
Raka mengeluarkan ponsel yang ada di kantongnya lalu membuka galeri ponselnya. Lalu mencari foto Ardiya yang dulu sempat dia ambil waktu di rumah Gresha. Belum sempat Raka memenukan foto itu tapi tiba-tiba dosen mata kuliah hari ini sudah masuk. Dan dengan segera Raka memasukan kembali ponselnya ke dalam saku celananya.
“Nanti gue cariin lagi!” Bisik Raka kepada Rafandra.
****
Vio yang berada di kantin kampus bersama dengan Yumi tiba-tiba dia menerima telfon dari Papanya. Vio lalu mengangkat telfon itu dan sedikit menghindar dari Yumi. Yumi merasa aneh melihat gelagat Vio yang terlihat terkejut dan juga serius. Setelah menerima Telfon dari Papanya, Vio yang berdiri itu membuka ponsel dan terlihat terkejut dan sekilas sempat melirik ke arah Yumi. Vio lalu pergi meninggalkan Yumi tanpa sepatah katapun terucap.
“Lho kenapa tuh anak main pergi aja!” Ucap Yumi penasaran.
Vio lalu berjalan dengan cepat sambil memegang ponselnya, dada Vio terasa sesak, matanya pun tengah menahan tangis kali ini. Karena pikiran yang kalut akhirnya tanpa sengaja Vio menabrak Rafandra yang tengah berjalan bersama Raka kearah kantin.
BRAKKK…..
“Aduh!” Ucap Vio.
“Vio lo apa-apan sih, bisa nggak kalau jalan tuh lihat-lihat,jangan main nyelonong aja!”Tegur Rafandra.
Vio sedikit menunduk sambil memegang bahu nya yang masih terasa sakit karena bertabrakan dengan Rafandra, sedangkan ponselnya kini terjatuh tepat di bawah kaki Raka. Raka yang melihat ponsel Vio jatuh di bawah kakinya dengan sigap mengambil ponsel itu dan dia hendak memberikannya kepada Vio. Tapi sebelum memberikan ponsel itu , tidak sengaja Raka melihat foto yang ada di ponsel Vio. Foto itu adalah foto sepasang pengantin ,dan dari raut wajah Raka terlihat dia cukup terkejut melihat foto itu.
“Vio ini lo dapat dari mana?” Tanya Raka gelagapan.
Vio masih terlihat diam sambil menatap mata Raka.
“Apaan emangnya?” Tanya Rafandra.
Raka dan Vio saling bertatap dan seakan-akan mereka berbicara, apakah harus Rafandra melihat foto ini?
__ADS_1
“Kenapa sih kok pada diem?” Tanya Rafandra makin kesal.
Rafandra lalu mengambil dengan paksa ponsel Vio yang dipegang oleh Raka. Rafandra lalu melihat foto yang ada di ponsel Vio itu. Dunia seketika seakan-akan berhenti sampai disini, jantung Rafandra berdebar begitu hebatnya, sakit yang luar biasa yang kini dia dapat rasakan. Air matanya memuncak dan tak sanggup lagi bertahan.
“Raf,kita pulang aja ya biar lo bisa tenang!” Ucap Raka sambil menepuk pundak Rafandra.
Rafandra masih belum bisa berucap, matanya masih terus menyorot tajam pada foto pernikahan kekasih yang sangat amat dia cintai. Dan lebih sakitnya lagi ternyata Gresha menikah dengan Ardiya, seseorang yang punya kenangan sendiri bagi Rafandra.
“Vio lo dapat ini dari mana?” Lirih Rafandra dengan sorotan mata tajam dan penuh air mata.
“Gue dapat dari bokap gue, gue memang minta tolong ke bokap gue buat nyelidikin Ardiya, karena gue ngerasa aneh saat gue lihat foto Gresha dijadiin wallpaper ponsel Ardiya, karena bagi gue itu nggak wajar kalau memang mereka cuma saudara aja. Dan ternyata hari ini gue dikabari kalau Ardiya uda nikah sama Gresha, dan bukan cuma baru satu atau dua bulan aja ternyata mereka menikah!” Jelas Vio dengan perasaan kesal karena selama ini merasa dibohongi.
Mendengar penjelasan dari Vio itu Rafandra lalu memberikan ponsel itu kepada Vio dan berbalik pergi.
“Vio tolong kirimin foto itu ke gue ya!” Pinta Raka sebelum ikut berlari mengejar Rafandra.
Rafandra segera masuk ke dalam mobil dan disusul oleh Raka.
“Lo mau kemana? Sini gue aja yang nyetir!” Ucap Raka.
“Gue mau ke rumah Gresha, gue mau minta penjelasan sama dia!” Ungkap Rafandra.
“Lo mending tenangin diri lo dulu, lo ini lagi emosi nanti dari pada kenapa-kenapa mending kita besok aja ke rumah Gresha!” Nasehat Raka.
“Nggak, gue mau ke rumah Gresha sekarang, kalau lo cuma mau ngehalangin gue aja ,mending lo turun aja deh!” Ketus Rafandra.
“Oke kalau lo maunya sekarang, tapi biar gue yang nyetir!” Jelas Raka.
__ADS_1
Rafandra pun menyetujui permintaan Raka dan merekapun berpindah posisi. Sepanjang perjalanan Rafandra hanya termenung sambil terus menatap ke luar. Hatinya saat ini benar-beanr tercerai berai, kesetiaan yang selama ini dia berikan kepada Gresha ternyata dibalas dengan pegkhianatan. Dari hati kecil Rafandra sebenarnya masih berharap kalau semua ini tidak benar adanya.
“Gaun pengantin yang tadi Gresha pakai , kok kayaknya sama seperti gaun pengantin yang di pakai wanita di foto yang dikirim peneror itu buat Rafandra ya!” Fikir Raka.
Raka sebenarnya kini tengah menghubungkan peneroran Rafandra dengan pengkhianatan yang dilakukan oleh Gresha. Raka merasa kalau semua ini ada hubungannya.
****
Yumi berjalan cepat dan melihat Vio tengah duduk lesu di loby, Yumipun menghampiri Vio, karena Yumi ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Vio. Yumi lalu duduk disebelah Vio, dan Vio melirik ke arah Yumi saat dia menyadari kalau ada seseorang yang duduk disebelahnya.
“Lo kenapa Vio?” Tanya Yumi penasaran.
“Yum, lo ikut nyembunyiin tentang Gresha juga dari gue dan yang lainnya?” Tanya Vio.
“Maksud lo apaan? Nyembunyiin apaan?”
“Nggak usah pura-pura bego deh lo, gue uda tahu sekarang kalau Ardiya sama Gresha itu bukan saudara, mereka suami istri kan?”
Mendengar pertanyaan itu sungguh membuat Yumi terkejut dan kebingungan, bagaimana bisa Vio tahu tentang semua ini.
“Lo kalau ngomong jangan ngaco gini ya, nanti kalau didengar orang gimana, malah dikira beneran!” Ucap Yumi mencari pembelaan.
“Uda deh lo nggak usah bohong lagi, gue punya buktinya kok!”
Vio lalu mengeluarkan ponselnya dari dalam tas dan menunjukan foto pernikahan Gresha dan Ardiya kepada Yumi. Yumi semakin dibuat bingung,kenapa Vio sampai bisa punya foto itu. Bahkan wedding organizer acara itu pun tidak diperbolehkan menyebar luaskan foto ataupun info apapun ke pihak luar dan bahkan wedding organizer tersebut sudah menandatangani surat perjanjian.
“Lo…lo dapat dari mana ini, editan kali ini!” Ucap Yumi sambil terus mencari pembelaan untuk Gresha.
__ADS_1
“Mau sampai kapan lo sama teman lo itu bohongin kita semua? Semuanya uda jelas kebongkar, bahkan gue lihat sendiri Ardiya pakai foto Gresha untuk wallpaper ponselnya. Dan sekarang ada bukti foto pernikahan mereka berdua dan lo masih bisa nyangkal? Sahabat lo itu brengsek banget tahu nggak sih jadi cewek, dulu gue kira gue yang brengsek karena sering bikin masalah sama kalian, tapi ternyata sahabat lo itu lebih brengsek, bahkan berkali-kali lipat!” Ketus Vio.