
"Bali? " Tanya Gresha melongo.
Gresha lalu duduk diam di atas kasur dan mencoba mengingat hari apa ini dan hari apa besok.
"Besok hari jumat? " Tanya Gresha bingung.
"Iya, kamu lupa? Perasaan kemarin-kemarin kamu yang heboh milih-milih baju, tapi sekarang kamu malah lupa kalau besok kita berangkat. Barang-barang kamu mana sudah kamu siapin? " Tanya Ardiya.
Gresha menggelengkan kepalanya pelan, lalu kembali diam. Sedangkan Ardiya melanjutkan membereskan barang-barang yang akan dia bawa besok. Gresha masih terus diam dan melihat koper Ardiya yang sudah terisi banyak barang.
"Kalau kamu nggak mau pergi nggak masalah, aku akan tetap pergi sendiri besok! " Ucap Ardiya.
Kalimat tak terduga itu keluar begitu saja dari mulut seorang Ardiya, tanpa berhenti memasukan barang-barang ke koper dan bahkan tanpa menoleh ke arah Gresha.
__ADS_1
"Maksud kamu apaan? Kok kamu bisa bilang kayak gitu sih? Aku mau kok pergi, aku cuma lupa aja kalau besok jadwal kita berangkat. Kamu itu kenapa sih dari kemarin marah-marah nggak jelas! " Ucap Gresha kesal sambil berjalan mengambil kopernya yang ada di lemari bajunya.
Gresha lalu menarik kopernya dengan kesal dan dengan raut wajah yang seakan-akan tidak senang.
"Kalau kamu disini dan aku pergi ke Bali sendiri kan enak, kamu malah bisa pergi sama Rafandra tanpa takut ketahuan aku! " Ucap Ardiya sambil menutup kopernya.
Jantung Gresha tiba-tiba berdetak kencang dan badannya seketika lemas. Ardiya ternyata tahu lagi kalau Gresha tadi pergi bersama Rafandra. Gresha memasukan bajunya ke dalam koper dengan tubuh yang dingin dan juga cukup takut kalau saja nanti Ardiya akan memarahinya habis-habisan.
Ardiya lalu menarik nafas panjang, dan lalu menyeret kopernya hingga dekat meja makeup Gresha. Ardiya lalu naik ke atas tempat tidur dan menarik selimutnya hingga menutup badannya hingga leher. Sedangkan Gresha masih terlihat cemas dan takut sambil terus memasukan bajunya ke dalam koper. Bahkan karena saking takutnya pada Ardiya, Gresha merasa kebingungan baju mana saja yang harusnya dia bawa pergi ke Bali. Karena semenjak malam itu dia belum memilih-milih baju lagi.
"Kenapa aku jadi bingung gini mau bawa apa aja besok! " Gumam Gresha.
Harusnya hari ini tadi dia bisa memulai packing dari sore hari dan menyiapkan segala sesuatu nya dengan penuh kebahagiaan, karena akhirnya besok dia bisa liburan juga setelah sekian lama, tapi ternyata tidak. Sekarang dia malah kebingungan harus membawa baju dan barang mana saja, di tambah lagi dia harus bertengkar dengan sang suaminya.
__ADS_1
"Kalau saja tadi nggak pergi sama Rafandra, palingan uda selesai dan nggak perlu marahan gini sama Ardiya! " Lirih Gresha.
Sedangkan Ardiya yang dikira Gresha sudah tidur karena memang sudah memejamkan mata, ternyata sebenarnya dia belum tidur dan masih sadar, dia hanya pura-pura tidur. Dalam pikiran Ardiya terus memikirkan Gresha yang 2 kali membohongi nya dan 2 kali pula pergi bersama dengan Rafandra tanpa ijin dan sepengetahuan darinya.
"Maksud kamu apa sih Gresh, bohongin aku kayak gini, padahal besok kita mau liburan tapi karena kamu dan Rafandra kita jadi tidak bisa liburan dengan tenang! "
Follow
Ig : Rahayu_nrahma
** : Rahayunr30
SV : Rahayunr (ws)
__ADS_1