
Hanum kembali mengerang saat merasa dia hampir sampai lagi dipuncak kenikmatan untuk kedua kalinya.
"Dom.....",erang Hanum sambil melentingkan tubuhnya kedepan dan mencengkram erat bahu Dom.
Melihat itu Dom segera mempercepat pompaannya kemilik Hanum dengan menyesap kencang puncak dada Hanum yang menjulang tegak didepannya.
"Dom aku tidak tahan lagi",desis Hanum dengan nafas terengah engah dibawah Dom.
"Keluarkan sayang,jangan ditahan",bisik Dom masih terus bergerak cepat memompakan miliknya maju mundur didalam inti Hanum,membuat Hanum langsung mencapai pucak,tapi sekali pun Dom belum juga mencapai puncaknya.
"Dom aku lelah",ucap Hanum karena sudah berjam jam Dom menghajarnya dan dia sudah berkali kali keluar tapi Dom belum juga selesai..
Mendengar itu Dom berhenti bergerak tapi tidak mengeluarkan miliknya dari dalam diri Hanum.
"Kita istirahat dulu nanti kita lanjutkan lagi",ucap Dom membuat Hanum langsung terbelalak mendengarnya.
"Kau belum lelah?,"tanya Hanum.
Dom hanya menggeleng kemudian menggulingkan tubuhnya keranjang dan memutar tubuh Hanum agar berada diatasnya.
Hanum sedikit terpekik karena itu,"Dom!".
Dom hanya mengangkat alisnya "Mari kau yang lakukan",ucap Dom.
"Maksudmu?",tanya Hanum dengan bersandar didada bidang Dom.
"Bergeraklah diatasku,sayang".
Hanum ragu mendengar perintah Dom tapi dia juga ingin melakukannya mencoba memegang kendali permainan mereka ini karena dari tadi Dom hanya memberinya kenikmatan tidak ada salahnya sekarang dia yang melakukan hal itu untuk Dom.
"Ayo Hanum...",perintah Dom mulai menggerakkan pinggulnya yang berada dibawah Hanum membuat Pyton Dom yang masih berada didalam tubuhnya ikut bergerak pelan.
Hanum kembali mendesis,karena Dom berhasil memancing kembali gairahnya.
Dengan pelan Hanum mulai mengerakkan pinggulnya diatas tubuh Dom keluar masuk.
Kali ini Dom mendesis merasakan sensasi nikmat mulai menjalari tubuhnya.
"Lebih cepat sayang" pinta Dom dengan mencengkram bokong indah Hanum dan menyuruhnya untuk lebih cepat bergerak diatasnya.
Hanum menuruti permintaan Dom dia semakin mempercepat gerakan pantatnya sampai terdengar bunyi"plop plop"( ππ)akibat pergesekan bagian bawah tubuh mereka.
__ADS_1
"Ah Hanum ini luar biasa"desis Dom yang mulai mengerang tak karuan dibawah tubuh Hanum.
Hanum bahkan tidak sanggup lagi bersuara karena dirinya saat ini benar benar seperti berada diatas nirwana,penyatuan mereka ini benar benar membuat nya melupakan segalanya.
Saat Hanum sudah hampir sampai lagi dipuncak tiba tiba Dom membalik posisi mereka.
"Biar aku yang menyelesaikannya",ucap Dom dengan kembali mengambil alih kendali permainan mereka.
Hanum hanya mengangguk lemah karena saat ini jujur saja lututnya sudah sangat lemas karena terus bergerak memompa diatas tubuh Dom tadi.
Dom mengangkat tinggi kaki Hanum dan meletakkannya diatas pundaknya lalu dia mulai memompakan cepat miliknya didalam diri Hanum maju mundur dengan ritme yang cepat sebagai gerakan penutup sebelum dia merasa pytonnya mulai berkedut ingin segera memuntahkan bisa kentalnya.
Hanum yang merasakan milik Dom berkedut menusuk bagian terdalam inti tubuhnya hanya bisa mengerang karena merasa cairan miliknya didalam sana juga akan keluar bersama dengan lahar kental Dom.
Hanum meraih Leher Dom dan menariknya kebawah sebagai tumpuan pelepasannya.
Merasakan hal itu Dom segera menyambar puncak dada Hanum dan segera melahapnya rakus.
Setelah bermain sampai hampir subuh akhirnya mereka berhasil mencapai puncak kenikmatan itu bersama sama.
Hanum langsung terkulai lemas tenaganya seolah lenyap tak bersisa setelah pelepasan panjang yang baru saja terjadi padanya itu.
Dom mencium sekilas bibir Hanum lalu mencabut pytonnya keluar dari dalam tubuh Hanum,dia segera berguling kesamping Hanum dengan posisi terlentang menghadap langit langit untuk mengatur nafasnya yang tersengal sengal akibat pelepasan tadi.
"Timakasih Hanum",bisik Dom dengan lembut ditelinga Hanum.
"Hemm".
Hanum hanya bisa bergumam untuk menjawab ucapan Dom, karena saat ini dia benar benar merasa sangat lelah dan mengantuk,bahkan dia sudah tidak sanggup lagi membuka matanya.
Melihat itu Dom langsung menarik tubuh Hanum kedalam pelukannya dan menyelimutinya mereka berdua dengan bedcover.
"Tidurlah sekarang",ucap Dom pada Hanum.
Hanum tidak menjawab lagi tapi memilih menggelungkan tubuhnya menikmati pelukan hangat Dom.
Dom membelai punggung belakang Hanum yang masih basah oleh keringat akibat sisa permainan mereka barusan,tidak sampai lima menit Hanum sudah mendengkur lembut didalam pelukan Dom.
Dom menunggu sebentar sampai Hanum benar benar pulas tertidur lalu perlahan dia bangkit dari ranjang dan mengambil ponselnya.
Dilihatnya jam diponsel sudah pukul 5 pagi dia menoleh kearah ranjang tempat Hanum tertidur lelap.
__ADS_1
Hampir sekitar enam jam dia bercinta dengan Hanum.
'Ini gila benar benar gila obat apa sebenarnya yang dimasukkan kedalam minumannya kenapa pengaruhnya sangat kuat ,untung saja Hanum bisa mengimbanginya meskipun sekarang dia sangat kelelahan,kalau tidak Dom tidak tau apa yang akan dilakukannya untuk menuntaskan ini bisa bisa dia memaksa Hanum sampai Hanum pingsan.
Dom pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri setelah itu dengan hanya mengenakan bathrobe dia duduk disofa dan mulai menghubungi seseorang.
"Halo Dom ada apa jam segini kau menelponku,ini masih terlalu pagi apa kau baik baik saja apa perlu kubawa kedokter sekarang",cerocos Lucas.
"Aku tidak papa,pengaruh obat itu sudah hilang sekarang".
"Syukurlah, apa kau berendam semalaman didalam bathup untuk meredakannya".
"Tidak tapi Hanum menolongku menghilangkan efeknya tadi malam".
"Apa!!,jadi Hanum datang menemuimu apa dia baik baik saja sekarang?".
"Hemm,dia sedang tertidur".
"Tertidur memang berapa lama kalian melakukannya sampai Hanum kelelahan.
"Sekitar enam jam,kami melakukannya".
"Apa!!!!,enam jam itu bercinta atau kau sedang meruda paksa dia,kau bisa saja membuatnya masuk rumah sakit karena mengajaknya bercinta selama itu tanpa henti".
"Aku tau tapi sepertinya dia baik baik saja dia hanya kelelahan sekarang".
"Hanya kelelahan kau yakin, jangan jangan dia pingsan karena melayanimu".
"Sudahlah aku menelponmu bukan untuk membahas berapa lama kami bercinta malam tadi, tapi untuk memintamu menyelidiki siapa yang sudah memasukan obat laknat itu kedalam minuman yang aku minum".
"Apa kau mencurigai seseorang?".
"Aku masih tidak yakin soal itu, karena aku meminum minuman yang sama dengan mantan suami Hanum dipesta itu tapi kulihat dia baik baik saja".
"Maksudmu Arya Wiguna?!",tanya Lucas terkejut.
"Hemm,oh iya suruh orang mengantarkan mobil sikeparat itu kerumahnya dengan kondisi seperti itu".
"Kenapa,bukankah kau yang sudah membuat mobil itu hancur tadi malam".
"Karena aku ingin dia datang menemuiku,aku ingin melihat wajah menyebalkannya itu saat bertanya padaku".
__ADS_1
"Kau dendam padanya karena dia mantan suami Hanum atau karena dia sudah memasukkan obat perangsang kedalam minumanmu".
"Dua duanya dan aku akan membalasnya sekaligus nanti".