Bukan Pelakor Biasa

Bukan Pelakor Biasa
53.Laki laki Bejad.


__ADS_3

Sementara itu di meja Arya***.


Arya menatap kearah Hanum yang berada tidak jauh darinya,hatinya sakit kalau mengingat apa yang dilihatnya beberapa waktu yang lalu saat dia melihat Dom dan Hanum sedang berasyik masyuk didalam mobil.


"Sayang kamu lihat siapa sih,jangan bilang kamu masih punya rasa dengan mantan istrimu itu,karena aku tidak akan tinggal diam sekarang saja aku ingin mencakar wajahnya yang sombong itu".


"Aku tidak mungkin masih tertarik padanya bukankah aku sudah menceraikannya demi kamu,"elak Arya.


"Tapi kamu dari tadi menatap kearahnya terus,dan kenapa beberapa waktu yang lalu kamu tidak pulang kerumah apa kamu bersamanya".


"Clarisa jangan bicara keras seperti itu kita sedang berada diluar sekarang".


"Tapi kau dari tadi...".


"Aku kemari bukan untuk membahas tentangnya tapi membahas apa yang sudah kau lakukan dibelakangku".


Seketika Clarisa pucat mendengar apa yang dikatakan Arya,apakah Arya sudah tau rahasianya selama ini,atau dia mengikutinya diam diam selama ini,batinnya.


"Ma..masalah apa sayang aku tidak merasa sedang menipumu",ucap Clarisa gugup.


"Kau tau beberapa waktu yang lalu aku bertemu dengan Dom,kau tau siapa dia bukan?",tekan Arya.


Clarisa mengangguk,"Ada apa dengannya?"tanya Clarisa merasa sedikit tenang.


"Mobilmu ada padanya".


"A...apa!!!!",Clarisa tampak terkejut mendengarnya.


"Kenapa kau terkejut,apa yang kau sembunyikan dariku!",Arya mulai marah pada istrinya itu.


"Sayang dengarkan dulu,ini tidak seperti yang kau pikirkan".


Kemudian Clarisa menceritakan tentang rencana Calista yang ingin menjebak Dom agar bisa tidur dengannya dan mengandung anaknya.


"Aku meminjamkan mobilku malam itu pada Calista jadi bukan aku yang membawa mobilku sampai ketangan Dom sayang,apa kau berpikir aku punya hubungan dengan Dom?",tanya Clarisa.

__ADS_1


Arya diam,karena dia tau kalau Dom tidak mungkin tertarik dengan perempuan seperti Clarisa meskipun sangat cantik tapi membosankan,dia saja baru beberapa bulan menikah dengannya sudah merasa bosan kalau tidak ingat saat ini ada anaknya yang sedang dikandung Clarisa mungkin dia akan meninggalkannya dan memilih kembali pada Hanum.


Kadang kalau mengingat lagi kebelakang saat itu,dia merasa terlalu terburu buru menceraikan Hanum,seharusnya dia tetap merahasiakan saja hubungannya dengan Clarisa sampai anaknya lahir kemudian mengambil anak itu untuk dirawatnya bersama Hanum ,pasti sampai sekarang dia masih memiliki Hanum.


Arya sesekali melirik kearah Hanum yang sedang makan berdua dengan temannya itu,dia masih cantik dan sexy seperti dulu.


Ingin rasanya sekarang Arya menghampirinya dan langsung menariknya pergi lalu bercinta dengannya.


Karena memikirkan hal itu dia sampai tidak sadar bagian bawah tubuhnya mulai menegang.


"Sayang".


Panggilan Clarisa mengembalikan Arya kealam sadarnya lagi.


"Ada apa?",tanya Arya dengan berusaha menutupi gairahnya yang mulai bangkit tadi.


"Aku akan bicara dengan Calista nanti masalah ini,jadi kamu jangan khawatir".


"Bukan itu masalahnya",ucap Arya geram.


"Lalu?',tanya Clarisa bingung.


Clarisa diam mendengarnya sepertinya kali ini dia hanya bisa menyuruh Calista untuk meminta Dom menggembalikan mobil miliknya agar Arya berhenti marah dengannya.


Tapi beberapa waktu ini Calista sangat sulit dihubungi setiap kali dia menelpon panggilannya selalu dialihkan dan saat dia menghubungi asistennya dia bilang Calista sedang sangat sibuk pemotretan tidak bisa diganggu.Memikirkan itu Clarisa hanya bisa menghela nafas berat.


"Aku akan menghubungi Calista dan memintanya bicara pada Dom",ucap Clarisa.


"Terserah saja,sekarang ayo kuantar pulang aku ada urusan untuk meninjau proyek keluar kota selama 2 hari ini",ucap Arya lalu mengajak Clarisa keluar dari restoran itu karena dilihatnya Hanum sudah lebih dulu pergi dari sana tadi.


"Tapi sayang kau akhir akhir ini sering tidak pulang kerumah, aku merindukanmu tidak bisakah malam ini kau pulang dan kita bisa bercinta aku sangat rindu padamu sayang",ucap Clarisa sambil bergelayut manja dilengan Arya, saat Arya mengantarnya kerumah mereka.


"Aku tidak bisa Clarisa,lagian sekarang kandunganmu sudah memasuki trimester ketiga aku tidak terlalu berani memaksakan keinginannku seperti sebelumnya padamu jadi sebaiknya sekarang aku menyibukkan diri saja dengan bekerja, kamu fokus saja dengan kandunganmu sampai anak kita lahir oke,siapa tau aku dapat proyek besar lagi jadi bisa membelikanmu dan beby kita hadiah saat kau melahirkan nanti".


Mendengar itu Clarisa langsung merasa sangat senang dan mau melepaskan pelukannya pada suaminya itu.

__ADS_1


"Jadi kamu tidak marah lagi sayang soal masalah mobil itu?",tanya Clarisa.


"nanti saja kita bicarakan lagi,sekarang aku harus berangkat keluar kota dulu".


"Baiklah sayang hati hati aku dan beby kita menunggumu".


Arya mengecup bibir Clarisa sekilas lalu pergi meninggalkan rumah mereka.


Setelah keluar dari lingkungan rumah Arya segera menghubungi asistennya dan menyuruhnya untuk mewakili pergi keproyek yang akan dia datangi.


Setelah urusan pekerjaan beres dia segera mengubungi nomor Calista.


"Halo beb,dimana kamu sekarang bisa kita bertemu hari ini aku merindukanmu beby".


"Aku ada pekerjaan sampai pukul 5 setelah itu aku akan menemuimu ditempat biasa",jawab Calista pada Arya.


Mendengar itu Arya setengah memaki karena dia sudah sengaja mengosongkan jadwalnya hari ini agar bisa memadu cinta bersama Calista sampai puas tapi ternyata malah gagal.


"Baiklah aku juga ada urusan pekerjaan sebelum itu,kita bertemu nanti malam".


"Iya",jawab Calista singkat karena sepertinya dia memang sedang sibuk sekarang.


Arya merasa bosan lalu secara iseng dia membuka media sosial Hanum untuk tau dimana Hanum melakukan pemotretan dari instastorinya.


Dan dia sangat beruntung ternyata pemotretan Hanum tempatnya tidak jauh dari lokasinya sekarang,jadi dia meluncurkan mobilnya kesana untuk menemui Hanum.


Sampai dilokasi dilihatnya Hanum keluar dari lokasi pemotretan dan bersiap untuk pulang.


Arya mengikuti mobil Hanum dan Wendy dari belakang sampai Hanum tiba di Apartemennya.


Setelah dilihatnya Wendy pergi meninggalkan Hanum sendirian,Arya langsung turun dari dalam mobil dan mulai mengikuti langkah Hanum.


Hanum masuk kedalam lift melihat itu Arya langsung mengejarnya dan ikut masuk kedalam lift membuat Hanum sangat terkejut melihat Arya masuk keliftnya.


"Kau...apa yang kau lakukan disini Arya?!",tanya Hanum heran.

__ADS_1


"Tentu saja untuk menemuimu,kau pikir untuk apa aku kesini",ucap Arya sambil menghampiri Hanum.


"Apa lagi yang kau inginkan hubungan kita sudah berakhir apa kau belum juga mengerti".


__ADS_2