Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 52 (Kata Maaf)


__ADS_3

Setelah pulang dari rumah Rafandra, Raka lalu segera mengambil foto yang tadi dia pinjam dari Rafandra. Setelah beberapa saat memperhatikan foto pernikahan yang ada ditangannya, Raka lalu membuka akun Instagram dan mencari akun dari wedding organizer yang tertera di foto itu yaitu Senja Wedding Organizer. Dan akhirnya Raka menemukan akun itu, Senja Wedding Organizer adalah salah satu Wedding Organizer yang cukup terkenal, karena banyak kalangan artis dan pengusaha yang menggunakan jasa Wedding Organizer tersebut. Raka lalu melihat foto-foto yang ada di akun Senja Wedding Organizer tapi Raka tidak bisa menemukan foto yang sama dengan yang dia bawa, Raka berulang kali mencari tapi tetap saja tak menemukan satu fotopun yang sama.


“Sial kenapa nggak ada fotonya?” Gumam Raka kesal.


Raka mengacak-acak rambutnya dia merasa jengkel karena dia kali ini gagal menemukan petunjuk dari akun istagram Senja Wedding Organizer itu.


“Gue harus cara lain!” Batin Raka.


****


Sudah dua hari ini Ardiya tidak tidur di kamar utama dan memilih tidur di kamar tamu, Ardiya hingga saat ini juga masih belum mau berbicara ataupun menyapa Gresha. Gresha yang saat ini sedang berjalan ke meja makan untuk sarapan terlihat takut dan gugup saat melihat Ardiya sedang sarapan di meja makan. Gresha lalu berjalan pelan dan duduk di salah satu bangku dan mengambil piring. Tapi baru saja Gresha mau mengambil nasi goreng, Ardiya sudah berdiri dari duduknya dan bersiap utuk pergi.


“Kamu kenapa buru-buru itu kan makanannya belum habis?” Tanya Gresha lembut.


Ardiya tak menggubris sama sekali pertanyaan Gresha, dan dia langsung berjalan pergi meninggalkan Gresha di meja makan. Gresha hanya memandangi punggung lebar milik Ardiya hingga Ardiya tidak terlihat lagi. Karena kesal Gresha akhirnya ikut pergi dan mengurungkan niatnya untuk sarapan. Bibi yang melihat Gresha hendak pergi lalu menghampiri Gresha.


“Mbak Gresha nggak sarapan?”


“Nggak Bi!”


“Tapi nanti Mbak Gresha sakit!”


“Biarin aja aku sakit, mau tahu juga respon Ardiya gimana kalau aku sakit!” Ucap Gresha kesal.


“Mbak Gresha tahu sendiri gimana selama ini kalau Mbak Gresha sakit, Pak Ardiya selalu khawatir dan cemas!”


“Itu kan dulu Bi, bukan sekarang!”

__ADS_1


Setelah selesai bercakap dengan Bibi, Gresha berjalan ke depan dan meminta Pak Dede mengantarkannya ke kampus. Sepanjang perjalanan Gresha hanya diam dan terlihat sangat murung. Setelah sampai di kampus Gresha turun dari mobil dan saat dia berjalan menuju ke kelas Gresha bertemu dengan Raka.


“Pagi Gres!” Sapa Raka.


“Hai Ka pagi!”


“Lo apa kabar?” Tanya Raka.


“Gue baik,lo?”


“Baik, oh ya gue mau ngomong sesuatu sama lo, lo bisa ikut gue bentar?”


Gresha menganggukan kepalanya pelan dan berarti dia setuju untuk berbincang dengan Raka. Mereka kemudian pergi ke sebuah taman yang ada di dalam kawasan kampus mereka. Lalu mereka duduk di sebuah bangku panjang dan berbincang.


“Kenapa Ka?” Tanya Gresha penasaran.


“Lo pasti uda tahu dari Yumi kan tentang kecurigaan gue sama lo Gres?”


“I..iya, Yumi uda cerita ke gue Ka!”


“Gue sekarang mau minta maaf sama lo Gres, karena gue uda nuduh kayak gitu ke lo,dan nggak seharusnya gue curiga bahkan sampai nuduh lo kayak gitu. Gue minta maaf banget sama lo!” Jelas Raka dengan wajah sendu penuh rasa bersalah.


“Kenapa tiba-tiba lo minta maaf?”


“Gue sadar tuduhan gue salah dan gue juga nggak dapatin bukti apa-apa tentang tuduhan gue ke lo, itu cuma asumsi nggak berdasar Gres, kemarin itu gue cuma ngerasa nggak terima aja kalau sampai Rafandra sahabat gue itu disakiti dan di khianati, karena sikap lo kemarin-kemarin ke Rafandra kayak beda aja, dan gue benar-benar nggak terima kalau ada yang nyakitin Rafandra, dia itu sahabat terbaik gue. Dan kini gue sadar kalau lo sama Rafandra sama-sama saling cinta jadi nggak mungkin ada yang berkhianaat diantara kalian!”


Perkataan dari Raka itu sebenarnya membuat hati Gresha cukup lega karena sekarang Raka sudah tidak menaruh rasa curiga lagi pada Gresha, tapi perkataan Raka itu juga rasanya mengiris perasaan Gresha, karena Raka yang sahabat dari Raka saja sudah sebegitunya menjaga Rafandra, tapi Gresha yang tak lain adalah kekasih dari Rafandra malah menyakiti dan mengkhianati Rafandra.

__ADS_1


“Gres lo kok diam aja? Lo baik-baik aja kan?” Tanya Raka memastikan.


“Em…iya gue baik kok, makasih ya Ka, uda mau percaya dan nggak curiga lagi sama gue, gue kemarin juga agak bingung kenapa lo berfikiran kayak gitu tapi untungnya sekarang lo uda ngilangin fikiran itu!”


“Iya Gres, gue minta maaf ya!”


“Iya gue maafin kok!”


****


Setelah selesai kelas hari ini Gresha dan Yumi terlihat sedang makan di kantin, mereka tengah makan ayam bakar dan minum jus alpukat. Gresha kemudian menceritakan kepada Yumi tentang Raka, Yumi saat ini sebenarnya merasa heran kenepa bisa Raka berubah fikiran secepat itu, sedangkan kemarin Raka sangat yakin tentang kehamilan Gresha. Gresha terlihat bercerita dengan riang karena Gresha merasa ini adalah satu kabar baik untuk dirinya. Tapi Yumi tetap saja merasa aneh dengan sikap Raka, Yumi kali ini tidak memberitahukan kepada Gresha kalau Yumi merasa aneh dengan Raka karena takut membuat Gresha semakin khawatir dan cemas. Saat tengah asyik mengobrol tiba-tiba Vio datang dan duduk disebelah Gresha. Yumi dan Gresah sontak terkejut melihat kehadiran Vio yang tiba-tiba itu dan dengan senyum yang merekah dibibir Vio.


“Ngapain lo duduk sini?” Ketus Yumi.


“Galak banget sih lo Yum, sanatai aja kali!”Jawab Vio cengengesan.


“Eh Gres, gue sekarang uda tahu apa hubungan lo sama Ardiya karena gue abis ketemu sama Ardiya!” Lanjut Vio.


Yumi dan Gresha mendadak tercengang dan merasa panik, Gresha kali ini merasa benar-benar takut kalau Vio sudah tahu apa hubungan Gresha dengan Ardiya. Mata Yumi dan Gresah saling beradu, mereka kini benar-benar sedang memutar otak dan mencari berbagai alasan untuk berbohong jika nantinya Vio tahu semua rahasia Gresha.


“A…apa emangnya?” Tanya Gresha gelagapan.


“Lo itu ternyata masih ada hubugan saudara ya sama Ardiya?” Tanya Vio tersenyum lebar.


“Hah? Saudara?” Tanya Gresha bingung.


“Iya, bebapa hari lalu gue ketemu sama Ardiya waktu gue nyamperin bokap gue ke kantor Ardiya, dan gue nanya dong sama Ardiya ada hubungan apa dia sama lo, dan Ardiya bilang kalau kalian berdua masih ada hubungan saudara!”

__ADS_1


Gresha sebenarnya cukup lega mendengar penjelasan dari Vio itu berarti Vio masih belum tahu hubugan apa yang sebenarnya terjadi antara Gresha dan Ardiya. Gresha lalu menatap mata Yumi dan Yumi menganggukan kepalanya pelan.


“Oh iya benar, gue sama Ardiya itu memang masih ada hubungan saudara!”


__ADS_2