
"Hari ini papah aku ada jadwal terapi, aku boleh nemenin? " tanya Gresha sambil menyantap hidangan makan siang.
"Papah sama Mamah sudah ke rumah sakit tadi, aku juga sudah bilang kalau kita tidak bisa ke rumah sakit! "
"Kapan kamu bilang ke mereka? "
"Tadi! "
"Tapi kenapa nggak bilang aku dulu? aku pengen nemenin papah! "
"Tapi aku mau kamu nemenin aku hari ini! "
"Setiap hari aku uda nemenin kamu disini, aku cuma mau nemenin papah aja kenapa susah banget! "
"Kapan-kapan kita main ke rumah papah, tapi nggak hari ini. Paham?"
Gresha mengerutkan dahinya seperti tidak terima dengan keputusan yang diambil oleh Ardiya. Tapi kembali lagi dia tidak bisa membantah ucapan lelaki itu. Entah kenapa tapi dia merasa setelah menikah dia berada di penjara emas, semua diatur oleh Ardiya, dan Gresha tidak bisa leluasa pergi keluar.
Setelah selesai makan Gresha duduk santai di dekat kolam renang, dia terlihat sedang asyik chatting dengan Rafandra. Dan mereka lanjut video call.
"Halo Sayang! " sapa Gresha.
"Kamu lagi dimana ini sayang ? "
"Aku lagi dirumah ini! "
"Kok aku kayak asing ya ngelihat kolam renang kamu!"
"Em asing gimana? kamu kan lama nggak kesini jadi mungkin agak lupa aja! ".
"Oh iya sih, mungkin aku aja yang lupa. Kalau gitu aku main ya ke rumah kamu. Aku kangen sama kamu. Sekalian aku nengokin papah kamu! "
"Eh jangan Raf, papah aku lagi di rumah sakit terapi, kapan-kapan aja nengokin nya! "
"Berarti aku nggak bisa kesana ini? "
"Sorry ya, kapan-kapan aja yaa! "
Saat tengah asyik mengobrol tiba-tiba Ardiya datang mencari Gresha.
"Gresha, Gresha! " Panggil Ardiya.
Gresha yang melihat Ardiya datang segera mematikan handphonenya.
"Eh iya kenapa? "tanya Gresha.
"Kamu ngomong sama siapa tadi? "
"Nggak ada, aku nggak ada ngomong sama siapa-siapa! "
"Tapi aku tadi kayak denger kamu lagi ngorol! "
"Oh ini... em.. aku tadi abis nonton video-video lucu jadi kayak ngobrol mungkin! "
"Oh oke! "
__ADS_1
"Kenapa nyari aku? "
"Iya ayo ke kamar temenin saya nonton film! "
"Aku mau disini aja! "
"Temenin saya! "
Gresha menarik nafas panjang lalu berdiri dan mengikuti kemauan Ardiya. Gresha tertidur di sofa saat menemani Ardiya menonton film.
Ardiya yang penasaran dengan handphone Gresha yang sedari tadi banyak chat masuk, akhirnya Ardiya mengambil handphone Gresha yang tergeletak di sofa. Dengan perlahan Ardiya mengambil handphone itu, saat akan membuka ternyata ada password di handphone Gresha. Dan Ardiya nampak kesal karena tidak bisa membuka handphone Ardiya. Tetapi saat ia akan meletakan handphone itu kembali , Ardiya melihat ada notifikasi pesan masuk dari sesorang dengan nama "My Boo". Isi pesan itu adalah "Sayang kenapa tadi dimatiin? Terus kenapa sekarang nggak bales? ".
Membaca pesan itu Ardiya merasa geram, dia meletakkan handphone Gresha dan menatap Gresha yang sedang tertidur pulas.
" Kamu sudah bohongin aku lagi! "
Ardiya kemudian meninggalkan Gresha yang tertidur, Ardiya terlihat menghubungi seseorang.
Pagi ini Gresha pergi ke kantor dan diantar oleh Ardiya. Sepanjang perjalanan Gresha hanya diam dan memasang muka badmood.
"Kamu kenapa diam aja dari tadi? "
"Kenapa juga kamu nganterin aku? kan aku uda bilang sopir aja yang nganterin! "
"Salahnya apa kalau aku mau nganterin istri aku? "
"Tapi anak kampus nggak ada yang tahu kalau aku uda nikah! "
"Sepertinya alasan kamu kurang tepat! "
"Kamu cuma takut kalau Rafandra ngeliat kita kan? "
Gresha terdiam mendengar pertanyaan Ardiya.
"Kenapa diam? "
"Terus kenapa kalau aku takut ketahuan Rafandra? Rafandra pacar aku, dan aku mau jadi istri kamu karena aku kepaksa ,nggak ada sedikit pun cinta buat kamu, nggak ada dan akan pernah ada! "
Ardiya sangat marah dan kecewa mendengar ucapan Gresha yang menyakitkan baginya. Tapi dia memilih diam dan memendam semuanya.
Gresha bergegas keluar dari mobil tanpa sepatah katapun, tanpa berpamitan bahkan menoleh ke arah Ardiya pun tidak sama sekali.
Saat hendak masuk ke ruang kelas Gresha melihat Yumi sedang ngobrol dengan Raka di depan kelas.
"Yumi Raka kalian lagi ngapain disini? "
"Hai Gres! " Sapa Raka.
"Eh Raka loe nggak sama Rafandra? dia dimana? "
"Itu alasan gue sama Yumi nunggu loe disini! "
"Maksudnya gimana? "
"Rafandra nggak ke kampus hari ini Gres, semalem Rafandra kecelakaan, dia jatuh dari motor di srempet orang. Tapi untung luka nya nggak parah, tapi dia harus istirahat penuh! "
__ADS_1
"Raka loe serius? "
"Iya Gres! "
"Sekarang dia dimana? "
"Dia uda dirumah sekarang, semalam uda dibawa ke Rumah Sakit dan setelah diobati bisa langsung pulang! ".
" Gue mau ke rumah Rafandra! "
Gresha langsung pergi dan buru-buru untuk ke rumah Rafandra. Yumi dan Raka segera mengejar Gresha.
"Gresha tunggu! " teriak Yumi.
"Kalian ngapain ikut kesini? "
"Kita mau nemenin loe lah! " kata Yumi
"Kalian bolos kuliah nggak apa-apa? "
"Santai aja! " ucap Raka dan Yumi bersamaan.
"Pakek mobil gue aja ya! " ucap Raka.
Mereka bertiga akhirnya pergi ke rumah Rafandra. Gresha merasa sangat cemas mendengar kabar Rafandra yang jatuh dari motor. Sampai di rumah Rafandra, Gresha segera menghampiri Rafandra yang berada di kamar.
"Sayang, kamu kenapa? "
"Gresha kamu nggak kuliah? "
"Gimana aku bisa kuliah kalau keadaan kamu kayak gini? kenapa bisa gini sih? "
"Semalem aku keluar naik motor mau ke minimarket, tapi tiba-tiba ada motor kenceng banget dari belakang terus nyrempet aku, ya jadinya aku jatuh kayak gini. Dan orang itu langsung kabur gitu aja! ".
"Dia kabur? kurang ajar banget dia nggak tanggung jawab. Kamu nggak tahu plat nomornya ? "
"Aku nggak sempet lihat, tapi ya uda sayang aku baik-baik aja, cuma luka dikit-dikit aja kok! "
"Kamu bikin aku khawatir Raf! "
"I'm okay! ".
" Eh Raka loe gimana sih, kan uda gue bilang ngasih tahunya Gresha pelan-pelan nggak usah bikin panik. Apalagi ini sampai bolos kuliah! "
"Ya gue ngasih tahunya uda baik-baik kok, uda gue bilang loe uda langsung bisa balik rumah setelah diobati dari Rumah Sakit. Tapi emang cewek loe aja yang panikan deh! "
"Ya jelas aku panik sayang, kamu jatuh dari motor juga gimana aku nggak panik! "
"Ya uda iya, oh ya sayang kenapa kemarin tiba-tiba matiin telfon? Terus kayak nya kemarin aku denger suara cowok yang manggil kamu deh. Bukannya papah kamu lagi terapi ya? "
Mendengar pertanyaan itu Gresha memandang Yumi.
"Em kemarin itu tiba-tiba sinyal nya ilang sayang, terus yang manggil aku siapa? nggak ada yang manggil-manggil aku. Kamu salah denger kemarin, mungkin karena sinyalnya kali ya jadi kamu kayak denger suara gitu! "
"Em gitu, ya kayaknya aku emang salah denger deh kemarin! "
__ADS_1