaca-kaca.

__ADS_1


"Kenapa kamu ada foto berdua dengan Naya? " Teriak Rafandra.


"Apa kamu pacarnya Naya juga? "


Ardiya tersenyum tipis lalu dia berdiri dan merapikan jasnya, dan berjalan melangkah menuju ke arah pintu.


"Hey tunggu dulu ini maksud nya apa? " Teriak Rafandra.


"Sepertinya perempuan yang ada disamping kamu itu belum pernah cerita tentang Naya ke kamu ya, sampai-sampai kamu berani pacaran sama Naya! "


Ardiya lalu berjalan keluar dari rumah itu meninggalkan Rafandra dengan penuh rasa penasaran.


"Ma...! " Lirih Rafandra.


Follow

__ADS_1


Ig : Rahayu_nrahma


Tiktok : @rahayunr30


__ADS_2