Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 80 (Terungkap)


__ADS_3

Raka buru-buru masuk ke kamar dan membuka laci mejanya,a dia lalu mengambil foto yang dulu Rafandra berikan kepadanya. Itu adalah foto sepasang pengantin yang dulu dikirim oleh si peneror ke rumah Rafandra. Raka lalu duduk di atas tempat tidurnya, tangan kanannya kini juga tengah memegang ponsel dan tangan kirinya memegang foto. Raka lalu membuka foto pernikahan Gresha dan Ardiya yang tadi dikirimkan oleh Vio. Raka lalu menyandingkan kedua foto itu dan betapa terkejutnya Raka saat mengetahui bahwa gaun dan semua dekorasi dalam kedua foto itu benar-benar sama. 


“Jadi foto dari peneror ini adalah foto pernikahan Gresha sama Ardiya. Dan kalau peneror itu tahu tentang pernikahan Gresha sama Ardiya ini berarti peneror ini adalah orang terkedat dari mereka berdua, Apa Gresha terlibat sama terror ini ya?” Gumam Raka dengan wajah yang sanagt serius.


“Dan dulu berarti yang dimaksud hamil dan keguguran itu Gresha juga?” Lanjut Raka.


Raka menggeleng-gelengkan kepalanya pelan sambil menatap foto-foto yang ada di tangannya, dia benar-benar tidak habis fikir dengan apa yang telah Gresha lakukan. Gresha orang yang selama ini dikenal baik,periang dan setia ternyata mampu menyembunyikan hal sebesar ini dan mengkhianati cinta Rafandra. Meskipun tidak terjadi langsung pada Raka tapi saat ini Raka benar-benar tahu betapa sakitnya yang dirasakan Rafandra. 


Saat tengah memikirkan keadaan Rafandra tiba-tiba ponsel Raka terus mendapatkan notifikasai dari grup fakultas. Karenanya grup chat itu sangat ramai, Rakapun segera membuka pesan-pesan itu takutnya ada info penting. Dan betapa terkejutnya Raka saat membacanya, ternyata grup itu tengah membahas Rafandra yang di khianati oleh Gresha.



“Ini pacarnya Rafandra kan? Dia ternyata selama ini uda nikah Anjirrr. Gila kasihan banget Rafandra!”


“Seriusan lo? Jangan nyebar hoax deh lo!”


“Beneran anjir ini uda ramai di fakultas ekonomi. Dan kataya Rafandra baru tahu hari ini!”


Raka menutup ponselnya dan membantingnya ke atas tempat tidur.


“Beritanya cepat banget nyebar!”  Gumam Raka sambil mengusap rambutnya kebelakang.


**** 


Yumi masih terus menemani Gresha yang terbaring lemah di tempat tidur, dan Ardiya pun juga belum kunjung pulang. Yumi saat ini benar-benar iba melihat keadaan sahabatnya itu. Tapi memang ini adalah konsekuensi yang harus Gresha jalani, memang pasti akan terasa sangat berat tapi ini memang pasti akan terjadi cepat atau lambat. 

__ADS_1


“Rafandra pasti benci banget sama gue Yum!” Lirih Gresha dengan mata yang berkaca-kaca.


“Iya dia bakalan benci dan kecewa banget sama lo, tapi memang lo sendiri kan uda tahu kalau semua ini tuh konsekuensi yang harus lo terima!”


“Gue pengen ketemu Rafandra dan minta maaf Yum, lo temenin gue ya!”


“Iya kalau lo uda sehat kita ketemu Rafandra dan lo emang harus minta maaf,tapi gue mau mastiin dulu ke lo. Lo uda buat pilihan kan. Lo cuma akan minta maaf aja kan sama Rafandra ,nggak lebih?”


Tiba-tiba Gresha terdiam dan menatap jendela kamar dengan sendu, melihat reaksi Gresha yang seperti itu seketika perasaan Yumi merasa tidak nyaman.


“Gue nggak mau denger kalau lo mau minta Rafandra bertahan. Lo uda punya Ardiya dan sekarang lo harus-harus benar-benar sadar kalau lo itu uda jadi seorang istri!”


Gresha hanya diam, dia memang mendengarkan ucapan Yumi tapi lidahnya serasa tak mampu menjawab apapun. Pikirannya belum sepenuhnya bekerja dengan baik. 


Tak lama kemudain Ardiya masuk ke dalam kamar untuk melihat kondisi istrinya. Yumi pun yang melihat kedatangan suami dari sahabatnya itu lalu berdiri dan hendak berjalan keluar.


Yumi lalu mengangguk pelan, Yumi sebenarnya masih ada rasa takut dan kikuk saat bertemu dengan Ardiya. Karena Ardiya lebih tua darinya dan juga terlihat sangat dingin dan jutek. 


“Bibi nanti akan bawakan malam kalian kesini!” Ucap Ardiya sambil memasukan kedua tangannya ke saku celana. 


“Dan Yumi kalau kamu mau menginap disini boleh saja, saya lebih senang karena kamu bisa nemenin Gresha!” Lanjut Ardiya sambil menatap Yumi.


“Em…I..iya makasih!” Ucap Yumi gelagapn.


Ardiya lalu keluar dari kamar dan menutup pintu kamarnya. Dan tak berselang lama Bibi masuk memabawakan beberapa makanan untuk Gresah dan Yumi. 

__ADS_1


**** 


Pagi-pagi sekali Papanya Vio sudah ada diruangan Ardiya dan bertemu dengan Ardiya, tanpa basa-basi Ardiya langsung memberikan sebuah map bersi beberapa lembar berkas. Papanya Vio pun segera mambaca isi berkas tersebut, dan sebelumnya juga dia tidak tahu apa tujuan Ardiya memintanya untuk datang ke kantor Ardiya sepagi ini. Papanya Vio terlihat sangat teliti dan serius membaca bait demi bait berkas trsebut.


“Ini maksudnya apa Pak?” Tanya Papanya Vuo terkejut.


“Itu surat pemutusan hubungan kerja sama antar perusahaan kita!” Jelas Ardiya dengan tegas.


“Tapi kenapa mendadak seperti ini ada masalah apa?”


“Seharusnya anda tidak perlu bertanya karena anda pasti sudah paham kan?”


“Saya benar-benar tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pak!”


“Oke kalau anda mau pura-pura tidak tahu ,saya akan jelaskan. Saya tahu kalau anda diam-daim menyelidiki saya dan informasi yang anda dapat anda berikan kepada Vio, anak anda. Dan itu Vio gunakan sebagai senjata untuk menghancurkan istri saya, dan saya tidak suka dengan cara yang seperti itu!”


Ardiya lalu berdiri dari tempat duduknya lalu mengulurkan tangan kiri nya ke arah pintu keluar.


“Silahkan keluar dari sini!” Tegas Ardiya.


Sedangkan Papanya Vio terlihat sangat terkejut dan matanya juga berkaca-kaca, dia tidak menyangka masalah Vio akan menjadi seperti ini. Hubungan kerja sama yang bertahun-tahun dijaga dengan baik kini hancur begitu saja. Papanya Vio disini juga berusaha memohon dan meminta maaf kepada Ardiya, tapi Ardiya sedikitpun tak mau merubah keputusan yang telah dia buat.


Dengan hati yang sangat berat dan mata yang berkaca-kaca Papanya Vio keluar dari ruangan Ardiya. Ardiya memang ingin semuanya terungkap tapi bukan dengan cara yang seperti ini, sebenarnya Ardiya ingin semua terungkap dari mulut Gresha sendiri, dia ingin semua orang tahunya karena pengakuan Gresha sendiri bukan dengan cara seperti ini. Mungkin memang ini bukan sepenuhnya kesalahan dari Vio tapi tidak seharusnya Vio berbuat sejauh ini. Ardiya pun sebenranya sudah tahu kalau berita tentang Gresha yang mengkhianati Rafandra sudah tersebar luas di kampus dan mencoreng nama baik Gresha. Dan Ardiya juga tahu kalau penyebar berita itu adalah Vio, maka dari itu Ardiya melakukan langkah sejauh ini berharap Vio bisa jera dan tidak melanjutkan membalas dendam kepada Gresha. Karena bagaimanapun Ardiya sangat tidak tega melihat Gresha sakit dan lemah seperti saat ini.  Dia juga tidak mau ada seorang pun yang menyakiti istrinya itu.


Follow Me :

__ADS_1


Ig : Rahayu_nrahma


Tiktok : Rahayunr30


__ADS_2