
Sejak sadar dari koma kondisi Hanum semakin membaik dari hari kehari dan itu membuat Dom merasa lega dibuatnya.
Hanum sudah mulai bisa melakukan hal hal ringan sendiri meski saat Dom akan keluar selalu ada perawat atau Wendy yang disuruh Dom untuk menemani Hanum di kamar rawatnya supaya dia tidak merasa bosan.Karena meski Dom ingin selalu berada disisi Hanum tapi sekali kali dia tetap harus pergi keperusahaannya untuk sekedar menengok perusahaannya itu.
Seperti hari ini dia bermaksud pergi keperusahaan sebentar karena dilihatnya kondisi Hanum sudah tidak ada gejala menghawatirkan dan dokter Moris yang memeriksanya juga mengatakan Hanum pulih dengan sangat cepat dari kondisi pasca komanya dan keadaan sikembar yang sudah menginjak trimester ketiga juga berkembang dengan baik.
Dom sudah rapi dengan setelan jasnya dan sedang berpamitan dengan Hanum yang tampak enggan untuk ditingal sekarang.
"Janjikan kamu tidak akan lama perginya",ucap Hanum dengan bergelayut manja dilengan Dom.
"Iya sayang,aku janji tidak akan lama,setelah urusanku selesai aku akan segera bersamamu lagi",jawab Dom dengan membelai lembut pipi Hanum.
"Apa tidak bisa kamu bekerja dari sini saja seperti biasanya Dom",rengek Hanum masih berusaha mencegah Dom untuk pergi".
"Aku ingin tapi sekarang tidak bisa sayang ,nanti dokter Moris akan memeriksamu kalau dia mengatakan kamu baik baik saja aku janji akan mengajakmu keluar supaya kamu tidak bosan sudah terkurung disini begitu lama".
Mendengar itu wajah Hanum langsung cerah,"Baiklah kalau begitu sekarang kamu boleh pergi,tapi janji tidak akan lama".
Dom langsung mengangguk mendengar itu"Tentu saja aku akan segera pulang sayang",ucap Dom dengan mencium singkat bibir Hanum lalu mencium perut Hanum dimana ada dua buah hati mereka disana.
" Aku mencintai kalian",ucap Dom pada Hanum sebelum pergi meninggalkannya.
"Aku juga mencintaimu Daddy",balas Hanum dengan melambai kepada Dom yang sudah sampai didepan pintu.
Dom membalas lambaian Hanum sebelum benar benar keluar dari pintu itu.
Didepan pintu Dom berpapasan dengan Dokter Moris yang akan masuk kedalam ruangan untuk melakukan pemeriksaan rutin pada Hanum.
"Selamat pagi tuan Dominic apa anda berencana keluar hari ini",sapa Dokter Moris karena melihat Dom sudah siap untuk pergi.
"Iya...tapi tidak akan lama,tolong anda pastikan kondisi Hanum apakah benar benar sudah baik hari ini karena saya berencana mengajaknya untuk pergi keluar nanti".
"Baiklah anda jangan khawatir saya pasti akan memeriksa kondisi nyonya Hanum secara menyeluruh dan memastikan apakah dia bisa untuk diajak pergi nanti".
"Ya..lakukanlah sekarang aku tinggal dulu".
Setelah mengatakan itu Dom pergi meninggalkan tempat itu sementara Dokter Moris masuk kedalam ruang perawatan Hanum.
"Selamat pagi nyonya Hanum",sapa Dokter Moris dengan tersenyum ramah kepada Hanum yang dibalas Hanum dengan tersenyum balik kepada Dokter Moris.
__ADS_1
"Pagi Dokter...silahkan anda mulai memeriksa",perintah Hanum.
Setelah mendapat persetujuan dari Hanum Dokter Moris mulai memeriksa keseluruhan kondisi Hanum.
"Kondisi anda secara keseluruhan sudah normal tapi karena sekarang usia kandungan anda semakin besar dan anda juga baru sembuh jadi saran saya tetap sama batasi aktifitas berlebihan yang ingin anda lakukan".
"Lalu apakah saya boleh pergi keluar Dokter karena Dom mengatakan, dia ingin mengajak saya jalan jalan keluar".
"Tidak masalah tapi sebaiknya anda jangan berjalan kemana mana tapi gunakan saja kursi roda untuk anda pergi sampai mobil".
"Baiklah saya akan mendengarkan saran anda.Tapi sebenarnya ada yang ingin saya tanyakan pada anda",ucap Hanum dengan wajah tertunduk karena merasa sedikit malu bertanya masalah ini sementara dia baru sembuh.
"Anda ingin menanyakan masalah apa nyonya Hanum",ucap Dokter Moris dengan ekspresi bijak.
"Masalah s*x.. bolehkah sudah kami melakukannya sekarang?',tanya Hanum dengan semakin menundukan wajahnya karena merasa semakin malu,tapi ingin tau.
"Boleh".
Seketika Hanum langsung mengangkat wajahnya mendengar jawaban Dokter Moris,"Serius Dok?",tanyanya seolah tidak percaya dngan jawaban Dokter Moris.
"Iya nyonya saya serius, anda dan suami anda sudah boleh melakukan hubungan suami istri sekarang".
"Itu karena saat itu anda belum sepenuhnya pulih tapi sekarang anda sudah sehat setelah mendapat perawatan rutin disini".
"Lalu kalau saya sudah sehat kenapa anda tetap menyuruh saya memakai kursi roda saat ingin keluar".
"Demi keamanan anda dan kedua bayi anda nyonya dan saya yakin tuan Dominic juga akan khawatir kalau melihat anda kelelahan,tapi kalau kalian ingin melakukanya sebaikny tetap berhati hati selain karena kandungan anda sudah mulai besar juga karena anda baru sehat",terang Dokter Moris.
"Baik saya mengerti dokter,terimakasih atas semua keterangan anda".
"Iya nyonya Hanum",jawab Dokter Moris lalu keluar dari ruangan Hanum.
***
Setelah Dokter Moris pergi Hanum segera menghubungi Wendy memintanya untuk datang keRumah sakit.
"Halo Wendy datanglah kerumah sakit sekarang',perintah Hanum yang langsung membuat Wendy merasa sedikit khawatir karena tidak biasanya Hanum menyuruhnya datang cepat kesana.
"Apa kamu baik baik saja?",tanya Wendy dengan nada kkhawatir.
__ADS_1
"Tentu saja aku baik baik saja bahkan sangat baik sekarang".
"Lalu kenapa aku harus kesana secepatnya?'.
"Karena aku butuh bantuanmu untuk memberi kejutan pada Dom",terang Hanum.
"Kejutan?,maksudmu kejutan apa?".
"Dom bermaksud mengajakku keluar jalan jalan sore nanti dan aku ingin berdandan secantik mungkin saat pergi dengannya nanti".
"Lalu",tanya Wendy.
"Tolong kamu belikan baju baru untukku,karena kamu tau bukan selama disini aku hanya mengenakan baju rumah sakit".
"Baiklah aku akan membelikanmu baju baru yang layak dipakai untuk keluar bersama Dom".
"Selain itu tolong kamu belikan juga beberapa baju tidur yang bagus untukku".
"Untuk apa.... bukankah kamu masih memakai pakaian rumah sakit selama disana".
"Iya..,tapi aku sudah merasa bosan memakai seragam rumah sakit ini dan ingin tampil cantik dihadapan Dom selama disini".
"Baiklah...aku juga akan membelikan pesananmu yang itu".
Setelah mengatakan itu mereka mengakhiri pembicaraan mereka ditelpon.
**
Sekitar dua jam kemudian Wendy akhirnya datang kerumah sakit dan langsung menuju kamar Hanum
"Ini pesananmu",ucap Wendy dengan meletakakn tiga paperbag dihadapan Hanum yang saat itu sedang duduk disofa.
Melihat Wendy membawa begitu banyak paperbag membuat Hanum penasaran apa saja yang sudah dibelikannya itu.
Hanum membuka paperbag pertama yang berisi baju hamil yang layak dipakai untuk pergi keluar dengan Dom.
Lalu Hanum mulai memeriksa paperbag kedua yang ternyata berisi baju hamil yang dipakai untuk santai,wajah Hanum langsung cerah melihat itu karena ternyata Wendy bisa diandalkan untuk membelikannya baju,lalu Hanum membuka paperbag ketiga dan mengeluarkan isinya yang ternyata berisi tiga lembar linggeri dengan ukuran cukup besar yang langsung membuat mata Hanum membulat melihatnya.
Siap siap ya 😁😁.
__ADS_1