Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 48 (Foto Pernikahan)


__ADS_3

Sudah beberapa menit Ardiya dan Gresha hanya duduk berdiam diri tanpa sepatah kata pun keluar dari mulut mereka berdua. Suasananya memang terasa begitu canggung dan tidak seperti biasanya. Perasaan mereka berdua saat ini juga tak seperti biasanya, semua terasa aneh. Apalagi Gresha, dia merasa ada yang aneh pada dirinya, Gresha lalu melihat tas pemberian Ardiya yang dia letakan di pangkuannya, entah kenapa dia merasa begitu bahagia menerima hadiah itu. Apa kini hati Gresha luluh hanya karena sebuah tas?


"Oh ya aku mau nanya! " Celetuk Gresha memecah keheningan malam ini.


"Kenapa? "


"Kamu kenal Vio?Katanya papa nya Vio rekan kerja papa kamu! " Jelas Gresha.


"Oh Vio, iya aku kenal, kenapa? "


"Dia satu kampus sama aku dan dia nanya hubungan ku dengan keluarga kamu apa, karena dia tahu kalau papa aku ngurusin salah satu perusahaan keluarga kamu! " Jelas Gresha sambil terus menunduk.


"Terus? "


"Aku minta kamu rahasiain hubungan kita dari Vio, dia biang gossip dan pembuat onar kalau di kampus, aku nggak mau semua teman-temanku tahu tentang kita! " Pinta Gresha.


"Iya, aku nggak akan bilang apa-apa ke Vio! "


Mendengar jawaban Ardiya cukup membuat Gresha heran, dia tidak menyangka Ardiya akan semudah itu mengabulkan permintaannya tersebut, Ardiya yang sekarang bukan seperti Ardiya yang dulu Gresha kenal.


...***************...


Gresha menemui Yumi yang ada di sebuah cafe yang tak jauh dari rumah Gresha. Hari ini memang mereka janjian untuk ketemu dan membahas tentang semua kecurigaan Raka. Saat sampai di cafe, Gresha melihat Yumi sudah lebih dulu datang. Gresha segera menghampiri Yumi dan duduk di hadapan Yumi.


"Sorry lo uda lama ya? " Tanya Gresha.


"Nggak kok, baru 10 menitan! "


"Oke terus lo mau ngomongin apa? "


"Raka benar-benar uda curiga sama lo dan dia uda nggak percaya lagi sama semua alasan gue. Dan yang lebih parahnya dia uda tahu kalau lo uda nggak tinggal sama bokap nyokap lo, dan dia uda tahu dimana bokap nyokap lo tinggal! " Jelas Yumi serius.


"Sumpah lo? Raka uda cari tahu tentang gue berarti? Terus Rafandra gimana? "


"Kayaknya Raka mau berusaha ngebongkar rahasia lo dan baru dia ngasih tahu semua nya ke Rafandra! " Jelas Yumi dengan sorot mata yang tajam.


Gresha menyandarkan punggungnya pada kursi sambil menatap sendu Yumi.


"Nih minum dulu! " Ucap Yumi sambil mengulurkan segelas matcha latte ke Gresha.


Gresha mengambil minuman itu dan meneguk pelan matcha latte kesukaannya itu.

__ADS_1


Dari raut wajah Gresha tidak bisa dipungkiri kalau kini dia sangat bimbang dan juga ketakutan.


"Gue harus gimana Yum? " Lirih Gresha.


Yumi hanya diam saat Gresha menanyakan kalimat itu, karena Yumi tahu ide yang akan Yumi berikan kali ini tak akan bisa diterima oleh Gresha.


Yumi sangat ingin meminta Gresha untuk menyudahi semua permasalahan ini tapi Yumi yakin Gresha pasti akan menentang ide itu.


"Buat sekarang mending lo jangan ngelakuin hal-hal yang bikin Raka curiga Gresh! " Ucap Yumi.


Yumi melihat Gresha masih termenung dan dari raut wajahnya juga terlihat sangat bimbang. Dan Yumi sangat ingin mencoba mengalihkan perhatian Gresha. Yumi lalu melihat tas yang hari ini Gresha pakai.


"Eh Gres tas lo baru ya? Lihat dong! " Ucap Yumi dengan senyum dibibirnya.


"Hah tas? Ini! " Ucap Gresha sambil mengulurkan tas nya.


"Bagus banget sih tasnya, lo beli dimana? "


"Oh itu oleh-oleh dari Ardiya dari singapura!"


"Hah Ardiya, bener kan lo kenal sama Ardiya! " Celetuk Vio yang tiba-tiba berdiri dekat meja Gresha dan Yumi.


"Bener kan berarti kalau lo kenal sama Ardiya dan keluarga nya? Ada hubungan apa lo sama keluarga Ardiya? " Cecar Vio.


"Apaan sih lo kepo banget sama urusan orang! " Ketus Gresha.


"Iya nih kepo banget, lagian apa urusannya sama lo sih! " Tambah Yumi.


"Sana gih lo pergi, ganggu aja! "Ucap Gresha sinis.


Vio kemudian keluar dari cafe dengan wajah kesal meninggalkan Gresha dan Yumi. Melihat respon Vio yang seperti tadi membuat Gresha dan Yumi semakin panik dan khawatir.


...****************...


Rafandra tengah duduk serius di ruang keluarga sambil mengotak-atik laptop nya. Dari raut wajahnya terlihat dia sangat serius kali ini, karena memang Rafandra tengah mencoba membuka emailnya yang lama, Rafandra sudah beberapa kali mencoba membuka menggunakan beberapa password tapi tetap saja semunya salah. Rafandra sangat ingin membuka email dari Naya dulu, email yang berisi sebuah video dari Naya.


"Sial kenapa gagal terus sih, apa password dari email ini, kenapa gue bisa lips banget sih? " Gumam Rafandra.


Saat tengah serius menatap laptop tiba-tiba terdengar ada yang mengetuk pintu rumahnya. Rafandra dengan segera berjalan ke arah pintu utama rumahnya dan membuka kan pintu tersebut. Tapi ternyata dia tidak menjumpai siapapun di depan rumahnya.


"Kenapa nggak ada orang? " Gumam Rafandra.

__ADS_1


Saat hendak menutup pintu Rafandra melihat box Hitam di dekat pintu rumahnya. Dengan segera Rafandra mengambil kotak itu dan membawanya masuk ke dalam rumah. Rafandra lalu duduk di kursi tempat dia duduk tadi dan membuka kotak hitam itu.


Dan saat Rafandra membuka kotak tersebut ternyata ada sebuah surat didalamnya.


...Sebentar lagi kamu akan tahu arti kehilangan...


Selain sebuah surat didalam kotak itu juga ada sebuah foto pernikahan, di dalam foto itu terlihat ada sepasang pengantin, tapi foto itu hanya dari belakang, dan tidak nampak mukanya.


"Foto pernikahan siapa ini? " Gumam Rafandra penasaran.


"Apa maksud semua ini? Apa peneror ini mengincar orang terdekat gue? Tapi apa hubungannya sama foto pernikahan ini? " Gumam Rafandra kesal.


...****************...


Ardiya duduk di balkon kamar sambil memegang sebuah foto , Ardiya diam dan termenung sambil terus menatap foto itu. Didalam foto itu terlihat ada dua anak laki-laki yang terlihat sangat bahagia. Tiba-tiba air mata Ardiya menetes membasahi foto anak laki-laki. Dan tiba-tiba Gresha masuk ke dalam kamar dan berdiri di belakang Ardiya.


"Itu foto siapa? " Tanya Gresha mengejutkan Ardiya.


Ardiya yang terkejut segera menghapus air matanya lalu memasukan foto itu di saku celananya.


Gresha lalu duduk di samping Ardiya, dan menatap wajah Ardiya yang terlihat sedih.


"Kamu nangis? " Tanya Gresha penasaran.


"Hah? Nggak kok! "


"Em... terus itu tadi foto siapa? "


"Foto? Em itu foto aku waktu kecil!"


"Boleh lihat nggak? " Pinta Gresha tersenyum manis.


"Nggak! " Ketus Ardiya.


Ardiya lalu berdiri dan pergi ke kamar mandi meninggalkan Gresha sendiri.


"Pelit banget sih mau lihat foto aja nggak boleh! " Gumam Gresha kesal.


...************...


Terimakasih untuk semua yang uda mau meluangkan waktu buat baca novel ini, kalian bisa like, comen dan follow yaa dear ❤

__ADS_1


__ADS_2