Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 102 ( Nasehat)


__ADS_3

Rafandra menatap punggung laki-laki yang pernah menjadi kakaknya itu, dengan tatapan penuh rasa penasaran dan kebingungan. Sedangkan Sherly terlihat gusar dan cemas. Rafandra lalu kembali duduk dan menoleh ke arah mamanya. Sangat terlihat jelas perempuan di sampingnya itu tengah menahan tangis sambil memainkan jari-jari tangannya.


"Ada apa ma sebenarnya? "Lirih Rafandra.


"Mama... mama....! " Lirih Sherly dengan air mata yang mulai menetes.


"Apa yang mama rahasiain dari aku? Apa yang nggak aku tahu soal Naya? " Ucap Rafandra dengan tangan yang mengepal erat.


"Sebenarnya Naya itu adik Ardiya, jadi dia juga adik tiri kamu! " Ucap Sherly dengan isak tangis.


Rafandra terperanjat kaget mendengar ucapan Mamanya, jantungnya terasa sangat sesak, dan nafasnya juga mulai tidak beraturan.


"Mama kenapa rahasiain ini semua dari aku? " Lirih Rafandra.


"Maafin mama, karena waktu itu kamu sudah berpacaran dengan Naya, jadi mama belum bisa memberitahukan masalah itu sama kamu. Maka dari itu, mama juga yang menyimpan semua barang-barang kenangan kalian, karena mama juga merasa bersalah. Seharusnya dari awal mama sudah cerita supaya Naya tidak pergi ninggalin kita....! " Tangis Sherly.

__ADS_1


Rafandra lalu beranjak dari duduknya dan pergi keluar. Dia segera masuk ke dalam mobil dan mengendarai mobilnya dengan cepat.


Bayang-bayang wajah Naya seolah-olah terus membayanginya sepanjang jalan. Dia benar-benar tidak menyangka dengan identitas Naya sebenarnya.


Setelah menempuh beberapa saat perjalanan akhirnya Rafandra sampai di suatu tempat. Itu adalah tempat dimana tragedi kecelakaan itu terjadi. Selama ini jika Rafandra ingin mengunjungi Naya dia selalu datang di lokasi kejadian kecelakaan itu. Karena hingga saat ini Rafandra tidak tahu dimana Naya di makamkan. Dari pihak sekolah pun dulu tidak diizinkan berkunjung untuk mengucapkan bela sungkawa ataupun mengantarkan Naya ke tempat peristirahatan terakhirnya. Sehingga Rafandra tidak tahu dimana lokasi pemakaman Naya, karena memang tidak seorang pun tahu di mana alamat rumah Naya sebenarnya. Bahkan pihak staff sekolah tidak berani memberikan alamat rumah Naya pada Rafandra saat itu, karena keluarga Naya memang ingin menjaga privasi keluarga nya.


Rafandra turun dari mobil dengan membawa setangkai bunga mawar merah. Lalu bunga itu dia letakan di pinggir jalan tepat di lokasi kecelakaan itu. Dan Rafandra memejamkan matanya sambil melantunkan doa untuk Naya.


"Naya maafkan aku, harusnya kamu nggak pergi dengan cara seperti ini, andaikan aku bisa lebih baik lagi dalam menjaga mu. Dan andaikan aku tahu siapa kamu sebenarnya! " Batin Rafandra.


Gresha masih terbaring lemah di atas tempat tidur, matanya juga masih terlihat sembab. Dia lalu mulai bangkit dan mengucek matanya pelan. kemudian dia melangkah kan kaki nya ke kamar mandi, dia segera membersihkan badannya dengan guyuran air. Berharap setelah mandi, dia akan merasa lebih baik. Tapi sepertinya juga tidak ada yang berubah, hatinya masih sakit dan masih terasa sedih.


Gresha lalu turun ke lantai bawah, dia lalu menemui orang tuanya yang tengah asyik berbincang di teras rumah. Canda tawa terlihat menghiasai pagi mereka berdua. Perasaan iri pun seketika melintas pada hati Gresha.


"Mama papa meski sudah bertahun-tahun menikah, tapi mereka tetap terlihat harmonis, tapi kenapa aku...! " Batin Gresha.

__ADS_1


Setelah sejenak melamun, Gresha lalu menghampiri kedua orang tuanya, dan duduk di bangku sebelah Mamanya.


"Kamu uda bangun? Gimana uda enakan? " Tanya Bu Bimo.


Gresha lalu tersenyum kecil dan menundukan kepalanya, semua itu mengartikan kalau dia belum baik-baik saja.


"Belajarkan memahami semua masalah ini Gresh! " Ucap Pak Bimo.


"Maksud Papa? "


"Kamu marah karena mendengarkan semua penjelasan dari Rafandra, dan kamu ikut merasakan sakit hati dan fikiran buruk dari Rafandra, karena pada dasarnya perasaan kalian pernah terikat. Coba saja kamu dengar semua nya juga dari Ardiya, maka setelah itu kamu akan mengerti keputusan apa yang akan kamu ambil! " Nasehat Pak Bimo.


Follow


Ig : Rahayu_nrahma

__ADS_1


Tiktok : Rahayunr30


__ADS_2