Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 155 (sarapan)


__ADS_3

Suara ketukan pintu berkali-kali itu memaksa Yumi untuk mengumpulkan tenaganya menuju ke pintu utama rumahnya. Rasa kantuk nya membuat tubuh nya begitu lemas saat berjalan, dia memang harus terpaksa membukakan pintu itu karena asisten rumah tangganya sedang pergi ke pasar. Dengan sedikit menguap Yumi membuka pintu rumahnya.


"Siapa sih pagi-pagi gini bertamu! " Ucap Yumi sambil membuka pintunya.


"Selamat pagi! " Sapa seorang laki-laki yang kini berdiri sambil tersenyum manis didepan hadapan Yumi.


"Ngapain lo pagi-pagi ke rumah gue? " Tanya Yumi yang terkejut melihat Kevin yang tersenyum ke arahnya.


"Mau ngajakin lo jogging! " Ucap Kevin lagi-lagi dengan senyum yang manis.


"Jogging? emang kita ada janjian buat jogging? Dan kenapa lo bisa seenaknya tiba-tiba dengan Percaya dirinya ngajakin gue jogging ? Lo fikir gue mau? " Ucap Yumi dengan nada yang cukup tinggi.


...****************...


Gresha masih dengan rapat menutup matanya sambil tangannya terus memeluk erat tubuh suaminya yang tak berbusana itu. Sedangkan tangan Ardiya juga sama memeluk erat tubuh mungil istrinya yang begitu indah.


Suara alarm pun berbunyi entah sudah berapa kali tapi mereka tetap saja tak beranjak dari dalam selimut. Mungkin tadi malam mereka terlalu lelah, (jangan tanya lagi lelah ngapain,harusnya kalian uda tahu dong hemmmm) sehingga pagi ini terlihat begitu nyaman bergeliat di dalam selimut hangat.


Dan sekali lagi alarm berbunyi dan waktu sudah menunjukan pukul 8 pagi. Ardiya pun perlahan membuka matanya dan melihat sang istri masih mendekapkan wajahnya ke dada Ardiya.


Lalu dengan susah payah Ardiya meraih ponsel yang ada di meja dekat tempat tidurnya.


Dengan pandangan mata yang masih sedikit buram, Ardiya melihat ke arah jam yang ada di ponselnya.


"Sudah jam 8 pagi?" Gumam Ardiya.

__ADS_1


Ardiya lalu meletakkan kembali ponselnya dan mengelus rambut istrinya itu. Dan kemudian dia merasa kalau perutnya mulai lapar.


"Sudah jam segini apa sarapan nya masih ya? " Gumam Ardiya lagi sambil terus mengusap rambut istrinya.


Dan tak berapa lama Ardiya merasa kalau Gresha tengah menggeliat dan keluar dari dalam pelukannya.


"Maaf sayang, apa aku bangunin kamu? " Tanya Ardiya lembut.


Gresha menggelengkan kepalanya sambil mengucek matanya pelan.


"Jam berapa? "


"Jam 8 pagi! "


"Kita telat sarapan? " Tanya Gresha.


"Kamu lapar? "


"Sepertinya begitu! "


"Kita mandi dan cari sarapan di luar saja ya! " Ucap Gresha dengan sedikit menguap.


...****************...


"Kamu mau bubur ayam? " Tanya Kevin sambil menunjuk ke arah penjual bubur ayam yang ada di sebrang taman tempat mereka jogging.

__ADS_1


"Ya boleh! "


Dengan handuk kecil yang dikalungkan di leher Kevin menggandeng tangan Yumi saat menyebrang jalan menuju ke penjual Bubur.


Yumi pun cukup kaget saat tangannya tepat bertaut dengan tangan laki-laki tampan itu.


Dan saat mereka sampai di penjual bubur itu betapa terkejutnya Yumi kalau disana ternyata juga ada Raka. Begitupun Raka, dia juga terkejut dan cemburu pastinya melihat Yumi bersama Kevin tengah bergandengan tangan. Apalagi saat ini Raka tahunya Yumi dan Kevin tengah berpacaran.


"Eh lo bukannya Raka ya teman kuliah Yumi? " Tanya Kevin yang lalu duduk di depan Raka.


"Iya! " Ucap Raka sambil menahan rasa kesalnya.


"Kalian habis jogging ? " Lanjut Raka.


"Iya gue sama Yumi habis jogging itu, lo jogging juga? sendirian? nggak sama pacar lo? " Tanya Kevin.


Mendengar pertanyaan dari Kevin mulai membuat Raka kesal, tapi karena dia tempat umum, Raka mencoba menahan kekesalannya dan mencoba untuk baik-baik saja.


"Mas mbak mau pesan bubur? " Sela sang penjual bubur ayam.


Follow


Ig : rahayu_nrahma


Tiktok : @rahayunr30

__ADS_1


SV : rahayunr (WS)


__ADS_2