Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 148 (Angin malam)


__ADS_3

Setelah selesai makan malam romantis di tepi pantai, Ardiya mengajak Gresha untuk balik ke hotel. Tapi wajah Gresha terlihat tidak senang dengan ajakan pulang suaminya itu. Karena dia merasa ini masih cukup sore untuk waktu Bali yang masih di penuhi dengan keramaian.


"Harus banget kita pulang sekarang? " Tanya Gresha sambil menekuk wajahnya saat masuk ke dalam mobil.


"Uda malam! " Jawab Ardiya singkat sambil terus mengendarai mobil nya.


"Ini baru jam 9 kelewat dikit lho Ar masak uda mau balik hotel sih, ini kita di Bali lho. Masih banyak tempat yang bisa kita kunjungi! " Ucap Gresha dengan memasang raut wajah sedih


Ardiya hanya diam dan tak menggubris ucapan Gresha sama sekali dan itu membuat Gresha semakin kesal dibuatnya. Gresha lalu memainkan ponselnya sambil menahan tangis, dadanya rasanya sesak karena menahan rasa kecewanya. Sebelum berangkat dari hotel tadi dia berharap kalau Ardiya akan mengajak nya pergi ke suatu tempat untuk berjalan-jalan dan menikmati malamnya bali berdua. Tapi Ardiya langsung mengajak nya pulang begitu saja dengan raut wajah yang menyebalkan


Sesampainya di hotel, Gresha masuk ke kamar dan melempar tasnya ke atas tempat tidur dan dia langsung membuka pintu balkon dan duduk sendiri sambil memandang deburan ombak malam ini.


Ardiya pun sadar kalau istrinya itu sedang marah dan kecewa padanya, tapi itu juga yang ada dalam hatinya, marah dan juga kecewa atas kebohongan yang dilakukan Gresha padanya.

__ADS_1


Ardiya lalu berjalan menghampiri istrinya itu dan berdiri di samping tempat duduk Gresha. Ardiya memandangi ombak-ombak pantai dan mendengar deburan indah dari sang ombak.


"Aku sebenarnya juga maunya kita senang-senang disini, jalan-jalan berdua dan benar-benar bisa menikmati waktu liburan kita dengan sempurna. Tapi seperti nya semua itu hanya impian belaka tanpa ada realisasi dan mungkin tidak akan bisa diwujudkan! " Celetuk Ardiya memecah suara deburan ombak malam ini.


"MMaksud kamu apa? kenapa nggak bisa, kan tujuan kita kesini untuk jalan-jalan! " Jawab Gresha.


" Iya kalau saja kamu nggak bohongin aku! "


"Kamu fikir aku nggak tahu beberapa hari ini kamu pergi terus sama Rafandra? Kamu makan malam berdua sama dia, kamu pergi ke wahana permainan sama dia, bahkan tadi Rafandra telfon kamu buat ngajakin kamu nonton konser penyanyi kesukaan kamu. Kamu itu sadar nggak sih sama apa yang kamu perbuat ini salah? Dengan semua yang uda kamu lakuin ini kamu masih bilang kalau kamu nggak salah dan nggak bohong? Kamu masih minta aku buat bersikap untuk biasa saja dan happy-happy saja gitu? Mikir deh Gresh coba , pakek masa liburan kita ini buat mikir! " Tegas Ardiya dengan wajah yang memerah karena menahan amarah yang rasanya ingin membludak.


Gresha terkejut bukan main mendengarkan ucapan suaminya yang begitu tegas dan menyeramkan itu. Jantung Gresha berdetak hebat karena merasa ketakutan. Gresha bahkan tidak tahu kenapa Ardiya bisa tahu semuanya.


Ardiya lalu pergi meninggalkan Gresha sendiri ditemani dinginnya angin malam.

__ADS_1


...****************...


"Kamu itu lancang ya Raf,, nggak seharusnya kamu bicara seperti tadi sama Pak Dio, apasih maksud kamu nuduh Pak Dio yang bikin usaha Papanya Gresha bangkrut dan juga bikin Papanya Gresha kecelakaan? " Maki Sherly saat baru saja memasuki rumah.


"Sebenernya fikiran itu muncul secara tiba-tiba aja sih Ma, tapi setelah melihat gelagat aneh Pak Dio tadi, itu malah bikin aku curiga! " Ucap Rafandra dengan sinis.


Follow :


Ig : rahayu_nrahma


Tiktok : rahayunr30


SV : rahayunr (ws)

__ADS_1


__ADS_2