
Arya benar benar sangat terluka memikirkan hal itu,hatinya benar benar sakit.
Kalau boleh jujur hanya Hanumlah perempuan yang dicintainya selama ini,meski dulu dia sering bermain perempuan selama menikah dengan Hanum tapi dia tidak pernah punya niat untuk menceraikan Hanum.
Bahkan saat Clarisa mengatakan dia mengandung anaknya pun meski sangat bahagia saat itu karena akan menjadi seorang ayah tapi tidak pernah terbersit sedikit pun keinginan dalam hatinya untuk menceraikan Hanum saat itu.
Saat Hanum memergoki dirinya dan Clarisa didalam kamar sebenarnya dia bukan marah pada Hanum tapi pada Clarisa karena dia seperti sengaja menjebaknya saat itu agar Hanum tau tentang hubungan mereka yang mengakibatkan Hanum meminta cerai padanya.
Waktu itu Arya sudah sengaja mempersulit perceraian mereka agar Hanum membatalkan niatnya untuk berpisah dengannya, tapi ternyata Hanum rela melakukan segala cara agar bisa berpisah dengannya membuat Arya benar benar marah dan kecewa,meski dia bersedia memberikan harta gono gini pada Hanum,itu dia lakukan agar Hanum bisa melihat perasaan cintanya dengan itu.
Tapi lagi lagi itu percuma Hanum sama sekali tidak mau memandang dirinya lagi,membuat harga diri Arya semakin terluka hingga puncaknya saat tau Dom dan Hanum punya hubungan spesial Arya benar benar tidak bisa terima soal itu, dia masih merasa Hanum tetap hanya miliknya seorang jadi dia bermaksud melakukan apa saja untuk. membuat Hanum mau kembali padanya.
Tapi sekarang bagaimana dia bisa menahan perasaan kecewa juga sakit hati saat tau Hanum mengandung anak pria lain karena dia tau kemungkinannya untuk memiliki Hanum lagi sekarang semakin kecil hanya satu kemungkinan yang tersisa yaitu membuatnya sengsara seperti apa yang dirasakannya sekarang, baru dia akan merasa puas.
"Ayo segera kita lakukan rencana kita",ucapnya pada Calista dengan tatapan datar.
Calista mengangguk, "Baiklah,kau urus semua aset asetku untuk dijual selama aku pergi keluar negeri dalam beberapa bulan ini".
"Kau tenang saja soal itu,aku pasti akan melakukannya,aku ingin kau cepat kembali ke dari luar negeri untuk menangani Hanum".
"Maksudmu? ',tanya Calista merasa bingung dengan keinginan Arya.
"Aku ingin Dom dan Hanum tidak bisa melihat
anak itu lahir kedunia ini".
Calista terkejut mendengar itu dia tidak pernah memikirkan untuk melenyapkan seorang anak dalam misi balas dendamnya ini, karena menurutnya ini sudah sangat kejam dan dia tau kalau sampai itu terjadi dia yakin Dom akan membunuhnya berkali kali sampai dia tidak tau lagi,apakah dia pernah hidup.
"Arya kurasa itu.. ".
__ADS_1
Arya menatap Calista tajam,"Lakukan seperti yang kuperintahkan nanti dan jangan berani membantah kalau kau ingin kembali menjadi nyonya Dominic secepatnya! ",ucapnya dingin.
"Terserah kau saja,asal jangan sampai Dom tau hal ini aku yang melakukannya nanti, karena kalau dia tau aku yakin Dom tidak akan mengampuni kita berdua".
"Dia tidak akan tau,kau tenang saja soal itu, aku akan menyusun rencananya dengan rapi nanti".
"Baiklah sekarang sebaiknya aku pulang ini sudah terlalu malam dan aku juga cukup banyak minum tadi jadi... ".
Tiba tiba Arya menarik tubuh Calista dan langsung menindihnya disofa membuat Calista terkejut karenanya.
"Arya apa yang aku lakukan lepaskan aku, aku ingin pulang",Ucapnya dengan berusaha mendorong tubuh Arya dari atas tubuhnya.
"Aku sudah menghiburmu tadi jadi sekarang giliranmu untuk menghiburku Calista",ucapnya dengan berusaha menarik lepas pakaian yang dikenakan Calista itu.
"Arya hentikan!,kubilang aku sedang tidak ingin melakukannya sekarang!".
**
DiArea parkiran Agency Robert. ***
Hanum sedang berjalan menuju area parkiran setelah selesai syuting,menuju mobil yang diberikan Dom sebagai hadiah pernikahan mereka waktu itu.
Sebelum tiba diparkiran tiba tiba dia melihat Arya berjalan kearahnya membuat Hanum secara reflek langsung mundur bermaksud untuk menghindari mantan suaminya itu.
"Apakah kau sebegitu malu bertemu denganku jadi kau mencoba menghindar mantan istriku".
Hanum langsung berhenti mendengar itu.
"Aku tidak pernah takut atau malu bertemu denganmu aku hanya tidak ingin terlibat masalah denganmu, Arya",ucapnya dengan memberi jarak cukup jauh saat mereka bicara.
__ADS_1
Arya menatap Hanum yang saat itu memakai dres mini tapi sedikit longgar dibagian pinggang kebawah membuatnya terlihat sangat cantik dan anggun saat ini menurut Arya.
Menyadari Arya menatapnya seperti itu Hanum semakin mundur dan tanpa sadar langsung menyentuh perutnya seolah Arya ingin melakukan sesuatu yang buruk pada bayinya.
Arya yang melihat Hanum melakukan itu langsung mengetatkan rahangnya marah melihat bagaimana Hanum begitu melindungi anak Dom.
"Apa kau ingin memamerkan anak harammu itu padaku Hanum!",ucap Arya marah.
"Aku tidak seperti dirimu Arya, kau pikir aku tidak punya harga diri lagi setelah kita bercerai dulu dengan naik keatas ranjang pria sembarangan tanpa ikatan",ucap Hanum.
"Lalu itu apa namanya tidak lama setelah bercerai denganku kau menjadi gundik Dom bahkan sampai hamil dengannya,apa sebegitu inginnya kau membuktikan padaku bahwa kau tidak mandul jadi kau membuat dirimu hamil dengannya",hina Arya.
"Itu tidak salah, aku memang sangat ingin membuktikan padamu bahwa selama ini bukan aku yang bermasalah dalam rumah tangga kita dulu, tapi aku juga tidak bodoh mau tidur dengan seorang pria tanpa ikatan sebelumnya, apalagi sampai hamil apa kau pikir aku sebodoh itu".
"Apa maksudmu, kau merasa apa yang kau lakukan itu benar dan tidak salah?",tanya Arya semakin geram pada mantan istrinya itu karena sekarang sangat sombong setiap bicara dengannya membuatnya merasa tidak dihargai lagi sebagai mantan suami yang pernah menikahinya selama tujuh tahun.
"Tentu saja,apa yang kulakukan ini benar karena aku tidak semurahan perempuan perempuan yang naik keatas ranjangmu itu".
"Kurasa dulu aku tidak terlalu mengenalmu Hanum, aku tidak menyangka kau sudah banyak berubah hanya dalam beberapa bulan ini saja,aku kecewa padamu".
"Jujur saja aku senang mendengar kau kecewa dengan perubahanku sekarang karena hal yang tak pernah kusesali dalam hidupku adalah berpisah denganmu,aku bersyukur kita sudah bercerai sekarang sehingga aku bisa menikah dengan lelaki yang lebih baik darimu dalam segala hal".
Arya sangat terkejut mendengar itu dia tidak menyangka kedatangannya kali ini yang ingin menghina Hanum malah mendapatkan kenyataan mengejutkan bahwa Dom dan Hanum sudah menikah tanpa dia tau.
"A.. ap kau sudah menikah dengan sikeparat itu!, kapan?!,kapan Hanum?!,aku yakin pasti saat dia tau kau hamil karena itu dia menikahimu demi anak dalam perutmu itu!! ",hardiknya marah.
"Kau salah kami sudah menikah sejak beberapa bulan yang lalu,tidak lama setelah kita bercerai waktu itu",jawab Hanum.
"A.. apa!!!! ".
__ADS_1