
Ardiya seketika berdiri dan memeluk erat tubuh Gresha. Pelukan yang begitu erat hingga Gresha sendiri susah untuk bernafas.
"Aku... susah nafas..! " Ucap Gresha.
"Maaf... maaf! " Ucap Ardiya sambil melepaskan pelukannya.
"Kamu dari mana aja? " Tanya Ardiya sambil memegang kedua pipi Gresha dengan kedua telapak tangannya.
"Aku kesini, kan katanya kamu nyuruh aku pergi sendiri ya uda aku kesini sendiri! " Ucap Gresha sambil memutar bola matanya.
"Maafin aku ya Gresh, aku egois. Aku uda bikin kamu sedih! " Lirih Ardiya.
"Sekarang berarti kamu uda nggak marah sama aku? "
"Aku jujur masih ada rasa marah dan kecewa sama kamu , tapi aku juga nggak mau waktu liburan kita ini terbuang sia-sia begitu saja, karena keegoisanku. Apalagi kamu telihat bahagia saat sampai sini Gresh! "
"Ya uda nanti aku cerita semuanya sama kamu biar nggak ada lagi salah paham di antara kita. Tapi aku mau kita jalan-jalan dulu! "
__ADS_1
Ardiya dan Gresha lalu bergandengan tangan menyusuri pantai dan sesekali mereka terlihat bermain air dengan penuh riang gembira.
...****************...
"Gresha dibali sama suaminya? " Tanya Raka memastikan.
"Iya kemarin mereka berangkat, padahal gue uda beliin tiket nonton konser buat Gresha! " Ucap Rafandra sambil mengaduk minumannya.
"Lo gila ya, masak lo mau ngajakin istri orang nonton konser Raf! "
"Gresha itu nggak bahagia ya sama Ardiya, gue bisa lihat kok dan gue bisa ngerasain Ka! "
"Nggak, bukan itu, tapi gue mau lo ikut gue nyelidiki masalah kebangkrutan keluarga Gresha dan kecelakaan bokapnya Gresha! "
"Buat apa kita nyelidikin masalah itu? "
"Gue curiga keluarga Ardiya dalang semua itu! "
__ADS_1
"Anjing gila lo! " Ucap Raka terkejut.
...****************...
Seorang laki-laki terlihat membawa bunga berjalan menyusuri jalan di pemakaman. Laki-laki bertubuh tegap berkulit kuning langsat dengan kemeja dan celana hitam serta kacamata hitam pula itu lalu duduk di dekat sebuah makam, dan menaburkan bunga-bunga yang dia bawa tadi ke atas makam. Laki-laki itu terlihat berdoa begitu khusyuk dan lalu mengusap lembut nisan yang bertuliskan sebuah nama yaitu "Naya".
" Hai Nay, apa kabar? Kangen banget Nay aku sama kamu, kamu bahagia kan disana? Kamu mungkin uda tahu Nay kalau kakak laki-laki kamu itu uda punya istri dan seperti nya mereka juga sangat bahagia. Kalau aku, aku ketemu seorang perempuan , dia cantik tapi sedikit galak. Dia memang nggak semanja kamu tapi aku bisa menyayangi dia Nay, kamu nggak apa-apa kan Nay kalau aku mencintai yang lain selain kamu? Tapi kan memang dari dulu cuma aku ya Nay yang cinta sama kamu, kamu kan cintanya selalu buat Rafandra, seorang laki-laki yang ternyata membawa mu pada kecelakaan tragis malam itu Nay! "
Kevin terlihat terus mengelus nisan di makam Naya dengan mata sayu dan sendu. Kevin memang selalu mencintai Naya selama ini, hingga hatinya kini terbuka untuk Yumi.
"Do'ain aku ya Nay, semoga Yumi mau sama aku. Aku takut kalau cintaku bertepuk sebelah tangan lagi seperti dulu sama kamu. Seharusnya memang dulu kamu terima cinta aku bukan malah terima cinta laki-laki kurang ajar itu Nay! "
Follow
Ig : Rahayu_nrahma
Tiktok: rahayunr30
__ADS_1
SV : Rahayunr (WS)