Bukan Pelakor Biasa

Bukan Pelakor Biasa
111. Lakukan Saja Perintahku.


__ADS_3

Dikantor Dom**


"Tok.. tok... ".


"Masuk! ",perintah Dom.


Lucas segera masuk kedalam ruangan Dom.


"Bagaimana apa ada sesuatu yang penting?",tanya Dom dengan tidak mengalihkan tatapannya dari layar laptopnya.


"Edward smith menolak bertemu dengan mu Dom",lapor Lucas.


Mendengar itu Dom langsung menatap kearah Lucas,"Apa alasannya? ",tanya Dom dengan ekspresi datar.


"Dia mengatakan kalau dia tidak berminat bertemu denganmu karena dia yakin kau hanya ingin merusak hubungan bisnis yang sudah dijalinnya dengan Arya sekarang".


Dom menyandarkan tubuhnya dikursi kerjanya, "Kupikir dia sudah tidak waras karena berani berkata seperti itu tentangku",ucap Dom dingin membuat Lucas paham kalau saat ini Dom sedang marah.


"Jadi bagaimana Dom? ",tanya Lucas.


"Ambil alih perusahaannya dalam satu bulan",perintah Dom dengan sangat dingin membuat Lucas hanya menganggukkan kepala tanpa banyak bertanya lagi.


"Lalu Arya bagaimana saat dia tau kita mengambil alih perusahaan Edward Smith?",tanya Lucas pada Dom.


"Ini sebagai peringatan baginya agar dia berpikir dua kali kalau ingin terus melawanku".


"Tapi Edward Smith hanya rekan bisnis barunya jadi mungkin tidak terlalu berpengaruh besar bagi perusahaannya".


"Kurasa tidak Edward Smith ini merupakan pengusaha yang royal kalau dia senang,jadi kurasa dia tidak mau bekerjasama denganku karena Arya memberikan apa yang dia minta hingga dia mau mengucurkan dana besar untuk proyek yang sedang incarnya sekarang".


"Jadi maksudmu kalau kita membuat si Edward Smith ini bangkrut otomatis Arya juga akan merasakan imbasnya juga".


"Ya, yang pasti dia akan mencoba mencari investor baru lagi dalam waktu dekat untuk menutupi kerugian modal milik Edward Smit yang gagal didapatkannya".


"Lalu setelah itu apa kau juga berencana menghancurkan lagi investor yang didapatnya?",tanya Lucas.

__ADS_1


"Iya",jawab Dom tanpa ekspresi.


"Sebenarnya apa rencanamu kalau hanya ingin membuatnya bangkrut aku yakin kau tidak perlu bersusah payah sampai seperti ini" .


"Keinginanku sepele aku hanya ingin membuatnya memohon ampun pada istriku atas apa yang sudah dia lakukan selama ini pada Hanum".


Mendengar itu Lucas diam dia benar benar tidak mengerti bagaimana pemikiran Dom sampai harus bersusah payah hanya demi sebuah kata maaf saja.


"Jangan menggerutu dalam hati Lucas",ucap Dom tiba tiba yang langsung membuat Lucas menggelengkan kepalanya.


"Aku tidak",jawabnya.


"Ini bukan hanya sebuah permintaan maaf sederhana yang berupa ucapan tapi lebih kememberinya pelajaran karena sudah merasa dia sangat hebat selama ini karena berhasil menikah lebih dulu dengan Hanum".


"Apakau merasa kalah karena masalah itu Dom? ",tanya Lucas penasaran.


"Kalau dia pria yang baik mungkin aku tidak terlalu kesal karena setiap orang berhak punya masa lalu dan saat kita menikah dengannya kita harus menerima masa lalunya yang tidak ada kita itu sebelumnya. Tapi disini masalahnya Arya benar benar seorang baji*an dia selalu menganggap dia lebih baik dariku karena dia menjadi yang pertama bagi Hanum dan sebagai suaminya aku merasa sangat marah dengan apa yang dilakukannya".


"Ya sekarang aku setuju denganmu soal ini, tapi apa kau tidak melakukan hal yang sama pada Calista? ".


"Bukankah kau juga sudah memperlakukannya tidak baik selama kalian menikah".


"Apakah aku dulu seperti itu padanya kurasa kau lebih tau jawabannya dari pada aku",jawab Dom.


Lucas terdiam mendengar itu.


"Jadi bagaimana dengan hasil lab yang kuminta padamu itu? ",tanya Dom.


"Beberapa hari lagi baru keluar, apa kau yakin Emily adalah Calista Dom?",tanya Lucas penasaran.


"Sedikit, karena mereka berdua sangat mirip dalam segi tingkah laku,meski wajah dan bentuk tubuh mereka sangat berbeda".


"Tapi dari laporan orang yang kita suruh untuk menyelidiki data Emily dulu sama seperti milik Emily yang ini".


"Kalau Calista sendiri yang melakukannya aku tidak yakin dia bisa sampai ketahap ini memikirkan perubahan dirinya,tapi ini dia bersama Arya apa kau masih meragukan seberapa baji*annya pria itu dan seberapa lihainya dia mempengaruhi Calista sampai ketitik ini".

__ADS_1


Aku memang tidak pernah mencintai Calista tapi aku tau selama ini yang dicintai Calista hanya uang karena itu aku memberikan banyak uang saat menceraikannya agar dia tidak mengusik Hanum lagi tapi sepertinya Arya sudah sangat mempengaruhi hidupnya sampai ketitik yang membuatnya menjadi orang yang sangat berbahaya bagi istriku".


"Apa maksudmu kita sempat kecolongan saat mengetahui dia pindah keluar negeri waktu itu".


"Kurasa iya, tapi sekarang aku akan lebih waspada dan aku tidak main main untuk membuat Arya menyesal telah berani berurusan denganku".


"Kalau kau sangat khawatir kenapa kau tidak menyuruh Hanum berhenti saja jadi model dan duduk manis disampingmu jadi kau tidak perlu selalu cemas seperti sekarang".


"Kalau aku melakukan itu,maka Arya akan menganggapku takut padanya dan dia akan semakin sombong jadi aku sengaja mengikuti alur permaiannya untuk membuatnya sejenak merasa senang sebelum dia benar benar aku hancurkan tanpa bersisa lagi,apa kau sudah mengerti sekarang Lucas? ".


"iya, aku paham dan aku akan segera melakukan apa yang kau perintahkan untuk mengambil alih perusahaan milik Edward Smith segera".


"Bagus segera laksanakan dan juga cari informasi kemana Calista pergi keluar negeri waktu itu, juga siapa yang mengelola seluruh harta gono gini miliknya sekarang".


"Bukannya dia sudah menjual semua asetnya sebelum pergi keluar negeri waktu itu".


"Kau benar tapi apa kau tidak merasa aneh dengan hal itu?",tanya Dom.


"Iya ini memang terasa aneh",jawab Lucas dengan setengah bergumam.


"Jadi selidiki soal ini dengan lebih serius sekarang,juga coba kau suruh dokter Moris untuk melakukan test DNA untuk anak Clarisa",perintah Lucas.


"Untuk apa lagi kau meminta itu Dom bukannya anak Clarisa bukan anak Arya karena itu dia menceraikan istrinya itu tanpa memberinya apa apa".


"Entahlah aku hanya merasa penasaran soal ini karena bagaimanapun aku mengenal Clarisa dulu sewaktu masih menjadi iparku".


"Apa kau bersimpati pada anaknya karena kata Dokter Moris kondisinya tidak baik baik saja".


" Mungkin iya, tapi Sudahlah keluar sana segera lakukan apa yang aku perintahkan padamu, aku juga harus pergi untuk menjemput Hanum pulang sekarang".


"Bukannya ada mang Cecep dan para bodyguard yang sudah kau perintahkan untuk menjaga Hanum Dom?",tanya Lucas karena merasa Dom sudah sangat berlebihan dengan tetap menjemput Hanum meski sudah ada supir dan pengawal yang ditugaskannya.


"Apa kau lebih suka Helen dijemput dengan supir dari pada kau yang menjemputnya saat pulang kerja?",tanya balik Dom yang membuat Lucas langsung menggeleng.


"Kalau sudah tau jawabannya jangan bertanya lagi",jawab Dom dengan berjalan keluar dari kantornya.

__ADS_1


__ADS_2