Bukan Pelakor Biasa

Bukan Pelakor Biasa
92.Kenyataan Pahit.


__ADS_3

Calista sudah hampir mabuk tapi Arya belum juga mengatakan apa rencananya untuk membantunya mendapatkan Dom lagi.


"Arya ayo katakan apa rencanamu untuk membantuku, atau jangan jangan kamu sengaja menipuku bertemu disini hanya untuk minum".


Arya menyentuh wajah Calista yang mulai terlihat memerah akibat minuman yang diminumnya.


"Sabar beby malam ini aku akan menemanimu sampai mabuk agar sakit hatimu sembuh, baru setelah itu aku akan mengatakan rencanaku untuk menghancurkan mereka".


Mendengar itu Calista langsung menepis tangan Arya yang berada diwajahnya.


"Hentikan Arya!,kau harus mengatakan rencanamu sekarang atau aku akan pulang!",ancam Clarisa.


Arya mendengus mendengar itu.


"Baiklah kalau kau sudah sangat tidak sabar untuk balas dendam pada mereka",ucapnya.


"Katakan sekarang!",perintah Calista.


"Kemarilah",Arya menyuruh Calista mendekat kearahnya lalu membisikkan sesuatu ditelinga Calista, yang membuat Calista langsung mengerutkan keningnya mendengar rencana Arya itu.


"Kau yakin itu akan berhasil,bagaimana kalau Dom curiga lalu... ? ",tanya Calista tidak yakin dengan rencana yang disarankan Arya.


"Kalau hanya melakukan hal itu tentu saja Dom dan Hanum tidak percaya kau sudah berubah".


"Lalu bagaimana supaya mereka yakin aku tidak akan mengganggu hidup mereka lagi?".


"Jual semua aset yang kau miliki lalu pura puralah pindah keluar negeri, setelah mereka menganggap kau tidak lagi mengganggu hidup mereka baru kau kembali kemari".


Calista mengerutkan keningnya berusaha memikirkan apa yang dikatakan Arya padanya.


"Apa kau tidak yakin dengan rencanaku itu? ",tanya Arya menatap Calista yang diam.


"Kalau aku sudah berada diluar negeri bagaimana aku akan kembali lagi kemari, apa Dom tidak akan curiga? ".

__ADS_1


"Kalau kau pergi dan datang menjadi orang lain kurasa sepandai pandainya Dom juga tidak akan tau itu kau, karena saat kau keluar negeri dengan menjual semua asetmu itu kuyakin Dom dan Hanum merasa hidup mereka sudah tenang,bagaimana?".


Calista menghela nafas keras masih sulit mengikuti saran Arya yang kedua ,kalau yang pertama saat dia membisikkan saran ditelingannya itu , Calista tidak masalah toh sudah lama dia ingin melakukan itu jadi saat tadi Arya menyarankannya dia bisa langsung oke, tapi dengan pura pura menjual semua asetnya dan pindah keluar negeri apa itu perlu.


"Lalu berapa lama aku akan tinggal diluar negeri sebelum kembali?',tanya Calista karena jujur saja dia tidak ingin menghabiskan waktu bertahun tahun untuk menunggu bisa balas dendam pada Hanum dan menjadi nyonya Dom lagi.


"Kira kira 1tahun kau harus menunggu agar apa yang kau lakukan itu benar benar berhasil".


"Apa 1tahun!, kenapa selama itu,tidak bisakah dipercepat".


"Itu tergantung usahamu nanti apakah kau bisa masuk kedalam Dom agency dalam waktu beberapa bulan ini atau tidak".


Calista terdiam mendengar itu,"Lalu apa selama itu aku tidak bisa membalas Hanum pelan pelan".


"Untuk membalas Hanum itu lebih mudah setelah kau selesai berubah kau bisa kembali kesini lalu masuk keAgency milik Robert, itu lebih mudah dari pada kau ingin menggoda Dom dan kembali menjadi nyonya Dominic".


"Maksudmu setelah berubah aku bisa kembali lagi kemari lalu masuk keAgency robert menjadi saingan Hanum".


"Ya, tapi kau harus bisa membuatmu lebih menonjol dari Hanum agar Dom Agency melirikmu".


Arya yang melihat itu kembali bertanya",Bagaimana kau sanggup bersaing dengan Hanum atau kau akan tetap kalah seperti sekarang dalam segala hal darinya".


"Brengsek! ",makinya kesal pada Arya karena baru saja Arya menyepelekan kemampuannya dibawah Hanum.


Mendengar kata makian dari Calista Arya langsung tertawa keras membuat Calista semakin sebal dibuatnya.


"Jangan tertawa,dasar menyebalkan",makinya lagi dengan kesal.


"Ayolah beby jangan marah karena aku sedikit memuji Hanum, tapi sebenarnya menurutku kau leboh baik darinya dalam segala hal",ucap Arya dengan menoel dagu Calista yang langsung ditepisnya.


"Hentikan itu Arya kau dan Dom benar benar menyebalkan karena tergila gila pada perempuan murahan itu",gerutu Calista.


"Tapi beby coba kau lihat Hanum memang punya pesona sendiri bagi kaum Adam".

__ADS_1


Arya mengatakan itu sambil menunjukan foto Hanum yang sedang berpose didepan kamera pada Calista membuat Calista semakin muak dengan apa yang dilakukan Arya itu.


"Aku tidak ingin melihatnya kalian semua benar benar memuakkan".


"Cobalah lihat bukankah kau sangat ingin menghancurkannya jadi kau harus mengamati dengan teliti dimana kelebihan atau kekurangannya agar bisa mencari celah untuk menjadi lebih baik darinya".


Mendengar itu Calista baru mau memandang foto Hanum yang sedang memakai jumsuit itu.


"Kurasa tubuhnya lebih berisi dari terakhir kali aku bertemu dengannya",ucap Calista dengan mengerutkan kening.


Mendengar itu Arya ikut mengamati foto Hanum itu dengan teliti.


"Lihatlah bagian dada dan perutnya terlihat berubah dari sebelumnya,atau jangan jangan dia sedang hamil sekarang",ucap Calista lagi.


Mendengar itu Arya benar benar mengamati bagian yang ditunjuk Calista barusan tanpa berkedip dan memang terlihat berbeda dari beberapa waktu lalu.


"Tidak mungkin dia hamil,dia itu mandul, mungkin saja di sedikit lebih gemuk tapi aku tidak yakin kalau dia sedang hamil karena...".


"Bagaimana kau bisa tidak yakin dia hamil sedangkan kau tau anak Clarisa itu bukan anakmu, jangan jangan kau yang mandul bukan Hanum".


Mendengar ucapan Calista itu Arya langsung marah, "Kau berani mengatakan aku mandul dasar perempuan.. ".


Arya bermaksud menerkam Calista karena tersinggung dengan ucapannya tapi Calista segera menahan Arya dengan bicara lagi.


"Jangan marah!, bukankah itu akan lebih mudah menghancurkannya sekarang!".


"Maksudmu? ',tanya Arya.


"Aku setuju dengan rencanamu tadi jadi kau urus penjualan semua asetku lalu aku akan pergi keluar negeri seperti rencana kita dan disini kau harus mempersiapkan semuanya,kalau Hanum Hamil semakin mudah aku masuk keagency Robert,tapi harus cepat karena aku rasa dalam beberapa bulan lagi Hanum akan istirahat menjadi model".


"Brengsek!!, brengsek!!!!!! ",Arya sangat marah mendengar kemungkinan Hanum sedang hamil anak Dom sekarang,dilemparkannya semua benda yang berada dimeja bar itu kedinding hingga semuanya pecah dan hancur membuat Calista terkejut dibuatnya.


"Arya hentikan!!,apa yang kau lakukan apa kau pikir semua itu bisa merubah keadaan!",ucap Calista dengan menahan lengan Arya yang bermaksud menghancurkan semua benda diruangan itu.

__ADS_1


Arya langsung menatap Calista tajam,"Aku akan menghancurkan mereka terutama aku akan membunuh anak yang berada didalam perut Hanum kalau benar dia hamil anak sikeparat itu,beraninya dia hamil dengan laki laki lain, sedangkan 7 tahun menikah denganku dia tidak mau hamil aku sudah memberikan segalanya untuknya tapi apa yang kudapat,dasar perempuan brengsek!!,murahan!!,akan kuhancurkan mereka semua!! ".Makinya dengan marah dan terluka mengetahui kenyataan itu.


__ADS_2