
Hari semakin malam, dan Gresha masih saja duduk di balkon kamar sambil menanti kedatangan suaminya. Dan tak berapa lama terlihat sorot lampu mobil yang mengarah ke rumahnya, dan pasti itu mobil Ardiya. Gresha lalu segera turun dan menanti Ardiya di ruang tamu, dan tak berapa lama Gresha melihat Ardiya yang berjalan masuk ke dalam rumah, tapi kali ini Ardiya tidak datang sendiri melainkan datang dengan Pak Dio, yang tak lain adalah mertua Gresha.
“Papa…!” Gumam Gresha.
Gresha lalu berjalan menghampiri suami dan papa mertuanya itu.
“Papa!” Sapa Gresha dengan senyum dibibirnya.
“Menantuku, lama sekali kita tidak bertemu, gimana kabar kamu?”
“Gresha baik Pa, Papa sehat?”
“Papa sehat!”
“Ar kamu kok nggak bilang kalau Papa mau datang kan aku bisa nyiapin makanan-makanan enak buat Papa!” Ucap Gresha pada suaminya.
“Nggak usah repot-repot Gresh, Papa akan makan apapun yang di siapkan di rumah ini, Papa nggak pemilih kok dalam hal makan!” Ucap Pak Dio dengan tawa riang.
Mereka bertiga lalu berjalan menuju ke ruang makan untuk makan malam, Gresha pun sebisa mungkin menghilangkan rasa penasaran tentang foto Ardiya bersama Rafandra, karena sekarang ini ada Papa mertuanya jadi tidak mungin dia terlihat marah ataupun lain sebagainya. Mereka bertiga menikmati makanan dengan lahap dan dengan bahagianya. Selama menikah baru kali ini Pak Dio datang ke rumah Ardiya dan baru kali ini mereka makan bersama seperti ini.
“Papa menginap disini kan?” Tanya Gresha.
“Iya kalau Papa tidak mengganggu kalian, Papa akan menginap disini!”
“Tidak Pa, biar Gresha siapkan kamar untuk Papa!”
Gresha lalu beranjak dari duduknya dan segera ke kamar tamu untuk menyiapkan kamar yang akan di pakai oleh Papa mertuanya itu.
Sedangkan di meja makan Ardiya dan Pak Dio masih duduk sambil menikmati buah apel yang telah dipotong oleh Bibi.
“Kamu dan Gresha sudah bahagia sekarang?” Tanya Pak Dio.
“Iya Pa, Gresha uda bisa membuka hatinya untuk aku!”
__ADS_1
“Lalu kenapa kamu masih terlihat murung dan banyak pikiran seperti itu?”
“Ardiya takut kalau nanti Gresha marah jika tahu semuanya Pa, tahu tentang aku dan Rafandra dan masa lalu kita!”
“Itu semua tergantung bagaimana kamu menjelaskannya, dan kalau Gresha memang benar-benar mencintai kamu pasti dia mau menerima masa lalu kamu!” Jelas Pak Dio.
Tak lama kemudian Gresha datang dan menghampiri dua laki-laki yang sedang serius berbincang itu.
“Papa kalau mau istrirahat kamarnya sudah siap!” Ucap Gresha dengan ramah.
“Terimakasih ya , kamu memang menantu yang sangat baik!” Puji Pak Dio.
Gresha hanya tersenyum malu dengan pipi yang memerah. Pak Dio lalu berdiri dari duduknya dan hendak pergi ke kamar tamu.
“Oh ya kalian dari awal menikah kan belum bulan madu, sebaiknya kalian bulan madu saja, mau diluar kota atau luar negeri yang penting kalian bahagia!”
“Ardiya belum bisa Pa, masih banyak pekerjaan di kantor, apalagi akhir-akhir ini juga lagi banyak masalah di kantor!” Jelas Ardiya.
“Kamu itu hanya pekerjaan saja yang ada di otakmu, sekarang kamu sudah punya istri, jadi jangan sampai istri kamu itu terlantar gara-gara kamu hanya mikirin pekerjaan!” Ketus Pak Dio.
“Mungkin besok aja aku nanyanya!” Gumam Gresha.
****
Sherly menemui Rafandra yang tengah duduk sendiri di ruang keluarga, dia terlihat menyalan Tv tapi pandangan Rafandra terlihat kosong dan tidak memperhatikan acara Tv yang tengah berlangsung. Sherly lalu duduk di samping Rafandra dan menepuk pundak anak laki-lakinya itu.
“Kamu mikirin Gresha?” Tanya Sherly.
Sherly seolah-olah merasakan apa yang Rafandra rasakan, kehancuran yang ada di dalam hati Rafandra juga bisa Sherly rasakan dengan jelas.
“Mama tadi ketemu Gresha!” Lanjut Sherly.
Rafandra lalu menatap wajah mamanya dengan sendu dan seolah-olah berisyarat kalau dia ingin mendengarkan lanjutan cerita dari mamanya itu.
__ADS_1
“Mama memperlihatkan foto masa kecil kamu dan Ardiya, dan ternyata Gresha memang belum mengetahui tentang masa lalu kalian!”
“Mama…mama kenapa ngasih lihat foto itu ke Gresha?” Tanya Rafandra dengan wajah terkejut dan panik.
“Biar Gresha tahu semuanya dari mulut Ardiya, mereka kan sudah menikah sudah seharusnya kalau tidak ada rahasia lagi diantara mereka!” Ucap Sherly.
“Tapi Gresha….Gresha pasti akan sedih Ma, Gresha pasti akan terus kepikiran dengan masalah ini dan dia…!”
“Buat apa kamu peduliin dia lagi? Mama lebih senang kalau dia sekarang menderita, dia pantas mendapatkannya, dia terlalu mempermainkan kamu, begitupun Ardiya. Mereka berdua terlalu mempermainkan dan menganggap kita tidak bisa apa-apa!”
Sherly lalu berdiri dan meninggalkan Rafandra dengan wajah penuh kegelisahan, entah kenapa Rafandra belum bisa lepas dari Gresha. Cintanya terhadap Gresha terlalu besar hinngga luka yang begitu besar ini juga belum mampu membuat Rafandra melupakan mantan keaksihnya itu.
Ditengah lamunannya, tiba-tiba ada yang menekan tombol bel rumah Rafandra, dan Rafandra segera bergegas untuk membuka pintunya, tapi ternyata tiak ada seorang pun diluar rumahnya dan Rafandra hanya menemukan sebuah amplop berwarna hitam di depan pintu rumahnya. Rafandra segera membuka amplop itu dan dia mendapati ada sepucuk surat disana.
Jangan mengira kalau sakit hatimu sampai disini saja, dendam ini belum sepenuhnya terbalaskan
“Dendam? Dendam apa bajingan ? Sini kalau berani lo keluar jangan kayak gini mainnya, dasar pengecut!” Teriak Rafandra.
Rafandra lalu membuka ponselnya dan melihat rekaman CCTV , karena memang dia telah meletakan CCTV di depan rumahnya. Dan memang benar ada sesorang yang datang dan meletakan amplop itu, tapi ternyaata orang itu tidak menampakan wajahya sedikitpun, orang itu mengenakan celana dan hodie panjang lalu mengenakan topi, kaca mata dan juga masker.
“Sialan, apa dia sadar kalau disini apa CCTV ,wajahnya sama sekali tidak terlihat!” Gumam Rafandra kesal.
Rafandra lalu memotret tulisan pada kertas itu, lalu dia mengirimkan foto itu pada seseorang.
****
Gresha telah memejamkan matanya, dan terlelap dalam tidrunya saat Ardiya baru saja keluar dari kamar mandi, dan tiba-tiba terdengar ada notifikasi dari ponsel Gresha. karena penasaran Ardiya lalu mengambil ponsel Gresha, dia ingin tahu siapa yang malam-malam begini mengirimi istrinya pesan.
Dan ternyata nama yang muncul di notifikasi tersebut adalah “Rafandra”.
Follow :
Ig : Rahayu_nrahma
__ADS_1
Tiktok : Rahayunr30