Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 119 (perbincangan)


__ADS_3

Saat mengantarkan Gresha ke kampus, dan saat Gresha sudah keluar dari mobil dan berjalan masuk ke kampus, Ardiya yang hendak menginjak gas dan menjalankan mobilnya tiba-tiba melihat Rafandra melintas tak jauh dari mobilnya.Ardiya pun memutuskan untuk turun dari mobil dan berjalan mendekati Rafandra. Rafandra pun diam dan memberhentikan langkahnya saat melihat Ardiya datang menghampirinya. Perasaan kesal pun begitu saja memenuhi hati Rafandra, bahkan dari raut wjaah Rafandra saja tidak bisa dipungkiri kalau dia teramat sangat kesal melihat Ardiya.


“Hai Raf!” Sapa Ardiya dengan santun.


“Ngapain lo?” Ketus Rafandra.


“Gue abis nganterin istri gue sih!” Ucap Ardiya dengan senyum tipis dibibirnya.


Mendengar kata istri keluar dari mulut Ardiya, membuat Rafandra berdecak kesal. Bagaimana tidak kesal kalau yang dimaksud istri oleh Ardiya adalah mantan kekasih Rafandra yang kini masih sangat dia cintai. 


“Gue mau ngomong sama lo Raf!” Ucap Ardiya lagi.


“Mau ngomong apa lagi? Mau pamer lo sama gue? “


“Lo bisa nggak sih nggak berfikir buruk gitu sama gue, gue cuma mau ngomong baik-baik sama lo. Gue mau kita stop buat bertengkar kayak gini, gue nggak mau kita terus-terusan berseteru Raf!”


“Gila lo, sadar nggak sih lo ngomong kayak gitu, lo lupa siapa yang mulai perang ini? Bukannya lo sendiri ya? Yang ngerusak hidup gue kan lo sama keluarga lo. Kalau lo nggak datang dan ngrebut Gresha dari gue dan nggak ngirim terror terus-menerus ke rumah gue, kejadiannya nggak akan kayak gini!” Ketus Rafandra.


“Oke soal Gresha, emang gue salah gue ngrebut dari lo, tapi gue nggak bisa bohong kalau gue cinta sama Gresha.Dan untuk terror, sampai kapan lo mau nuduh gue? Gue sama sekali nggak tahu apa-apa soal terror itu!” Ketus Ardiya.


“Kalau bukan lo, berarti bokap lo kan? Anjing memang ya bokap lo, uda tua juga masih cari masalah sama keluarga gue!” Ketus Rafandra dengan wajah yang kesal.


“Lo bilang apa tadi? Lo bilang anjing ke bokap gue? Lo sama keluarga lo itu yang anjing!” Ketus Ardiya dengan tangan yang mengepal erat dan emosinya sepertinya sudah hampir memuncak.


Bagaimana nggak marah kalau orang tua yang sangat Ardiya sayangi dan hormati itu harus mendapat makian dari bocah kemarin sore yang dulu pernah menjadi adik tirinya itu.

__ADS_1


Tanpa aba-aba tiba-tiba Rafandra meluncurkan pukulan ke arah Ardiya, tapi dengan kesigapannya suami Gresha itu dapat dengan mudah menangkis pukulan maut dari Rafandra.


“Lo itu mahasiswa, harusnya lo paham kan kalau di lingkungan kampus dilarang adu tinju?” Ucap Ardiya dengan senyum yang sinis.


Ardiya lalu melepaskan tangan Rafandra dan merapikan jas hitam yang dia kenakan. Ardiya lalu memperhatikan sekitar, ternyata ada beberapa mahasiswa yang memperhatikan mereka berdua. Setelah merapikan jasnya Ardiya lalu berbalik badan dan berjalan pelan meninggalkan Rafandra.


“Dimana makam Naya?” Tanya Rafandra tiba-tiba.


Mendengar pertanyaan itu sontak Ardiya berhenti dan kembali menoleh ke arah Rafandra.


“Habis nuduh dan maki-maki keluarga gue sekarang lo nanya-nanya dimana makam adik gue?” Tanya Ardiya dengan ujung bibir yang terangkat sedikit.


“Nggak tahu malu lo Raf!” Lanjut Ardiya.


Ardiya lalu kembali membelakangi Rafandra dan berjalan menuju ke mobilnya. Sedangkan Rafandra diam berdiri di tempat sambil mengepal tangannya dengan begitu erat. 


Didalam suasana kelas yang cukup gaduh terlihat dua orang perempuan, datang berlarian menghampiri Gresha dan Yumi yang tengah duduk sambil saling bercanda. 


“Gresh di depan, suami lo sama Rafandra berantem!” Ucap perempuan itu dengan wajah panik.


“Berantem?” Tanya Gresha dengan wajah panik.


Gresha dan Yumi lalu saling bertatapan, dan akhirnya mereka berdua berdiri dan segera berlari. 


Saat sampai di loby ,Gresha dan Yumi bertemu dengan Rafandra yang tengah berjalan dengan wajah yang tertunduk. Gresha dan Yumi lalu berhenti tepat di hadapan Rafandra. 

__ADS_1


“Raf dimana Ardiya?” Tanya Gresha panik.


Rafandra lalu mengangkat wajahnya dan menatap wajah Gresha dan Yumi yang ada di depannya.


“Mana gue tahu!” Ucap Rafandra sambil melangkahkan satu kakinya.


“Tapi ada yang bilang kalau lo sama Ardiya berantem!”


Rafandra tidak menghiraukan perkataan Gresha dan lanjut berjalan meninggalkan Gresha dan Yumi. 


“Coba lo telfon Ardiya deh!” Saran Yumi.


Gresha lalu mengeluarkan ponselnya, dan saat Gresha mencoba menghubungi Ardiya ,dari kejauhan terlihat Raka tengah berlarian menghampiri Gresha dan Yumi. Melihat Raka yang datang, Yumi bergegas menarik tangan Gresha dan mengajaknya masuk ke kelas.


“Eh kenapa Yum? Gue kan lagi mau telfon Ardiya!”


“Udah nanti aja telfonnya di kelas, bentar lagi kelas dimulai. Ayok cepat!” Ucap Yumi sambil terus menarik tangan Gresha.


“Yumi bener-bener ngehindar dari gue!” Gumam Raka dengan nafas yang tak beraturan


Follow : 


Ig : rahayu_nrahma


Tiktok : rahayunr30

__ADS_1


SV : rahayunr (ws)


__ADS_2