
Sudah lebih satu minggu Dom bertingkah aneh membuat Lucas dan pegawai dikantornya tidak ada yang berani mengganggunya.
Apalagi selama lebih seminggu ini dia tidak bisa pulang ketempat Hanum membuat suasana hatinya benar benar buruk sedikit saja Lucas atau para karyawan berbuat salah dia langsung marah besar dan mengancam untuk memecat atau mengurangi gajih mereka membuat kepala Lucas benar benar pusing,belum lagi permintaan permintaan aneh lain yang harus dituruti oleh semua pegawai dikantor itu.
"Lucas besok kau suruh para karyawan dikantor untuk memakai kostum saat bekerja",pinta Dom suatu siang.
"Maksudmu Dom? ",tanya Lucas tidak paham dengan permintaan aneh Dom barusan.
Meski ini bukan permintaan aneh yang pertama sejak kejadian pengharum ruangan itu tapi tetap saja Lucas bingung.
Dom menatap Lucas tajam, "Suruh mereka semua bekerja memakai kostum lucu apa kau tidak mengerti juga ganti semua bunga itu dengan hiasan balon warna warni sekarang! ",perintahnya lagi.
Mendengar itu terpaksa Lucas mengangguk dan tetap mengikuti Dom sampai keruangannya.
Sampai diruangan Dom***
"Dom malam ini kita akan mengadakan pertemuan dengan perusahaan YX direstoran barat aku sudah melakukan reservasi untuk kita",ucap Lucas.
"Batalkan! ",perintah Dom tiba tiba membuat.
"Maksudnya kau ingin membatalkan pertemuan dengan mereka malam ini? ",tanya Lucas setengah tidak mengerti.
Dom menatap Lucas dengan tajam, "Apa kau tidak mengerti batalkan makan malam direstoran barat itu,aku sedang tidak ingin mencium aroma masakan aneh seperti itu",gerutu Dom sebal.
"Tapi.. ".
"Ganti tempatnya dengan restoran lokal",perintah Dom lagi.
Lucas bingung memikirkan restoran Lokal seperti apa yang dimaksud Dom.
Karena Lucas masih diam tidak menjawab Dom kembali bersuara.
"Ganti perjamuan itu ke restoran Padang malam ini",perintah Dom.
Lucas langsung melotot mendengarnya,antara bingung dan terkejut karena selama bertahun tahun dia bekerja untuk Dom tidak pernah Dom makan ditempat seperti itu,jangankan mengadakan pertemuan makan menu lokal saja dia bisa dihitung dengan jari,karena Dom memang bukan asli orang lokal dia keturunan Turki ,Spanyol dan sedikit Indonesia.
__ADS_1
"Kau serius Dom, ingin merubah jamuan makan malam kita kerestoran Lokal? ",tanya Lucas masih tidak percaya.
"Apa kau pikir aku tidak serius dengan semua ucapanku tadi? ",tanya Dom mulai emosi.
Lucas langsung menggeleng"Akan segera kulakukan seperti perintahmu,tapi Dom wakil perusahan YX bukan orang lokal mereka... ".
"Itu bukan urusanku kalau mereka tidak mengirim orang lokal,disini aku yng mengundang mereka jadi mereka harus patuh pada kehendak tuan rumah,kalau mereka masih ingin meneruskan kerjasama ini".
Lucas terdiam mendengar itu dan memilih untuk keluar dari ruangan Dom sekarang,tapi sebelum dia sampai dipintu Dom kembali memberikan perintah aneh lagi padanya.
"Majukan jadwal pertemuan menjadi pukul 05.30 petang dan katakan pada mereka pertemuan ini harus selesai pukul 09.00".
"Kau akan kemana setelah itu? ",tanya Lucas penasaran.
"Pulang kau pikir kemana,aku bisa gila kalau malam ini masih harus bekerja lembur lagi sudah lebih satu minggu aku tidak bisa pulang menemui Hanum,itu benar benar membuatku hampir gila".
Mendengar itu dalam hati Lucas bersorak senang berarti untuk malam ini dia bisa bebas dan besok mood Dom akan kembali membaik setelah bertemu Hanum.
"Baik akan kulakukan sesuai perintahmu Dom",jawab Lucas dengan bergegas keluar dari ruangan Dom.
"Maaf tuan Dominic penawaran anda masih belum bisa kami terima, pihak tuan Arya kemarin memberikan penawaran lebih baik dari anda jadi sepertinya untuk proyek kali ini kami memilih untuk bekerja sama dengan pihak tuan Arya ".
Dom menatap tajam wakil dari perusahaan YX itu tanpa mengatakan sepatah katapun,membuat Lucas benar benar khawatir saat itu.
Tapi tiba tiba Dom bangkit dari kursinya dan mengajak Lucas meninggalkan tempat itu.
"Ayo kita pergi",ajak Dom yang membuat pihak perusahaan YX bingung melihat sikap Dom yang sangat dingin itu.
"Apa kita pulang sekarang Dom? ',tanya Lucas.
"Kita kekantor,aku akan menyelesaikan ini secepatnya baru pulang menemui Hanum".
"Maksudmu kita lembur lagi malam ini?",tanya Lucas dengan nada kecewa.
"Hemm, sampai semua urusan kita dengan sikeparat itu selesai kita akan lembur,setelah itu baru aku bisa tidur dengan tenang".
__ADS_1
**
Sementara itu Hanum sengaja belum tidur Dia menunggu Dom yang mengatakan akan pulang cepat malam ini,tapi sudah hampir tengah malam Dom belum juga datang membuat Hanum mulai kesal,berkali kali dia sudah mencoba menghubungi ponsel Dom tapi Dom tidak menjawabnya ,membuatnya menjadi tidak sabar.
Hanum mengambil ponselnya dan segera mengirim pesan pada Lucas,karena Hanum yakin dia sedang bersama Dom sekarang.
"Dimana kalian sekarang?',tulisnya tanpa basa basi.
Hanum berpikir Lucas akan lambat membalas pesannya tapi dia salah ternyata Lucas langsung membalas pesan darinya.
"Kami dikantor, baru saja pulang dari melakukan pertemuan bisnis dan Dom ingin lembur lagi malam ini, apa kau merindukan Dom? ".
Hanum mengerutkan kening membaca pesan panjang lebar yang ditulis Lucas itu.
Sebelum sempat membalas pesan Lucas, tiba tiba Lucas sudah mengiriminya pesan singkat lagi.
"Kalau kau merindukan Dom datanglah kekantor sekarang dia pasti akan sangat senang kalau kau kemari mendatanginya, apa perlu kukirim supir untuk menjemputmu sekarang?".
Hanum membaca pesan itu belum sempat dia membalas lagi pesan Lucas,Lucas sudah mengiriminya pesan lanjutan.
"Bersiaplah aku akan mengirimkan supir sekarang untukmu, sekitar 30 menit lagi supir sudah sampai didepan Apartemenmu".
Membaca pesan itu Hanum benar benar bingung kenapa sepertinya Lucas sangat mengharapkan dia datang kekantor Dom sekarang,sementara Dom sama sekali tidak mengiriminya pesan satupun setelah tadi sore dia mengatakan akan pulang malam ini, membuat Hanum yang memang sudah sangat merindukan Dom karena sudah lebih dari satu minggu tidak bertemu sama sekali merasa sangat senang.
Jadi segera dibalasnya pesan Lucas itu sebelum Lucas mengirim pesan lain lagi untuknya.
"Aku akan kekantor Dom sekarang,kau tidak perlu mengirimkan supir aku bisa berangkat sendiri kesana",jawab hanum.
"Jangan datanglah bersama supir yang kukirimkan padamu kalau kau ingin Dom tidak menolakmu malam ini".
Hanum. mengerutkan kening bingung membaca pesan Lucas itu.
"Kenapa? ",tanyanya penasaran.
"Karena mobil yang kukirim ini bersih dari aroma yang tidak disukai Dom,jadi dia pasti akan menerimamu".
__ADS_1
Membaca itu Hanum heran apa Dom sakit pikirnya khawatir.