
Hanum terbangun dengan lengan Dom yang memeluk erat tubuhnya.
Dia bermaksud bangkit dari ranjang dan pergi kekamar mandi tapi saat dia mencoba menyingkirkan lengan itu Dom malah menariknya merapat.
"Dom aku ingin ketoilet",ucap Hanum serak.
"Nanti saja aku masih mengantuk Hanum tidurlah lagi",perintah Dom.
Tapi Hanum langsung menggeleng karena dia sekarang sudah sangat ingin kekamar mandi untuk buang air kecil.
"Ayolah,sebentar lagi",ucap Dom.
"Dom aku benar benar ingin pergi kekamar mandi sekarang!",ucap Hanum dengan menyingkirkan lengan Dom lagi dan bermaksud langsung turun dari ranjang,tapi saat dia menginjakkan kakinya kelantai,tiba tiba dia kembali terjatuh keranjang karena kakinya terlalu lemas.
"Auw".
Melihat hal itu Dom bangun langsung mengangkat tubuh Hanum kekamar mandi.
Sampai dikamarmandi Dom meletakkan Hanum diatas Closet sementara dia mengisi bathup dengan air hangat,setelah selesai dia kembali mengangkat tubuh Hanum dan meletakkannya didalam bathup yang sudah terisi air hangat.
"Berendamlah dulu aku akan keluar",ucap Dom.
Hanum mengangguk menuruti perintah Dom.
Setelah Dom keluar Hanum merendamkan tubuhnya nyaman didalam bathup besar milik Dom.
Sekarang dia merasa tubuhnya seperti tanpa tulang sangat lemah dan lelah setelah percintaan panjang mereka tadi malam,meskipun itu bukan yang pertama baginya tapi efeknya lebih parah dari saat dulu dia pertama kali bercinta dengan mantan suaminya.
'Sebenarnya Dom itu manusia atau bukan sih,meskipun dalam pengaruh obat perangsang masa iya dia kuat bercinta selama semalaman tanpa merasa lelah sedikitpun',batin Hanum karena melihat Dom seperti tidak lelah sama sekali tadi, sedangkan dirinya sekarang merasa badannya seperti tidak bertulang lagi karena terlalu lelah.
"Apa kau sudah selesai?".
Hanum terkejut karena tiba tiba Dom sudah berdiri disamping bathup saat dia sedang rilek sambil memejamkan mata barusan.
"Iya,tapi aku bisa keluar sendiri kau tunggu saja diluar".
"Sudah kukatakan aku akan membantumu,apa sangat sakit?",tanya Dom sambil berjongkok disamping bathup.
Hanum menggeleng"Sekarang sudah lebih baik setelah berendam hanya tubuhku sangat lelah",jawab Hanum.
Mendengar itu Dom tiba tiba melepas bathrob yang dipakainya dan masuk kedalam bathub membuat Hanum terkejut.
__ADS_1
"Dom!,a..apa yang kau lakukan aku hampir selesai".
"Aku akan membantu memijit tubuhmu supaya lebih nyaman".
"Tapi tidak perlu didalam sini".
"Lalu kau ingin aku melakukannya dimana?",tanya Dom dengan menelusurkan jarinya disepanjang tulang punggung Hanum yang masih penuh sabun.
Membuat tubuh Hanum langsung berdesir.
"Dom a..aku. bisa pergi ke spa nanti kau t..tidak perlu re...repot repot..issshh"Hanum mendesis merasakan Dom menelusurkan tangannya kebagian depan tubuhnya dan langsung memainkan kedua buah dadanya membuat gairahnya langsung bangkit.
Dom yang tau itu semakin intens memainkan dua benda indah itu membuat Hanum semakin mendesis menginginkan lebih.
"Dom....".desis Hanum saat merasa phyton Dom mulai bangun dibawah pantatnya.
"Aku menginginkanmu lagi Hanum sekarang",bisik Dom dengan menelusurkan lidahnya dibelakang telinga Hanum.
Mendengar itu Hanum langsung mengangguk karena meskipun badannya masih terasa lelah tapi dia juga menginginkan Dom untuk bersatu bersamanya sekarang.
Mendapat persetujuan Hanum Dom tidak membuang buang waktu dia segera memposisikan Hanum untuk mengangkat tubuhnya agar dia bisa lebih leluasa menghujamkan phytonnya masuk kedalam inti Hanum lewat belakang bagian tubuhnya.
Hanum hanya bisa mendesis dan mengerang saat Dom memasukinya dan mulai bergerak dengan liar.
Melihat itu Dom semakin mempercepat gerakannya sampai membuat gelombang besar di dalam bathup.
Untung saja bathup itu besar dan kuat kalau tidak mungkin sekarang bathup itu bisa pecah karena gerakan permainan mereka.
Tubuh Dom menegang saat dia merasa dirinya mencapai puncaknya dan dia segera menarik Hanum merapat kearahnya dengan disertai erangan panjang saat miliknya tumpah didalam tubuh Hanum secara bersamaan.
Hanum langsung kembali terkulai lemas dan terengah engah akibat pelepasan yang baru saja dirasakannya bersama Dom.
"Trimakasih sayang",bisik Dom ditelinga Hanum sambil mengeluarkan miliknya dari tubuh Hanum.
Hanum hanya mengangguk mendengar ucapan Dom.
Melihat Hanum yang kelelahan Dom segera mengangkat tubuh Hanum keluar dari dalam bathup dan membersihkannya dibawah shower.
"Apa kau tidak punya rasa lelah Dom?,"tanya Hanum saat Dom membantunya membilas tubuhnya dibawah shower.
Dom mengeleng",aku tidak akan pernah lelah saat bercinta denganmu karena tubuhmu benar benar membuatku candu".
__ADS_1
"Itu tidak mungkin,suatu saat pasti kau akan bosan padaku",jawab Hanum dengan berusaha mendorong tubuh Dom,tapi Dom menolaknya dan malah mengangkat tubuh Hanum,setelah mematikan shower mandi mereka.
"Aku bisa jalan sendiri",protes Hanum.
"Aku sudah bilang aku akan membantumu karena kau sudah membuatku sangat puas".
"Kau itu memujiku karena aku masih baru bagimu suatu saat kau pasti tidak akan mengatakan itu lagi dan tidak akan sebaik ini padaku kalau sudah bosan",gerutu Hanum.
"Bagaimana kalau kukatakan aku tidak akan pernah bosan padamu?".
Hanum hanya mengangkat bahunya"Sudahlah aku tidak perduli,tapi saat ini karena kau terus menjajahku tanpa henti dari tadi malam sampai sekarang jadi kau harus memberiku makanan enak".
"Tentu saja,kau ingin makan dimana disini atau diluar?",tanya Dom dengan meletakkan tubuh Hanum diatas ranjang.
"Aku tidak akan bisa keluar karena aku tidak punya pakaian lagi kau sudah merusak baju yang kupakai tadi malam".
"Aku sudah menyiapkan gantinya",ucap Dom sambil mengambil paperbag diatas meja.
Hanum menerima paperbag dari Dom dan langsung mengeluarkan isinya.
"Kapan kau membeli ini?',tanya Hanum.
"Aku menyuruh Lucas membelikan untukmu apa itu masalah?",tanya Dom.
Hanum menggeleng"Siapa pun yang membelikannya tidak penting yang penting sekarang aku punya sesuatu yang bisa dipakai".
Dom mencondongkan tubuhnya kearah Hanum dan mengambil pakaian itu lalu perlahan dia membantu Hanum memakai pakaiannya.
"Tapi bagiku itu penting,mulai sekarang aku ingin membelikanmu apa yang kau pakai dari ujung kepala sampai ujung kaki, bahkan aku ingin memilihkannya sendiri untukmu semua barang barang itu."
"Apa itu tidak terlalu berlebihan Dom?".
Dom menggeleng,"Tidak karena kau adalah milikku sekarang besok dan selamanya",ucap Dom lalu mengecup lembut puncak kepala Hanum setelah dia selesai memasangkan baju Hanum.
Hanum terpana dengan apa yang Dom lakukan padanya dia merasa seolah olah dirinya sangat dicintai saat ini.
"Ayo kita makan diluar sekarang" ajak Dom setelah dia juga selesai memakai pakaiannya.
"Apa tidak papa kau keluar denganku?",tanya Hanum khawatir.
"Kenapa,bukankah kau bilang tadi sangat lapar dan ingin makan diluar".
__ADS_1
"Tapi Dom bagaimana kalau ada yang melihat kita apa yang akan kau katakan pada mereka".
"Tentu saja aku akan bilang kau istriku".