Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 72 (Pilihan)


__ADS_3

Setelah selesai mengobrol dengan Pak Wicak, Gresha segera masuk ke kamar dan beristirahat. Sambil berbaring di atas tempat tidur, Gresha membuka akun media sosial dan tepat saat itu juga Vio tengah mengunggah sebuah foto, di dalam foto itu terlihat Vio memtoret sebuah coffe yang ada dihadapannya. Tapi Gresha merasa ada yang aneh dalam foto itu, dia lalu mengamati baik-baik foto itu dan memperbesar foto itu. Dan ternyata di balik foto coffe itu terlihat sebuah tangan dan sepertinya itu tangan seorang laki-laki, di tangan laki-laki itu terlihat dia tengah menggunakan sebuah jam tangan mewah dan juga bagus. Gresha pun merasa tidak asing dengan jam tangan yang ada di foto itu. Gresha mencoba mengingat siapa kira-kira yang memiliki jam tangan itu. Dan setelah cukup lama mengingat Gresha kemudian mengingat kalau jam tangan itu adalah jam tangan milik Ardiya. Gresha lalu bangun dan melihat ke tempat jam tangan Ardiya yang ada di kamarnya. Dia mencari apakah ada jam tangan yang sama dengan jam tangan yang ada di foto Vio itu. Dan ternyata Gresha tidak menemukannya di sana, Gresha lalu turun ke bawah dan masuk ke kamar Ardiya. Disana Gresha juga melihat ke kotak penyimpanan jam tangan, dan lagi-lagi Gresha tidak menemukan jam tangan itu. Gresha lalu keluar dari kamar Ardiya sambil terus memandangi foto itu.


“Kalau jam tangan itu nggak ada di rumah, berarti hari ini Ardiya lagi pakai jam tangan itu dan sekarang dia lagi sama Vio!” Batin Gresha sambil menunduk lesu.


****


Vio sama sekali tidak melewatkan moment-moment kebersamaannya bersama Ardiya, beberapa kali dia mengambil gambar Ardiya, meskipun tidak terlalu jelas tapi setidaknya ada sedikit bagian tubuh Ardiya yang terekam. Tapi sebenarnya Vio belum bisa merasakan kehabagiaan sepenuhnya karena meskipun sudah beberapa kali bertemu dengan Ardiya, Ardiya masih saja terus cuek kepadanya. Seperti halnya hari ini, meskipun mereka berdua tengah dberada di café yang indah, Ardiya terus saja fokus pada ponselnya, dan bahkan beberapa kali dia menelfon seseorang dan membicarakan masalah pekerjaan. Tapi bukan Vio namanya kalau gampang menyerah begitu saja. Lalu Vio dengan sengaja membenturkaan kakinya ke kaki meja.


BOUGHHH…….


“Aduhh…sakit!” Ucap Vio sambil memegang mata kakinya.


“Kenapa?” Tanya Ardiya mulai merespon.


“Kakiku kebentur kaki meja!” Rengek Vio.


Lalau Ardiya melirik ke arah kaki Vio dan setelah itu dia lanjut memandangi ponselnya.


“Nggak berdarah kan? Nggak bengkak kan?” Ucap Ardiya sambil fokus ke ponsel.


“Em…nggak sih…tapi..!”


“Ya uda kita pulang aja ya biar kamu bisa istirahat!” Ajak Ardiya.

__ADS_1


Ardiya lalu segera beranjak dari tempat duduknya dan berlalu pergi. Sedangkan Vio masih celingukan kebingungan karena sebenarnya bukan ini yang dia harapkan. Vio berharap Ardiya lebih memperhatikannya kalau ada bagian dari tubuhnya yang terasa sakit, dan syukur-syukur bisa dimanjain sama Ardiya. Tapi ternyata ini malah dicuekin dan lebih parahnya langsung mau diantarin pulang padahal belum malam-malam juga. Dan karena Ardiya sudah nyelonong duluan, mau tidak mau Vio mengikuti Ardiya.


Sepanjang perjalanan menuju rumah Vio, Ardiya terus fokus mengendarai mobil dan tak sedikitpun melirik Vio yang masih berusaha berakting kesakitan. Dan sesekali bahkan Ardiya lebih memilih melihat ponselnya dibanding melihat Vio yang ada di sampingnya.


Dan saat membuka ponsel, Ardiya tidak sengaja menjatuhkan ponselnya ke bawah kaki Vio.


“Bentar aku ambilin aja!” Ucap Vio saat ponsel Ardiya jatuh ke bawah kakinya.


Vio lalu membungkuk dan mengambil ponsel itu, lalu tanpa sengaja Vio melihat foto wallpaper yang ada di ponsel Ardiya. Dan foto itu adalah foto Gresha. Vio bengong beberapa sekian detik saat melihat wallpaper ponsel Ardiya, dan Ardiya yang menyadari hal itu lalu segera mengambil ponselnya yang ada pada genggaman Vio dengan paksa.


“Makasih!” Ucap Ardiya saat ponselnya berhasil dia ambil dari Vio.


Sedangkan Vio masih terlihat bengong dan aneh melihat foto Gresha di wallpaper ponsel Ardiya.


“Kenapa Ardiya jadiin foto Gresha wallpaper ponselnya? Emang saudaraan harus sampai sweet kayak gitu ya?”Batin Vio yang mulai merasa aneh.


****


Gresha saat ini mulai menyadari apa yang dia lakukan pada Ardiya dan Rafandra adalah suatu hal yang jahat. Walaupun memang ini awalnya bukanlah kehendaknya tapi tidak seharusnya juga dia menyakiti dua orang yang mencintai dirinya itu. Ardiya dulu adalah orang yang kejam, keji, dan kasar, tapi sekarang dia sudah berubah. Ardiya bahkan sudah tidak pernah berkata kasar lagi pada Gresha. Dan yang pati Ardiya sangat mencintai Gresha, bahkan dari sebelum mereka menikah. Lalu bagaimana dengan Rafandra? Dimana letak kesalahan Rafandra? Apakah Rafandra pantas untuk ditinggalkan? Tentu saja jawabannya TIDAK. Laki-laki sebaik dia apa pantas disia-siakan? Tentu saja TIDAK. Rafandra sungguh menjadi kekasih idaman selama ini, berkata kasar ataupun berbuat kasar pada Gresha pun tidak pernah. Jadi jelas dong kalau Gresha sebegitunya jatuh hati pada sosok Rafandra. Tapi dia kalah dalam satu hal yaitu KEADAAN.


****


Saat melihat mobil Ardiya mulai memasuki garasi, Gresha dengan segera keluar dari kamar dan turun secepat mungkin. Dia lalu menghadang Ardiya tepat di belakang pintu utama. Gresha berdiri dengan nafas yang tak beraturan, sedangkan Ardiya tentu saja terkejut melihat istirnya itu sudah berdiri dibalik pintu dengan nafas tak karuan.

__ADS_1


“Ada apa?” Ketus Ardiya.


“Kamu tadi pagi nganterin Vio ke kampus? Dan tadi juga kamu jemput Vio lalu makan di café berdua?” Tanya Gresha sambil menatap tajam kedua bola mata Ardiya.


“Kalau iya kenapa?”


“Ya harusnya aku yang nanya kenapa…kenapa kamu…kamu deketin Vio kayak gitu?” Tanya Gresha dengan gugup dan gelagapan.


“Dasar aneh, padahal kamu sendiri yang deketin aku sama Vio , sekarang kenapa malah nanya gitu!” Jawab Ardiya sambil berlalu pergi melewati Gresha.


“Iya dulu kan aku mau…mau kamu ngelupain aku dan jatuh cinta sama orang lain!” Ucap Gresha sambil membalikan badannya.


Ardiya lalu berhenti dan berbalik memandang Gresha.


“Selamat ya rencana kamu sudah berhasil!”


“Maksudnya?”


“Aku udah jatuh cinta sama Vio!”


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Follow Me :

__ADS_1


Ig : rahayu_nrahma


TikTok : rahayunr30


__ADS_2