
Hanum menghempaskan tubuhnya yang terasa lelah keatas ranjang vila.
"Kamu lelah sayang?",tanya Dom yang masuk kedalam kamar itu dengan membawa bayi kembar mereka yang sedang tidur didalam kereta setelah menempuh perjalanan panjang menunu pulau pribadi itu menghunakan kapal pesiar milik Dom bersama Lucas dan Helen sementara Wendy menolak ikut mereka liburan karena tidak ingin mengganggu liburan dua pasangan itu.
"Ya, ternyata perjalanan kemari cukup jauh kita harus naik kapal selama dua hari lamanya baru bisa sampai kemari",jawab Hanum dengan memiringkan tubuhnya menatap kearah Dom.
"Karenanya waktu itu aku sempat menolakmu untuk mengajak sikembar untuk ikut kita liburan kali ini, tapi kamu memaksa membawa mereka jadi... ",Dom mengedikkan bahunya tanda pasrah dengan keinginan Hanum saat itu.
"Tapi ini liburan keluarga kita yang pertama aku tidak ingin meninggalkan mereka sendirian dirumah",protes Hanum lagi.
"Ya kurasa kamu benar tapi seharusnya aku merubah tempat liburan kita saat itu, karena aku merasa tempat ini terlalu jauh untuk liburan kita dengan usia mereka yang masih sangat muda saat ini".
"Kurasa mereka baik baik saja Dom kamu lihat mereka tidur nyenyak sekarang tanda mereka juga menikmati liburan ini",ucap Hanum dengan menoleh kearah kereta bayi yang baru sqja didorong Dom masuk, dimana kedua bayi kembar mereka King dan Quena tidur dengan nyenyak.
"Iya mungkin karena mereka juga merasakan kebahagiaan yang terasa darimu sayang",jawab Dom dengan mendekat kearah Hanum dan memeluk tubuhnya.
"Mungkin saja",jawab Hanum dengan membalas pelukan Dom.
"Mau jalan jalan diluar atau kamu terlalu lelah sekarang?",tawar Dom tiba tiba.
Hanum mengangguk",Kurasa aku mau mumpung mereka berdua sedang tidur sekarang jadi kita bisa menyuruh Lucas dan Helen menjaga mereka sementara kita pergi jalan jalan disekitar pulau".
"Baiklah kalau begitu bersiaplah aku akan. menunggumu diluar sekalian aku akan mengatakan pada Lucas dan Helen untuk menjaga sikembar sebentar selama kita pergi".
Hanum kembali mengangguk sementara Dom berjalan keluar dari kamar mereka menuju kamar Lucas yang berada didalam vila itu juga.
"Tok...tok... ".
__ADS_1
"Tunggu!",jawab Helen dari dalam kamar itu.
"Ada apa Dom?",tanya Helen membuka pintu kamarnya untuk Dom.
"Aku ingin menitipkan sikembar sebentar sementara aku mengajak Hanum berkeliling pulau sore ini",ucap Dom dari depan pintu kamar Lucas dan Helen.
"Tidak masalah kebetulan aku juga tidak melakukan apa apa,dimana mereka? ",tanya Helen menoleh keluar kamar mencari kereta sikembar.
"Mereka tadi tidur kamu bisa menjaganya dikamar atau menjemputnya kemari setelah kami pergi".
"Baiklah kalau begitu bersenang senanglah kalian jangan khawatirkan urusan sikembar untuk sementara",jawab Helen dengan mengusir Dom pergi dari sana.
Setelah Dom pergi Helen kembali kedalam dan bersiap untuk menuju kamar Hanum guna mengambil kedua bayi Hanum untuk dibawanya kekamarnya sementara Hanum dan Dom pergi.
"Siapa tadi sayang?",tanya Lucas yang baru saja keluar dari kamarmandi saat Dom berbicara dengan Helen tadi.
"Padahal aku juga bermaksud mengajakmu pergi untuk keliling pulau sekarang sayang tapi kenapa Dom malah menyuruh kita untuk menjaga sikembar bukankah ada Baby sister mereka",gerutu Lucas yang langsung mendapat tatapan tajam dari Helen.
"Apa kamu tidak suka dengan anak anak sayang? ",tanya Helen dengan sengaja menekan nada bicaranya pada Lucas saat itu membuat Lucas langsung membetulkan ucapannya.
"Bu... bukan begitu sayang hanya saja bagaimana kita bisa punya anak sendiri kalau aku selalu sibuk dan disaat kita liburan seperti ini Dom masih juga menyuruh kita untuk membantu menjaga sikembar supaya mereka bisa menikmati waktu berdua" gerutu Lucas.
"Mereka hanya minta tolong sebentar pada kita karena tidak ada yang bisa mereka percaya selain kita apa kamu tidak mengerti hal itu sayang seandainya kita berada diposisi Dom siapa yang akan kamu mintai tolong untuk melakukan hal itu",terang Helen yang membuat Lucas langsung terdiam.
"Jadi... ",ucap Helen lagi yang dijawab anggukan patuh dari Lucas.
"Iya aku mengerti sekarang,ayo kita ajak sikembar kemari",jawab Lucas pelan.
__ADS_1
***
Sementara itu Dom mengajak Hanum berkeliling dengan menggunakan mobil off-road yang ada diVila dengan dikawal beberapa anak buah mereka menuju Pantai pribadi yang ada dipulau itu.
Dom mengajak Hanum turun dari mobil setelah tiba dipantai yang mereka tuju.
"Ayo",ajak Dom dengan membantu Hanum turun dari mobil.
"Tempat ini indah sekali Dom",ucap Hanum dengan berjalan disamping Dom ditepi pantai yang airnya mulai pasang itu.
"Sebenarnya sudah lama aku ingin mengajakmu kemari sayang tapi sepertinya kali ini aku baru bisa mewujudkan niatku ini",ucap Dom dengan menggandeng mesra tangan Hanum.
"Kurasa sekarang adalah waktu yang paling tepat kita pergi kesini setelah semua masalah yang kita hadapi akhirnya selesai".
"Ya aku rasa kamu benar sayang,terimakasih sudah menemaniku disini".
"Maksudmu? ",tanya Hanum tidak mengerti maksud ucapan Dom.
"Aku selalu berharap bisa pergi kemari dengan orang orang yang paling berharga dalam hidupku dan itu tercapai aku sangat bahagia".
Hanum mendudukkan tubuhnya ditepi pantai diikuti Dom yang menyandarkan kepala Hanum dipundaknya.
"Terimakasih sudah mengajakku ketempat indah ini Dom, aku mencintaimu dan ingin selalu mencintaimu",ucap Hanum dengan menatap Dom mesra.
"Aku juga mencintaimu dan ingin selalu mencintaimu sekarang nanti dan seterusnya",jawab Dom dengan mengecup lembut dahi Hanum lama sebelum beralih kekedua mata Hanum yang terpejam meresapi ciuman mesra Dom saat itu yang perlahan semakin turun kebibir Hanum menyesap lembut dan perlahan bibir sang istri seolah meresapi rasa manis dan nikmat kebersamaan mereka sore itu ditepi pantai dengan matahari sore yang sudah mulai terbenam saat itu.
END ππ.
__ADS_1