
Wanita hamil yang beberapa saat lalu tersenyum bahagia karena bisa menikmati Liburan tanpa gangguan orang-orang yang ia kenal dan juga bebas dari tekanan kini berubah menjadi begitu panik, Bagaimana tidak panik ketika melihat suaminya Adam yang tergeletak di bawah begitu saja tidak sadarkan diri ketika kepalanya berhasil mendapat salam tempel dari sebuah kelapa yang jatuh tepat mengenai di atas kepalanya.
senyum yang tadi begitu melekat di wajahnya Amira berubah menjadi sebuah senyum yang begitu sangat membuat orang-orang di sekitarnya merasa tegang, maka dari itu Mereka memilih untuk mendekati wanita hamil tersebut dan memastikan kira-kira apa yang dibutuhkannya Sebab mereka tidak tahu sama sekali Kalau saat ini ternyata Adam sedang pingsan.
"Permisi Nyonya ada yang bisa kami bantu? karena kami tadi sempat melihat anda begitu panik dan juga berteriak misterius, kalau memang ada yang bisa kami bantu ya sudah katakan saja agar kami segera bisa melaksanakannya? "tanya salah satu pria yang kebetulan juga merupakan pengunjung di tempat itu.
Amira begitu bahagia karena ternyata ada yang langsung menawarkan bantuan kepadanya dan memang hal itu sedang ia butuhkan saat ini, maka dari itu dirinya dengan segera menyuruh orang tersebut untuk mengangkat tubuh Adam agar bisa diistirahatkan di dalam villa.
"Ya Tuhan terima kasih banyak Ternyata anda datang di tempat waktu seperti begini karena aku sedang membutuhkan bantuan orang, untuk mengangkat tubuh suamiku yang pingsan karena kecelakaan tadi sebab tidak mungkin aku mengangkatnya sendiri!"ujar Amira yang penuh antusias karena tidak menyangka jika ada bantuan yang bakalan datang kepadanya secara sukarela seperti saat ini.
Adam memang tidak sadar diri sama sekali karena posisi kelapa tersebut yang tepat mengenai sasaran dan dia juga sepertinya betah di dalam tidurnya, Karena jarang mendapatkan perhatian dari istrinya yang selama ini jangankan mau disentuh menatap ke arahnya saja penuh dengan tatapan emosi dan juga sindiran yang tidak pernah henti dari mulutnya.
__ADS_1
Sesampai di sana ya Otomatis orang-orang yang menolongnya sudah pergi meninggalkan dirinya dan juga Adam berduaan di villa itu dan memang itu merupakan sebuah hal yang wajar, mengingat di sana masih ada asisten rumah tangga yang lain yang tugasnya hanya untuk bersih-bersih Lalu setelah itu pergi dari tempat itu.
Lagian Adam dan juga Amira belum resmi bercerai Jadi tidak mungkin dong kalau misalnya mereka berduaan seperti begini bakalan dianggap sebagai dosa, kecuali kalau mereka berjauh-jauhan kemudian tidak ada komunikasi sama sekali Lalu setelah itu memilih meninggalkan suami.
Amira masih berusaha untuk berpikir lebih tenang dan juga tidak gegabah kemudian mencari kotak P3K yang ada di tempat itu dan syukurnya Akhirnya bisa menemukannya, karena dengan begitu dia bisa segera mengobati keadaan suaminya agar segera membaik dan juga agar dirinya tidak terlalu cemas berlebihan seperti saat ini.
sepanjang mengobati luka yang ada di kepala suaminya itu Amira menitikan air mata, karena ternyata perjuangan Adam untuk mendapatkan Maaf darinya itu rasa-rasanya sangat tidak mudah dan entah jika terbalik menjadi posisinya Amira bakalan dapat melakukan hal itu atau memilih untuk Acuh dan juga tidak peduli.
ada benar-benar tertidur dengan pulas di tengah pingsannya itu mungkin karena suasananya saat ini begitu mendukung dan juga perasaannya yang benar-benar kelelahan, sebab Percayalah hati yang lelah itu rasanya sangat tidak menyenangkan dan juga membuat orang-orang yang berada di sekitarnya itu bakalan langsung merasakan perubahannya yang signifikan.
Amira memilih untuk membiarkan Adam beristirahat dengan tenang saja sepertinya dirinya harus menelepon teman-teman dan juga ibunya di tempat itu karena dirinya ingin memastikan keadaan mereka, dan tidak perlu cemas dengan keberadaannya saat ini karena ia aman dan juga nyaman bersama dengan Adam ya walaupun hubungan mereka masih tetap sekaku beberapa bulan terakhir ini yang penting intinya ada perubahan kalau mereka berdua sedang pergi bersama-sama.
__ADS_1
tujuan pertama adalah dirinya menelpon Sarah dan juga Surti karena Biar bagaimanapun Surti datang ke tempat itu bersamanya, ia merasa tidak tega ketika di sini harus bersenang-senang sedangkan di sana Surti pasti sedang cemas memikirkannya yang jelas-jelas tidak ada kabar sama sekali.
"Halo Sarah! Maaf ya aku mengganggu waktu kamu tetapi aku benar-benar dalam keadaan baik-baik saja saat ini, tetapi Aku hanya ingin meminta tolong kepada kamu tolong jaga Bik Surti dengan baik sampai aku kembali!" pinta Amira tepat ketika cara mengangkat panggilan yang berasal darinya itu.
terdengar Helaan nafas dari seberang pertanda bahwa orang yang mendengar itu sangat tidak menyukai apa yang dikatakan oleh Amira, namun bagaimana lagi semua sudah terjadi dan juga wanita itu masih memiliki hubungan dengan Adam mau bagaimanapun mereka melarangnya tetapi rasanya takdir tidak akan pernah mendukung Keinginan mereka itu.
"kamu yakin sekarang dalam keadaan baik-baik saja tanpa kekurangan apapun dan juga anak dalam kandungan kamu itu mendapatkan gizi sesuai yang kita harapkan, kalau untuk Surti kamu terus cemas berlebihan karena aku bakalan mengurusnya seperti kamu tetapi yang aku khawatirkan sekarang itu yaitu keadaan kamu yang jelas-jelas menghilang begitu saja tidak membawa apapun lagi kan membuat semua orang menjadi tidak karuan pikirannya! "omel Sarah membuat Amira tersenyum karena ternyata sahabatnya itu tidak pernah berubah meskipun dirinya selama semingguan ini selalu berulah.
"aku baik-baik saja kok tanpa kekurangan apapun karena tidak mungkin dia bakalan menyakitiku jika aku sedang mengandung anaknya, Ya sudah nanti kamu tolong katakan permohonan maaf aku yang sebesarnya terhadap Bi Surti dan juga terhadap Daniel yang aku yakin dia pasti bakal merasa kesal karena aku selalu mangkir dari Tugasku di kantor! "pamit Amira sebab Biar bagaimanapun ia juga harus menelpon yang lain.
"eh astaga orang memikirkan kamu sampai rasanya Rambutku beruban semua tetapi kamu malah mematikan panggilan begitu saja, Kamu itu jangan keenakan ya Atau aku bakalan mencoba mencari cara dan menyusul kamu serta membuat pelajaran karena sudah mengabaikan sahabat sendiri! "omel Sarah membuat Amira terkekeh geli.
__ADS_1