
“Kok lo kesel gitu sih? Lo nggak terima gue maki-maki mantan lo?” Tanya Raka dengan nada suara yang mulai meninggi.
“Apaan sih lo Ka, baper banget. Gue nggak kenapa-kenapa juga, cuma menurut gue nggak pantes aja lo maki-maki Gresha gitu di depan umum,lo lihat kan sekarang jadi kesebar semua video-videonya!” Jelas Rafandra .
Mereka berdua pun sama-sama terdiam, sepertinya mereka berdua tengah meredam emosi mereka masing-masing agar tidak berdebat lebih lanjut lagi. Beberapa menit mereka terdiam dan tak saling berbincang. Lalu tiba-tiba mereka berdua di kejutkan oleh kedatangan Yumi yang langsung saja duduk di kursi yang ada di antara mereka.
“Yumi?” Sapa Raka dengan senyum dibibirnya.
“Gue nggak nyangka lo sekasar itu sama cewek Ka!” Ucap Yumi dengan nada suara yang begitu santa dan tanpa tekanan.
Tak lama seorang pelayan perempuan datang mengantarkan segelas ice coffe ke hadapan Yumi. Sepertinya sebelum Yumi duduk dia sudah memesan minuman terlebih dahulu. Tanpa menunggu lama Yumi langsung meminum ice coffe yang baru saja datang. Bahkan dia langsung menghabiskan setengah minuman itu, sepertinya Yumi benar-benar haus sore ini atau memang karena panas menahan amarah nya yang masih terpendam.
“Kenapa masih diam?” Tanya Yumi lagi dengan lirikan mata ke arah Raka yang sangat tajam, sehingga mampu membuat Raka menelan salivanya begitu dalam.
“Kalian selesaiin masalah kalian dulu, gue pindah meja aja!” Sahut Rafandra.
“Nggak usah kemana-mana, lo disini saja!” Jawab Yumi dengan lirikan mata yang tak kalah tajam.
__ADS_1
Yumi lalu menyandarkan punggungnya, dan melihat layer ponselnya. Dia lalu memutar video viral yang sudah tersebar ke seluruh kampus. Yumi lalu meletakan ponselnya di atas meja dan dengan video yang masih berputar.
“Benar kan Yum semua omongan gue?” Tanya Raka.
“Omongan yang mana yang benar? Omongan lo di video ini tuh nggak lebih baik dari sampah tahu nggak sih!” Ucap Yumi dengan raut wajah kecewa.
“Kok lo ngomong gitu Yum?”
“Raf lo mending kasih tahu sahabat lo ini deh, bilang ke dia kalau omongannya dia itu sampah!” Ucap Yumi sambil menatap Rafandra tajam.
“Gue kayak gini tuh demi lo Yum!” Sahut Raka.
Melihat Yumi dan Raka bersitegang dan dilihat oleh beberapa pengunjung café lainnya membuat Rafandra kebingungan, dan dia berusaha untuk melerai pertengkaran dua orang itu.
“Eh kalian kalau berantem jangan disini deh!” Ucap Rafandra mencoba melerai ketegangan yang terjadi.
Tapi saat Rafandra tengah sibuk membujuk Yumi dan Raka untuk tidak melanjutkan perdebatan diantara mereka, tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang menghampiri meja mereka.
__ADS_1
“Yum lo kenapa marah-marah gini?” Tanya Kevin dengan wajah sedikit panik.
“Kevin? Lo ngapain disini?”
“Gue lagi mampir buat beli kopi , terus gue lihat lo disini. Lo kenapa ada masalah?” Tanya Kevin.
“Lo cowok yang malam itu kan?” Tanya Raka.
Kevin lalu melihat ke arah Raka , memperhatikan dari ujung rambut hingga ujung kaki, lalu Kevin mulai ingat kalau itu adalah cowok yang dulu dia lihat waktu pulang mengantarakan Yumi pulang.
“Eh ya hai, kenalin gue..!”
“Ini Kevin pacar gue!” Sahut Yumi tiba-tiba.
Follow :
Ig :Rahayu_nrahma
__ADS_1
Tiktok : Rahayunr30
SV : Rahayunr (WS)