
Dom duduk didepan dokter Moris.
"Jadi bagaimana hasil pemeriksaan milik Hanum,apakah kondisinya baik baik saja?",tanya Dom.
Dokter Moris memberikan file hasil pemeriksaan Hanum pada Dom.
Sejauh ini baik baik saja,dia tidak punya masalah, tapi aku tidak bisa menyimpulkan bahwa dia bisa segera hamil seperti keinginan anda tuan",jawab Dokter Moris.
Dom mengerutkan keningnya mendengar itu.
"Kenapa bukannya kau bilang rahimnya tidak bermasalah lalu apa lagi yang membuatnya tidak bisa mengandung".
"Saya harus mendapat hasil pemeriksaan rinci mantan suaminya dulu paling tidak saya bisa mengatakan apa penyebabnya setelah kita dapat hasil test DNA anak yang dikandung istri mantan suaminya dulu,baru saya bisa memberi anda jawaban yang sangat anda inginkan itu tuan",terang Dokter Moris.
"Jadi apakah kau sudah mendapatkan hasil DNAnya itu?",tanya Dom.
"Belum staf kami baru membuat janji dengan istri mantan suami anda,sepertinya akan sedikit sulit kalau ayah si bayi nanti tidak mau diperiksa,jadi saya tidak terlalu bisa menjanjikannya, apakah berhasil melakukan test DNA nya atau tidak, kecuali anda bersedia menunggu sampai anak itu lahir sekitar beberapa minggu lagi".
Dom terdiam mendengar itu dan tiba tiba bangkit dari kursinya lalu keluar dari ruangan Dokter Moris.
Apa yang dikatakan Dokter Moris tadi membuat ganjalan besar dikepalanya bertambah.
Sepertinya satu satunya cara saat ini dia harus membuat Calista hamil pikirnya.
Dom menghubungi Lucas.
"Halo Dom apa terjadi hal yang buruk pada Hanum?',tanya Lucas diseberang sana.
"Tidak dia hanya terkena radang usus buntu dan sekarang sudah baik baik saja,bagaimana perkembangan proyek yang kusuruh kau ambil alih itu?',tanya Dom.
"Eee..masalah itu sepertinya kita gagal meskipun,aku sudah mengikuti perintahmu untuk menaikkan harga agar mereka memilih kita tapi rupanya pihak Arya tidak terima dia nekad menaikkan harga 2 kali lipat dari harga yang kita tawarkan,itu membuat mereka berbalik memilih Arya lagi".
"Baguslah,ternyata sesuai prediksiku",ucap Dom tampak lega.
"Kau tidak marah Dom?'',tanya Lucas bingung.
"Tidak malah aku merasa senang sekarang kerja yang bagus".
"Tapi kita gagal mendapatkannya".
"Aku memang tidak tertarik dengan proyek itu,aku sengaja menyuruhmu menaikkan penawaran agar pihak sibrengsek itu kalang kabut dan langsung menaikkan penawaran mereka dan secara tidak langsung akan membuatnya merugi karena tingginya penawaran yang mereka tawarkan untuk proyek seperti itu".
__ADS_1
"Kau benar benar kejam",ucap Lucas.
Dom tidak menanggapi ucapan Lucas.
"Aku punya tugas untukmu",ucap Dom.
"Apa lagi?',gerutu Lucas.
"Carikan orang yang mirip sepertiku secepatnya",perintah Dom.
Lucas bingung mendengar itu,permintaan aneh apa lagi ini,batin Lucas.
"Dom kurasa didunia ini tidak ada orang yang seperti dirimu dalam segala hal",jawab Lucas.
"Kalau begitu buat,buat seseorang yang mirip denganku segera".
Kali ini Lucas benar benar bingung dengan permintaan Dom yang menurutnya,sangat gila itu.
"Dengan apa aku membuatnya,Dom?"tanya Lucas tidak mengerti.
"Lucas aku baru saja memujimu semenit yang lalu, tapi sekarang kau sudah kembali kemode bodohmu lagi",gerutu Dom sebal.
Lucas diam sebantar,"Maksudmu seseorang yang punya postur sepertimu dan wajahnya dibuat mirip sepertimu,begitu?",tanya Lucas.
"tapi untuk apa Dom kau repot repot melakukan itu,jangan bilang untuk mengelabui Arya itu sebagai pengawal Hanum supaya dia tidak berani lagi mengganggu Hanum kalau kau tidak sedang bersamanya.
"Kau terlalu banyak nonton film yang tidak penting karena itu pikiranmu pun ter efek kesitu".
"Lalu untuk apa?"tanya Lucas bingung.
"Untuk tidur dengan Calista dalam waktu dekat ini,jadi cepat carikan orang yang kumaksud sekarang".
"Apa,sekarang!!!,"Astaga Dom ini benar benar rencana tergila yang pernah kau perintahkan padaku,kemana aku harus mencari orang sepertimu dan aku yakin Calista juga bisa membedakan mana Dom yang asli dan yang palsu jadi bagaimana aku harus mempermak orang ini agar sangat mirip denganmu bahkan sampai kebagian senjata rahasianya juga,apa aku harus menyuruhnya melakukan operasi plastik menyeluruh dulu",gerutu Lucas.
"Tidak harus sangat mirip,hanya posturnya saja karena Calista akan tidur dengannya dalam kondisi setengah sadar",terang Dom.
"Ini tetap gila,suami mana yang menyuruh pria lain untuk meniduri istrinya sendiri kalau bukan dia sudah tidak waras".
"Aku tidak suka mendengar ocehanmu itu,sebaiknya kau lakukan saja perintahku karena,aku butuh dia dalam minggu ini srmakin cepat semakin baik".
"Terserah kau saja Dom,lalu setelah pria itu sudah tidur dengan Calista apa yang kau inginkan lagi".
__ADS_1
"Dia harus bisa membuat Calista hamil dalam waktu satu bulan,jadi sebelum dia tidur dengan Calista, bawa dia periksa ke Dokter Moris pastikan pria itu subur begitu juga Calista".
Lucas benar benar tak habis pikir dengan pemikiran Dom kali ini,semua yang diucapkan dan direncanakan benar benar diluar nalar Lucas juga diluar kebiasaan Dom.
"Dom sebenarnya apa yang sedang kau buktikan sampai kau serepot ini harus mencari orang lain yang mirip denganmu untuk tidur dengan istrimu?",tanya Lucas.
"Kondisi Hanum",jawab Dom.
"Bukankah Dokter Moris sudah memeriksanya lalu apalagi masalahnya?",tanya Lucas bingung.
"Masalahnya kenapa selama ini dia tidak pernah hamil padahal dia baik baik saja".
"Jadi kamu merasa mantan suaminya yang punya masalah dalam hal ini".
"iya".
"Kenapa kau tidak menyuruh dokter Moris untuk memeriksa Arya dan istrinya saja".
"Apa kau pikir sibrengsek itu akan mau ikut diperiksa,kecuali terpaksa".
"Maksudmu?".
"Laksanakan saja apa yang aku perintahkan dan kau akan tau apa rencanaku selanjutnya untuk menutup mulut sibrengsek itu agar tidak berani lagi menghina Istriku".
"Baiklah baiklah terserah kau saja Dom",jawab Lucas.
***
Sementara itu dikantor Arya**.
Arya tampak tersenyum lebar mendengar laporan dari asisten kepercayaannya itu.
"Kerja bagus,akhirnya proyek ini bisa kita rebut dari tangan Dom sibrengsek itu,dia pikir dia sangat hebat apa, berani mempermainkan seorang Arya Wiguna",ucap Arya dengan sombong.
"Tapi meskipun kita berhasil mendapatkan proyek ini kita juga tidak bisa disebut beruntung karena untuk mendapatkan proyek ini kita sudah menggelontorkan dana yang sangar besar,saya khawatir keuntungan proyek ini nanti tidak bisa menutupi kerugian kita tuan".
"Kamu tidak perlu khawatir kita bisa mengakalinya nanti setelah proyek berjalan, yang penting sekarang posisi perusahaan kita satu tingkat popularitasnya diatas sibrengsek itu".
Asisten Arya diam mendengar itu,Kalau bukan menyangkut persaingan bukan karena bisnis dia tidak akan ikut campur.
"Oh iya proyek selanjutnya juga kita harus berhasil mendapatkannya,karena aku yakin dia juga akan berusaha lagi merebutnya dari tanganku".
__ADS_1
"Saya akan usahakan tuan Arya,"jawab sang asisten.