Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih
Bab 142 (Lupa)


__ADS_3

“Sini aku bantu!” Ucap Rafandra sambil mengulurkan tangannya.


Gresha mengangkat wajahnya dan melihat Rafandra yang sudah mengulurkan tangannya, melihat Rafandra yang mengulurkan tangan untuk menolong dirinya, Gresha pun mulai mengulurkan tangannya juga. Tapi belum sempat Gresha menggapai tangannya Rafandra, tangan Yumi lebih dulu menyambut uluran tangan Gresha, Yumi lalu membantu Gresha untuk bangun dan berdiri. Rafandra lalu menarik tangannya kembali dan menarik nafas panjang.


“Nggak usah cari kesempatan ya lo!” Bisik Yumi pada Rafandra, dengan lirikan mata Yumi yang cukup tajam.


Waktu sudah semakin sore, mereka berempat sudah hampir seharian asyik bermain di wahana permainan. Yumi pun mulai merasa tidak nyaman dengan keadaan mereka sekarang. Mereka sekarang sedang menikmati makanan. Gresha duduk bersebelahan dengan Rafandra, sedangkan Yumi bersebelahan dengan Raka. Dan berkali-kali juga Raka mencoba mencari perhatian Yumi bahkan Rafandrapun berkali-kali mencoba mencari perhatian dari Gresha. seperti saat ini Rafandra mencoba mengambilkan minum untuk Gresha yang tengah tersedak makanan.


Tiba-tiba ponsel Gresha berdering dan ternyata panggilan dari sopirnya, ini memang sudah jam pulang kuliah dan sopirnya pun tidak mengetahui kalau Gresha ternyata tidak ada di kampus dan tengah asyik berjalan-jalan dengan Rafandra dan yang lainnya.


“Siapa Gresh?” Tanya Rafandra.


“Sopir , pasti mau nanyain aku dimana, ini kan uda jam pulang kuliah!” Ucap Gresha dengan raut wajah kesal.

__ADS_1


“Mending kita balik aja Gresh, kasihan ntar sopir lo nyariin dan lebih parahnya kalau ngadu ke Ardiya dan bilang kalau lo nggak di kampus kan makin panjang nanti urusannya!” Ucap Yumi.


“Suami lo masak se protectif itu sih Gresh, masak cuma jalan-jalan sama teman gini aja mau dimarahin!” Ucap Rafandra dengan sinis.


“Lo itu mantannya bukan sekedar teman Raf, ya wajarlah kalau nanti Ardiya bakalan marah!” Sahut Yumi.


“Udah-udah stop. Ya uda Yum ayo balik dan kita ke kampus dulu, gue bakalan tetap pulang sama sopir!” Ucap Gresha sambil meraih tas nya.


Akhirnya Rafandra tetap mengantarkan Gresha dan Yumi ke kampus, dan setelah sampai kampus, Gresha segera menemui sopirnya dan pulang. Gresha beralasan kalau dia ada kelas tambahan jadi pulang telat.


Saat masuk ke dalam kamar, Greshe melihat Ardiya tengah memasukan baju-baju ke dalam koper, dan itu membuat Gresha cukup panik. Gresha langsung menghampiri Ardiya dengan wajah yang panik.


“Ar kamu ngapain packing-packing baju ke dalam koper? Kamu marah sama aku sampai mau pergi kayak gini? Ayolah kamu jangan kayak anak kecil gini deh, lagian kan itu juga cuma masalah sepele lho, aku juga uda jelasin aku pergi kemana. Tapi kenapa kamu malah kayak gini sih, kamu nggak biasanya lho marahan sama aku terus mau pergi kayak gini. Coba kamu tenang dulu deh dan fikirin baik-baik, masalah sepele gini masak sampai mau minggat sih!” Cerocos Gresha dengan wajah paniknya.

__ADS_1


“Uda ngomongnya?” Tanya Ardiya santai sambil menatap wajah Gresha yang panik.


“Udah, sekarang kamu jelasin semuanya ke aku!” Ucap Gresha dengan raut wajah yang ingin membuat Ardiya tertawa.


“Apanya sih yang mau dijelasin, kamu lupa ya?” Tanya Ardiya.


“Lupa apanya?Apa aku ada salah lagi? Masalah mana yang aku lupain Ar?”


“Kamu lupa kalau besok kita mau berangkat ke Bali ?”


Follow :


Ig :Rahayu_nrahma

__ADS_1


Tiktok : Rahayunr30


SV : Rahayunr (WS)


__ADS_2