Bukan Pelakor Biasa

Bukan Pelakor Biasa
69.Mulai Menghancurkan Arya.


__ADS_3

Lucas berjalan cepat menuju kantor Dom dan langsung masuk dengan terburu buru ingin melaporkan sesuatu.


"Dom kau harus melihat ini!",ucap Lucas dengan berjalan cepat menghampiri meja Dom.


"Apa kau lupa aturan untuk masuk keruanganku!",hardik Dom tanpa menatap kearah Lucas.


"Tapi Dom ini sangat penting dan kau harus segera melihatnya",protes Lucas.


"Keluar dan lakukan sesuai prosedur sebelum masuk kemari!",perintah Dom.


"Hah!!,kau...".


"Lakukan!!!".


Kali ini Dom sudah menatap kearah Lucas dengan dingin.


Melihat ekspresi Dom, dengan terpaksa Lucas berjalan kembali keluar dari dalam ruangan Dom,lalu mengetuk pintu seperti perintah Dom.


Setelah Dom memerintahkannya untuk masuk baru Lucas berjalan lagi masuk kedalam ruangan Dom.


"Ada apa?",tanya Dom pada Lucas.


"E...ini masalah Arya dan Calista".


Dom tidak bereaksi hanya menatap kearah Lucas dingin tanpa bermaksud bicara.


"pengawal yang kita tugaskan untuk menjaga di hotel mengirimkan rekaman Cctv ini".


Lucas memberikan flashdisk rekaman kedatangan Arya kekamar Calista.


Dom membuka dan mengamati rekaman itu dengan ekspresi datar.


"Bagaimana Dom?",tanya Lucas karena Dom tidak bereaksi sama sekali melihat rekaman itu.


"Ternyata dia lebih tidak sabar dari perkiraanku".


"Lalu apa nanti malam kita akan menyuruh pria bayaran kita untuk mengunjungi Calista lagi?",tanya Lucas.


Dom menatap Lucas tajam,"Kukira kau selalu menyebutku bukan manusia tapi ternyata kau juga",jawab Dom.


"Maksudmu?",Lucas tidak mengerti maksud ucapan Dom.


Tapi sebelum Dom menjelaskan pada Lucas tiba tiba Calista menghubunginya.


"Dengarkanlah",perintah Dom.


Meskipun Lucas masih tidak mengerti tapi dia menuruti perintah Dom.


"Halo Honey",ucap Calista dengan suara terdengar parau meskipun mencoba disamarkannya.

__ADS_1


"Hemm",jawab Dom.


"Maaf malam ini aku tidak bisa bersamamu dulu karena tamu bulananku tiba tiba datang",ucap Calista.


"Tidak papa bagiku tadi malam kau sudah memberikan pelayanan terbaikmu padaku",jawab Dom.


Lucas menatap Dom dengan ekspresi heran karena Dom bisa mengatakan hal itu dengan lembut pada Calista.


"iya Honey aku juga,honey bisakah kita mengulang kejadian tadi malam lain kali",pinta Calista.


"Hemm,tidak masalah sepertinya kau sedang tidak enak badan jadi sebaiknya istirahat saja",perintah Dom.


Setelah mengatakan itu Dom langsung mematikan ponselnya.


"Dom kupikir kau masih punya perasaan pada Calista" ucap Lucas.


Dom tidak menaggapi ucapan Lucas,tapi malah memberi perintah lain lagi pada Lucas.


"Hancurkan pria brengsek itu",perintah Dom.


"Siapa?",tanya Lucas.


Dom menatap tajam kearah Lucas,"Apa masih harus kukatakan berulang kali padamu siapa yang harus kau hancurkan",ucap Dom dengan geram.


Mendengar itu Lucas langsung mengerti,"Apa ini untuk Calista?",tanya Lucas penasaran.


"Bukan".


"Apa aku harus menunggu dia berhasil melakukannya!",bentak Dom marah.


Melihat Dom langsung marah saat dia bicara seperti itu Lucas hanya menggeleng.


"Kalau sampai dia berani menyentuh Hanum aku bukan hanya akan membuatnya bangkrut tapi akan meletuskan kepalanya dengan tanganku sendiri",ucap Dom dengan ekspresi sangat dingin dan Lucas tau kalau Dom sudah berkata seperti itu dia pasti akan melakukannya.


"Jadi kenapa kau mau menghancurkannya Dom?".


"Memberi peringatan terakhir,karena sepertinya dia masih menganggap peringatanku tidak serius".


"Apa yang harus kulakukan?",tanya Lucas.


" Hancurkan dia dengan mengambil semua proyek yang diinginkannya",perintah Dom.


Lucas mengangguk,"Baik Dom".


"Buat dia bangkrut tanpa dia sadari itu yang harus kau lakukan".


Lucas kembali mengangguk,sambil melihat keTabnya untuk mengetahui berapa banyak proyek yang sedang diincar oleh Arya.


"Semua ada 5 proyek besar yang ingin dimilikinya",ucap Lucas.

__ADS_1


" Umumkan dan berikan penawaran sangat tinggi pada proyek proyek itu agar dia semakin marah dan emosi melihat aku masuk kedalam bisnisnya".


Mendengar semua ucapan Dom Lucas sedikit mengerti bahwa dia tidak sedang membela Calista tapi dia hanya bersikap seolah olah dia marah karena Arya sudah melecehkan Calista.


Lucas mengangguk lalu pergi dari ruangan Dom untuk segera melaksanakan apa yang Dom perintahkan.


Setelah Lucas pergi Dom terdiam menatap rekaman Cctv yang diberikan Lucas tadi,lalu menghubungi seseorang.


"Awasi Hanum jangan sampai baji*an itu mendekatinya selangkah pun!",perintah Dom pada pengawal rahasia yang ditugaskan menjaga keselamatan Hanum setelah insiden dilift beberapa waktu lalu.


****


Sementara itu diperusahaan Arya**


Arya sedang duduk diruangannya dengan wajah tersenyum lebar karena merasa sudah berada diatas angin saat ini,setelah tadi pagi berhasil beberapa kali melecehkan Calista dikamar hotel dan Arya yakin Dom akan sangat marah saat mengetahui itu.


Arya bahkan tidak sabar mengetahui apa yang akan dilakukan Dom untuk membalasnya nanti.


Saat dia sedang asyik dengan pikiran jahatnya tiba tiba asistennya masuk kedalam ruangannya untuk memberinya laporan pekerjaan.


"Tuan ini daftar proyek yang ingin anda miliki",ucap asistennya.


"Hemmm,semuanya proyek yang punya keuntungan besar kita harus mendapatkan semua proyek ini untuk menutupi kerugian proyek kita yang terdahulu".


Asisten itu mengangguk,"Tapi tuan..".


Sang asisten tampak ragu ragu untuk mengatakan apa yang baru saja diketahuinya tadi.


"Ada apa?",tanya.


"Saya baru saja mendengar bahwa perusahaan Dom Company juga menginginkan proyek proyek ini".


Arya langsung mengetatkan rahangnya mendengar itu,"Apa dia mencoba membalasku dengan bermain dibidang yang menjadi keahlianku",gerutu Arya kesal.


Sang asisten diam saja mendengar itu.


"Apa ada yang harus saya lakukan tuan?",tanya sang asisten.


"Kau cari tau apa yang akan mereka lakukan untuk mendapatkan proyek proyek itu",perintah Arya.


"Baik tuan".


Setelah itu sang asisten keluar dari dalam ruangan Arya.


Arya menatap daftar proyek yang ingin dimilikinya itu,semuanya punya prospek bagus kalau dia berhasil menguasai semua proyek itu maka dia akan duduk dijajaran pengusaha pengusaha top dinegara ini.


Tapi saat melihat nama perusahaan Dom juga ikut didalam daftar Arya menghela nafas keras,sepertinya kali ini tidak akan mudah mendapatkan proyek proyek ini,pikir Arya dia harus mencari cara bagaimana agar dia berhasil mendapatkan proyek proyek itu.


Siapa yang akan ditumbalkannya untuk melancarkan jalannya mengalahkan Dom,batin Arya.

__ADS_1


Calista untuk sementara akan sulit karena dia tadi sudah berbuat sangat kasar padanya saat marah,lalu Hanum dia memang simpanan Dom tapi Arya yakin dia tidak akan mau sedangkan Clarisa saat ini sedang hamil besar bagaimana bisa dia ditumbalkan kecuali dia sudah melahirkan.


Tiba tiba pikiran jahat terlintas dalam benaknya bagaimana kalau dia memaksa dokter untuk mempercepat kelahiran Clarisa,toh hanya beda beberapa minggu sebelum bayi itu lahir,jadi nanti saat pelelangan proyek sekitar 2 bulan lagi dia sudah bisa menumbalkan Clarisa,batinnya dengan ekspresi jahat.


__ADS_2