
Ditempat lain**
Lucas mengetuk pintu kamar Dom pelan.
"Masuk!",perintah Dom yang saat itu baru selesai membersihkan diri setelah seharian tadi sibuk mengurus kerjasamanya dengan investor disini.
Sebenarnya setelah ini dia bermaksud menghubungi Hanum,ingin tau apa yang dilakukan perempuan itu tanpanya disana,tapi Lucas malah mengetuk pintunya dan Dom yakin itu pasti masalah penting karena Lucas tau bagaimana repotnya Dom seharian tadi dan sekarang waktunya untuk istirahat.
Dia akan sangat marah diganggu kalau bukan untuk hal yang sangat penting.
"Ada apa?",tanya Dom langsung tanpa basa basi saat Lucas masuk kedalam kamarnya.
"Kau harus melihat ini Dom".
Lucas menyerahkan Tabnya pada Dom.
"Itu Cctv Apartemen Hanum yang dikirim pengawal yang menyamar jadi security untuk mengawasi Hanum".
Dom membuka Tab yang diberikan Lucas dan mulai memutar rekaman Cctv saat Hanum berada dilift bersama Arya tadi.
Dom diam sambil terus mengamati Cctv itu sampai selesai,setelah selesai tiba tiba dia melempar keras Tab milik Lucas kelantai sampai hancur berkeping keping,membuat Lucas terkejut karena Dom melempar tanpa mengatakan apapun.
"Dom apa kau baik baik saja?",tanya Lucas khawatir.
"Kemarikan semua pekerjaan yang harus kukerjakan selama disini dan majukan semua pertemuanku menjadi besok,lalu kau cari semua data proyek yang sedang diincar dan dikerjakan oleh perusahan pria brengsek itu dan ambil alih semuanya".
Lucas hanya bisa melongo mendengar apa yang diperintahkan Dom padanya.
"Apa kau tidak dengar apa yang kukatakan Lucas",tanya Dom dengan nada sangat dingin.
"I..iya Dom tapi pertemuan kita disini itu sudah sesuai jadwal bagaimana kita memajukan semuanya menjadi besok".
"Itu bukan urusanku,kalau mereka tidak mau bertemu aku besok maka batalkan saja",perintah Dom.
"Dom kau gila ini proyek multitrilyun dan kau ingin membatalkannya,dimana otakmu",ucap Lucas terkejut.
Dom menatap Lucas tajam"Apa kau belum mengenalku Lucas,aku tidak pernah menarik kata kata yang kuucapkan,karena itu aku bisa sampai dipuncak tertinggi piramida dalam dunia bisnis dan modeling sekarang".
__ADS_1
Lucas terdiam mendengar itu,karena dia tau apa yang dikatakan Dom itu benar.
"Tapi Dom kurasa saat ini Hanum baik baik saja karena pengawal yang kau tugaskan untuk menjaga dia sudah lebih waspada".
"Aku tidak menyuruhmu melajari aku dalam hal perempuan dan bisnis cukup lakukan perintahku maka kau akan tetap baik baik saja disampingku".
Lucas sudah mengerti kalau Dom sudah memasang wajah sedingin khutup seperti itu maka tidak ada yang bisa meluluhkannya kalau dia berkeras maka dia yang akan sengsara.
"Baiklah terserah kau saja,aku akan segera membawakan semua berkas pekerjaanmu sekarang",ucap Lucas sambil keluar dari dalam kamar Dom.
Sampai diluar Lucas menggerutu pelan'Seharusnya aku tadi tidak mengatakan dulu tentang rekaman itu pada Dom jadi aku tidak perlu disuruhnya kerja rodi seperti ini,Gerutu Lucas sebal.
Akhirnya setelah melihat rekaman yang diberikan Lucas tadi, Dom memutuskan untuk tidak menghubungi Hanum lewat telpon tapi dia akan langsung menemui Hanum saat pulang nanti dan memberinya kejutan.
Jadi akhirnya perjalanan bisnis yang seharusnya dilakukan selama 1 minggu oleh Dom dipersingkatnya menjadi 3 hari meskipun ada bonus satu hari itu tetap membuat Lucas menggerutu dalam hati,karena selama 3 hari dia hanya sempat memejamkan matanya selama satu jam setiap hari dan itu membuatnya hampir gila karena kelelahan.
Sementara Dom tidak ada yang berubah padanya padahal Lucas yakin Dom sama sekali tidak tidur dalam tiga hari ini demi mempercepat perjalanannya kali ini agar bisa segera pulang.
Setelah turun dari pesawat Lucas berpikir akhirnya dia terbebas dari monster mengerikan ini dan bisa istirahat sambil memeluk Helennya tercinta karena dia juga sudah sangat rindu beberapa hari ini tidak bertemu dengan sang istri.
Tapi Lucas salah ternyata Dom menyuruhnya langsung kekantor bukan keApartemen Hanum seperti pikirannya tadi padahal tadi Dom sudah bertanya pada Lucas tentang jadwal Hanum hari ini dan Lucas bilang bahwa hari ini Hanum sedang tidak ada jadwal pemotretan,karena itu dia berpikir setelah turun dari pesawat Dom akan langsung menuju Apartemen Hanum jadi dia bisa bebas.
"Kenapa apa kau sudah lelah mengikutiku?",tanya balik Dom.
"Tentu saja Dom aku juga ingin beristirahat hari ini,apakah aku boleh pulang lebih cepat hari ini?",pinta Lucas.
"Kalau kau ingin pensiun dini aku akan mengabulkannya,"jawab Dom.
"Kau benar benar kejam",gerutu Lucas.
"Kalau kau ingin berada diposisiku kau harus kejam",jawab Dom singkat.
"Kalau Hanum tau seperti apa sifatmu sebenarnya dia pasti akan langsung menghilang dari hidupmu.
"Dia tidak akan berani,karena aku pasti akan menemukannya dimanapun dia bersembunyi",jawab Dom.
"Oh iya hubungi pria brengsek itu untuk segera menemuiku dikantor sekarang",perintah Dom.
__ADS_1
"Pria brengsek siapa dia?"tanya Lucas bingung.
Mendengar itu Dom langsung menatap tajam kearah Lucas, membuat otak Lucas langsung tau siapa orang yang dimaksud Dom.
"Baik tuan",jawabnya lalu segera menghubungi nomor ponsel Arya.
***
DiApartemen Arya**
Tiba tiba Asistennya menghubungi Arya membuat Arya langsung marah karena saat ini dia sedang berasyik masyuk dengan Calista yang masih bergerak diatas tubuhnya.
"Sialan!",makinya sambil mengulingkan tubuh Calista kebawah menunda penyelesaian permainan mereka siang itu.
"Siapa?",tanya Calista dengan nafas memburu.
"Asiatenku,aku akan mengangkatnya dulu siapa tau penting" jawab Arya dengan bangkit dari atas ranjang meninggalkan Calista yang tidak perduli.
"Ada apa?",tanya Arya ketus.
"Ada masalah penting tuan karena itu saya menghubungi anda".
"Katakan,awas kalau tidak penting",ancam Arya.
"Ini soal pemilik Apartemen yang ingin anda temui waktu itu baru saja dia menghubungi saya dia bilang dia sedang menuggu anda sekarang dikantornya".
"Katakan aku tidak bisa datang sekarang aku sedang sibuk,enak saja aku menghubunginya dua hari yang lalu baru sekarang dia menghubungiku balik, dia pikir sepenting apa dia" gerutu Arya.
"Dia berpesan kalau anda tidak mau menemuinya sekarang dia akan mengirim polisi kerumah anda dengan tuduhan pelecehan pada penghuni Apartemennya".
"Apa!!,beraninya dia!!!,katakan padanya berani sekali dia membangunkan serigala yang sedang tidur,apa dia sudah bosan hidup didunia bisnis,sekarang juga kirimkan alamatnya padaku,aku akan menutup mulutnya yang sombong itu!!",bentak Arya marah pada Asistennya.
Mendengar kemarahan Arya sang Asisten langsung mengirimkan alamat kantor pemilik Apartemen itu keponsel Arya.
Tanpa melihat dulu alamat itu Arya segera masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap untuk menemui orang itu.
"Kau akan pergi kemana?",tanya Calista sambil menatap Arya yang tampak sudah siap dengan jasnya.
__ADS_1
"Menghancurkan orang yang sudah bosan hidup",jawab Arya.