
Rafandra mematikan ponselnya dan membanting ponselnya ke atas tempat tidur, dia berdecak kesal dengan raut wajah yang terlihat begitu emosional. Rasanya begitu kesal saat tahu kalau Ardiya dan Gresha sedang honeymoon ke Bali. Padahal Rafandra sudah membeli dua tiket konser untuk Rafandra, berharap Gresha bahagia dan menikmati konser bersamanya. Rafandra lalu mengambil tiket konsernya yang ada di meja, dia menatap kesal tiket konser tersebut. Dan dengan penuh emosional Rafandra menyobek dua tiket konser tersebut.
“Kenapa sih Gresh, kemarin kita baru saja senang-senang masak lo sekarang uda ninggalin gue ke Bali gitu aja, bahkan lo nggak ada ngabarin gue sama sekali!”Gumam Rafandra kesal.
Saat tengah merenungi kekesalannya sendiri, tiba-tiba Sherly masuk ke dalam kamar Rafandra. Hubungan Sherly dan Rafandra sejauh ini masih belum membaik, Rafandra masih kesal dengan mamanya dan juga masih menyimpan rasa penasaran kepada mamanya.
“Raf, malam ini kita makan di luar ya, kita kan lama nggak menikmati waktu berdua!” Ajak Sherly lembut.
Rafandra hanya diam sambil menunduk melihat robekan tiket konser yang berserakan di lantai kamarnya. Sherly lalu mendekati Rafandra dan mengusap pundak anak laki-lakinya itu.
“Mama minta maaf kalau mama ada salah, dan malam ini mama mau memperbaiki hubungan kita. Mama nggak mau kalau hubungan kita kayak gini terus Raf!”
Rafandra mengangkat wajahnya lalu menatap wajah sendu mamanya, Sherly terlihat begitu tulus dan perasaan sayang Rafandra pada mamanya juga sangat kuat. Melihat mamanya memasang wajah sendu seperti ini bagaimana bisa dia menolak permintaan tulus dari mamanya.
“Iya ma!” Lirih Rafandra.
__ADS_1
Malam datang, Rafandra dan Sherly terlihat sudah siap untuk pergi makan malam. Rafanda lalu mengajak mamanya untuk segera masuk ke dalam mobil. Sherly terlihat menggunakan dress di bawah lutut berwarna navy. Sedangkan Rafandra mengenakan kemaja panjang berwarna hitam dengan lengan kemaja di gulung hingga siku.
Saat sampai di restoran , Rafandra menggandeng mamanya. Lalu mereka menuju meja yang sudah di reservasi. Rafandra juga senang malam ini bisa makan malam dengan mamanya. Meskipun tak bisa di pungkiri kalau dia juga masih merasa kesal jika mengingat Gresha dan Ardiya mala mini tengah bermesraan dengan Ardiya.
Sherly dan Rafandra lalu berjalan ke meja yang sudah di reservasi ditemani dengan seorang pelayan perempuan. Lalu pelayan perempuan berhenti pada sebuah meja dan mengatakan kalau itu adalah meja yang sduah Sherly reservasi.
“Silahkan!” Ucap Pelayan perempuan itu sambil mengulurkan tangannya ke arah meja.
“Kalian sudah datang?” Tanya Pak Dio yang sudah duduk di tempat yang Sherly reservasi.
Rafandra terkejut bukan main melihat Pak Dio itu duduk di sana. Rafandra lalu melihat Sherly yang juga duduk di kursi yang sudah di siapkan. Sedangkan Pak Dio terus memandang Rafandra dengan senyum yang tak lepas dari bibirnya.
“Apa-apaan sih ma ini? Apa maksud semua ini? Kenapa ada dia disini?” Tanya Rafandra dengan nada suara yang meninggi.
“Rafandra duduk sini dulu ya, nanti mama jelasin!”
__ADS_1
“Mama uda bohongin aku demi buat ketemu laki-laki ini?”
“Raf Pak Dio ini juga Papa kamu!” Tegas Sherly.
Sherly lalu berdiri dan menarik tangan anaknya itu dan memaksa Rafandra untuk duduk. Akhirnya Rafandra terpaksa duduk dengan wajah yang masih terlihat marah. Dia merasa sangat bodoh hari ini, pertama karena dibuat kesal oleh keberangkatan Gresaha bersama Ardiya ke Bali dan sekarang dia semakin kesal saat mamanya menjebak dirinya untuk bertemu dengan Pak Dio.
Follow :
Ig :Rahayu_nrahma
Tiktok : Rahayunr30
SV : Rahayunr (WS)
__ADS_1